Fate/Zero

Fate/Zero

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Maklumat siaran

Fate Zero episode 24
Ulasan oleh dennyhajime
Segel Komando Terakhir

Tag

other
Diterbitkan pada: 2012-06-24
Muat Turun: 24
Masalah Pendengaran: Yes

Pratonton sari kata Indonesian

134 baris pertama.

Credits to Chyvalle for m720p

Kau...

Sebenci itukah kamu padaku?

Peluru Origin.

Peluru itu membuat mana korbannya menjadi tak bisa dikendalikan, dan seketika bisa menghancurkan seluruh tubuhnya.

Apa?!

Time Alter: Double Accel!

Peluru Origin tidak mempan padanya.

Tidak...

Begitu ya.

Dia memakai Segel Komando sebagai sumber mananya.

Saat efek peluru itu meningkat, Segel Komandonya akan aktif.

Tapi karena dia tidak memakai Sirkuit Sihirnya sendiri, Efek magis dari Peluru Origin tak akan bekerja.

Tapi aku tetap harus mendaratkan peluru itu padanya...

...karena terkena satu saja sudah cukup kuat untuk bisa membunuhnya.

Jangan harap selanjutnya kau bisa lolos.

Sekarang aku tau kalau kau bisa bergerak dengan kecepatan ganda, aku tinggal menyesuaikan timing waktuku.

Dia cepat!

Apakah kemarahanmu yg menggila itu...

...juga merupakan kesalahanku?

Kesalahanku...

Kesalahanku...

Time Alter: Double Accel!

Keuntungannya dalam pertempuran jarak dekat sangat banyak.

Aku telah kehilangan Calico-ku.

Contender perlu jeda untuk mengisi peluru.

Tapi...

Avalon...

Dia bisa pulih cukup cepat lalu dengan segera membentuk sebuah tekad?

Kalau begitu aku perlu menghancurkan otaknya.

Tapi...

Tangan kananku sudah tak bisa dipakai.

Kemampuan penyembuhan Avalon juga bisa bekerja pada jenis luka secara sengaja.

Yg tersisa cuma pisau dan 2 granat.

Aku masih punya 12 Black Key dan Segel Komando cadangan.

Time Alter: Triple Accel!

Time Alter: Square Accel!

Meskipun begitu, aku akan tetap memenangkan Seihai-nya.

Bila tidak, maka tak akan ada apapun yg bisa kutawarkan padamu sebagai balas jasa.

Meski setelah semua itu, kau masih akan tetap menenteng pedangmu untuk sebuah alasan?

Kau sungguh pecundang...

Tempat ini...

Sudah kuduga kau akan datang.

Aku yakin kau pasti akan mencapai tempat ini.

Iri.

Inilah tempat dimana keinginanmu akan dikabulkan.

Kita sedang berada di dalam Seihai yg telah kau cari-cari.

Itulah Seihai-nya.

Seihai-nya masih belum memiliki bentuk, tapi wadahnya sudah cukup penuh.

Kamu cuma tinggal melayangkan doamu sekarang.

Hanya dengan begitu maka Seihainya bisa tercipta.

Sekarang, kumohon...

Cepatlah dan berikan bentuk pada Seihai-nya.

Kiritsugu, cuma kamu satu-satunya yg berharga mendapatkannya.

Siapa kamu?

Aku Irisviel.

Bukan.

Kalau persiapan untuk Seihai-nya telah selesai, itu berarti dia telah...

Jawab aku.

Benar.

Aku tak menyangkal kalau ini memang sebuah topeng.

Bila aku tak memakai kepribadian yg sudah ada sebelumnya sebagai topeng, aku tak akan bisa berkomunikasi dengan yg lain.

Namun, kepribadian Irisviel yg aku rekam ini tak salah lagi memang benar-benar dari dia.

Dan juga, aku telah diwarisi keinginan terakhirnya.

Apakah kau harapan dari Seihai-nya?

Iya.

Interpretasi itu benar.

Aku punya sebuah harapan, sebuah keinginan.

Harapan utnuk dilahirkan ke dunia.

