200 baris pertama.
Sebelumnya di 1923...
- Kau terlambat. - Badai menerjang kami.
Ada cara untuk menyembuhkanmu.
Dokter harus mengebor lubang, hilangkan tekanan.
Perlakuanmu tak sopan, tanpa belas kasihan.
Jika kau mau menolakku masuk, tolaklah.
Selamat datang di Amerika.
DITERIMA
- Tujuan? - Bozeman, tujuan akhirnya.
Montana?
Jangan taruh di situ.
Semua pencopet lihat tempat persembunyianmu.
Tak ada dalam sumpah kita tentang hidup di neraka beku ini.
Jika kau mau menjadi suamiku, jadilah dia di Boston.
Ini rumahku.
Ada dua pilihan. Bersamaku ke stasiun kereta
- atau menerobos blokade. - Mereka keluargaku.
Lihatlah upayamu demi keluargamu.
Dunia sekarang milik orang kaya.
Satu hal yang tak bisa kau beli di toko adalah euforia bahaya.
Aku bisa jual itu dengan harga mahal.
Namun, itu... Itu baru permulaan.
Amerika dibanjiri dengan kekayaan.
Saat orang lari dari rasa bosan di pedesaan
dan mencari peluang di kota,
kantong mereka penuh dan status di masyarakat pun meningkat.
Kemudahan modern sudah menghilangkan kebosanan kehidupan sehari-hari.
Tak perlu potong kayu untuk pemanas.
Tak lagi menjadi pelayan ladang dan ternak.
Kalau mau panas, nyalakan pemanas.
Kalau mau air, putar kerannya.
Orang Amerika tak lagi mengandalkan tangan mereka untuk mendapatkan uang.
Mereka menggunakan pikiran, imajinasi,
dan mereka menjadi kaya dari situ.
Namun,
apa yang akan mereka lakukan dengan uang baru mereka
dan seluruh waktu luang mereka?
Apa yang mereka lakukan di Eropa?
Mereka bepergian.
Bepergian? Ke mana?
Ke mana pun mereka bisa mengalami dunia yang baru.
Montana
adalah kebalikan dari kehidupan nyaman dan dunia nyata mereka.
Liar dan tak terjinakkan.
Perak sudah membuatku kaya.
Namun, tambang mengering, harga berfluktuasi.
Menjual pengalaman
adalah sumber daya tak terbatas
yang tak memerlukan biaya apa pun untuk membuatnya
karena itu sudah ada.
Undanganmu menawarkan peluang investasi.
Aku melihat peluangnya, tetapi bukan investasinya.
Investasinya adalah mendatangkan mereka
dan menghibur mereka saat tiba.
Ada tiga fase yang harus dimulai pada saat bersamaan.
Fase pertama.
Musim semi lalu,
penerbangan lintas benua pertama dari Long Island
dan tiba 27 jam kemudian di San Diego.
Seabad yang lalu, perjalanan itu memakan waktu satu tahun.
Penerbangan dari New York ke Bozeman ditempuh kurang dari 12 jam
dan dari Chicago kurang dari delapan jam.
Kedua...
Kami desak negara danai pembangunan jalan melalui Paradise Valley,
menjadikan mobil sebagai transportasi layak menuju taman itu.
Lalu ini...
membuat mereka terus berdatangan.
Apa itu?
Ini adalah resor taman musim dingin
untuk bermain seluncur es, kereta luncur,
dan ski.
Siapa yang mau menderita di musim dingin untuk berlibur di tengah salju?
Pernah berlibur di pantai, Alan?
Tentu.
Kenapa? Kenapa harus menempuh perjalanan sejauh itu?
Danau kita punya pantai. Sungai kita punya tepian.
- Itu tak sama. - Tidak sama? Apanya?
Aku tak bisa menjelaskan. Saat melihatnya, kau akan mengerti.
Berapa biaya infrastruktur baru ini
dan jenis investasi apa yang kau cari?
Negara akan biayai infrastrukturnya
begitu diyakinkan tentang pendapatan pajak yang akan Montana peroleh.
Investasi kita adalah komunitas resor.
Aku menawarkan 100.000 per lembar saham.
- Aku ambil lima. - Aku ambil empat.
Resor itu terletak di tengah Yellowstone.
Itu tanah Jake Dutton.
Saatnya bangun pasukan yang kau janjikan.
Lima belas menit lagi untuk kereta pukul 10.55 ke Boston.
