Olympus

Olympus

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Musim 1

Maklumat siaran

Olympus - First Season (2015)
Ulasan oleh NamangGete_Watutedang

Tag

TS
Diterbitkan pada: 2017-07-21
Muat Turun: 33
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Kau buat suatu kesalahan, Cyclops.

Kau tak akan melukaiku.

Aku disini untuk menolongmu.

Jika kau tahu siapa aku,

kau tak akan berbuat seperti ini.

Aku diutus kesini oleh Gaia, ibumu,

untuk mencari Peramalnya.

Kau tak dapat mendengar kata² yang kuucapkan, ya kan?

Cyclops!

Whoa!

Ayolah!

Aku mencari peramal Gaia.

Mengapa?

Untuk menolong dia.

Akulah Peramalnya.

Bukan, Akulah Peramalnya.

Bukan, Akulah Peramalnya.

= O L Y M P U S = Season 01 Episode 01 :: THE TEMPLE OF GAIA::

PENGEPUNGAN ATHENA 2015 Sebelum Masehi

Kita perlu mengubah strategi kita, Jenderal Dion.

Satu-satunya cara untuk memecahkan kepungan adalah serangan balik yang berani!

Orang² kita kelelahan dan lapar, Yang Mulia.

Senjata² mereka telah terikat bersama dengan darah dan raffia.

Pada saat ini, semua yang mereka bisa lakukan

adalah mempertahankan nyawa mereka.

Beberapa kemenangan akan meningkatkan semangat mereka.

Orang² Raja Minos lebih banyak dari kita, 10 banding 1.

Tetapi kita Athenian , Jenderal,

masing masing punya kekuatan...

20 kali orang Mino.

Kembalilah ketika kau punya rencana untuk memecahkan kepungan itu...

dan melempar Raja Minos kembali ke laut!

Tak ada lagi rencana pengecut...

untuk menyembunyikan orang di dalam kuda kayu.

Aku ingin sesuatu yang berani, sesuatu yang menantang.

Ini Raja Minos Yang harus kau teror,

bukan anak buahmu sendiri.

Mereka tak punya nyali.

Setidaknya mereka setia,

lebih dari yang bisa dikatakan...

untuk sebagian besar ruang istana ini.

Semua orang tidak sabar..

Agar kau menggunakan sihirmu, Medea.

Kelihatannya tidak ada apa²nya dalam diri anak kita...

kecuali mimpi kanak²nya mengenai Elang...

dan tenggelamnya seorang yang tua.

Lexicon memanglah sebuah teka-teki.

Teka-teki para Dewa.

Tapi akhirnya kau akan mengungkap misteri,

dan ketika kau ungkapnya,

kita hanya perlu menjentikkan jari² kita,

dan musuh² kita akan terlibas habis.

Teruskan.

Seekor Elang melayang diatas danau...

yang penuh ikan, ikan besar,

dan...

berenang diantara ikan itu seorang lelaki...

Siapa?

Seorang yang tua.

Kupikir dia mungkin tenggelam.

Teruskan.

Beraninya kau tidur!

Maafkan aku, Ibu.

Lanjutkan.

Orang tua yang tenggelam itu.....

Memandang Elang itu.

Kemudian bagaimana?

Aku tak tahu.

Aku sudah kehilangan itu.

Apa kita sudah dekat

untuk memecahkan teka-teki Lexicon dalam diriku?

Kau tak berguna, egois, Lykos.

Seharusnya aku makan lebih banyak buah ara ketika aku hamil.

Ayo, Keluar dari sini.

Sembunyi dibawah itu.

Bernafas...

Bernafas.

Kau akan kemana?

Timur,

Jadi, uh, terima kasih untuk semuanya.

Kau sangat baik,

dan berani,

Pahlawan sejati,

tapi aku harus kembali pada keluargaku...

Kau ikut bersamaku,

ke kuil Gaia.

Uh...

tidak, aku...

Aku bukan peramalnya.

Aku berkata begitu agar kau bisa membebaskan aku.

Jangan memandangku.

Aku akan membawa kalian semua pulang.

Pendeta akan tahu mana yang benar.

Sampai jumpa, semoga berhasil, semoga para Dewa melancarkan perjalananmu.

Dapatkah kita singkirkan Arcadians dari dinding timur?

