200 baris pertama.
Segala yang kutahu...
Aku tahu hanya karena cinta.
Leo Tolstoy - War and Peace
YASNAYA POLYANA KEDIAMAN TOLSTOY, 1910
Leo Tolstoy, pengarang buku War and Peace dan Anna Karenina, penulis paling terkenal di dunia.
Sayang?
Dia menolak kepemilikan tanah pribadi dan mendukung perlawanan pasif.
Beberapa orang bahkan menganggapnya seorang santo.
Oh, sayang.
Dia memusatkan perhatian pada penyebaran doktrin baru...
dan, bersama temannya, Vladimir Chertkov, mendirikan gerakan Tolstoyan di seluruh dunia.
MOSCOW MARKAS PUSAT TOLSTOYAN
Kecuali seks.
Kau 23 tahun.
Tak gampang menahan nafsu di umur itu, kan?
Tolstoy tak menyetujui hubungan seksual.
Aku tahu itu./ Dia membencinya pada kenyataannya.
Yah, aku tak bermaksud menyinggung hal itu,
tapi musim panas kemarin aku mempekerjakan pelayan lelaki...
yang bertugas menggantikan 2 pembantu rumah tangga, begitu saja.
Dia sangat marah.
Ini mungkin tak masalah bagiku. Aku seorang vegetarian.
Um... Aku seorang bujangan.
Aku juga vegetarian.
Anakku, jika kau menjadi sekertaris pribadi Tolstoy.
Itu merupakan hadiah yang hebat.
Vladimir Grigorevich, ketahuilah...
bahwa aku paham apa hak istimewa yang dihadiahkan dari posisi ini.
Tapi sejak menjadi seorang Tolstoyan, aku jadi bersemangat untuk belajar,
untuk mendiskusikan ide-ide, untuk menyempurnakan jiwaku.
Ya...
Banyak yang harus kita lakukan jika ingin menyebarkan karyanya pada masyarakat.
Kita?/ Ya, kita.
Jika kita bisa mendorong penyebaran perlawanan pasif,
pikirkan itu, Valentin.
Ribuan orang Rusia.
Menolak penindasan politik dan spiritual berabad-abad.
Atas nama kebenaran dan kebebasan./ Kebenaran dan kebebasan. Ya, ya.
Tapi, masih banyak sekali musuh.
Musuh?/ Kemari.
Polisi Czar.
Sekarang kau pasti akan diikuti setelah pergi dari sini,
dan gereja takkan berhenti mengajak Tolstoy menjadi jemaatnya lagi.
Kemudian tentu saja, masih ada Countess.
Pengabdiannya pada kepemilikan tanah pribadi,
kritik-kritiknya tentang pergerakan kita pada publik.
Tapi intinya adalah...
Tolstoy butuh seorang pria intelektual disekitarnya.
Seseorang yang mengerti tujuannya...
dan mereka masih belum memperbolehkanku menemui Tolstoy.
Mereka menjadikanku tahanan rumah.
Aku punya tugas lain untukmu, anakku.
Aku ingin kau membuat sebuah buku harian untukku.
Aku ingin tahu apa yang terjadi di Yasnaya Polyana.
Mm-hm.
Kau beritahu aku siapa saja yang mengunjungi rumah itu,
setiap pembicaraan tentang hak cipta dari karya-karyanya, setiap komunikasi yang terjadi dengan pihak gereja,
apapun yang dikatakan Countess.
Apapun?/ Dia sangat, sangat berbahaya.
Whoa, whoa.
Semoga berhasil, nak.
Dan ingat apa yang kukatakan./ Mm-hm.
Tulis semua hal.
Pengemudi!
Jalan. Whoa, whoa.
Selamat pagi, Countess.
Apa kau merekamnya? Apa kau merekamnya?/ Ya.
Countess? Countess?
Tak masalah.
Jika jantungku berhenti berdetak, aku masih akan berkuda hari ini.
Detak jantung anda merupakan tanggung jawab saya.
Tidak. Itu tanggung jawabku./ Baiklah.
Jika kau harus berkuda, aku bersikeras anda memakai mantel.
Bahkan jika matahari terasa sejuk hari ini./ Oh, ini!
Ini tak mungkin! Orang-orang ini parasit!
Countess Tolstoy berpisah dari suaminya.
Mereka hampir tak berbicara.
Dan mereka bergosip tentang kita di Paris.
Mereka tak memiliki pandangan sama tentang agama atau politik.
Apa menurutmu itu tidak akurat?
Sepertinya ini bukan urusan siapapun di dunia ini.
Apa yang kau lakukan? Kenapa kau menulis apapun yang kami katakan?
Jangan lakukan itu.
Dushan Petrovich, kau menulis lagi.
Oh, Leovochka, kenapa kau bersikeras berpakaian seperti itu?
Apa maksudmu? Seperti apa?/ Seperti orang yang memelihara domba.
Ini tidak dimaksudkan untuk menyinggung perasaanmu.
Kau seorang Count, demi Tuhan!
Sayang, kau mau ke mana?
Berkuda dengan Sasha. Jangan menunggu kami untuk makan siang.
Lev Nikolayevich, kau melupakan mantelmu.
Dushan, apa kau sedang resah?
Ya, karena kau menolak menjaga dirimu sendiri.
