184 baris pertama.
Lucy sayang, ini Papa...
Wah, tingginya...
Ah, manis sekali.
Apa di dunia ini ada yang semanis Lucy saat sedang tertawa?
Bila di dunia ini ada malaikat, sudah pasti adalah anak ini.
Hei, Rudeus.
Kalau cuma menimang Nona Muda, biar aku saja sebagai ibu susunya.
Jangan rebut waktu bahagiaku, Suzanne.
Yah, tidak akan kuhentikan kalau itu memang maumu.
Mana ada pria yang tidak mau melakukan ini?
Suamiku tidak suka melakukannya.
Apa Timothy kurang sadar kalau dia seorang ayah?
Iya, kan, Lucy?
Kamu berubah.
Tapi, aku tetap saja kaget Suzanne pindah ke Sharia.
Aku juga.
Tidak kusangka kamu menikah dan sudah punya putri.
Grupnya sudah bubar, kan?
Iya.
Tidak lama setelah berpisah denganmu.
Dengan kemampuan selevel kami, kehilangan satu orang itu sudah berat.
Sara, bagaimana?
Kamu penasaran?
Ya, sedikit.
Dia masih meneruskan jadi petualang.
Kalau mau bicara, lebih baik segera setelah bertemu.
Kita tidak tahu kapan petualang akan mati.
Bukan, tidak ada yang perlu kukatakan padanya.
Begitu, ya?
Permisi, Tuan Rudeus.
Saya bawa Nyonya kemari karena beliau khawatir pada Nona Lucy.
Ibu, hari ini Lucy sangat sehat, lo.
Lucy memang sayang sama Nenek, ya.
Tuan Rudeus, mohon permisi.
Cup, cup, cup, ada apa?
Apa mengompol?
Kelihatannya dia lapar.
Jangan-jangan, sadar kalau Lucy lapar?
Kalau ini tanda pemulihan, berarti hal yang bagus.
Terima kasih sudah mau menerima permintaan hari ini.
Karena tidak lain dan tidak bukan ini permintaan Roxy.
Tapi, tetap saja Roxy hebat sekali sampai diminta mengawal Putri Ranoa.
Tidak, cuma kebetulan saja.
Katanya tepat sebelum keluarga bangsawan Ranoa menginjak kedewasaan,
mereka harus melakukan perjalanan sebagai latihan.
Meski disebut perjalanan, hanya sekadar mengunjungi kuil di dalam negeri.
Tapi, pengawalnya harus disiapkan sendiri.
Ada anggota grup pengawal yang sakit dan harus absen, ya.
Iya, kita akan jadi pengganti untuk mereka.
Kudengar Putri Ariel juga akan ikut.
Katanya beliau ingin menjalin hubungan dengan Putri Ranoa.
Hebat sekali.
Meski untuk membuat koneksi, sampai ikut ke hutan bermonster juga.
Aku sendiri, kalau bangsawan yang dikawal bertambah jadi dua,
justru terasa lebih berat dan bikin cemas.
Makanya, Rudy mau menemani itu membuatku tenang.
Anggap saja sedang jalan-jalan santai.
Aku mengandalkanmu.
Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation Season 3
Ah, jangan bilang di Kerajaan Asura juga?
Iya, ada taman di dalam kastel.
Ternyata di mana pun sama saja, ya.
Menarik sekali.
Siapa kalian? Perkenalkan nama kalian.
Salam kenal, saya Roxy Migurdia Greyrat.
Saya Rudeus Greyrat.
Nona Grace, ini dua orang yang tadi disampaikan sebagai pengawal Tuan Putri.
Oh, jadi kalian.
Aku sudah dengar ceritanya.
Aku Grace, seorang kesatria. Tolong bantuannya untuk hari ini.
Saya dengar ada petualang lainnya?
Mereka grup petualang bernama Amazones Ace.
Seharusnya sebentar lagi kembali...
Sudahlah, menurut saja!
Menurut saja?! Kau sudah lupa yang sebelumnya?!
Tina dan Melanie hampir mati karena para bodoh itu berbuat yang tidak perlu!
Aku pokoknya menolak!
Kita tidak punya pilihan, permintaannya seperti itu.
Daripada ketambahan orang aneh, lebih mending kalau aku sendiri!
Aku tidak mau terlalu melebihkan kemampuanku
sampai berani menyerahkan sisi belakangku ke dirimu seorang.
Kamu juga harus bisa menyesuaikan manuver dengan siapa saja, lo.
Sekarang, sih, tidak masalah,
tapi bukan berarti akan terus satu grup dengan orang yang sama.
Ternyata kamu orangnya.
Siapa dia? Kenalanmu?
Ya, begitulah.
Sara.
Aku mana mungkin bisa melupakannya.
Begitu terang-terangan dan berwatak kuat.
Tapi, gadis yang otaknya lumayan encer.
