200 baris pertama.
=Hujan Salju=
=Hujan Salju=
=Episode 11=
Saranku lebih baik kau jangan asal gerak.
Rantai di lehermu itu tersambung dengan listrik.
Kalau kau berani asal gerak, kusetrum kau sampai mati.
Hanya ada kita berdua di penjara bawah tanah ini.
Paling tidak, akhirnya kita bisa mati bersama.
Mulai sekarang, apa yang aku tanyakan, itu yang kau jawab.
Berikan aku pakaian.
Di sini tidak dingin, kau tidak akan kedinginan.
Bicara seperti ini sungguh tidak elegan.
Mungkinkah kau bersedia menghadapi aku yang seperti ini?
Ya.
Aku juga bukan wanita.
Kau bukan hanya bukan wanita, kau sama sekali bukan manusia.
Di mana wujud aslimu?
Tunjukkan dirimu.
Berdiri dan jalan dua langkah.
Keluarkan cakarmu.
Keluarkan ekormu.
Sekarang, bukti dan saksi sudah lengkap.
Apa lagi yang mau kau perdebatkan?
Untuk apa pura-pura menjadi manusia?
Lebih baik kau dengarkan perkataanku dengan patuh.
Kalau kau berani bermain trik lagi, aku akan mengurungmu di sini.
Aku kurung kau sampai patuh.
Lagi pula, aku akan menemanimu sampai akhir.
Aku mau minum.
Tidak ada.
Aku mau bertemu Chi Shanying.
Jangan bermain trik denganku.
Kalau mau bicara, katakan kepadaku.
Kalau begitu, berikan aku pakaian.
Aku tidak bisa menjawab tanpa pakaian.
Kau sama sekali bukan manusia, untuk apa pakai baju?
Kau terus menatapku seperti ini.
Kau tidak malu, aku merasa malu.
Malu?
Memang seharusnya kau merasa malu.
Bukankah kau orang hebat?
Bukankah kau orang terkenal?
Kau merasa punya uang dan kuasa,
jadi tidak memandangku.
Bagus.
Aku memang menghina orang hebat dan terkenal seperti dirimu.
Kenapa memangnya punya uang dan kuasa?
Kau tetap harus dipenjara dengan keadaan telanjang.
Baiklah, kau sudah berhasil.
Kau sudah menghinaku.
Setidaknya bisakah berikan pakaian kepadaku?
Memohonlah kepadaku.
Ketua Li.
Tolong berikan aku pakaian.
Kalau aku tidak mau memberikannya?
Kau terlalu kekanak-kanakan.
Ingat ucapanmu.
Aku beri kau pakaian, kau kerja sama denganku.
Bawa pakaian kemari.
Baik.
Nona, bawahan Ketua Li meminta saya untuk memanggil Anda.
Katanya, Shen Zhiheng bersedia bekerja sama dalam interogasi.
Baguslah.
Ayo.
Nona, Anda menggunakan cincinnya.
Ini adalah kutukan keluarga.
Anda tidak bisa menggunakannya.
Aku tentu saja tahu.
Leluhur memberi tahu penerus untuk hati-hati menggunakan
kekuatan Batu Fantasi.
Namun, jika aku tidak menggunakannya,
bagaimana bisa menangkap Shen Zhiheng?
Ayo.
Apa yang kau lihat?
Aku sedang melihat apakah ada dendam kesumat di antara kita,
sehingga Ketua Li mengejarku sampai seperti ini.
Kau adalah makhluk aneh.
Identitasmu sebagai orang hebat dan terkenal adalah pura-pura.
Semuanya palsu.
Makhluk sepertimu masih meremehkanku.
Tidak juga.
Kau berpikir berlebihan.
Sudahlah.
Aku juga tidak peduli.
Katakanlah.
Kau makhluk apa?
Aku juga tidak tahu.
Saat ayahku muda, dia mengenal seorang wanita di luar.
Kemudian, wanita ini hamil dan melahirkan seorang putra.
Lalu, ayahku membawanya ke rumah dan aku memanggilnya Bibi.
Aku memberi salam kepada Ibu.
Namun, Nenek tidak menyukai Bibi.
Kemudian, Nenek menemukan Bibi
sering diam-diam membunuh ayam dan meminum darah di tengah malam.
Nenek curiga mereka adalah siluman.
Jadi, selagi ayah tidak di rumah, Nenek mengikat Bibi dan anaknya.
Ikat kedua siluman ini.
Kakak, tolong aku.
Tolong aku, Kakak.
