Jumping the Broom

Jumping the Broom

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Maklumat siaran

Jumping the Broom 2011 BluRay 720p DTS x264-CHD
Ulasan oleh Sub_Ritel
Netflix Retail

Tag

BluRay
x264
720p
720
TS
HD
Diterbitkan pada: 2019-10-30
Muat Turun: 39
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Wah! Dari mana kau datang?

Kau cantik, penuh perhatian.

Jangan sampai kubahas tubuh seksimu.

Kau tipe wanita yang dipertahankan oleh pria.

Aku tahu nanti kau bekerja, tetapi aku ingin menemuimu malam ini.

Aku juga ingin menemuimu malam ini.

Sayang, bisa kutelepon lagi?

Ya. Aku berjanji.

Baiklah, Seksi. Ya, aku harus pergi. Aku berjanji.

Baiklah, Cantik. Sampai jumpa.

Sarapan?

Aku harus pergi. Aku baru ingat ada pemotretan pukul 10.00.

Astaga, aku melakukannya lagi.

Aku menyerahkan diriku demi wajah tampan, tubuh indah, dan perbincangan payah.

Kurasa dia tak bisa mengeja "payah".

Aku berjanji, Tuhan, sekali lagi,

jika Kau bawa aku keluar dari keadaan ini dengan hormat...

Baik, bawa saja aku keluar dari sini.

Aku berjanji hanya akan menyerahkan diriku kepada calon suamiku.

Tak akan ada lagi yang begini.

Selain itu, Tuhan, karena aku jelas tak tahu cara membedakan manusia,

Kau bisa jelaskan sebenarnya Kau ingin aku bersama siapa?

Dengan sangat jelas, yaitu kejelasan yang...

- Hei... - Astaga!

Astaga! Tidak!

Kau baik-baik saja? Astaga!

Tuan, kau baik-baik saja?

Maaf! Aku tak melihatmu! Kau muncul mendadak.

Aku bisa saja membunuhmu. Kau tahu?

Aku bisa saja membunuhmu! Kau baik?

Tampak baik, tetapi mungkin ada pendarahan dalam,

yaitu terjadi gegar otak dan orang mengira tak apa

lalu tidur tanpa pernah bangun lagi.

Kau mungkin sekarat.

- Astaga, aku bisa saja membunuhmu. - Aku tak mati. Aku hidup.

Dengar, namaku Sabrina Watson.

Aku punya asuransi bagus dan penatu hebat.

Pekerjaanku cukup untuk traktir makan malam.

Aku berutang kepadamu, dan kau boleh pilih menu apa pun.

- Kecuali yang lebih dari itu. - Sabrina?

Sabrina Watson?

Bernapaslah.

Aku tak apa.

Tuhan, apakah aku mengatakan betapa aku menyukai selera humor-Mu?

LIMA BULAN YANG INDAH KEMUDIAN

- Penilaianmu? - Luar biasa.

Aku diajak orang tuaku menonton Carmen saat kecil.

Dulu yang penting bagiku hanya musik dan kostum.

Tetapi kini, aku paham itu tentang cinta dan amarah

dan hubungannya, intinya...

Itu tak saling cocok.

Jason Taylor, kau penuh kejutan.

Terima kasihku kepadamu.

Ternyata aku tumbuh besar di kota ini dan selama ini tak tahu...

Ayo, mari berjalan.

...bahwa semua ini ada bagi kita. Opera?

- Kau suka? - Aku suka.

- Sungguh? - Jangan beri tahu para pria

tentang kegiatan kita. Aku dipelonco karena piknik di Central Park.

- Baiklah. - Kau berjanji?

- Janji kelingking. - Aku percaya kepadamu.

Jadi, kudengar Opera Beijing luar biasa.

Katanya tak ada duanya.

Beijing?

Kau dapat tawaran itu.

Itu hukum kekayaan intelektual canggih dan ada kenaikan gaji 20%.

- Wah. - Aku tak bisa tolak.

Aku paham. Selamat.

Kapan harus mulai?

- Dua bulan. - Dua bulan?

- Secepat itu? - Ya.

Wah. Dua bulan.

Jason, aku tahu kita belum lama bersama,

dan aku mungkin tak berhak menanyakan ini, tetapi aku merasa...

Entahlah.

Bisakah kita coba agar hubungan ini berhasil?

Sayang, Cina itu sangat jauh.

- Entahlah. - Ada telepon,

- Internet, dan Skype... - Skype.

Aku pulang setiap dua bulan untuk rapat.

Dengar...

Aku... Hubungan jarak jauh...

Entahlah. Aku tak percaya itu.

Jadi, apa artinya?

Artinya kau punya peluang yang sangat bagus,

dan aku tak akan menghalangi itu.

Tampaknya kau sudah memutuskan.

Malam ini menyenangkan.

Dengar, Sabrina,

sejak aku bertemu kau, aku merasa seolah...

Seolah aku bisa melakukan apa pun, di mana pun.

New York, Cina. Tak penting, asalkan kita bersama.

Kau perkenalkan aku ke dunia

yang tak bisa kubayangkan akan kutinggali tanpamu.

Aku tak ingin begitu.

Aku ingin kau ada di hidupku selamanya.

Sabrina, aku sudah berdoa,

dan Tuhan menjawab doaku dengan kau.

Sabrina Watson,

kau mau menikahi aku?

Kau menakuti aku!

Sayang, kau jawab ya?

Ya!

- Kau jawab ya, bukan? - Ya.

