200 baris pertama.
IDFL.US Subs Crew
dakara 1way,2way,3way,4way
Penerjemah: Denny Hajime Krunya IDFL.US Subs
Go way! Go way! saa You! Make My Day!
sonna muzukashii koto ka?
1way,2way,3way,4way No way! No way!
mou good-bye! bad day!
omou mama ni kowashiteyuke
Credit to gg
dareka no reeru no ue kara
nozoita shiawase tte nan daro?
kore de ii no?
ai toka koi toka yume toka kikiakita shi
taikutsu ne doko he yukou?
dakara 1way,2way,3way,4way
Go way! Go way! saa You! Make My Day!
sonna muzukashii koto ka?
1way,2way,3way,4way No way! No way!
One way, two way, three way, four way! No way! No way!
mou good-bye! bad day!
omou mama ni
nani mo kamo ga ureshikutte
mukai kaze wa doko kara fuku no?
ganjigarame uzumaku sadame wo
kowashiteyuke
Suwano sedang berbulan madu ya sekarang?
Ichiko-sama, bagaimana kabarmu?
Apa kamu sudah terbiasa hidup sendiri sekarang?
Tolong sampaikan salamku juga untuk teman perawatmu.
Kan udah pernah kubilang, dia itu bukan temanku...
Licin! Licin sekali!
"Diperintah-perintah olehmu itu kok rasanya menyebalkan ya!" "Apa maksudmu "rasanya?'"
Hey! Lancang sekali kamu nyelonong kemari dan seenaknya nonton TV!
HEEI!
Tau nggak sih kamu, seharusnya kamu tuh berterima kasih padaku.
Selagi aku disini, aku mencegah kebiasaanmu itu yg menyerap Keberuntungan orang-orang.
Semua itu berkat ini.
Peralatan Kesialan: Alat Penghasil Barier Energi!
Kalau seseorang dengan Keberuntungan tinggi memakai ini, benda ini akan menolak Kesialan yg disekitarnya!
Sebaliknya, bila seseorang dengan Kesialan tinggi memakainya, benda ini akan mengembalikan Keberuntungan yg telah dicuri ke pemilik aslinya!
Pasti bahkan kamupun juga akan merasa menyesal telah menyebabkan kesial-
Oh, sia- Huh?
Mama!
Sayang sekali. Selain Suwano, tidak ada lagi yg kuanggap berharga di dunia ini.
Kau pikir aku peduli dengan apa yg terjadi pada beberapa orang-orang yg tak kukenal?
Pulang sana ke dataran dada datar atau mana saja asalmu.
Dasar kau...
CUKUP SUDAH!
TEMPAT ITU BUKAN DATARAN DADA DATAR! TEMPAT ITU ADALAH PULAU KESIALAN!
AKAN KUBERI KAU PELAJARAN, DASAR PENGACAU!
COBA AJA KALAU BERANI!
GAK AKAN ADA PRIA DI DUNIA INI YG KELIRU MENGIRA GUNDUKAN KECIL ITU ADALAH PAYUDARA! BENAR-BENAR PEMANDANGAN YG MERUSAK MATA!
KEBERADAANMU ITU YG MERUSAK PEMANDANGAN, DASAR JALANG TOLOL!
KENAPA KAMU GAK MATI SAJA DAN BUAT DUNIA MENJADI TEMPAT YG LEBIH BAIK?
KAU PIKIR KAU BISA BICARA SEENAKNYA?!
Apa..
Oh, sial!
Apa aku barusan keterlaluan ya?
Selamat tinggal, pak tua!
Sial.
Akan kubalas kamu nanti!
Hadeehh, bener-bener mengganggu saja.
Tolong bahagiakanlah teman-temanmu.
Jangan pernah lupa bahwa kata 'seorang' berarti 2 orang yg saling bersandar satu sama lain.
Ya, terserahlah. Toh dia itu bukan temanku.
Dia... harus mati.
Ngomong-ngomong soal 'teman-teman'...
Aku kenal banyak cowok yg bersedia melakukan apapun demi aku.
Dan aku gak butuh mereka-mereka yg suka iri padaku.
Apa lagi ya?
Duuh, aku bener-bener pengen punya pacar.
Kehidupan SMA tanpa kekasih itu sama sekali gak berarti!
Benar! Pacar!
Aku gak akan munafik bilang aku tak perlu pacar, tapi...
Kira-kira cowok kayak apa ya yg cocok untukku?
Bukannya cuma ingin mendapatkan pangeran di cerita peri, aku malah berpikir sesuatu hal seperti 7 kurcaci...
Sialan, bikin kaget saja.
Ngapain cowok ini disini?
Tunggu sebentar, ini bukannya cowok yg sejak episode 1 tiduur melulu ya?
Aku gak pernah ngelihat wajahnya...
A-ada apa?
Kamu mau itu dihangatkan?
Huh?
Apa kamu mau memakai sumpit juga?
Ini sebenarnya diluar perkiraanku, tapi kayaknya cowo keren seperti itu bisa aja pangeranku.
Sekarang aku mengerti, Suwano!
Kata 'seorang' memang benar-benar berarti bersandar satu sama lain!
Bersandar satu sama lain katanya!
Peralatan Kesialan: Telinga Kelinci Neraka!
Ini tidak hanya membuatmu bisa mendengar suara seseorang dari kejauhan,
kamu juga bahkan bisa mendengar isi hatinya!
Hey, tau gak...
APA? KEMANA DIA PERGI?!
Benar-benar cowok yg gak suka buang-buang waktu ya?
Huh? itu kan kartu pelajarnya?
Tsuwabuki Keita... Oh, bagus nih. Rupanya tempat tinggalnya gak jauh dariku.
Aku bisa memakai ini!
