The Bicycle Thief (Ladri di Biciclette)

The Bicycle Thief (Ladri di Biciclette)

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Maklumat siaran

Bicycle Thieves 1948 Criterion Collection BluRay 1080p REMUX AVC FLAC-HDH
Ulasan oleh 3500
Resync | BIG THX To Irwan19 | Credits to the translator | #PaheTeam

Tag

BluRay
1080
HD
REMUX
Diterbitkan pada: 2022-02-18
Muat Turun: 96
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

- Aku sudah datang kesini selama dua minggu. - Ricci?

Dimana Ricci?

- Ricci! - Ricci!

Ricci?

Kamu tuli ya? Ayo!

Aku tukang batu. Apakah aku harus mati kelaparan?

Maaf, tidak ada yang bisa kulakukan.

Bersabarlah dan kami akan mengusahakan sesuatu untuk kalian semua.

Kita lihat apa yang bisa dilakukan.

Hei, Ricci, kau mendapat pekerjaan.

- Pekerjaan? - Penempel poster.

Kamu harus melapor ke kantor penempelan poster.

Tunjukkan ini dan bawalah serta kartu pekerjaan.

Ada pekerjaan buat kami?

Ya Tuhan, syukurlah!

Bagaimana dengan kami?

Ada dua lowongan untuk mekanik. Tetapi tak ada mekanik di antara kalian.

Dan jika tak ada lowongan selain mekanik, apa yang harus kami lakukan? Mengais debu?

Jangan salahkan aku!

Hei, Ricci, jangan lupa sepedamu!

Kamu harus punya sepeda.

Sepeda? Aku punya tetapi tidak kubawa. Aku tidak bisa membawanya saat ini.

Mungkin beberapa hari lagi.

Kamu harus mendapatkannya segera atau mereka tidak akan mempekerjakanmu.

Aku bisa berjalan kaki selama beberapa hari pertama.

Jika kamu tak punya sepeda, kamu harus menyerahkan pekerjaan itu pada orang lain.

- Aku punya sepeda. - Aku juga punya. - Aku juga!

Tetapi kamu kan tukang batu!

Ubahlah jenis pekerjaanku!

Tidak bisa! jadi apakah kamu punya sepeda atau tidak?

Aku punya, aku punya.

Ingat, jika kamu tak punya sepeda, kamu tidak mendapat pekerjaan itu.

Apa aku harus menunggu dua tahun lagi? Aku akan ke kantor dengan sebuah sepeda.

- Casati! - Di sini!

Dua hari kerja serabutan, jika kamu menginginkannya.

Maria!

Ada apa?

- Sepertinya aku tidak beruntung. - Kenapa?

Ada pekerjaan buatku, tetapi aku tak bisa mengambilnya.

Apa yang kamu katakan, aku tak mendengarnya Tunggu sebentar, Antonio.

Apa yang kamu katakan? Kamu mendapat pekerjaan?

Pekerjaan yang baik pula, dengan dewan kota!

Ini sebuah permulaan, Antonio.

Apa yang kamu maksud dengan permulaan! Aku membutuhkan sebuah sepeda, sekarang juga.

Jika aku tak mendapatkannya segera mereka akan mempekerjakan orang lain.

- Apa yang harus kulakukan? - Apa yang kamu harapkan?

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Kamu seharusnya tidak menggadaikan sepedamu!

- Oh ya, dan bagaimana kita bisa makan? - Diamlah!

Selalu begitu! Lebih baik aku terjun saja ke sungai.

Minggir, Antonio!

Apa yang kamu lakukan?

Kamu tidak membutuhkan seprai untuk tidur, bukan?

Hanya seprai.

Terbuat dari linen dan kapas. Barang berkualitas. Hadiah pernikahan.

Ini barang bekas.

Empat sudah pernah dipakai. Dua lagi masih baru.

- Ada berapa jadinya? - Tiga ukuran dobel dan tiga ukuran single.

Jadi tiga.

- Tujuh ribu lira. - Tujuh ribu?

