Call Me Crazy: A Five Film

Call Me Crazy: A Five Film

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Maklumat siaran

INDOCall Me Crazy A Five Film 2013 1080p WEB-DL H264-WEBiOS
Ulasan oleh ronnyrei
Just translate it. Thank's to the ori sub. Enjoy and rate it guys.....thank's

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Diterbitkan pada: 2014-05-18
Muat Turun: 40
Masalah Pendengaran: Yes

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Lucy, apa kau tahu mengapa kau kembali lagi ke Rumah Sakit?

Lucy.

Tidak apa-apa.

Tidak apa-apa.

Lucy. Dengarkan aku.

Kau tidak bisa melarikan diri./ Tidak bisa.

Kami ada disini./ Kau tidak bisa lari.

Hidupmu./ Kumohon, kumohon, lepaskan aku.

Lepaskan aku./ Mengapa kau tidak mau mendengarkan aku?

Kami ada dimana-mana./ Jangan diikuti.

Lepaskan aku!

Apa yang sudah kau ambil?

Apa yang sudah kau ambil?

Tidak. Aah! Tidak!

Bagaimana pergelanganmu, say?

Maaf jika mereka sudah menyiksamu.

Lucy.

Kau memiliki episode schizophrenik lagi.

Tapi akan segera kami atasi.

Lucy, maukah kau memperkenalkan dirimu kepada semuanya?

Hai, aku Lucy. Aku...jelas sekali.

Aku kuliah di fakultas hukum.

Aku kuliah di fakultas hukum./ Dia penderita schizophrenia.

Aku melihat mereka mengikatnya dan dia menjerit-jerit.

Bagus. Lalu apa yang kau lakukan, menggigit polisi?

Bruce.

Baiklah. sepertinya pesta kita ini kurang dengan tertawaan dan mudah dilupakan,

dan Yang Mulia ini, sekarang kita ketambahan seorang yang gila.

Baik, ini bukanlah klub yang menyenangkan, jadi aku ragu jika kau kesini untuk bersenang-senang.

Tidak, aku, uh...

Aku akan mencobanya.

Karena aku ingin lepas dari obat-obatan.

Aku juga.

Lucy, menurutmu apa yang membuatmu mengambil keputusan seperti itu?

Um...

Aku ingin menunjukkan kepada kalian jika kalian telah salah.

Salah dengan hal apa?

Tentang diriku.

Tentang diagnosisku.

Dan ternyata kalian salah.

Aku menderita schizophrenia.

Ha-ha-ha. Aku bisa mendengarnya. Aku bisa mendengarnya.

Aku tahu.

Aku tahu. Pergi, pergi, pergilah.

Joe, Joe.

Doe.

Pergi.

Aku bisa mendengarmu.

Dengar...dengar...mendengarkanmu.

Jangan makan yang itu.

Rasanya tidak enak.

Cobalah pancakenya. Ada cherrynya.

Selamat pagi.

Selamat datang di taman kanak-kanak.

Aku tidak sebodoh itu.

Aku lulus dengan predikat magna cum laude.

Dan pastinya bukan dari sekolah seni.

Berapa lama lagi kita harus melakukan hal ini?/ Apa, kau tidak menyukai terapi seni ini?

Bagus, Edward. Kau memilih untuk menggambar sebuah rumah.

Apa ini rumah masa kecilmu?/ Ya, disanalah tempat aku dilahirkan.

Dan kau menggambar sebuah pohon. Apa kau menganggap dirimu ini sebuah pohon? Heh, heh.

Setidaknya aku tidak menggambar pisau./ Pisau apa?

Pisau ini. Oh, kau memerlukannya untuk obat-obatanmu.

Kau tidak seharusnya menggambar pisau pada saat terapi seni.

Baiklah./ Ha, ha.

Jangan.

Oh! Sepertinya ada kekuatan dari luar yang menuntunku.

Hentikan.

Bagus sekali.

Kau sudah merusaknya./ Maaf.

Ketika adikku masih berumur 8 tahun, dia sakit usus buntu

dan dia ada di Rumah Sakit selama seminggu.

dan dia takut dengan semuanya.

Dokternya, jarum suntiknya,

dan, um, tempat dari plastik yang selalu digunakannya saat kencing.

Um...

Jadi Ibuku mengajakku ke Rumah Sakit setiap hari.

Dan aku duduk di samping tempat tidurnya dan mengecat kukunya

dan kami meledek para perawat dan...

meski menurutku hal yang aku lakukan biasa-biasa saja,

tapi yang pasti aku akan melakukannya.

Dan dia akan melakukan hal yang sama untukku.

Tapi masalahnya, um,

dia tidak datang kemari untuk menjengukku.

Satu kalipun tidak.

Aku senang mereka tidak datang kemari.

Aku tidak ingin ada yang melihatku disini.

Akan membuatku sedih, itu saja.

Sebelum kita akhiri, aku hanya ingin mengingatkan jika ini adalah sesi Bruce yang terakhir.

Dia akan pulang besok.

Dan, Bruce, kami akan sangat merindukanmu.

Kukira mereka sudah memberimu hadiah yang istimewa.

