Lies Hidden in My Garden

Lies Hidden in My Garden (마당이 있는 집)

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Musim 1

Maklumat siaran

Lies Hidden in My Garden S01E03 AMZN WEB
Ulasan oleh YoungJedi
[1:00:16] Episode 3 | Subtitle for AMZN WEB. | You can support me on ko-fi.com/youngjedisubs. Thank you! You can also find me on Twitter: youngjedisubs. Happy watching!

Tag

web
Diterbitkan pada: 2023-06-26
Muat Turun: 32
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Kau sedang apa?

Apa ini?

Keadilan...

retributif.

Itukah istilahnya?

Dua puluh juta won dari berengsek ini. Sepuluh juta won dari yang ini.

Kuselesaikan dengan 30 juta won dengan berengsek ini

dan dapat apotek di rumah sakit umum.

Kau mencurinya?

Tidak.

Aku menghukum mereka.

Dengar, negara ini bernama Korea.

Satu langkah saja...

Jika maju satu langkah saja, negara ini bisa luar biasa.

Jadi, kenapa dalam keadaan jelek ini?

Karena berengsek seperti mereka menahan satu langkah itu

dan menghentikan langkah Korea.

Karena itu kita semua kacau.

Lalu harus bagaimana?

Hukum mereka.

Benar, bukan?

Tapi kenapa kau...

yang menghukum mereka?

Karena aku bisa.

DOKTER PARK JAE-HO. KAU TAHU SIAPA AKU, BUKAN?

Hukuman apa...

yang mau kau berikan ke Park Jae-ho?

Sang-eun.

Ibu dan ayahku sudah tidak sehat seperti dulu.

Serta mudah masuk angin.

Aku menyuruh mereka lebih baik tidak datang.

Terlalu sepi di sini.

Ya, benar.

Sang-eun.

Mungkin bukan waktunya mengatakan ini,

tapi kakakku...

Dia seharusnya tidak mati seperti ini.

Siapa yang mau mati seperti ini?

Bukan itu maksudku.

Kakakku punya utang.

Begitu rupanya.

Mantan kolega ayahku memulai bisnis,

jadi, Kak Yun-beom dan aku berinvestasi di sana.

Dia tidak memberitahumu, bukan?

Jadi, itu gunanya?

Kau tahu?

Tidak, tapi entah bagaimana aku bisa tahu.

Berapa investasinya hingga dia ambil deposit sewa kami?

Aku 30 juta won dan Kak Yun-beom...

200 juta.

Hei.

Deposit sewa kami kurang dari 200 juta.

Kau pasti keliru.

Pinjaman bank.

Sudah kau periksa?

Pada akhirnya, itu penipuan.

Ayah dan aku juga tidak tahu. Kami juga korban.

Karena itu, bahkan saat Kak Yun-beom memaksa mengirim produk

ke apotek istriku, aku tak bisa mengeluh.

Hampir lupa.

Ini.

Ayah memintaku memberimu ini.

Seratus ribu won dari Bibi.

Seratus ribu won dari Paman.

Seratus ribu won darimu.

Apa aku benar?

Apa?

Aku tahu mereka tidak menyayanginya

karena dipaksa menerima putra kakak mereka,

tapi saat kau, yang tak memiliki apa-apa,

menikahi seorang apoteker,

dia membayar bulan madumu ke Hawaii agar kau tak kecil hati.

Kami membayar tempat pesta ulang tahun ke-70 Ayah.

Kami bahkan membayar biaya operasi dan rumah sakit Ibu.

Tapi hanya 300.000 won?

Pelit sekali.

Sang-eun.

Teganya kau bicara begitu?

Seperti yang kau katakan,

"Dia seharusnya tidak mati seperti ini."

Seharusnya aku tidak datang. Aku akan pergi.

Sungguh, orang tuaku akan sedih jika mendengar ini.

Jika sedih, mereka seharusnya datang sendiri kemari.

Mereka membuat Yun-beom merasa bersalah karena diangkat anak,

maka seharusnya mereka datang dan minta maaf!

Mereka seharusnya datang dan berkata,

"Kami minta maaf

membuatmu merasa bersalah

bahkan memberimu makanan dingin, menganiayamu,

dan hanya menguliahkan putra kami dengan uang ayahmu."

Mereka seharusnya datang dan minta maaf kepadanya.

Kenapa...

Kenapa kalian semua hidup dengan memalukan?

