146 baris pertama.
Inn! Kubilang berhenti!
Lepaskan aku!
Hei!
Hei! Lepaskan aku sekarang!
Kau tidak boleh meninggalkanku!
Aku baru sadar sekarang
tidak ada seorangpun yang penting bagimu.
Tidak ada yang lebih baik dibandingkan jadi mimpi buruk untuk orang yang telah menyakitimu.
Episode 15
Inn!
Siapa pun, telpon ambulans.
Pengawal!
Menurutmu dia benar-benar ingin mati?
Dia sangat mengharapkan cinta. Aku menghargainya kali ini.
Yang benar saja! Hanya tergores pisau, sudah pingsan.
Benar.
Siapapun yang ingin bunuh diri, tidak akan melakukan ini.
Ya!
Hanya pura-pura!
Aku sudah tahu. Ini rencananya.
Buruk sekali!
Maaf.
Aku tidak berpikir kalau dia memberimu pisau.
Maaf karena membuatmu jadi kesakitan.
Sakit fisik
bukan masalah.
Tapi rasanya sakit di....
Maafkan aku.
Bagaimana keadaan Khun Minnie?
Dia aman sekarang.
Aku akan menjenguknya di rumah sakit.
Khun Minnie mencoba bunuh diri di panggung.
Jika yang dilakukan Pangeran sesuai dengan yang diberitakan
kurasa Pangeran tidak harus melakukan itu.
Berita hanyalah berita, bu. Jangan khawatir. Pangeran tidak akan melakukannya.
Tapi gosip di Twitter mengatakan kalau dia memang mantan kekasihnya pangeran.
Apa?
Gosip di Twitter yang bilang.
Biasanya cowok di Thailand tidak memanggil cewek dengan 'Nang' Sebutan 'Nang' cuma dipakai untuk cewek dan gay saat gosip. Bukan Twitternya. 'Nang'('Dia'), 'Nang' maksudnya apa?
Biasanya cowok di Thailand tidak memanggil cewek dengan 'Nang' Sebutan 'Nang' cuma dipakai untuk cewek dan gay saat gosip.
'Nang' itu bahasa gaul, ayah.
Ayah juga menyebut 'Nang'...
Lain kali jangan pakai bahasa gaul sering-sering. Aku tidak suka!
Berhenti! Bukan waktunya membicarakan itu. Aku khawatir dengan putri.
Biar aku lihat.
Kenapa kau melakukan ini?
Aku…
bahkan tidak percaya kalau aku melakukan hal ini.
Aku hanya
ingin kau tahu
betapa aku mencintaimu.
Inn. Kau sudah melihat betapa besar cintaku, kan?
Bagaimana denganmu?
Apakah cintamu masih untukku?
Aku peduli padamu.
Dan aku tidak mau kau melakukan hal seperti ini lagi.
Karena apa yang kau lakukan, tidak akan mengubah apapun.
Kuharap kau cepat sembuh.
Yang mulia.
Sekarang rakyat meminta Putra Mahkota digantikan, Yang mulia.
Apa! Kebenarannya belum dibuktikan. Kenapa pangeran Inn diperlakukan seperti ini?
Masalah ini masih didiskusikan di Kongres.
dan belum ada keputusan.
Boleh saya mengatakan yang sebenarnya, yang mulia.
Berita ini menyebabkan kerugian besar untuk Pangeran.
Aku sadar kau mengkhawatirkan hal ini
dan aku tidak keberatan dengan keputusan berikutnya.
Kau tidak bisa melakukannya, yang mulia.
Kenapa tidak?
Untuk menjadi raja, harus mendapatkan dukungan dari rakyat.
Ketika rakyat tidak yakin dengan putra mahkota.
Ini adalah jalan yang benar.
Inn.
Inn.
Tenang.
Biarkan aku sendiri.
Karena banyaknya kekacauan yang terjadi,
Pangeran Inn mendapat banyak tekanan dari rakyat saat ini.