Memang sudah.

Tidak akan istimewa jika kau belum menggunakannya.

Jadi kau akan benar-benar pergi?

Asuransiku sudah habis, jadi sepertinya iya.

Apa kau sudah siap?

Apa aku punya banyak pilihan?

Kau kedinginan?

Oh. Uh, sedikit.

Terima kasih./ Mm-hm.

Astaga, terasa normal sekali./ Hm.

Apa itu benar?

Kau mengira perpustakaan itu menghantuimu, itu gila.

Ini, um...baik-baik saja.

Seperti apa?

Apanya?/ Hanya mendengar suara-suara.

Oh, um...

Menyebalkan.

Rasanya seperti apa?

Karena aku baru saja membayangkannya

seperti ada radio di otakmu atau yang seperti itu.

Um, tidak, bukan di otakku. Ada di...

Aku benar-benar mendengarnya di telingaku.

Seperti ada seseorang yang berada di belakangku,

atau di sampingku atau yang semacam itu.

Terkadang hanya satu saja.

Dan terkadang lebih dari satu

yang membuatku menjadi tidak bisa membedakan yang benar dan yang salah.

Apa yang mereka katakan?

Aku harus mati.

Aku orang yang tidak berguna, aku jahat, bodoh.

Maafkan aku./ Aku...

Tidak, itu, um...

Ya, itu mengerikan.

Apa mereka pernah berbicara hal yang baik?

Seperti...

"Bau rambutmu seperti cupcake."

Atau...

"Aku tidak ingin meninggalkanmu."

Tidak, mereka tidak pernah mengatakannya.

Jadi, suara-suaramu itu adalah orang yang bodoh.

Apa ini?/ Sebuah labirin.

Pikirkan sebuah pertanyaan,

Ya?/ Sebuah pertanyaan.

Mm-hm. Sesuatu didalam hidupmu

yang memerlukan jawaban lalu kau berjalan di jalurnya.

Dan mungkin saja kau bisa mendapatkan jawabannya.

Baik. Satu pertanyaan.

Lucy.

Dia membencimu./ Sekaranglah saatnya kau mati.

Aku tidak bisa. Aku tidak bisa melakukannya.

Kau menjijikkan.

Aku tidak bisa./ Kau menjijikkan.

Dia membencimu, Dia membencimu./ Menjauh darinya. Menjauhlah.

Tidak apa-apa. Tidak apa-apa. Tidak apa-apa.

Tidak apa-apa. Tidak apa-apa. Tidak apa-apa.

Lucy, apa kau mendengarkan aku?

Apa?

Aku bertanya padamu, apakah kau kesal karena Bruce pergi.

Apa aku akan bisa keluar dari sini?

Apa kau sudah muak denganku?

Apa aku sudah muak dengan semua ini.

Kau akan keluar, ya.

Tapi sesi yang kita lakukan tidak harus berakhir.

Aku ingin menjadi bagian dalam hidupmu.

Kehidupan apa?

Lucy./ Tidak, tidak, kau tidak akan mengerti.

Aku tahu harus seperti apa kehidupanku yang seharusnya.

Aku tahu jika aku seharusnya tetap sekolah dan memulai karirku

dan pergi berkencan dan bercinta di tempat yang tidak tepat

tapi aku tidak akan pernah bisa melakukannya.

Aku punya sesuatu untukmu.

Torts. Lucu sekali.

Kau tahu, itulah hal pertama kali yang membuatku gila.

Buku itu tidak membuatmu sakit. Sekolah hukum juga tidak membuatmu sakit.

Tidak membantu.

Mengapa kau ingin menjadi pengacara?

Aku ingin...

Aku ingin melakukan sesuatu dengan bagian otakku yang masih sehat.

Lalu, apa bedanya dengan sekarang?

Aku tahu bagaimana dunia memandangku.

Dan orang-orang dengan penyakit schizophrenia tidak mungkin menjadi pengacara.

Mereka adalah gelandangan.

Buktikan jika mereka itu salah. Selesaikan sekolahmu.

Kau sudah mengetahui sesuatu yang orang lain tidak menyadarinya.

Pikirkanlah.

Jika kau bisa lulus, Siapa yang bisa kau bantu?

Warna berbeda yang mereka miliki berasal dari makanan utama mereka, udang.

Tidak jauh beda dengan burung flamingo...

Kucing.

Kelelawar.

Rat-a-tat-tat.

Jack Sprat bisa makan tanpa lemak./ Heh.

Benarkah?

Benar.

Kau beruntung sekali.

Suara-suaramu...

terkadang berhenti.

Waktu. Kejahatan.

Jeruk. Waktu.

Aku punya rahasia.

Tentang Ibuku.

Ada seorang teman yang pernah aku ceritakan...

tentang Ibu yang ingin aku miliki.

Dia sering tinggal didalam bola saljuku.

Lalu ada Ibu yang sebenarnya.

Kau paham maksudku?

Pernahkah kau melihat sesuatu yang lebih baik daripada ini?

Pernahkah? Huh?

Call Me Crazy: A Five Film subtitles in other languages

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left