Lima belas menit untuk kereta pukul 10.55 ke Boston.
Di mana? Di mana uangnya?
Jangan...
Kupikir kita bisa bersenang-senang.
Kau terlalu kurus. Terlalu banyak menyusahkan.
Pukul berapa ini?
Pukul berapa?
Pukul 11.02.
Panggilan terakhir ke Boston! Semua naik!
Tunggu!
Aku punya tiket!
Maaf, Nona. Kereta tak bisa dihentikan.
Apa kau sudah gila, Nona?
Belum pernah kulihat orang yang sangat ingin pergi ke Billings.
Tempatmu tiga gerbong ke belakang.
Jangan.
Kukira untukku sendiri.
Kau berbagi denganku.
Turun.
Kenapa bibirmu bengkak?
Aku dirampok.
Apa yang dia ambil?
Dia ambil semuanya.
Musim semi menggoda indra dengan pagi yang hangat
dan tunas-tunas hijau rumput baru,
serta harapan akan karunia musim panas.
Lalu harapan itu diselimuti salju.
Siklus ini akan terus berlanjut,
menguji tekad hewan dan manusia.
Memburu yang lemah,
menyingkirkan mereka
untuk memastikan mereka tak akan berhasil melewati musim panas
dan mewariskan kelemahan mereka.
Dia bilang jaraknya 15 cm.
Benar, 15 cm.
- Apa itu? - Kau tak mau tahu.
Sebaiknya istrimu menunggu di luar.
- Tidak, aku mau bersamanya. - Aku yakin itu.
Tidak apa-apa. Tunggulah di luar.
- Berapa lama prosesnya? - Tak tahu. Aku belum pernah melakukannya.
Itu membesarkan hati.
Alice.
Ikut denganku.
Ayo, pasang talinya.
Ikat yang kuat.
Tali ini harus tepat di atas alisnya.
Sekarang, sebaiknya kau tak bergerak.
Aku akan membiusmu dengan kloroform.
Lama efeknya berbeda-beda pada setiap orang.
Tarik napas.
Embuskan.
Tarik napas lagi.
Embuskan perlahan.
Dia sudah tak sadar.
Dorong ke bawah dan ke arahnya.
Baik.
Kepalanya tak boleh bergerak sedikit pun.
Kau baik-baik saja?
Kita mulai.
Kurasa kami harus pindah ke California.
Pernikahan kami diterima hukum di sana.
Kau salah.
Kurasa tak ada tempat berlindung dari kefanatikan.
Yang terjadi kepadamu lebih dari itu.
Mereka menyakitimu untuk menyakiti kami, untuk menyerang kami.
Aku menyesalkan perbuatan mereka.
Kenapa mereka melakukannya untuk menyakitimu?
Ketamakan.
Itu mesin penggerak kefanatikan sejak awal.
Ketamakan terhadap apa?
Tanah.
Tanah di bawah kakimu,
tanah di bawah kakiku.
Berapa besar kemungkinan dia terbangun?
Tidak ada cara untuk mengukurnya.
Sebanyak apa kloroform dihirup,
bagaimana reaksi tubuh terhadapnya,
apa pusat rasa sakitnya kesampingkan...
Pegangi dia! Tahan dia!
Tahan dia!
- Lihat aku, Zane! - Tahan!
Kau baik-baik saja, Kawan. Jangan bergerak.
Bagus.
- Apa kita hampir selesai? - Yang terburuk sudah berlalu.
Sekarang kita harus melonggarkan tali itu
dan memutar kepalanya sedikit ke kiri.
Baik.
Sentuh saja.
Coba kita lihat.
Pegang ini sampai...
Kita mulai. Bagus.
Maaf, Zane.
Kau merasa tekanannya berkurang?
Aku merasakannya.
Baik. Bagus.
Perban dan kain kasa.
Ayo. Balut ke arah sini.
Benar, begitu.
Berikan lagi. Tambahkan lagi. Bagus.
Baiklah.
Saatnya pembuktian.
Kita lepas talinya.
Duduklah.
Baik.
Terasa sakit?
Ya, sakit sekali. Dia baru saja melubangi kepalaku.
Maaf.
Kurasa maksudnya, apa sakitnya separah sebelumnya?
Tidak. Tidak seperti sebelumnya.
Aku tak pusing. Kepalaku tak terasa tertekan.
Kupikir aku tak akan bisa berjalan lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.