Brooklyn Nine-Nine

Brooklyn Nine-Nine

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Musim 5

Maklumat siaran

Brooklyn Nine-Nine S05E01 The Big House Pt 1 720p WEBRip 2CH x265 HEVC-PSA
Ulasan oleh sph21
Resync subtitle dari almondciblak untuk versi web PSA

Tag

webrip
web
720p
720
BRip
x265
HEVC
2CH
Diterbitkan pada: 2021-09-29
Muat Turun: 35
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Makan mentega seperti es loli, Boyle?

Ya, aku tahu aku memanjakan diriku,

tapi aku sedang stres atau kau lupa

Jake, sahabatku, dipenjara?

- Tunggu, Jake dipenjara? - Ya!

Dia dan Rosa dijebak atas perampokan bank oleh Letnan Hawkins.

Benar. Lalu, di mana Gina?

Cuti melahirkan!

Kita ke syukuran bayinya pekan lalu.

Baik. Lalu, kenapa aku berdarah?

Aku tak tahu, Hitchcock.

Ternyata kau tak serbatahu.

Aku berdarah karena menantuku menggigitku.

Kita merindukan Jake dan Rosa.

Kita harus tetap kerjakan kasusnya.

Pasti ada cara membebaskan mereka.

Sudah kucari, tapi tak kutemukan.

Entah harus bagaimana.

Aku Tak Bisa Temukan Apa Pun dan Entah Harus Bagaimana.

Judul rekaman seksmu.

Apa yang sedang terjadi?

Mereka menangkap Hawkins yang kabur.

Dia mengakui semuanya dan mereka membebaskanku.

Astaga. Jake, ini sungguh kau? Kau sungguh di sini?

Tentu, Sayang.

Tapi aku harus memeluk sahabatku dulu.

- Ya. - Apa?

Selamat kembali, Peralta. Aku baru tahu dari Wali Kota.

Sebagai permohonan maaf, mereka mengirimmu ke Disney World.

Kau dan seorang tamu lelaki.

Selama aku tak harus naik wahana yang mengerikan.

- Aku akan menonton saja. - Ya!

Boyle!

Boyle!

Boyle!

Kau mimpi tentang Jake lagi?

Kenapa kau membangunkanku?

Sudah kubilang jangan bangunkan aku!

PENJARA SUPER MAKSIMUM JERICHO JERICHO, SC

Bangun! Sudah siang!

Selamat pagi, Caleb.

Tumben kau bangun dengan bahagia.

Benar. Ini hari kunjungan.

Ini hari kunjungan!

Selamat hari kunjungan.

Selamat hari kunjungan. Tak sabar bertemu keluarga?

Tino, Maria sudah di jalan?

Miguel, selamat hari kunjungan...

Dia gantung diri. Astaga.

Penjaga!

- Hai. - Hai.

Astaga, tiga pekan terlalu lama untuk berkunjung.

Aku tahu. Maafkan aku.

Susah pergi ke Carolina Selatan

antara kerja dan cari waktu untuk kasusmu.

Sudah cukup pelukannya.

Kau habiskan waktu sentuhan, Amy.

Aku yang akan memeluknya saat pulang.

Charles, aku ingin bertanya. Kenapa rambutmu?

Rambutku beruban karena stres, tapi aku tak mau kau cemas.

Jadi, kucat ke warna rambut asilku

dengan semprotan Batali. Apa kau suka?

Jadi, kalian temukan sesuatu tentang Hawkins?

Aku mengerjakannya di sini diam-diam.

Di selku, pada malam hari, gelap.

Aku terus memikirkannya.

Kami terus melacaknya.

Mengawasi anak buahnya, memeriksa fail lama,

tapi dia tutupi jejaknya dengan baik.

Kami akan temukan sesuatu.

Aku janji. Jangan menyerah, ya?

Bagaimana mereka? Kau aman?

Ya, aku dilindungi karena semua napi benci polisi.

Entah kenapa. Kita seperti mengurung mereka

dan membuat dunia mengabaikan.

Jadi, sepertinya kau terasing dan belum sempat mencari teman.

Teman selku, Caleb, tak apa.

Ingat, dia dipenjara.

Sekecil apa pun kejahatannya.

Orang tak berubah. Kesempatan kedua percuma.

Charles, tenang. Aku takkan menggantimu.

Aku hanya memikirkan kapan kalian datang kemari.

Sekarang, kalian di sini dan kita bisa mengobrol.

Ada kejadian di pekarangan. Kami akan mengunci sel.

- Tahanan, berbaris. - Tidak.

Masih ada 50 menit. Aku perlu ini.

- Kembali ke sel kalian sekarang. - Tidak!

Salam perpisahanku.

LAPAS PHILLIP EDWARDS HAMDEN, CT

Sersan, Kapten. Kalian mengajak Hitchcock.

Kami bertemu dengannya di lobi. Entah kenapa dia di sini.

Jenny, Sayang!

Aku suka cara penjara mengubah penampilanmu.

Baik. Jadi, bagaimana penjara?

Polisi dibenci di sini.

Jadi, kubuat keributan agar mereka segan.

Aku diisolasi sepekan. Kenapa ekspresimu?

Aku benci melihatmu begini. Jadi, kutahan mataku

dengan keras agar tidak menangis.

Tak apa. Kita masih bisa mengobrol biasa.

Jadi, bagaimana makanannya?

Jangan hiraukan dia, Rosa. Dia sangat emosional, Rosa.

