Musim 4

Maklumat siaran

That Time I Got Reincarnated as a Slime S04E12
Ulasan oleh jambuijo

Tag

webdl
Diterbitkan pada: 2026-06-27
Muat Turun: 61
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

198 baris pertama.

Bereinkarnasi Malah Menjadi Slime

Episode 84: Evolusi Tempest

Rencana Pemisahan Kekuasaan Tempest

Membuat undang-undang

Menjalankan negara sesuai hukum

Mengadili dengan hukum

Regurd

Rogurd

Rugurd

Rencana Pemisahan Kekuasaan Tempest

Membuat undang-undang

Menjalankan negara sesuai hukum

Mengadili dengan hukum

Kejaksaan

Pengadilan

Jaksa Agung

Ketua Mahkamah Agung

Bersalah

Jawab

Senjata Sihir: Broad Sword

Senjata: Broad Sword

Lapor

Pedang Iblis: Tenma

Nightrose

Frame Pillar

Truth

Kelas Mitos, Gods

Kerajaan Binatang Eurazania

Wilayah Sarion

Wilayah Ingrassia

Wilayah Dwargon

Kerajaan Farmenas

Lantai 95 Bawah Tanah Fasilitas Penelitian

Lapor

Inti Sihir Roh

Inti Sihir Roh

Beroperasi sebagai sumber daya.

Bereinkarnasi Malah Menjadi Slime

Kawan-Kawan Baru

Maribel sudah tiada.

Cita-citanya menyatukan umat manusia Barat dan Timur

demi melawan para Raja Iblis...

Padahal tidak ada cara lain lagi untuk melindungi umat manusia.

Kini, harapan itu telah sirna.

Jangan dendam, ya.

Kamu dengan caramu sendiri...

Ya, aku mengerti.

Aku pun tidak tahu berapa lama lagi sisa hidupku ini.

Tidak ada pilihan selain mempertaruhkan segalanya pada harapan terakhir.

Umat manusia, Pahlawan, Raja Iblis.

Kini sudah tiada lagi persekongkolan di antara kita,

Luminus.

Lebih dari sebulan berlalu sejak penyelidikan reruntuhan itu,

dan insiden Maribel akhirnya dianggap sebagai "kecelakaan".

Tampaknya Kerajaan Seltrozzo pun

enggan memublikasikan fakta bahwa putri mereka telah menyerang negara sekutu.

Granville Rozzo pun tetap membisu.

Yuuki juga tidak menunjukkan pergerakan,

meski jelas dia masih bergerak di balik layar.

Meski begitu, tidak semuanya berita buruk.

Dewan yang kini bebas dari kendali Maribel,

mulai mencari kekuatan pemersatu pada kami, atau lebih tepatnya, padaku.

Siapa sangka Tempest sekarang jadi faksi terbesar di Dewan.

Lapor. Banyak agenda baru yang menumpuk, baik urusan dalam maupun luar negeri.

Yah, menjadi faksi terbesar adalah langkah besar untuk mewujudkan idealismeku.

Sip!

Kita coba saja semuanya!

Terima kasih sudah berkumpul!

Hari ini ada pengumuman penting untuk kalian.

Mulai sekarang, Tempest kita...

Akan menuju panggung baru!

Panggung baru?

Ada festival baru lagi?

Bukan!

Ehem.

Kali ini, Tempest telah menjadi faksi terbesar di Dewan.

Kita akan menjalin hubungan yang lebih dalam dengan manusia di Negara-Negara Barat.

Maka dari itu, saatnya negara ini berevolusi.

Tempest akan kujadikan "negara hukum"!

Negara hukum?

Tuan Rimuru, negara hukum itu maksudnya bagaimana?

Maksudnya, negara yang berlandaskan hukum.

Anggap saja hukum itu sebagai aturan negara,

dan aturan itu lebih diutamakan di atas segalanya.

Termasuk di atasku.

Di atas Anda?

Maaf menyela.

Bagaimana jadinya kalau Anda sampai bertentangan dengan "hukum" itu?

Jelas aku akan diadili.

Saya keberatan!

Apa perlu menerapkannya sejauh itu?

Tenang dulu.

Monster jauh lebih kuat dari manusia,

kita adalah ancaman.

Tapi kalau monster mengadopsi aturan masyarakat manusia,

kita bisa membuktikan bahwa kita aman.

Ini langkah penting menuju koeksistensi manusia dan monster yang kuimpikan.

Mari langsung kujelaskan isinya.