TELYATINKI KOMUNI TOLSTOYAN
Telyatinki dibangun oleh Vladimir Grigorevich...
sebagai pusat pergerakan.
Kita semua sederajat di sini, seperti yang diajarkan Tolstoy pada kita.
Ini adalah tempat kebebasan.
Ini hari yang indah.
Ya, kita akan berdoa untuk itu.
Gudang ada di sana.
Itu ruang pertemuan, dan ini asrama.
Aku menemukannya!
Selamat sore./ Ya, halo.
Kau diharapkan berada di Yasnaya Polyana pagi ini,
pertama kali./ Pertama kali?
Kau harus berada dijalan lebih awal. Itu hampir 2 jam perjalanan.
Aku mengharapkan itu./ Ya. Kau beruntung.
Kita semua iri.
Aku akan menemuimu di pagi hari.
Jika kita sempat.
Benar.
...dan keluar.
Masuk...
Emma, bisakah kau datang? Kami membutuhkanmu di rumah.
Masuklah.
Aku membawakan teh./ Kau baik sekali.
Ini hari pertamamu.
Nikmatilah.
Kau sudah bertemu Sergeyenko?
Semalam, ya.
Bagaimana menurutmu?
Kurasa dia orang yang tulus.
Terima kasih.
Apa?
Apa begitu menurutmu?/ Kupikir...
Kupikir aku baru saja tiba. Siapa namamu?
Masha. Tapi kau tetap harus mengatakan apa yang kau pikirkan.
Maksudku, bukan hanya tentang dia.
Seperti kita semua yang seharusnya.
Ya.
Permisi.
Terima kasih atas tehnya.
Dia menyedihkan, tua, konservatif, kolot,
tapi, ya, dia orang yang tulus.
Halo?
Minggir.
Halo?
Ah. Permisi.
Kau.
Kau sekertaris yang baru?/ Ya.
Valentin Fedorovich Bulgakov.
Papa sedang keluar. Kau bisa menunggu di perpustakaan di lantai atas.
Aku senang sekali kau di sini.
Aku senang sekali.
Tuhan memberkatimu./ Maafkan aku. Aku malu sekali.
Aku terkadang bersin jika sedang gugup.
Ya.
Vladimir Grigorevich sudah menulis panjang lebar mengenai dirimu.
Aku tak butuh itu. Apa yang aku butuhkan adalah bantuanmu.
Manifesto-ku melawan pemerintahan merupakan kerja keras.
Mereka melakukan pelanggaran lebih cepat daripada aku membuat daftarnya.
Ya.
Dan ada juga buku baru, The Compendium.
Vladimir Grigorevich mengatakan padaku tentang semua itu.
Dia bilang bahwa kau mengatakan semua agama dunia memiliki prinsip yang sama.
Itu sangat menarik./ Tidak, hanya satu prinsip.
Satu prinsip pengorganisasian tunggal. Dan bisakah kau menebaknya?
Um.../ Eh?
Cinta. Cinta. Sederhana.
Yeah, tapi aku ingin membicarakan tentang dirimu.
Bagaimana kabarmu? Dan bagaimana perjalananmu?
Kemari, silakan duduk.
Aku lahir di sofa itu. Tidak, tidak, duduk, duduk.
Aku, saudara laki-lakiku, anak-anakku,
paling tidak 5 atau 6 dari mereka. Tepat di sini.
Selamat.
Aku sudah membaca tulisanmu.
Bagaimana kemajuan karyamu?
Anakku, ada apa?
Oh, apa aku telah menganggumu dalam beberapa hal./ Tidak.
Apa karena sofanya? Maksudku, itu hanya sebuah sofa.
Sofanya mengagumkan.
Aku...
Aku sangat bahagia./ Mm-hm.
Kau sangat baik padaku.
Kau lihat, aku bukan siapa-siapa,
dan kau adalah seorang Lev Tolstoy.
Dan kau menanyakan padaku tentang karyaku.
Aku akan membawakanmu segelas teh.
Ya./ Sekarang, kau beristaratlah.
Yeah, karena ada pekerjaan yang harus kita lakukan, bersama!
Ya.
Ya.
Ya, Tuhan.
Mesin ini, adalah hal benda yang paling luar biasa.
Mesin ini, adalah hal benda yang paling luar biasa.
Mama, orang-orang ini tak punya apa-apa.
Tidak, itu bukan karena kurangnya lahan sehingga para Muzhik hidup dalam kemiskinan.
Itu karena mereka tak punya kemauan dan mereka minum terlalu banyak.
Aku tak menyarankan agar mereka diberikan tanah.
Kepemilikan tanah pribadi adalah akar masalahnya.
Kita harus menyumbangkan tanah kita./ Ya, Tuhan. Menyumbangkan pada siapa?
Ya, tepat sekali. Maksudku, ini konyol.
Menurutmu karena para petani itu miskin, jadi entah bagaimana mereka lebih unggul secara moral.
Aku percaya bahwa kekayaan merusak kita semua.
Ya, aku percaya.
Mm. Itu adalah dasar dari pergerakan ini.
Oh, Tuhan, aku tahu semua hal tentang pergerakan itu.
Jika para petani memiliki uang,
No comments yet. Be the first to leave one.