Majisuka Gakuen - First Season

Majisuka Gakuen - First Season

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Musim 1

Maklumat siaran

Majisuka Gakuen - Episode 04
Ulasan oleh Grover
Timing pas dan arti cukup bagus. Jika ada kekurangan, silahkan Comment. Jangan lupa Vote GOOD.

Tag

other
Diterbitkan pada: 2014-06-21
Muat Turun: 33
Masalah Pendengaran: Yes

Pratonton sari kata Indonesian

179 baris pertama.

Drama ini banyak menampilkan unsur kekerasan. Tidak cocok ditonton oleh anak-anak dibawah umur.

Ayo bangun !

Bangun !!

Kita belum selesai denganmu.

Tak bisa apa-apa lagi ?

Jangan terlalu sombong, hanya karna kamu dibawah Rappappa!

Diam !

Ayo, bersiap untuk berfoto "Maafkan aku".

Yeah, ayo bersiap-siap.

Ayo, bangun.

Lebih baik, kamu ingat dari sekarang.

Kita mungkin terlihat kecil,

Tapi kita benar-benar ganas.

Ini adalah ilusi ungkapan, "Sebuah gunung lada (Sanshou) yang mungkin terlihat kecil, tapi sangat pedas", maksudnya "Penapilan bisa menipu".

Kita adalah . . .

Shansou Bersaudara !

Sekolah Perempuan, Majisuka - Tahun pertama.

Sanshou Bersaudara.

Baiklah! Tekan pedalnya sekuat logam !

Aku mulai ! Aku mulai !

Bukan masalah bagaimana aku melihatnya, ini tampak aneh.

Yang penting, ini mengandung kalsium.

Kamu terlihat sedikit menakutkan akhir-akhir ini.

Aku sejak lahir tampak seperti ini.

Kamu sudah mendapat teman ?

Tidak ada yang cocok.

Berteman bukanlah sesuatu yang harusnya kamu cocokkan begitu.

Seperti ibumu, yang kuat, tapi. . .

Aku pulang !

Aku punya hadiah !

Terimakasih makanannya.

Hey, pergi kemana kamu ?

Kemana lagi? tentu ke sekolah.

Ayolah, lewatkan saja.

Kamu tau, tidak setiap hari kamu bisa melihat mama mu.

Apa sayur acarmu minggu ini ?

Punyaku terong.

Punyaku ketimun !

Punyaku brokoli !

Brokoli kan bukan acar.

Gila sekali jika itu terjadi, ya?

Anak-anak ini. . .

Acar mereka apa ?

Kemarin perkelahian yang ganas, ya?

Sialan, meskipun dia lemah.

Kamu tau, brokoli dan kembang kol sesuatu yang aku mau. . .

Selamat pagi.

Kabar siswa pindahan ?

Kita harus berhati-hati bagaimanapun caranya.

Jika Bos Shibuya melakukannya, akankah seperti sepotong kue ?

Aku sudah dibilang Sado, jangan berbuat apa-apa.

Aku mengerti. Setelah semua ini, kalau salah satu dari Empat Ratu Surgrawi melakukannya, mungkin dia sudah mati.

Tapi, aku tidak bisa melakukan apa-apa.

Bukan begitu ?

Lalu. . .

Kalau kita menghabisi dia. . .

Berpikirlah kamu akan menjadi member Rappappa.

Mengerti !

Aku hanya lewat sini.

Kita hanya duduk disini saja.

Kita tidak diminta hati-hati dari Maeda atau apapun.

Orang-orang banyak berpikir keras akhir-akhir ini, ya ?

Atsuko, mereka bilang kamu dipindahkan ke SMA Maji.

Kita sudah membicarakan tentang ini.

Kepala sekolahnya Yuriko, kan ?

Siapa kira seorang preman bisa berubah menjadi kepala sekolah. . .

Takdir itu memang lucu.

Asal kamu tau, aku dulu pemimpin Yabakune dan sekarang anakku sekolah di Majisuka.

Kamu tidak pergi ke Klub angin instrumen di sekolah Maji, kan ?

Kamu tau, Yuriko adalah pemimpin pertama disana.

Kamu mungkin memang anakku, tapi aku tak akan membiarkan kalau kamu menjadi member Rappappa.

Aku tak tau apa yang mama bicarakan.

Dan Yuriko sialan, jatuh cinta pada Pria ini . . .

Benar-benar membuatku kesal.

Atsune, biasanya tak pernah terlambat seperti ini.

Jadi kamu ditinggalkan oleh kakakmu ?

Jangan pedulikan itu !

Diamlah !

Mungkin dia sedang kena musibah, atau sesuatu.

Permisi, apa ada Maeda Atsuko-san disini ?

Siapa kalian ?

Kita benar-benar mengagumi Maeda-san.