Kamu sampai repot-repot membawakannya kemari?
Sungguh seorang gadis yg baik dan cantik.
Maukah kamu bergabung dengan kami untuk makan malam?
Kami benar-benar ingin menjadikanmu bagian dari keluarga ini!
Sungguh cerita yg menakjubkan!
Ayo kita ubah aja anime komedi konyol ini menjadi komedi romantis!
Apakah Keberuntunganku yg mengarahkanku kepadanya ya?
Dunia ini benar-benar lebih baik kalau tidak ada dia.
Loh... ini ya?
Alamatnya sih memang bener disini, tapi kok berbeda dari yg kubayangkan.
Ada yg bisa dibantu?
Huh? Oh, bukannya kamu teman kelasku.
Ah... Siapa yah namamu... A... E... U...
Bukan, atau... Eu... Ou...Ka...
SA!
Aku Sakura Ichiko.
Um.. Ini punyamu kan, Tsuwabuki?
Oh, iya benar. Kamu datang jauh-jauh kemari cuma untuk mengembalikan ini?
Maaf ya kalau merepotkan. Makasih.
Enggak apa-apa kok.
Uh... Kayaknya gak sopan kalau tidak mengundangmu masuk...
Mau ikutan makan malam?
Tentu!
Ini dia! Kayaknya rencanaku masih berjalan lancar.
Lupakan soal rumahnya, ayo kita lanjutkan!
Aku pulang.
Selamat datang!
Oh? Keita membawa seorang gadis!
Oh! Kita ada tamu, tamu!
Oh, selamat datang.
Apa-apa'an ini? Berapa ya jumlah mereka?
Kakak telat! Darimana aja sih?
1... 2... 3... 4...
Kan tadi udah kubilang kalau aku ke pasar.
Selamat makan!
Ryuuta, kamu dapat 3 bagian!
Seharusnya jatahmu kan 2.
Kalo gitu berarti hari ini kamu cuma dapat jatah 1 bagian, Mika.
Kok aku?!
Hentikan kalian berdua! Berapa kali harus kubilang jangan mengarahkan sumpit kalian ke wajah orang?
Kita sekarang juga ada tamu loh!
Maaf ya, cuma ini sediaan kami.
Aku kok ngerasakan de javu...
Okay, waktunya meeting!
Ayo kita memulai membicarakan strategi!
Meeting ke-8396842001 Sakura Ichiko. Meeting di dalam otak. Topik: Tsuwabuki Keita Diterima atau tidak?
Punya wajah ganteng emang nilai tambah, tapi apa yg mengikutinya itu yg jadi masalahnya.
Aku gak mau menjadi karakter "Aku suka anak-anak!" sekarang untuk cowok ini.
Dia pasti bakal bilang begini "Kamu mau menerima kondisi ini?"
Bukannya nanti dia juga bakal membawa mereka kemana saja kalian pergi?
Coba bayangin lagi kencan trus mereka juga ikutan, "Yay! Ayo kita ubah ini menjadi piknik!"
Ayo ambil suara.
TOLAK!
Baiklah.
Mengubah statusnya menjadi "menolak!"
Siap.
Yah, mimpi yg indah tapi sudah selesai.
Ngo-ngomong-ngomong, dimana orang tua kalian?
Mereka meninggalkan kami.
Mereka punya banyak hutang dan bilang akan pergi memburu harta karun dari Tokugawa.
Dan mereka tak pernah kembali.
Kamu serius?
Akibatnya, aku harus mencari kerja untuk memberi makan mereka.
Dan itukah alasan kenapa kamu selalu terlihat tertidur di kelas?
Yeah, karena aku malam kerja sampai pagi.
Tapi setiap kali aku melihat mereka, rasa capekku bisa hilang.
Ada apa?
Menjadi miskin membuatmu tak memiliki waktu luang yah?
Kalau aku sih gak bisa hidup seperti itu.
Jangan bilang seperti itu.
Kami memang miskin, tapi kami merasa bahagia bersama. Itu kan yg penting?
Bahagia bersama yah
Tapi kalau kalian punya uang banyak, kalian bisa lebih bahagia kan?
Banyak hal lain yg lebih penting daripada uang.
Contohnya apa?
Kenapa sih kamu membahas ini?
Itu tidak menjawab pertanyaanku. Coba katakan padaku apa yg lebih penting dari uang menurutmu.
Kalau kalian punya uang banyak, kalian bisa tinggal di rumah yg lebih besar, dan bisa makan enak.
Apa aku salah?
Teganya kamu berkata begitu?
Aku tak tau apa kamu berpura-pura atau memang sengaja mengejek kami atau apalah, tapi tolong hentikan!
Kamu terdengar seperti Dewa Kesialan!
Dewa Kesialan?
Yah, kalau begitu...
Baiklah!
Gimana kalau begini? Habiskan untuk membeli apa saja sesuka kalian!
Akui sajalah, pada akhirnya ini kan yg kalian butuhkan, iya kan?
Besok, kalian bisa makan makanan yg 10 kali lipat lebih enak dari ini!
Wow!
Berapa banyak ini jumlahnya?
Kalian berdua, jangan sentuh!
CUKUP SUDAH!
Tenanglah, Rika.
Maaf, Sakura.
Keita!
Mungkin sebelumnya aku perlu minta maaf. Seharusnya dari awal aku tak mengundangmu masuk tadi.
SEKARANG KELUAR DARI SINI!
Keita marah!
Iya benar!
Sadarkah kamu atas tindakan yg baru saja kamu lakukan?!
DIAM KAMU, DEWA KESIALAN!
Tutup mulutmu.
Iya iya aku pergi! Gak perlu disuruh kok.
No comments yet. Be the first to leave one.