200 baris pertama.
Halo, halo..
Halo / Putri Xing Lu, semua orang sedang menunggumu di halte bis.
Apa kau tertidur pulas?
Kenapa kau tak bangunkan aku lebih pagian?
Cepatlah, bendahara sudah tidak sabaran.
Kututup teleponnya sekarang.
Pelan-pelan. Pelan-pelan.
Aku tidak mempekerjakanmu untuk membunuhku.
Pelan-pelan.
Astaga
Kau tak apa-apa?
Kenapa kau menyetir seperti itu? Apa kau sudah gila?
Aku tak apa-apa. Ayo kita pergi.
Dia hampir menabrakmu.
Hanya hampir.
Nona cantik.
Mungkin aku punya kesempatan untuk minta maaf? Maaf.
Nyonya.
Kita bisa mencari satu yang lebih baik.
Dia pastinya.
Dia gadis yang Xun sukai.
Apa kau sedang menunggu Yang Zhenmin untuk menjemputmu?
Aku tidak menunggunya, Dia mensms aku.
Dia seharusnya berada di Amerika selama beberapa hari
Lalu, kenapa kau masih melihat-lihat?
Aku biasanya bersama dia, dan merasa sepertinya ada yang hilang.
Hei, ayo kita pergi, aku akan mengajakmu makan.
Untuk merayakan perpisahanku pada industri penerbangan.
Bagus sekali, aku mau makanan yang paling mahal.
Aku punya kartu kreditnya Yang Zhenmin.
Menghukummu akan membuatku masalah dan diomelin oleh bendahara.
Jangan pikir kau bisa pulang sebelum kau makan banyak yang kau muntahkan / Baiklah
Begitu banyak orang2 yang punya nama sama hari-hari ini.
Bagaimana kalau Yang Zhenmin mu itu benar2 ada di dalam?
Apa yang kau lakukan?
Dasar kau muka penakut. Sudah cukup, ayo kita pergi.
Jika dia benar2 berjalan keluar dari sana, kau akan ketakutan sampai mati.
Hei, kau mau kemana?
Mereka sudah datang.
Pengantinnya sudah datang.
Dia sangat cantik. Benar.
Hanya kau dan aku?
Benar, hanya kau dan aku yang ada di seluruh dunia malam ini.
Apa yang akan kulakukan bila tanpa dirimu?
Kau bisa miliki kartu ini, tidak ada batasan, gunakan sebanyak yang kau mau.
Apa kau sedang membuat perjanjian?
Ini beneran.
Terima kasih.
Xing Lu.
Xing Lu.
Lepaskan aku.
Dengarkan aku / Apa yang kau mau katakan?
Di sisi lain, aku harusnya memberi selamat padamu, pengantin pria.
Kau sudah bohong padaku sejak awal.
Aku tidak bohong padamu. Aku mencintaimu.
Ini benar.
Tetapi kalau...
Aku bisa menikahinya.
Semua milik ayahnya akan menjadi milikku.
Itu lebih berharga dari pada 10 tahun bekerja keras sendirian.
Kami tidak lebih dari pada bisnis.
Hanya rekan kerja.
Lalu aku apamu?
Hewan peliharaan? Mainanmu?
Kau adalah cinta sejatiku. Cinta sejatiku.
Kau satu2nya yang aku cintai, percayalah padaku.
Percaya padamu?
Jadi cintamu...
Hanya akan bertekuk lutut...
Pada setumpuk uang, bukan?
Sayang.
Pernikahan hanyalah selembar kertas.
Ketika kau benar2 memilikinya...
Kau mungkin akan melemparnya dalam beberapa hari.
Selain pernikahan, aku bisa memberimu segalanya.
Rumah, mobil, perhiasan...
Kau bisa memiliki semua barang2 yang orang lain punya.
Aku tidak peduli dengan barang2 itu.
Uang tidak bisa membeli cinta.
Siapa yang bilang, uang tak bisa membeli cinta?
Siapa yang bilang, uang tak bisa membeli cinta?
Tidak ada pengecualian.
Jika kau begitu, itu hanya karena tawarannya tidak cukup tinggi.
Kau...
Apa kau benar2 serius?
Kau sudah gila.
Gunakan mulutmu itu.
...untuk mencium pasanganmu di dalam.
Kau memang hina.
Jangan didorong.
Ayo, coba lihat bersamaku.
Apa yang terjadi? Apa yang membuat dia ingin bunuh diri?
Dia itu masih muda.
Nona, nona..
Jika ada sesuatu yang terlalu banyak kau pikirkan, beritahu kami, beritahu polisi.