Maeda-san itu benar-benar kuat, ya ?

Mereka bilang, Empat Ratu Surgawi mulai gugup karenanya.

Dia itu hebat, ya ?

Itu sebabnya, kita. . .

Berpikir untuk membunuhnya.

Kalian ini. . .

Hey tunggu !

Mmm.. Maksud saya. . . hanya. . .

Sampai jumpa.

Kamu bawahan Maeda ?

Lemah sekali.

Kalian sialan . . .

Hey, anak baru.

Apa-apaan ini?

Kalian membuat masalah di kelas kami.

Kamu masih banyak bicara setelah Maeda mengalahkanmu, tapi apa kamu tau . . .

Aku tidak mau berkelahi dengan orang lemah sepertimu.

Kamu mau menyelesaikannya disini ?

Aku tidak punya waktu untuk berkelahi dengan orang-orang lemah.

Ayo pergi.

Yuriko dan aku memutuskan untuk balap sepeda, dan menempatkan ayahmu di garis akhir.

Di lapangan limbah.

Limbah ?

Omong kosong, kamu tau.

Kita mengendarai sepeda sampai kita masuk ke lubang kotoran, dan siapa yang tidak berhenti sebelum lubang, itulah pemenangnya.

Lomba itu menunjukkan siapa yang lebih bernyali.

Itu cuma permainan.

Itu duel yang serius.

Jika kamu salah bergerak, kamu akan terjatuh.

Sebuah duel untuk takdir.

Jadi siapa pemenangnya ?

Mama mu menang.

Dia tidak melanggar, dia langsung melompat.

Papa mu langsung datang dan menciumku, walaupun sedang berlumuran kotoran.

Itu seperti sebuah filem.

Tidak ada orang yang melompat ke lubang kotoran, dalam filem sekalipun.

Setelah itu, Yuriko menghapiriku dan berkata "Jaga baik-baik Sachiko"

Itu sialan.

Mencoba bersabar dari semuanya.

Kami bahkan tidak berteman.

Lain kali, aku akan . . .

Atsuko, lebih baik kamu dapatkan posisi paling atas di sekolah Maji.

Dalam hal ini, kamu harus punya teman-teman sejati.

Mereka akan membantu mewujudkan mimpimu.

Aku tidak mau berkelahi.

Dan aku tak butuh teman.

Diamlah !

Bersihkan dirimu disana.

Siapa 3 anak baru sialan itu?

Sanshou Bersaudara.

Sanshou (cabe di jepang) ?

Itu jenis cabe, dimakan bersama belut (Unagi).

Aku ?

Bukan kamu.

Mereka yang agak menonjol dari murid tahun pertama lainnya.

Sialan sekali !

Mereka dibawah Shibuya, salah satu dari Empat Ratu Surgawi.

Aku akan membereskanya disini.

Kamu mungkin bingung, apa mereka benar-benar besaudara, tapi mereka datang bersama bertiga.

Jangan lengah, berpikir mereka semua lemah.

Kamu tau apa yang mereka bilang, "Lebih baik terlalu kecil daripada terlalu besar".

Itu maksudnya, "Lebih baik terlalu besar daripada terlalu kecil".

Dia datang.

Benarkah ?

Sekarang giliran kita, kan ?

Aku sangat senang.

Halo, murid pindahan.

Permainan dimulai disini.

Tunggu disana !

Jika kalian memukuli Atsune, kalian harus melewati ku dulu.

Kalau akau pukul si hidung babi itu, nilainya 30, ok?

Pelajaran sudah dimulai.

Cepat !

Iya buk.

Oh, apakah kamu Nona Maeda ?

Kamu tampak seperti dia.

Kamu memiliki roman wajah seperti papa mu.

Sudahkan kamu mendengar tentang. . . sejarah kita ?

Di sebuah peristiwa, papa mu dan aku saling mencintai.

Tapi kemudian, wanita jalang itu. . .

Bukan, maksudku, Mama mu muncul

Mengingat, hari-hari muda.

Menempatkan dia di garis akhir pada balapan sepeda, Mama mu dilumuri kotoran, mengalahkan aku.

Karena, karena, karena. . .

Aku tidak bisa membuang kewanitaanku.

Aku pikir begitu. . .

Ayo kita menikah.

Aku tidak mau menoleh ke belakang.

Aku tidak akan pernah jatuh cinta lagi.

Selamanya.

Hidupku berubah.

Berpikir anak dari wanita jalang itu akan datang ke sekolah ku.

Selamat datang di sekolah ku.

Kamu bisa saja menjadi anak ku, tau.

Ada yang aneh dengan kepala sekolah itu, kamu tau.

Atsune, aku akan mengantarmu pulang hari ini, oke ?

Aku akan melindungimu dari orang bertiga itu, dimulai dari sekarang.

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left