Rodney Dangerfield's The Really Big Show

Rodney Dangerfield's The Really Big Show

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Maklumat siaran

Forever 2018 S01E03 The Lake House SEMUA WEB-DL
Ulasan oleh Agent Nas

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Diterbitkan pada: 2019-03-27
Muat Turun: 136
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

KEAMANAN

DILARANG MASUK

DILARANG MASUK

Apa itu?

Tenanglah, hanya burung.

Hei, aku tak yakin. Mungkin drone.

Itu burung. Percayalah.

Menurutmu mereka mengatakan apa?

Apa maksudmu?

Mereka bukan bersuara tanpa alasan.

Mereka berkomunikasi.

Jika kau begitu pandai, apa yang mereka katakan?

"Tiduri aku, aku burung."

"Tiduri aku."

Burung hanya bicara tentang itu.

Tak mungkin hanya itu.

Bagaimana dengan, "Terlalu dingin, mari terbang ke selatan,"

atau, "Ada cacing di sini!"

Itu dia.

Burung yang pandai, tak akan bahas cacingnya,

simpan sendiri saja.

Tetapi dalam contoh ini, sedang beri tahu anak.

Untuk membantu mereka tumbuh.

Jadi, ini tugasmu?

Dibayar untuk diam di mobil seharian?

Ya.

Kurasa lingkungan ini ditutup karena masalah jamur?

Aku lupa.

Aku berkeliling saja,

memastikan orang tak masuk untuk menggunakan narkoba.

Itu bagus. Aku harus buang air. Di mana aku bisa lakukan?

Lihat sekeliling. Tak ada orang.

Buang air sesukamu. Buang air besar. Aku tak peduli.

Astaga. Pekerjaan ini asyik.

Luar biasa kau ada di sini.

Aku memimpikan ini.

Maksudku... Aku tak ingin kau mati,

tetapi kau paham maksudku. Aku...

Aku sangat merindukanmu.

Aku juga merindukanmu.

Siapa pria itu, Sayang?

Dia temanmu?

Kenapa dia buang air saja di depan kita?

Dia seorang Sekarang.

Itu cara kami menyebut orang yang masih hidup.

Kita adalah Dahulu.

Kita bisa lihat mereka, mereka tak bisa lihat kita.

Dunia berbeda.

Hei. Tempat ini sangat seram.

Mari kita pergi.

Aneh, hanya ada dua alasan orang hidup datang kemari.

Buang air atau menggunakan narkoba.

Mereka melakukan keduanya.

Astaga.

Tak apa. Dia akan baik-baik saja.

Ayo. Mari kuajak berkeliling.

Hai, Jim.

Itu dia. O Besar!

Konnichiwa, Oscar.

Konnichiwa, Nakajima-san.

Ny. Nakajima mengajari aku beberapa kata dalam bahasa Jepang.

Semua berjalan sangat... Yoku.

Jepang?

Ya. Aku mendapat banyak teman di sini.

Banyak orang menarik.

Kau baik-baik saja?

Ya. Hanya banyak yang harus dicerna.

Tentu saja.

Kau lebih baik daripada aku dahulu.

Saat aku tiba di sini,

aku banyak menyentuh wajah sendiri dan berteriak.

Terima kasih.

Jadi, kita seharusnya melakukan apa?

Entahlah.

Apakah ada yang tahu?

Tidak juga.

Tidak ada yang mengajak kita bicara dan memberi berkas informasi.

Itu pasti akan membantu. Aku suka berkas.

Aku merasa seolah ditelantarkan begitu saja.

Bisa kita duduk sebentar?

Tentu saja.

Dengar, tak banyak yang harus diketahui.

Kita hidup saja.

Aku tahu itu terdengar ironis, tetapi...

Hanya itu kata yang terpikirkan.

Jadi, ini saja?

Kita...

Terus ada?

Berapa lama ini berlangsung?

Apa inti dari semua ini?

Apa intinya sebelum ini?

Ya Tuhan.

Astaga.

Ya ampun.

Ini sungguh terjadi?

Apa aku berhalusinasi?

Aku minum obat sebelum terbang, tetapi ini...