Bisakah diberi harga lebih?

Itu barang bekas.

Masukkan ini.

Tujuh ribu lima ratus.

Nama?

Ricci Maria. Valmelaina. Apartemen H, nomor 1.

Nomor 1....

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh.

satu, dua, tiga, empat, dan lima.

- Terima kasih. - sama-sama.

Sebuah sepeda.

Enam ribu seratus.

Kenapa?

Ditambah bunga. Ini sudah hari ke 31.

Ini uangnya.

Sepeda Fide. Sebelah yang merah itu.

Aku tahu, aku tahu.

Permisi, Apakah masih ada lowongan?

Tunggu sebentar!

- Dimana petugas kepala? - Di sana.

Taruh sepedamu! Kenapa? Takut?

- Taruh sepedamu! - Maaf.

Aku Antonio Ricci.

Kantor tenaga kerja Valmelaina mengirimku.

Kamu bisa memulainya besok. Pergi ke gudang perbekalan dan ambil barang-barangmu.

- Terima kasih! Selamat tinggal. - Ya.

- Sampai jumpa lagi! - sampai jumpa lagi.

- Besok jam enam lebih empat puluh lima menit - Aku akan tepat waktu!

- Bagaimana, kamu mendapatkannya? - Ya. Semua sudah diatur.

- Apa yang kamu lakukan di sana? - sedikit pekerjaan untukmu juga.

Topinya terlalu longgar. Sedikit kebesaran.

Kesini! Lihat.

Setiap orang mendapat tempat penyimpanannya sendiri. Lihat seberapa besar tempatnya?

Mereka akan memberiku sepatu juga. Tidak buruk... upahnya juga bagus.

Enam ribu dalam dua minggu, ditambah tunjangan keluarga dan lembur!

Bisakah kita mampir di via della Paglia sebentar?

- Untuk apa? - Mengunjungi perempuan yang bekerja di sana.

- Seorang perempuan? - Ya, perempuan.

Tunggu di sini.

Siapa yang tinggal di sini?

Sudah kukatakan, seorang perempuan. Hanya sebentar saja.

- Tapi... - Aku segera kembali.

Cepatlah kalau begitu.

- Apakah itu punyaku? - Bukan, ini punyaku.

- Lihat, ini punyaku.. - Bukan, ini punyaku...

..jadi lima/tiga.

- Penjaga! - Penjaga!

Permisi. Apakah ini tempat tinggal perempuan bijak itu?

- Perempuan bijak? - ya, peramal.

Aku tak tahu.

Mari kita coba lantai satu.

- Apakah ini tempat tinggal perempuan bijak itu? - Betul. Kamar di ujung lorong.

- Kemari. Giliranmu. - Jangan sentuh.

- Bisakah kamu mengawasinya sebentar? - Tentu.

- Kamar di ujung. - Ketika Maret dan April sudah berakhir...

- Berapa lama? - Lebih dari setahun.

- Kamu bisa membawanya bersamamu. - Bagaimana aku mengangkatnya?

- Apa yang harus kulakukan? - Yang ini boleh, dan yang itu tidak.

Ya Tuhan, tunjukkan kuasamu!

Anakmu akan bangun dari ranjangnya sebelum daun-daun berguguran.

- Apa artinya? - Maria! Ayo pergi!

Artinya anakmu akan membaik pada musim gugur.

- Maria! Ayo, pergi! - Tidak.

Maria! Ayo, pergi!

- Apa yang kamu lakukan di sini? - Aku berhutang lima puluh lira padanya.

Jangan bertingkah aneh!

Dia berkata kamu akan mendapat pekerjaan.

Apakah kamu mendapatkannya atau tidak? Aku hanya ingin memenuhi kewajibanku.

- Kamu tahu yang kupikirkan jika kamu masuk? - Hentikan.

Bagaimana bisa seorang perempuan seperti kamu, dengan dua anak,..

..mempercayai semua tipuan dan omong kosong ini?

Apa yang kamu lakukan?