Kau masih kasihan kepadanya

karena dia suamimu?

Ya.

Kadang aku kasihan kepadanya.

Juga kepada diriku.

Halo.

Hai.

Terima kasih.

Sama-sama.

Dia tidak memberitahumu?

Aku yakin pasti sebentar lagi.

Lupakanlah. Mana bisa kuberi tahu jika dia tidak?

Dengar langsung dari dia.

Baiklah.

Aku baru tiba. Lantai tiga.

Baik. Cepatlah datang. Sampai jumpa.

Aku turut berbelasungkawa. Aku...

Dokter Park Jae-ho.

Kau tahu siapa aku, bukan?

FURNITUR DOROTHY SEMOGA BELIAU BERISTIRAHAT DENGAN TENANG

Kau tiba lebih awal. Lama tidak bertemu, Bu Moon.

Bu Moon, sudah berapa lama tak bertemu?

Senang melihatmu.

Bagaimana kabar Seung-jae?

Dia sehat. Bagaimana kabarmu?

Sang-eun, kau sudah menghubungi semua orang, bukan?

Kita tidak punya banyak pelayat.

Karena dia pantas mendapatkannya.

Apa?

Dokter Park Jae-ho.

Bisa kita bicara sebentar?

Aku?

Tunggu di sini, Sayang. Aku segera kembali.

Temani istriku.

Halo.

DOKTER PARK JAE-HO. KAU TAHU SIAPA AKU, BUKAN?

Bagaimana dr. Park belakangan ini?

Apa? Apa maksudmu?

Aku meresepkan obat tidur karena dia bilang tak bisa tidur.

Entah apa dia terlalu sibuk dengan nota kesepahaman Universitas Myeongjin.

Begitu.

Dia jarang membicarakan kerja di rumah.

Kami akan kembali setelah merokok.

Apa kau serius?

Itu gila.

Tentang apa ini?

Kenapa memanggilku ke sini sebelum kau selesai berkabung?

Kau diperas oleh suamiku, bukan?

Karena ini.

Rupanya tentang itu?

Jadi, kau yang mengirim pesan.

Menurutmu apa ponsel feminin ini?

Aku tidak tahu.

Tapi kenapa nomormu

dan foto keluargamu ada di ponsel feminin ini?

Aku sangat penasaran tentang itu.

Sejujurnya, aku tak tahu apa-apa.

Belum tahu.

Tapi...

Kurasa ada alasan

suamiku menitipkan ini kepadaku sebelum pergi ke Waduk,

seolah dia tahu tidak akan bisa kembali.

Jika kau menemukan sesuatu yang penting, tolong hubungi aku.

Siapa tahu? Mungkin aku akan takut.

Ya, pasti akan kulakukan.

Aku akan berusaha menemukan alasan itu.

Kau cukup ceria.

Jika menemukannya, apa kau akan memerasku?

Seperti suamimu?

Jika perlu.

Biar kuperjelas.

Aku tak punya alasan untuk negosiasi denganmu.

Aku sudah memikirkan ini sejak tadi.

Kau sangat mirip dengan suamimu.

Tuan Kim Yun-beom selalu membuat pilihan yang salah.

Dia mungkin telah melakukannya sepanjang hidupnya.

Aku percaya semua pilihan yang salah itu membawanya ke kematiannya.

Kuharap, demi bayimu, kau membuat pilihan yang berbeda.

Jae-ho.

Jaga dirimu dan sekali lagi, aku turut berbelasungkawa.

Kau memakai barang-barang cantik seperti dirimu.

Wanita cantik.

Boleh ini untukku?

Ya, silakan.

Putraku pemilik toko ponsel di Seoul.

Apa kau ingin menemuinya?

Jangan menolak dan temuilah dia.

Dia bahkan kuliah.

Kalau begitu, lupakan menjadi menantuku. Maukah kau menjadi putriku saja?

Apa yang kau lakukan?

Baumu sangat harum.

Tolong pulang bersamaku.

- Kumohon. - Tolong lepaskan aku.

Tidak mau.

Aku ikut denganmu, Nona.

- Bawa aku bersamamu. - Hentikan.

Lepaskan aku!

Jangan sentuh dia!

Maafkan aku. Aku tak sengaja.

- Maaf. - Ibu?

Tolong lepaskan...

Kau...

Kau tidak tahu apa-apa, bukan?

Dengar baik-baik.

Suamimu...

membunuh suamiku.

Apa yang kau lakukan?

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left