Pertama, untuk mewujudkan negara hukum,

kita akan menerapkan sistem pembagian kekuasaan menjadi tiga.

Ini disebut

"Trias Politika".

Silakan dilihat!

Trias...

Politika?

Trias Politika terdiri dari tiga bagian, "Legislatif" yang membuat hukum.

"Eksekutif" yang menjalankan negara sesuai hukum,

dan "Yudikatif" yang mengadili berdasarkan hukum.

Tujuannya untuk cegah pemusatan kekuasaan dan ketiganya saling mengawasi.

Sebenarnya, aku sudah meminta Regurd, Rogurd, dan Rugurd

untuk memimpin tiap bagian tersebut.

Sudah paham sampai sini?

Tentu saja!

Benar, nih?

Iya!

Besok kamu remedial!

Boleh saja!

Kayaknya dia salah paham.

Yah, aku juga masih belajar sama Rigurd soal ini, sih.

Ah, omong-omong...

Aku berniat mendirikan "Kejaksaan" di eksekutif

dan "Pengadilan" di yudikatif...

Tantangannya adalah memilih orang untuk dua posisi ini.

Apa ada masalah?

Iya, "Jaksa Agung" yang menindak kejahatan,

dan "Ketua Mahkamah Agung" yang mengadili.

Keduanya adalah jabatan yang mudah menimbulkan dendam.

- Lagi pula, monster punya hukum rimba, kan? - Kamu telah berbuat jahat, bersalah.

- Kalau monsternya lemah... - Paham artinya?

- Kalau monsternya lemah... - Apa!

Eh?

Oh, kalau tidak bisa melindungi diri sendiri akan sulit, ya.

Ras yang unggul dalam urusan administratif kebanyakan lemah secara fisik,

sementara ras tempur cenderung tidak mahir di bidang itu.

Begitulah.

Repot juga, ya.

Sebenarnya, masih butuh satu lagi.

Apakah itu?

Atase diplomatik yang akan dikirim ke Dewan.

Atase diplomatik?

Anggota dewan yang mewakili aku untuk menyatukan Negara-Negara Barat.

Tapi siapa yang harus diutus...

Kalau harus jadi penengah, butuh kecerdasan, kemampuan bersosialisasi,

karisma yang memadai,

sekaligus kemampuan tempur.

Tetapi, siapa orang yang cocok?

Diablo?

Benar juga.

Dia pilihan yang cocok.

Benar juga, kalau pengganggu itu bertugas di luar, posisi sekretaris pertama jadi makin penting.

Dialah yang paling cocok!

Alasannya personal amat.

Tapi, bukannya dia lagi cari bawahan karena tidak mau urus urusan remeh-temeh?

Gaia...

Sudah coba ke kafetaria baru?

- Sudah, bagus banget tempatnya. - Yah, buat apa memusingkan yang tidak ada.

Saatnya inspeksi!

Ah!

A-Apa itu?

Ada apa, Kurobe?

Oh, Tuan Rimuru.

Kebetulan sekali.

Hm? Pedang?

Jawab.

Ini "Senjata Sihir: Broad Sword"

yang telah berevolusi dari "Senjata: Broad Sword".

Senjata Sihir?

Jangan bilang...

Sesuai dugaan Anda.

Pedang yang Anda usulkan waktu itu sudah rampung.

Jadi begini,

kalau inti ini dimasukkan ke lubang senjatanya,

mekanismenya akan memberikan atribut elemen dan menciptakan senjata sihir.

Oh, begitu.

Jadi, ini semua inti?

Benar, warna intinya juga beda-beda tergantung atributnya.

Saya menamainya Element Core.

Efeknya juga bisa berubah tergantung kombinasinya.

Berarti ledakan barusan...

Mari saya tunjukkan secara berurutan.

Pertama,

dengan satu inti api...

Wah!

Kira-kira seperti itu.

Selanjutnya, api dan air.

Kalau satu-satu...

Dayanya akan berkurang.

Begitu rupanya.

Kalau dua api dan satu air...

Dayanya bisa lebih dari sepuluh kali lipat.

Ternyata bisa jadi ledakan uap!

Lapor.

Tergantung kombinasi Element Core-nya,

diperkirakan bisa mencapai daya setara kelas Legend.

Apaan itu?

Keren amat!

Sepertinya masih ada kombinasi gila lainnya.

Oh, iya.

More Indonesian subtitles for That Time I Got Reincarnated as a Slime

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left