Seolah-olah kamu punya uang untuk dibakar!

Apa sih yang merasuki kepalamu?

Bisakah kamu mencari cara yang lebih baik untuk menghamburkan uangmu?

Aku ingin berterima kasih kepadanya.

Apakah dia memberikan aku pekerjaan? Ayo, pergi!

Jangan bertingkah aneh. Mari pulang.

Ayo Bruno, sudah setengah tujuh.

Aku tak bisa membersihkannya, tidak ada cukup cahaya.

Lihat apa yang mereka perbuat? Mereka menggoresnya.

Tak masalah. Memang sudah seperti itu.

Tentu saja tidak. Dan ada yang penyok juga.

Tuhan tahu bagaimana mereka menyimpannya. Seperti yang kubilang:

.."Kamu tidak membayar untuk perbaikan!"

- Oh, sudahlah. - Itulah yang akan kukatakan.

- Apakah topiku sudah siap, Maria? - Ya.

- Apa yang kamu masak? - Telur dadar.

Coba kulihat dirimu. Mm, lihatlah dirimu!

- Bagaimana penampilanku? - Kamu terlihat seperti polisi.

- Hey! - Lepaskan! Sakit!

Kamu akan membangunkan bayinya!

Ini bekalmu, Bruno. telur dadar.

Ayo

- Pergi dulu, Ma! - Pergi dulu, Maria!

Selamat jalan.

Sampai jumpa lagi, Bruno. Aku akan menjemputmu jam tujuh. Tunggu di sini.

- Sampai jumpa lagi, Pa! - Sampai jumpa lagi.

Selamat pagi!

Pertama kamu oleskan lemnya seperti ini.

Ini dia.

Lalu kamu tempelkan posternya.

Lalu kamu oleskan lagi lemnya supaya terlihat berkilat,..

.. dengan begitu tidak akan berkerut. Mengerti?

Hei, nak.

Jika tempelannya berkerut...

... pengawas akan mendendamu. Paham?

Kamu harus cermat, cepat, dan memiliki mata yang bagus untuk pekerjaan ini.

Sudah selesai. Ayo pergi.

- Sampai jumpa lagi. - terima kasih. Sampai jumpa lagi.

Hentikan pencuri itu!

Apa yang terjadi?

- Naiklah! Naiklah! - Ayo! Cepat! Cepat!

Aku melihatnya menuju terowongan.

cepatlah.

Ada apa?

- Jadi? - Aku pasti salah lihat.

- Aku yakin dia pergi ke arah sini. - Oh, baiklah!

Ya, disana ada kerumunan. Tetapi mereka hanya mengurusi urusannya masing-masing...

Mailani!

Ada apa?

- Kamu pergi ke pertemuan. - Tidak, Cape yang pergi.

Dia diganti. Kamu yang pergi.

Tanda tangan disini.

- Cavroni? - Ya, Pak.

- Giliranmu. - Ayo, cepat.

- Bisakah kamu berbuat sesuatu? - Kamu punya waktu luang, cobalah mencarinya.

Apakah aku harus berjalan kaki mencarinya ke seluruh penjuru Roma?

Aku tak tahu seperti apa rupanya.

Kamu memiliki deskripsi dan nomor registrasinya.

Jadi apakah aku harus mengerahkan satu kompi hanya untuk mencari sebuah sepeda.

Jadi apa gunanya aku melaporkannya?

Mungkin besok kamu akan menemukannya di tempat penjualan sepeda,..

..kamu hanya perlu memanggil seorang petugas dan nanti semuanya akan ditangani.

- Ada apa, komandan? - Hanya pencurian sepeda.

Terima kasih. Selamat tinggal.

Jadi aku harus mencarinya sendiri?

Sebaiknya begitu. Kamu telah melaporkannya. Itu bagus. selamat malam.

Selamat malam.

Hei, mengantrilah, ada apa denganmu?

More Indonesian subtitles for The Bicycle Thief (Ladri di Biciclette)

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left