- Kenapa kau panggil nama depanku? - Rosa...

Kubaca artikel di jurnal medis

tentang satu aspek yang mengganggu penahanan

adalah dehumanisasi konstan, Rosa.

Kau harus diingatkan bahwa kau bukan sekadar nomor, Rosa.

Kau adalah Rosa...

- Rosa. - Ya.

- Itu seperti penjara. - Ada yang bisa kami bantu?

- Apa pun yang perlu dilakukan di luar? - Tidak.

- Jangan sungkan. - Rosa.

- Kami ada untukmu. - Rosa.

- Apa pun yang kau perlukan. - Rosa.

Baik, aku akan mencatatnya.

Alarm berbunyi sebelum kami bisa bicara

Sayang sekali, Bung.

Setidaknya ada yang mengunjungimu.

Keluargaku tak pernah datang sejak persidanganku.

Karena makan sembilan orang, orang-orang tiba-tiba mengabaikanku.

Tunggu... Apa?

Apa kau bilang "makan orang"? Apa kau kanibal, Caleb?

Aku takkan menyebutnya seperti itu.

Berdasarkan minatku, aku sebenarnya tukang kayu.

Memang kenapa aku napi yang dilindungi?

Entah. Kuharap kau juga polisi yang salah dituduh melakukan kejahatan.

Tidak, aku banyak melakukan kejahatan, tapi tak bisa dilacak.

- Rahasianya, makan saja buktinya. - Baiklah, luar biasa.

Tiga pekan, aku tak bertemu siapa pun dari luar.

- Satu-satunya temanku kanibal. - Tukang kayu.

Jika ingin bicara dengan orang di luar, miliki ponsel.

Ya, ide bagus, tapi ilegal, 'kan?

Napi bernama Romero bisa menyelundupkan apa pun ke penjara.

Ponsel, narkotika, sekantong rambut.

Untuk apa sekantong rambut? Jangan beri tahu aku.

Lebih baik aku sedikit mengenalmu. Baiklah, ayo cari Romero.

Sekarang? Aku sangat ingin makan daging ini.

Caleb.

Ini mengerikan. Aku tak suka di dekat sel umum.

Tak apa. Mereka juga tak menunggu kesempatan untuk membunuh kita.

Pasti sebenarnya ada orang baik, seperti pria besar ini.

Ada apa kau ke gerbang hari ini?

Untuk menikammu jika terlalu dekat.

Bagus. Caleb, ingatkan agar aku tak terlalu dekat.

Baiklah. Itu Romero.

Kau perlu sekantong rambut lagi?

- Ya. - Tidak.

Kita bicara nanti. Pesanan sama.

Kudengar kau bisa selundupkan ponsel.

Ya, tapi harganya mahal. Ponsel 100.

Harga 100 dolar bukan masalah.

Aku tak mau uang, tapi 100 sup.

- Sup? - Ya, ramen.

- Itu seperti mata uang di sini. - Itu mengejutkan.

Kau tak boleh merokok. Jadi, ramen menggantikan rokok.

NPR memang luar biasa.

- Toko penjara menyediakan ramen. - Aku tak mau sup di sana.

- Dasar bodoh. - Baiklah. Aku pantas mendapatkannya.

Aku mau rasa yang hanya ada di luar.

Udang asam pedas, ayam southwestern, rasa jalanan.

Daging sapi picante. Itu favoritku.

Carikan aku daging sapi picante, Bodoh.

Jadi, aku hanya perlu mencari ramen dan aku akan mendapat ponsel.

Penjara itu mudah.

- Kau terlalu dekat ke pagar. - Aku tahu, Caleb.

Kapten, Diaz mengirim catatan

yang perlu kita lakukan untuknya. Banyak.

Pertama, pindahkan semua perabotnya

- ke gudang - Baik.

- Bayar pajak untuknya. - Sungguh?

Dia ingin kita mengetik dan mengirim surel ini ke Pimento di Argentina.

- Apa isinya seksual? - Sangat seksual.

Tapi kita tak bisa menolak. Dia dipenjara.

- Kita sudah berjanji. - Ya. Kau benar.

Dia juga mencemaskan motornya yang menganggur.

Jadi, dia mau kita memakainya sehari sekali. Ini.

Kau lakukan ini. Kau lebih cocok membawa motor.

Kulihat kau pakai tusuk gigi di tempat umum.

Sepeda motor itu sangat berbahaya.

Anakku tiga. Aku tak mau ambil risiko.

Maksudmu hidupku kurang berharga

karena aku tak sesuai dengan ideal masyarakat yang heteronormatif?

Kau memakai alasan gay sekarang?

Ya.

Terima kasih sudah datang.

- Bagaimana pekerjaan? - Biasa.

Aku sedang menyelidiki kasus pencucian uang besar

memindahkan jutaan uang tunai secara diam-diam.

Ini melelahkan karena ada yang ikut campur.

Jadi, banyak orang yang memperhatikan kasus ini.

Akhirnya, mereka memberi kami ruang.

Sepertinya operasinya berjalan sangat lancar.

Ini, Kawan.

- 105 daging sapi picante. - Bagus.

- Akan kusimpan lima. - Bagaimana dengan sisanya?

Terima kasih supnya. Ini ponselmu.

Terima kasih. Omong-omong,

sebagai orang yang banyak makan ramen,

saranku, biarkan beberapa mi keras,

lalu taburkan di atasnya seperti garnis.

More Indonesian subtitles for Brooklyn Nine-Nine

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left