200 baris pertama.
Saeko-san. Saeko-san, bangun.
Waktunya hampir tiba.
Wow, cantiknya!
Aku suka pemandangan matahari terbitnya disini.
Aku ingin menunjukkannya pada Saeko-san.
Aku senang sekali. Ini adalah hadiah ulang tahun yg terbaik.
Selamat ulang tahun. Saeko-san.
Terimakasih. Souta-kun.
Ini ulang tahun Saeko-san?
Eh?
Ulang tahunnya sebentar lagi, kan? / Bagaimana kau tau?
Kau baru saja bilang "Selamat ulang tahun Saeko-san".
Aku mengatakannya? Barusan? / Ya.
Sungguh warna yg indah. Mirip seperti matahari terbit. / Aku mengatakan itu juga?
Apanya? / Ah, lupakan.
Benar. Aku membentuk ini setelah matahari terbit.
Matahari terbit dimusim salju...
luar biasa indah karena cuacanya cerah.
Jika kami bisa melihatnya bersama disaat ulang tahun Saeko-san, itu pasti menyenangkan.
Dan lalu mungkin akan kedinginan karena cuacanya dingin.
Kau baik² saja?
Maafkan aku, ini karena aku. / Tidak, tidak masalah.
Akulah yg mengajakmu.
Terimakasih. Ah, ini...
aku membawa sup hangat.
Minumlah ini agar merasa baikkan, oke?
Kau itu bodohkah?
Melihat matahari terbit disaat musim dingin itu sungguh menggangu.
Selain itu, dia pasti merayakan ulang tahunnya bersama suaminya.
Aku sadari itu.
Berhentilah bicara hal yg tidak mungkin,
dan kembalilah kerja. Kita sedang sibuk.
Suasana hati Kaoruko-san sepertinya sedang buruk. Menyeramkan. Ayo kerja.
Oi.
Eh? Bukankah kau bilang kita akan pergi makan bersama teman² kita dihari itu?
Jangan mengharapkanku untuk mengingat hal² kecil.
Ini pesta Direktur Tenno.
Disana pasti menyenangkan untukmu,
tapi untukku, itu adalah bagian dari pekerjaan.
Aku punya hak asasi manusia juga, tau. / Hahaha, Hak asasi manusia?
Karena hal seperti ini, mereka bilang ibu rumah tangga itu memiliki pemandangan yg sempit tentang kehidupan.
Karena kau hidup didunia kecilmu, kau jadi berfikir seperti ini...
Aku jadi ibu rumah tangga karena keinginanmu, kan?
Jika kau berkata begitu, maka aku akan cari pekerjaan.
Jangan ganti topik pembicaraan.
Kau harus mengikuti rencana-rencanaku.
Jika aku diperlakukan seperti itu, aku ingin bekerja.
Apa yg kau bilang?
Selain, pekerjaan apa yg bisa kau lakukan yg layak...
seperti pekerjaan suamimu?
Apa ini? Kau memihak padanya, bu?
Aku rasa Yoshika-san itu suami yg baik.
Dia itu kepala editor di perusahaan majalah ternama, ibu mertuamu telah tiada,
ayah mertuamu telah di urus dengan keluarganya.
Apa masalahnya dengan mengurus suami yg sempurna?
Itulah tugasmu. Bekerja keraslah untuk tugasmu itu.
Tugas.
Mengapa kau tidak menyatakannya ke Koyurugi-san?
Kaoruko-san? / Apa?
Bagaimana kalau kita semua pergi minum²? / Eh?
Penjualan kita meningkat bulan ini, jadi mari kita buat pesta selamatan.
Ah..
Kalau begitu, aku akan cari tempat yg bagus.
Benarkah? Terimakasih.
Hi.
Imutnya. / Apa kau sudah pernah mencobanya? Ini Pain d'éspices
Ada banyak bumbu didalamnya dan juga madu, jadinya empuk.
Kedengarannya enak. Maka aku mau satu...
Dan bonbon chocolates dalam kotak terbesar yg kau miliki.
Dan cognac truffles.
Hm.
Ah, apa orangettes tidak akan cepat rusak? / Tidak.
Hm.
Ini dia. / Terimakasih.
Hm? Ini ulang tahunmu kan? 22 Januari?
Eh? Kau mengingatnya.
Ah, kalau gitu, apa aku harus memesan kue ulang tahun?
Benarkah? / Ya, itu pasti menyenangkan.
Serahkan itu padaku. Aku akan membuatkan kue yg luar biasa.
Umm. Aku ingin merayakannya bersama Souta-kun.
Lalu, apa kita akan makan kuenya bersama?
Ya. Tapi tidak hanya kuenya,
maukah kau memakanku juga? / Eh? Benarkah?
Ini dia. / Terimakasih.
Um / Sampai jumpa.
Souta-kun. / Ya.
Maukah kau membuatkan kue ulang tahun?
Tentu saja. Dengan senang hati.
Ah, tunggu sebentar.
Ini. / Ya.
Terimakasih.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Kau yg membuat kue ulang tahun Saeko-san?
Ya. / Aku senang mendengarnya.
Hm.
Ah, kau ingin merayakan itu bersamanya, kan?
Ya. Tapi itu tidak masalah.
Sudah cukup buatku dengan Saeko-san akan memakan kue yg aku buat untuk ulang tahunnya.
Selain itu.
Saeko-san terlihat aneh hari ini.
Dia seperti sedang menstok barang2 yang tidak mudah berjamur.