Bahkan sampai menuntut menggantikan putra mahkota.
Tak bisa dipercaya. Sebuah pisau bisa menjatuhkan tahta.
Tak lama lagi, Nakhun yang akan mengisi posisi putra mahkota.
Ayah, kau sebaiknya berhenti dulu bekerja.
Putra mahkota sedang menghadapi situasi sulit. Bagaimana bisa aku berhenti?
Inn seharusnya mendapat pelajaran agar dia tidak membuat masalah lagi.
Bagaimana dengan liburan, kira-kira seminggu. Aku bisa mengurusnya.
Yang Mulia sudah pergi liburan.
Dia akan lebih baik setelah pulang.
Pangeran Inn dan Pangeran Nakhun harus berkonsentrasi pada pekerjaan selama absennya.
Ya, Yang Mulia.
Aku yakin Pangeran Nakhun akan bekerja keras, Ibu.
Aku tahu. Suatu hari, kau akan kembali padanya.
Itu tidak akan pernah terjadi.
Bagaimana jalan-jalan kita, Yang Mulia?
Hanya dengan melihat, aku tahu kau kesepian.
Pangeran Inn sibuk belakangan ini.
Kau merindukannya?
Pangeran Inn.
Belakangan ini kau juga mungkin lelah menggantikan pekerjaan Yang Mulia.
Kau sedang stress, bukan?
Sebenarnya, kau bisa bercerita padaku.
Aku ingin membantumu.
Atau dm saja ke Instagram.
Hei! Kalau kau tak mau bicara.
Aku akan terus bicara seperti ini.
Aku tak akan bertanya seberapa cinta kau pada Minnie.
Aku selalu bertanya-tanya
kenapa kau menikah denganku.
Walaupun aku tahu kalau suatu hari kau akan kembali lagi bersamanya.
Dan kuharap itu benar-benar tidak terjadi.
Itu tidak akan terjadi.
Putra Mahkota memiliki reputasi buruk, dan tak bisa menjadi Raja.
Karena itu kau harus tetap bersamaku selamanya.
Oh.. kau hanya memikirkan itu.
Kau tidak boleh lupa kalau aku adalah Putra Mahkota.
Ada beberapa hal yang harus aku urus.
Aku pikir kau sebaiknya tidak memikirkan itu sekarang.
Makin sering kau pikirkan makin membuatmu terbebani.
Ini menyenangkan.
- Oh... Nakhun. - Nakhun.
Kapan kau datang?
Kau pergi kemana, Nenek?
Aku lihat putri kesepian, jadi aku bawa dia berkeliling.
Lalu pangeran Inn mengikuti kami.
Bagaimana kalau kita pergi bersama lain kali, Nakhun.
Ya, Yang Mulia.
Apakah putri baik-baik saja?
Dia bersamaku, dia tidak kesepian.
Yang Mulia, kita sudah banyak berkeliling. Ayo masuk ke dalam.
Baiklah. Aku masuk ke dalam.
Ayo pergi bersama.
Ya, Yang Mulia.
Air mancurnya indah. Aku sudah lama tidak kesana.
Ya sangat cantik.
Kurasa tidak juga.
Sebaiknya aku menanam lebih banyak bunga.
Ide bagus, Yang Mulia.
Biarkan mereka menikmatinya.
Kapanpun angin tenang, selalu diikuti badai yang besar.
Apa yang seharusnya kau lakukan sekarang, adalah menunjukkan kerja kerasmu pada rakyat
bahwa kau yang paling pantas menjadi Putra Mahkota.
Yang Mulia sedang sakit.
Tolong jangan buat dia tidak nyaman, Ibu.
Bagus kalau kau khawatir dengan Yang Mulia.
Yang Mulia pasti sangat bangga dengan niatmu.
Kami membolehkanmu bersantai, ayah masih membaca?
Saat aku membaca sampai akhir tanpa bekerja. Ini adalah cara terbaik untuk bersantai.
No comments yet. Be the first to leave one.