Theeran Adhigaram Ondru

Theeran Adhigaram Ondru

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Maklumat siaran

Theeran Adhigaaram Ondru WEBRip Amazon
Ulasan oleh IPlateex

Tag

webrip
web
BRip
Diterbitkan pada: 2022-06-12
Muat Turun: 33
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Dewan Arsip Negara akan mendigitalkan semua berkas,

Tarik.

Kepala Polisi Ashok Rajan telah mengeluarkan perintah.

Akan mengabaikan berkas tidak perlu,

pos yang akan memindai semua berkas penting,

yang akan dijaga dengan aman.

Kasus kecil, tiga tahun. Kasus besar, delapan tahun.

Berikan hanya kasus pada tanggal selama periode itu.

Buang sisa berkas.

Berkas ini akan dibuang.

Letakkan di sana.

Cepat ambil.

Sasi!

Masukkan ke komputer.

Konstabel! Di mana aku bisa dapat nomor Pak Theeran?

Ini DSP Theeran.

Selamat pagi, Pak.

Ini SI Sasi dari SARP.

Aku baru baca berkas kasusmu soal investigasi Antar-negara.

Aku tak percaya.

Kasus yang mengubah hidupku,

kasus yang aku ingin lupakan semuanya,

tapi panggilan ini

mengingatkan semua itu.

Hidupku...

terbayangkan sebentar.

CHENNAI, TOL BANGLORE

Siapa itu?

Nenek!

Ayah!

Tidak!

Tidak. Lepaskan aku!

Susi!

Tolong biarkan aku pergi.

Jika kau melakukan kejahatan ini,

apa polisi akan melepaskanmu?

Kenapa kau tidak cerdas dan memikirkannya?

Aku tak suka menjadi pintar.

Tanya kenapa?

Kenapa?

Kecerdasan manusia

telah menipu banyak orang.

Membuat mereka budak.

Telah menghancurkan banyak komunitas.

Itu juga membuatku menjadi pencuri.

Itu sebabnya aku tidak pernah suka menjadi yang pintar.

Mulai berjalan!

Kiri, kanan!

Kiri, kanan!

Kiri, kanan!

Kiri, kanan!

Berlari!

Kadet!

Selama pelatihan DSP, ada enam meja kartu metode latihan.

Setiap meja kartu punya latihan yang akan memperkuat setiap otot di tubuh.

Rasa sakit terisi Luka ditimbulkan

Itulah si pencapai

Menghadap kiri!

Menghadap kanan!

Apa tugas polisi?

Mencegah dan deteksi kejahatan,

mengumpulkan intelijen, hukum dan ketertiban.

Bagus! Mudah mendapatkan para penjahat.

Tapi membuat mereka dihukum sulit.

Itu sebabnya, saat di TKP untuk pertama kalinya,

amati dengan teliti.

Kau takkan dapat kesempatan lagi.

Keahlian observasi, deteksi, dan analisis sangat penting bagi kita.

Gunakan matamu yang utama,

tangan setelah,

mulutmu paling terakhir.

Saat di luar kemampuanmu Hati bisa diracuni

Kepolisian akan berakhir Menyembuhkan luka itu

Darah hilang di tanah ini

Kadet!

Perhatian!

Pisau tertuduh dari TKP. Bagaimana mengambilnya?

Dari mana kau belajar itu?

Bioskop?

Ya, Pak!

Selanjutnya.

Kenapa begitu?

Sidik jari tercetak karena keringat.

Itu akan terhapus bahkan dengan saputangan.

Bayangkan cara penjahat memegangnya,

dan ambil di sisi berlawanan.

Bagus.

Tepuk tangan.

Menghadap kiri!

Menghadap kanan!

Menghadap kiri!

Menghadap kanan!

Bung, kau peringkat pertama.

- Ya! - Hati-hati!

Setelah satu tahun pelatihan,

pulang menuju Diwali.

Ibu!

Ibu!

Ibu!

Ketuk lebih keras.

Pasti dia asyik menonton.

Kau sudah menatap wajahku 20 detik.

Sementara itu, aku akan membaca dua pertanyaan.

Buang waktu.

- Siapa kau? - Theera!

Kau baru tiba?

Masuk, Mahesh.

Tetangga kita. Putri guru. Baru pindah.

Hei!

Beli alat riasku?

Dasar tak sopan.

Dia akan belikan.

Biar dia bertugas.

Mandilah, aku akan siapkan makanan.

Hei!

Aku pikir kau tak bisa apa-apa.

Tak buruk, ruangannya tampak hebat.

Bukan aku, ini buatan Priya.

Tidak heran.

Dia seperti wanita yang rajin.

Dia menyesal membuang waktu 20 detik.

- Dia mengejar IAS? - Dia rajin.

Orang tuanya tak membiarkannya sekolah.

Aku dengar putrimu belajar saat ini.

Dia bisa lanjutkan setelah menikah.

Aku ingin belajar.

Buat Ibu mengerti.

Jangan menangis. Aku tak mau menikah.

Buat Ibu mengerti.

- Jangan menangis. - Aku mau belajar.

Jika kau ulangi sekali lagi, aku akan menghajarmu.

Tunggu.

Wanita berprestasi belakangan ini.

Biar dia lanjutkan.

Kau tak paham.

Sudah lama sejak dia gagal SMA.

Jika diberi tugas, dia pura-pura belajar.

Tapi dia membaca komik di balik buku.

Malas!

Menarik.

Apa aku terlihat seperti menceritakan cerita?

Sarkastis kepada polisi?

Astaga!

- Sial! - Nakal.

Penipu!

- Hei. Hati-hati. - Kudengar putramu di sini.

Kawan,

makanannya lezat.

Kau makan manisan?

Hei!

Kau mau ke mana?

Apa itu?

Tidak ada.

Aku merasa kau mau bicara.

Jadi, aku menghampiri...

Harus aku memanggil ayahku?

Sayang.

Sayang.

Tetangga kita Priya.

Bagaimana dengannya?

Dia..

tampaknya jatuh cinta kepadaku.

Kenapa? Kau tak jatuh cinta, 'kan?

Lupakan.

Aku jatuh cinta kepadanya.

Kau harus membantuku dengan ini.

Aku adikmu, bukan muncikari.

Kau gila meminta saudarimu itu.

Ada masyarakat bernama teman untuk jenis tugas ini.

Diamlah, jangan membuatku kesal.

Lihat kemari.

Seorang teman

sama dengan dua kakak,

sama dengan empat adik.

Jika menyangkut cinta,

mereka sama dengan 100 broker.

Ya!

Dia pasti jatuh cinta padaku.

Tapi dia membingungkanku

dengan tak menunjukkannya.

Mungkin hanya di film Rajinikanth wanita mengakui cinta.

Itu takkan terjadi.

- Ikuti yang aku katakan. - Katakan.

Ikuti dia.

Kawan, kau akan menjadi DSP.

Kau memiliki penyesalan mengikuti seorang gadis?

- Tidak. - Anak baik.

Bahkan jika kau kebetulan Kepala Menteri,

kau harus mengintai tanpa kesadaran waktu,

dan kau bisa mengesankan.

Baiklah. Lari.

Priya.

Priya!

Jika menguntit, aku akan beri tahu ayahku.

- Apa katanya? - Dia akan adukan kepada ayahnya.

Periyar sempurna,

dia benar tentang itu.

- Kenapa begitu? - Tentu saja.

Ibu berdoa lama dan belum menyelesaikan ujiannya.

Itu menjelaskan tak ada Tuhan.

More Indonesian subtitles for Theeran Adhigaram Ondru

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left