Kemari.

Luar biasa.

- Kau suka? - Sangat indah.

Mabel?

Mari beri masing-masing pasangan satu kantong tambahan kacang wasabi.

Ya, Ny. Watson.

- Maaf. - Amy. Kau tak apa?

Ya, aku cenderung gugup sebelum acara besar.

- Kerjamu mengatur acara besar, bukan? - Ya, Nyonya.

Mengenai acara besarmu, besok adalah hari pertama.

Para pekerja akan tiba saat pagi untuk mendirikan tenda resepsi.

Jason dan Sabrina akan temui Pendeta James untuk bahas pemberkatan.

Kebanyakan tamu akan tiba dengan feri tengah hari,

diikuti pukul 15.00, latihan.

Lalu koktail dan makan malam di tenda.

Amy, ingatlah, aku ingin semuanya sangat sederhana,

anggun, dan modern, kau paham?

Aku butuh meja panjang

agar kami duduk bersama bagai keluarga besar dan bahagia.

Itu asyik dilakukan dengan meja bundar yang aku sudah diminta pesan.

Baik. Tak perlu cemaskan itu. Aku akan hilangkan saja.

- Bagus. - Lanjutkan.

Baik. Hari kedua, hari besarnya, Sabtu. Sarapan di dek.

Kemudian para wanita akan berdandan dan para pria bermain futbol.

Tradisi keluarga Watson yang andai bisa kuabaikan.

Seperti meja bundar, aku bisa hilangkan itu.

Kembali ke pesta pernikahan.

Kursi sewaan dan lentera akan diatur di halaman.

Upacara mulai tepat pukul 14.00, diikuti makan malam dan dansa.

Minggu pagi, aku dan Jason menjadi Tuan dan Nyonya Jason Edgar Taylor.

Sayang!

- Wah. Baiklah. - Ya.

- Baik, aku akan periksa... - Ada apa?

Ibu, ayolah.

Hanya saja... Semua ini terburu-buru.

Tak ada waktu untuk pesta pertunangan atau pesta pengantin.

Sungguh, Sabrina. Tampaknya seolah kita tak punya pelatihan rumah.

Seharusnya kita rencanakan ini selama berbulan-bulan. Kenapa terburu-buru?

Jika kau hamil, katakan saja.

Untuk kesekian kalinya, aku tak hamil.

Baik? Percayalah kepadaku.

Aku dan Jason saling cinta, sungguh saling cinta.

Kami ingin ke Cina sebagai suami-istri, pasangan.

Kesan Jason baik, tetapi kita belum kenal keluarganya.

Mereka seperti apa?

Amy! Beri dedaunan pada mawarnya, ya?

- Untuk tambahan warna. - Sabrina.

Juga Bellini. Ibu, kau suka Bellini. Kita sajikan Bellini juga, ya?

- Sabrina! - Ya?

- Mereka seperti apa? - Aku tak tahu.

Tak tahu? Sabrina, aku dan ayahmu berinvestasi

lebih dari 500.000 dolar untuk mendidikmu.

- Katakan. - Aku belum menemui mereka.

Aku tahu. Aku berusaha, tetapi Jason sulit mengaturnya!

- Sabrina! - Ny. Taylor adalah wanita sibuk.

- Sabrina. - Ibu,

semua akan saling menyukai

karena aku dan Jason saling mencintai.

Bagaimana kau bisa cinta dia jika kau tak kenal mereka?

Mereka bisa saja buruk

- atau... - Atau baik.

- Ayolah. Kau terlalu banyak cemas! - Tidak, kau kurang cemas.

Semua terkendali. Benar, Amy?

- Baik, Nn. O'Neal. Berikutnya! - Jadi, kapan kau berangkat?

Para orang di Vineyard itu,

mereka sangat kaya, bahkan pelayan mereka pun kaya.

Aku tak percaya Jason kecil akan menikah akhir pekan ini,

dan aku tak akan hadir.

Tentu saja kau tak akan hadir.

Kau mengenakan gelang kaki yang bukan untuk mode. Berikutnya!

Bagaimana wanita itu?

Nona O'Neal, pergilah. Aku harus bekerja. Berikutnya!

Kemari, Sayang. Cepat, waktuku tak banyak.

Apa?

- Tunggu sebentar. - Ayolah, jangan...

- Shonda! - Pam, aku sibuk.

Kau lihat antrean panjang ini?

Permisi.

- Ada apa, Pam? - Aku berusaha baik ke wanita itu,

tetapi seharusnya dia sudah ke Brooklyn untuk menemuiku.

Kau tak akan percaya.

Dia mengirimi aku SMS. SMS!

Katanya dia ingin aku bawakan foto bayi Jason

agar dimasukkan ke buku acara pesta pernikahan.

Dia perlakukan aku bagai sekretarisnya, bukan calon mertuanya!

Dia buat Jason tergila-gila, katanya mereka akan ke Cina.

Cina! Jason-ku tak suka makanan asam-manis.

Dia harus lebih menghormati aku!

Kenapa kau begitu kesal?

Bukankah katamu Jason juga belum menemui keluarganya?

Bu, kau di pihak siapa?

Lihatlah semua ini, dia mengirim SMS

padahal dia bisa gunakan telepon dan hubungi aku secara langsung.

Aku tak suka ini. Kesalahan pertama.

Jangan lupakan kelas pengendalian amarah, Pam.

Tenanglah.

More Indonesian subtitles for Jumping the Broom

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left