Beritahu orang2 pemerintahaan.
Jangan membuat hal2 menjadi sulit, pemerintah akan memberimu keadilan.
Nona, turunlah, turunlah.
Gunakan mulutmu itu...
...untuk mencium pasanganmu di dalam.
Nona Xing, tak mudah menemukanmu.
Tunggu.
Nona.
Jangan lukai dirimu sendiri.
Pergilah.
Pergilah.
Aku akan lompat, jika kau datang mendekat.
Baik, baik, aku tak akan datang mendekat.
Tapi kau tak perlu lompat dari gedung, jika kau punya sesuatu yang berat di hatimu.
Lihatlah, begitu banyak orang yang melihatmu.
Hasilnya akan menggerikan, jika kau melompat.
Dan...dan...
Apa kau petugas pemadam kebakaran?
Sebagai manusia, kita tak boleh membiarkan masalah pribadi kita punya efek buruk pada orang lain
Benarkan?
Apa kau petugas pemadam kebakaran?
Ah?
Aku
Aku hanya lewat..
Petugas Pemadam kebakaran tak seharusnya amatiran seperti dirimu.
Jika aku melompat sekarang...
Kau tak bisa menghentikanku.
Pikirkan urusanmu sendiri.
Hei, hei, hei.
Kau benar2 mau melompat?
Aku tak boleh membiarkanmu melompat di depanku.
Lepaskan aku.
Apa gedung ini milikmu?
Lepaskan aku. Menyingkir dariku.
Pegang erat-erat.
Bocah...
Pegang dia erat-erat. Jangan lepaskan dia.
Pegang dia.
Jangan kendurkan tanganmu.
Hei, hei, hei.
Hei.
Aku baru saja menyelamatkan nyawamu, tak bisakah kau berterima kasih padaku?
Aku tidak minta kau menyelamatkanku.
Oh...
Aku menyelamatkanmu, karena otakku jadi bodoh.
Kukatakan padamu yang sebenarnya, sebenarnya aku tak mau menyelamatkanmu sama sekali.
Aku hanya tak mau melihatmu melompat dari kediamanku.
Kediamanmu?
Kediamanku...
Berada di gedung itu.
Aku menghabiskan masa kecilku disana, di dalam gedung itu.
Terdapat kenangan dari aku dan ayahku disana, dan itu rahasia kami berdua.
Jika kau mati disana, akan merusak kenanganku.
Kau terlalu tua untuk berahasia.
Sangat kekanak2an.
Kenapa kau mengikutiku?
Apa jalanan ini punyamu?
Jalanan ini cukup lebar. Kau bisa jalan ke arahmu.
Hei, hei, hei.
Apa ada yang tidak beres dengan otakmu?
Kau hampir terbunuh oleh mobil itu, apa kau sudah gila?
Jangan kuatir.
Aku tak akan mati.
Apa kau melihat kafe itu?
Itu punyaku.
Jika kau kuatir denganku,
Kau bisa mampir dan memeriksaku besok.
Kafe Bene.
Kenapa?
Kau sudah dengar itu sebelumnya?
Namanya sama seperti kafe yang aku dulunya pergi di Vienna.
Apa begini caramu merayu gadis2?
Begitu kuno.
Cara kuno tidak berarti itu tidak berhasil.
Xu Cheng Xun.
Xing Lu. Lu untuk Lushui.
Aku harus berterima kasih padamu, hari ini.
Terima kasih, kita akhirnya bisa bicara dengan cara normal.
Kalau begitu, berjanjilah padaku satu hal.
Apa itu?
Kau harus berjanji padaku, bahwa kau akan melihat matahari besok.
Aku tak masalah dengan itu.
Hanya jika...
Matahari bersedia keluar melihatku.
Sampai jumpa, Xu ChengXun.
Eh, baguslah.
Sampai jumpa.
Itu musik kesukaanku.
Itu kesukaanku juga.
Terima kasih atas kemarin.
Maafkan aku.
Minta maaf?
Ini untukmu.
Di bandara Vienna...
Seseorang...
Hampir menabrakmu.
Ternyata kamu.
Sudahlah.
kalau kau harus mengemudi sedikit lebih cepat hari itu.
Kau sudah selamatkan aku melompat dari gedung itu.
Aku benar2 minta maaf.
Aku tidak bermaksud melakukan itu juga.
Seseorang menyewaku untuk membawanya ke bandara hari itu.
Dan harus berada disana dalam waktu 20 menit.
Sehingga aku menginjak sedikit lebih keras pada pedal mobil. Itu untuk biaya pendidikanku.
No comments yet. Be the first to leave one.