Sampai jumpa.
Rasanya seperti dia akan pergi dan tidak kembali.
Apa yg kau bicarakan?
Dia pasti akan kembali untuk mengambil kue ulang tahunnya kan?
Ya, aku rasa. / Aku iri denganmu.
Apa? ini sangat menganggu,
aku harus menekan keinginanku untuk memeluk dan mencium dia setiap kali aku melihat dia.
Aku paham itu. Ketika orang yg kau cintai muncul...
didepan matamu, kau ingin menciumnya.
Aku penarasan ciuman seperti apa yg disukai Saeko-san.
Bagaimana dengan Erena?
Di cium disaat berada entah dimana, ketika aku tidak mengiranya...
bibirku dikecup dengan keras. / Keinginan seperti apa itu?
Seperti ini? / Ya, ya.
Ini terasa enak.
Kalau Souta-kun suka yg gimana? Aku harus mempelajarinya juga.
Untuk saat dimana aku harus melakukannya dengan Kurashina-san.
Hmm, yg aku sukai adalah...
Tidak mungkin.
Saeko-san. Ini adalah latihan cinta yg menyesatkan,
mungkinkah latihan hari ini akan terwujud?
Kami tau kalau kami melakukan hal yg bodoh.
Tapi Saeko-san,
kami pasangan bodoh yg jadi seperti ini
setelah kami berfikir sekeras mungkin.
Itu yg sebenarnya.
Akamiso mempersembahkan, dipersenjatai dengan coklat ketika membuat subnya Shitsuren Chocolatier Episode 5
Diterjemahkan Oleh : Nameles Pontianak 13 Februari 2014.
Tentang kue ulang tahun Saeko-san...
aku sudah membuat desain kasarnya. / Wow, ini sungguh imut.
Ya. / Tapi kupu-kupu
tidak terbang dimusim dingin, kan? Bukankah kuenya untuk musim ini?
Kupu-kupu masih dalam wujud kempompong, saat melewati musim dingin.
Lagipula kupu-kupu ini tidak benar-benar ada.
Apa? / Kupu-kupu ini...
suka coklat,
jadi dia pergi ke toko coklat yg berada ditengah hutan setiap harinya.
Tapi karena itu, dia lupa untuk berkembang biak, dan ketika pingsan karena coklat,
dia jadi mati karena kedinginan.
Sekarang, hanya arwahnya yg tersisa,
tapi dia masih tetap pergi untuk mencicipi coklat yg sangat disukainya.
Ini kue imut yg menyedihkan, kan? / Menyedihkan.
Eh? Ah, ada versi lain juga.
Ini adalah cangkang kosong jangkrik yg bolak-balik ketoko coklat...
dan itu tidak benar-benar ada tubuh dan jiwanya.
Ini menjijikkan. / Eh?
Kalau gitu, singkirkan yg satu ini.
Bagaimanapun tema kue ini adalah kesedihan.
Sesuatu seperti apa yg untuk kue ulang tahun?!
yg akan mungkin akan mendapatkan respon.
Jika perasaan ini aku masukkan kedalamnya walaupun hanya sedikit.
Aku rasa itu tidak masalah.
Aku rasa itu tidak masalah.
Karena itu adalah kue yg cantik,
Saeko-san pasti akan senang.
Ya. Aku harap juga begitu.
Saeko, akhir-akhir ini kau tidak mengeluh tentang suamimu.
Ya.
Aku memutuskan mendedikasikan diriku seperti seorang profesional. / Profesional?
Jadi istri Yoshioka-san adalah tugasku.
Ada apa dengan sikap tabah ini?
Jadi aku menyimpan hal-hal yg dapat menggangu pikiranku.
Tapi aku sudah menstok harta karun dirumah.
Ketika aku sedang stress, aku menggunakan itu untuk lari dari kenyataan.
Harta karun itu, yg kau maksud pasti coklat, kan?
Itu baru namanya seorang istri.
Selamat datang.
Aku pulang. / Tunggu.
Tentang yg terjadi waktu itu. Jangan terlalu dipikirkan.
Jadi, jadilah seperti biasanya,
sebagai teman dan rekan kerja di toko yg sama. Oke?
Hm.
Mengerti. / Hm.
Ow ow ow ow ow.
Hey, Erena. / Ow ow ow.
Kau berjalan dengan lelaki kemarin?
Ah, hanya teman.
Pura-pura lagi. Kau merangkul dan merayunya, kan?
Apa berjalan lancar dengan Kurashina-san?
Tidak. Itu hanya teman.
Lebih ke teman bercinta? / Teman bercinta?
Wow, kau sungguh menyukai ini. / Hmm.
Dia dan aku hampir sama.
Dia punya cinta tak terbalas juga.
Aku tiba-tiba merasa kami punya kesamaan ketika kami berbincang-bincang.
Orang ini, dengan rasa sakit dan kesedihanku,
dia mengerti semua itu.
Ah, ini manajer ku.
Permisi sebentar. / Halo.
Selamat pagi. / Eh?
Dengan Kurashina-san? / Aku dipanggil untuk shooting PV lagi.
Wow, itu bagus!
Benarkah? Aku tidak dapat mempercayainya. Ini keajaiban.
Kau harus bertukar nomor hp kali ini.
Ya. Aku akan berusaha.
Wow, ini sungguh menarik. / Bagaimana dengan Souta-kun?
Apa Saeko-san ada datang ke toko?
Tidak, tidak ada.
No comments yet. Be the first to leave one.