Nenek, lepaskanlah Adik dan Bibi.
Mereka tidak pernah melukai siapa pun.
Jika menunggu saat mereka melukai orang, akan terlambat untuk menyesal.
- Berdiri. - Nenek.
Nyonya Tua,
aku tahu kau tidak menyukaiku.
Namun, anakku masih kecil.
Begitu Hongxing pulang, bagaimana kau jelaskan kepadanya?
Di Kediaman Shen, aku yang memutuskan.
Tidak perlu menjelaskan kepadanya.
Nyalakan apinya.
Kakak, tolong aku.
Lepaskan anakku.
Kakak.
Ibu.
Lepaskan anakku!
Lepaskan dia.
Lepaskan dia.
Lepaskan!
Lepaskan!
Ibu.
Lepaskan anakku.
Tolong aku.
Anakku.
Ibu.
Lepaskan anakku.
Nenek.
Aku akan membunuh kalian.
Bibi tiba-tiba menggila dan membunuh dengan membabi buta.
Aku mendapat penyakit ini setelah terluka waktu itu.
Bagaimana dengan bibi dan adikmu?
Sudah mati.
Kelihatannya hanya kau sendiri yang hidup.
Berapa usiamu?
Aku sudah lama tidak menghitungnya.
Setelah 100 tahun, aku tidak menghitung waktu lagi.
Kau sudah 100 tahun lebih?
Namun, kau terlihat baru 30 tahun.
Mungkin karena hidup mapan, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan.
Saat pertama kali bertemu denganmu, kukira Ketua Li seumuran denganku.
Keluarga Shen juga bukan keluarga yang sangat kaya raya.
Sudah 100 tahun lebih, sejak awal hartanya sudah habis.
Namun, aku bisa menghasilkannya.
Sejujurnya,
uang yang kuhasilkan memang banyak.
Tidak seperti dirimu.
Hanya bisa merampas.
Sejujurnya, sejak tahu kau seperti ini,
aku merasa segala dendam antara kau dan aku juga tidak berarti lagi.
Segala dendam?
Kukira hubungan kita sangat sederhana.
Setidaknya hanya kau membunuhku, aku membunuhmu saja.
Jadi, kau memang membenciku.
Aku tentu membencimu.
Kau masih punya waktu untuk berdebat denganku di sini.
Melihat tampangmu tadi, aku merasa kau sungguh sedih.
Kelihatannya kau yang bersedih.
Apakah mau mengelap air mata?
Kau tidak perlu mengkhawatirkan mataku.
Lebih baik kau pikirkan baik-baik masa depanmu.
Interogasi hari ini sampai di sini.
Aku akan sajikan makanan untukmu nanti.
Tuan Shen ini seketika berubah menjadi begitu sopan.
Jadinya, aku sedikit tidak begitu takut kepadanya.
Kalau begitu, kau turun untuk menemaninya.
Tidak perlu.
Di mana Nona Mu?
Apakah sudah datang?
Barusan sudah datang.
Dia pergi setelah mendengar percakapan kalian.
Aku pergi melapor kepada Pengawas Chi.
Berikan makanan untuknya.
Baik.
Apakah kau masih ingat aku?
Kesan yang sangat mendalam.
Malam itu, aku yang melindasmu.
Li Yingliang sepertinya sangat percaya kepadamu.
Aku setia kepada Ketua, dia tentu percaya kepadaku.
Berapa usiamu tahun ini?
Tepat 30 tahun.
Kenapa?
Malam itu kulihat kau sangat lincah dan tanganmu gesit.
Kau memang orang lama yang sudah banyak bertempur.
Kau pandai menilai orang.
Menjadi bawahan Li Yingliang, berapa gajimu sebulan?
Apakah orang kaya seperti kalian begitu peduli berapa penghasilan orang?
Jangan salah paham.
Aku hanya melihat keterampilan dan keberanianmu bagus.
Kelak jika suatu hari kau menikah dan punya anak,
ingin mengganti pekerjaan yang tenang,
kau bisa ke tempatku.
Aku selalu kekurangan orang sepertimu.
Atas dasar apa kau merasa kau bisa keluar hidup-hidup dari sini?
Awalnya, kalian mau membunuhku karena aku tidak mau kerja sama
dan memaki kalian.
Masalah ini mudah diselesaikan.
Setidaknya,
aku bisa bekerja sama dengan kalian saja.
Kau terlalu optimis.
Siapa yang akan kerja sama
dengan makhluk sepertimu?
No comments yet. Be the first to leave one.