Setelah beberapa kali menjalani misi bersama, aku pun jadi suka padanya.
Atau mungkin dia yang suka padaku.
Sebaliknya aku tidak begitu mengerti perasaanku sendiri.
Karena hubungan kami berlalu dan selesai sebelum bisa memastikannya.
Iya, semua sudah selesai.
Aku tidak akan bertemu lagi dengannya.
Itu yang kukira selama ini.
Alissa, Sara, ada dua yang ke arah sana!
Naungan bara agung akan selalu datang bagi mereka yang membutuhkan.
Datangkanlah panasnya cahaya nan gagah berani di sini.
Fireball!
Bara kecil kian menghanguskan rahmat nan agung!
Flamethrower!
Di sana tidak apa-apa?
Aman.
Wah, kali ini kita menang gampang.
Pengajar akademi sihir yang sudah menaklukkan Labirin Teleportasi.
Sepertinya gosip yang beredar memang benar.
Pembagian sihir serangan dan penyembuhanmu sangat mengagumkan!
Tidak kusangka ada yang bisa begitu di pertarungan sesungguhnya!
Bisa saja bicaramu itu.
Padahal awalnya bilang enggak mau bareng bocah seperti ini.
Maaf sudah bicara sembarangan!
Ti-Tidak apa-apa, sudah sering terjadi.
Melihat Roxy disanjung orang sekitar memang menyenangkan hati.
Dia itu masterku, lo.
Oke, sebelum rombongan putri kembali, ayo kita siapkan makanan!
- Hei, Rudeus... - Ah, biar aku yang menyiapkan makanan!
Apalagi aku belum berguna dalam pertarungan.
Eh, tapi...
Serahkan saja, begini-begini aku jago soal memasak.
Kayaknya mantan pacar, ya?
Apa kau tahu apa yang terjadi?
Sedikit banyak aku memang tahu.
Saat pulang juga ada kemungkinan berpapasan dengan monster.
- Bilang saja padaku kalau ada yang bisa kubantu. - Kalau bisa aku ingin dia fokus.
Berarti ibadahnya berjalan lancar, ya.
Iya.
Berkat Putri Ariel, ziarah kemari rasanya bisa selesai dengan menyenangkan.
Syukurlah kalau begitu.
Ayunda, bisa tidak mengajariku sihir selama perjalanan?
Aku tidak masalah.
Hore!
Terima kasih, Ayunda!
Anu, panggilan ayunda seperti itu...
Ah, perbedaan suasananya dengan Roxy bagai langit dan bumi.
Aku ingin gabung ke sana.
Aku juga ingin dipanggil "Kakanda" oleh Roxy.
Rudy, dia kenalanmu, kan?
Setidaknya coba ajak dia mengobrol.
Yah, aku juga paham, sih.
Ah, tenggorokanku jadi kering.
Kalau tidak salah di jalan tadi tumbuh buah kuning, ya?
Sebenarnya aku sungkan karena ini egois, tapi aku ingin memakan itu.
Bisa tolong diambilkan?
Iya, biar kuambilkan.
Berjalan sendirian di hutan itu tidak baik.
Rudeus, Fitz, tolong temani dia.
Apakah beliau sedang berbaik hati memberiku kesempatan?
Tapi...
Tidak usah, Rudy sendiri pasti cukup.
Aku akan menemani di sisi Putri Ariel.
Kamu tidak apa-apa?
Tidak apa-apa.
Dia tidak akan lari.
Oh, benar juga, aku sedang lari.
Tidak boleh kalau terus-terusan lari, kan?
Rudeus, bisa minta tolong?
Bisa.
Kamu masih lanjut jadi petualang, ya.
Apa maksudnya itu?
Counter Arrow sudah bubar, bukan?
Suzanne dan Timothy menikah dan berhenti jadi petualang, kan?
Aku juga dengar kalau Patrice kembali ke Kerajaan Asura untuk jadi tentara.
Sara sendiri bagaimana?
Aku gonta-ganti masuk ke banyak grup.
Tapi, kurang lebih begini terus sejak jadi peringkat A.
Baru kali ini aku lihat grup isinya wanita semua.
Kelihatannya banyak kalau di peringkat rendah.
Soalnya setelah peringkat C ke atas kemampuan lebih penting daripada jenis kelamin.
Jadinya bakal jarang lihat.
Oh...
Aku juga baru pertama kali coba masuk.
Tapi, banyak juga untungnya kalau cewek semua.
Ada kalanya jadi disukai klien juga.
Mengawal Tuan Putri memang cocok kalau grupnya berisi wanita semua.
Yang jelas jadi santai.
Tidak bakal kejadian masalah karena jadi suka atau disukai.
Kau sendiri bagaimana?
Apanya?
Kamu menikah, punya anak, dan tiap hari hidup rukun dengan kedua istrimu.
Itu yang kudengar dari Suzanne.
Itu, anu...
No comments yet. Be the first to leave one.