Mustahil.

Kalau begitu, bagaimana cara Seihai-nya mengabulkan permintaanku?

Nah, Kiritsugu...

Bukankah seharusnya kamu yg lebih tau hal itu dibandingkan orang lain?

Apa?

Kau telah belajar bagaimana caranya menyelamatkan dunia sejak dahulu kala.

Jadi aku akan melakukan seperti yg kau lakukan dulu, merebutnya darimu, dan menjawab doamu.

Apa yg kau bicarakan?

Kurasa tak mungkin menghindarinya.

Satu-satunya cara adalah memintamu dari sisi dalam hatimu.

Tempat ini...

300 orang berada dalam 1 kapal.

Satunya berisi 200 orang.

Apa?

Total penumpangnya adalah 500 termasuk kru, dan Emiya Kiritsugu.

Mari kita asumsikan 500 orang dan 1 orang tersebut adalah yg tersisa dari umat manusia.

Kedua kapal terdapat lubang besar pada bagian bawahnya.

Sedangkan Kiritsugu punya kemampuan memperbaiki 1 kapal.

Sekarang, kapal yg mana yg akan kau perbaiki?

Yg berisi 300 orang pastinya.

Setelah membuat keputusan itu, ternyata kau ditangkap oleh 200 orang yg berada pada kapal satunya.

Mereka meminta kau membenahi kapal mereka lebih dulu.

Apa yg akan kamu lakukan?

Aku akan...

...membunuh 200 orang tersebut.

Benar.

Begitulah yg akan dilakukan seorang Emiya Kiritsugu.

Selanjutnya, 300 orang yg terselamatkan meninggalkan kapal mereka yg telah rusak,

dan mereka membagi kelompok menjadi 2 kapal yg baru, dan melanjutkan perjalanan.

Kali ini, 1 kapal berisi 200 orang,

dan 1 kapal yg lain berisi 100 orang.

Tapi, kedua kapal tersebut juga terdapat lobang pada bagian bawahnya.

Tunggu.

Kau lalu diculik oleh 200 orang yg berada di kapal yg ukurannya lebih kecil.

Mereka memintamu untuk memperbaiki kapal mereka dulu.

Sekarang, apa yg akan kamu lakukan?

Kamu sudah tau jawabannya.

Tapi...

Iya, kau membuat keputusan yg tepat.

Ini omong kosong...

Itu omong kosong!

Bagaimana mungkin itu adalah keputusan yg tepat?!

200 orang selamat, tapi 300 orang mati!

Rasionya salah!

Tidak, perhitunganmu sudah benar.

Kau memilih untuk menyelamatkan yg lebih banyak dan mengorbankan yg lebih sedikit.

Bukankah begitu, Emiya Kiritsugu?

Kau selalu mengorbankan kelompok yg lebih sedikit bila disodori pilihan.

Meskipun bayarannya adalah meninggalkan banyak korban dibelakangmu,

kamu punya keyakinan bahwa bila suatu nyawa diselamatkan, maka nyawa tersebut memang berharga untuk diselamatkan.

Inikah yg ingin kau tunjukkan padaku?!

Iya.

Inilah kebenaran dari dirimu.

Jawaban yg ada dalam seorang Emiya Kiritsugu.

Dengan kata lain, jalan yg harus ditempuh Seihai-nya sebagai sebuah alat pengabul permintaan.

Tidak!

Bukan ini yg aku inginkan!

Aku ingin cara yg lain.

Itulah kenapa satu-satunya harapanku adalah sebuah keajaiban!

Keinginanmu tak akan pernah meliputi sebuah metode yg kau sendiri tak memahaminya.

Kalau kau ingin menyelamatkan dunia, harus dilakukan dengan cara dimana kau sendiri memahaminya.

Persetan dengan itu!

Mana bisa itu disebut sebagai keajaiban?!

Itulah keajaiban.

Usaha yg telah kau coba dan ternyata gagal bisa dicapai dengan skala diluar kekuatan manusia manapun.

More Indonesian subtitles for Fate/Zero

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left