Ini tampaknya agak ekstrem.

Hei, hati-hatilah dengan obat.

Itu bisa menjadi kebiasaan.

Kurasa kini tak penting, karena...

Kau sudah pasti mati.

Apakah Tuhan itu ada, Sayang?

Aku tak tahu.

Ada lapangan shuffleboard di sini.

Ini sungguh penting.

Aku harus beri tahu kau tentang ini.

Apa?

Air mancur itu.

Itu indah. Ada gunanya?

Salah satu hal yang kami tahu

adalah semakin jauh kita dari air mancur,

kita merasa semakin lemah.

Kita tak akan tahu saat dekat.

Kita akan menyadarinya saat berjalan menjauh.

Bisa sejauh apa?

Sulit diketahui.

Maksudku... Jangan terlalu memaksa.

Tidak! Jangan sentuh!

Kenapa? Apa yang terjadi jika kusentuh?

Tak ada. Aku hanya mengusikmu.

Seharusnya kau lihat wajahmu. Kau...

Lihat ini.

Sial. Hampir bisa.

Coba lagi.

Sial! / Siapa anak berengsek ini?

Itu Mark. Dia sahabatku.

Dia mati pada tahun 1970-an, sudah lama di sini.

Bermainlah dengan kami, Mark.

Tidak. Pergilah, Josiah.

Suatu saat kau akan main dengan kami.

Aku benci anak-anak itu.

Mati muda sungguh membuat orang kacau.

Seperti jadi tenar pada usia muda.

Baiklah. Bisa kita pulang dan bersantai sejenak?

Tentu saja. Kau pasti kewalahan.

Ya, ini sangat banyak.

Mari kita pulang.

Senang berkenalan denganmu.

Ya!

Seks reuni.

Teh Oolong dengan sedikit madu.

Favoritmu.

Astaga.

Itu ada di sini?

Ini muncul saat kau tiba.

Kurasa kau akan suka di sini. Tak terlalu buruk.

Kini jauh lebih baik karena kita bersama.

Aku senang sekali kau di sini.

Aku juga.

Aku sungguh sangat senang kau di sini.

Ya. Bagus kita masih bisa melakukan itu.

Astaga. Rumah ini sangat bagus.

Ya, sama sekali bukan karena aku.

Sudah begini saat aku tiba di sini.

Ada banyak pilihan tempat duduk.

Ya.

Hei.

Menurutmu apa cara duduk terbaik sepanjang masa?

Itu mudah.

Kaki disilang, kiri di atas kanan.

Baiklah.

Lihatlah, nyaman. Asyik.

Letakkan kopi di lutut.

Bukankah itu diskriminasi?

Tak apa jika aku mengenakan celana jin,

tetapi bagaimana jika aku mengenakan rok ketat?

Banyak yang akan bisa kau lihat.

Jika akan silangkan kaki, kenapa tak seluruhnya?

Kau lihat?

Stabil, terpadu, benar?

Bagian terbaiknya, aku tak menunjukkan kemaluan.

Baik, kini kau yang diskriminatif.

Apa? / Ya.

Lihatlah versimu.

Ini menjepit kemaluanku.

Seperti dipiting.

Karena itulah aku selalu duduk begini.

Kau selalu duduk begitu?

Aku akan naik.

Begini.

Satukan tumit. / Ya.

Lebarkan lutut seperti ini.

Letakkan sepatu di sofa. Seperti itu.

Ya. / Baiklah.

Ini asyik.

Lalu telapak tangan ke atas.

Telapak tangan ke atas?

Benar, saat di pesta atau semacamnya,

"Bisa minta minum?"

"Letakkan saja di sana, tak apa."

"Boleh minta minum juga? Satu untuk temanku ini."

Jika ditambah peregangan dalam juga...

Ya.

Ini bagus, posisi kupu-kupu bersayap, bukan?

Ya, kurasa kita sudah tahu.

Sepertinya aku bisa duduk begini selamanya.

Ya, aku juga.

Itu bagus.

Kau kesakitan?

Rodney Dangerfield's The Really Big Show subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Rodney Dangerfield's The Really Big Show

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left