Kita akan meninggalkannya ini terlalu terbuka, Yang Mulia.

Yang Mulia!

Yang Mulia, menunduk!

Demi Dewa.

Ini akan berakhir buruk bagimu, prajurit bayaran.

Benarkah?

Apa yang kaulihat?

Banyak sekali darah.

Kematian.

Orang² berteriak, daging terbakar,

dan kau di tengah² semua itu,

Batu mati,

Wajahmu akan membiru seperti kakimu.

Itu beberapa pengelihatannya.

Aku bisa lihat sekarang mengapa para Pendeta itu sangat menginginkan kau kembali

Ini bukanlah pengelihatan, hanya akal sehat saja.

Sesudah kau mengantarkan aku,

Pendeta² itu akan membunuhmu.

Mengapa?

Apa kaupikir mereka ingin orang agar tahu...

bahwa peramal mereka melarikan diri?

Aku seharusnya berada dalam kebesaran abadi...

dari Kerahiman Ilahi.

Hatiku dalam tangan Gaia.

Dan kau tidak?

Berapa banyak menawarkannya padamu?

Dengar, berapapun itu, aku lipat gandakan,

dan...

Aku akan memberikanmu satu atau dua pengelihatan.

Tidakkah kau ingin tahu lebih banyak mengenai istri masa depanmu,

Seperti apa dia?

Mengapa kau melarikan diri?

Pendeta² itu memukulku tiap hari..

Dan ketika aku terlalu lemah untuk peduli apakah aku hidup atau mati,

mereka memperkosaku.

Kau bohong.

Peramal harus perawan.

Siapa yang memberitahu itu?

Pendeta² Gaia.

Dan kau percayai mereka dari pada aku?

Kau berbohong padaku sebelumnya.

Aku melindungi diriku sendiri!

Apa yang membuat kau berpikir aku peduli dengan apa yang akan mereka lakukan padamu?

Aku mengenalmu sangat baik, Prajurit bayaran.

Kau orangnya baik hati.

Sebenarnya...

Kau mungkin bukan prajurit bayaran.

Lalu aku apa?

Terkutuk.

Apa lagi?

Namamu...

Tunggu, siapa namamu?

Tidak.

Ini namamu yang dikutuk,

Bukankah begitu?

Jika aku mengatakan itu keras-keras,

sesuatu yang mengerikan akan terjadi.

Aku akan terbakar, atau...

Menjadi batu.

Apa?

Kau bisa berubah menjadi batu.

Benarkah?

Seperti itukah yang sebenarnya terjadi?

Bagaimana jika kau katakan itu?

Apa kau berubah jadi batu?

Aku belum pernah mencoba.

Sangat bijaksana.

Dengar, sekarang Aku sudah membuktikan diriku padamu,

Maukah kau melepaskanku?

Tidak.

Semua yang telah kau buktikan

bahwa kau adalah milik Kuil Gaia.

Perburuan?

Dalam hutanku?

Tinggalkan binatangnya dan pergi.

Aku seorang perwira, bertindak untuk Pendeta² Gaia.

Dan ini peramal mereka,

jadi berhati-hatilah.

Dia dilindungi oleh Poseidon dan Keto,

dan dia membawa Tanda dari Keres.

Kita ambil kesempatan kita.

Kita akan mengulitinya dahulu?

Aku bisa dengar nasib telah berkumpul.

Hah! aku tidak terlihat

Aku tahu itu.

Mungkin kau akan mempengaruhi pembantu pendeta dulu...

dengan jadi tertuduh yang pertama.

Aku bukan pembantu pendeta!

Jangan biarkan dia mempengaruhimu, Theo!

Ya, ambil saran dari orang yang tak terlihat, Theo,

dan tetap jaga jarakmu.

Mengapa dia dalam jangkauan tembakan musuh?

Aku coba menghentikan dia. Maafkan aku, Medea.

Keluar.

Ambilkan obat-obatku.

Cepat, Alexa!

Kakakku terluka?

Maafkan, Tuan Pallas, sebatang panah di dadanya....

Akankah dia hidup?

Ratu Medea bersamanya.

Terima kasih, Alexa.

Pendeta Xerxes.

Apa yang kau inginkan?

Aku disini untuk menolong.

Aku tak butuh pertolonganmu.

More Indonesian subtitles for Olympus

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left