160 baris pertama.
PASANGAN DARI ALAM BAKA
Ini baju dan makanan.
Biar tidak mencolok,
gantilah bajumu.
Kantoui?
Ya, betul. Lalu, ini semacam hakama.
Pakai ini juga.
Sandal dataran rendah.
Senior, gaya berandal cocok untukmu.
Dan ini...
Kalau onigiri, pasti tahu, 'kan?
Beras murni?
Tanpa campuran?
Dan ada kombu?
Bahan pangan kelas atas!
Kalau di desa itu, iya.
Ini diapakan?
Nih.
Enak!
Enak sekali, ini makanan dewa, ya?
Oh, baguslah! Makan yang banyak!
Kamu seperti neneknya saja.
Kuharap Asa juga bisa
makan ini.
Hei, Dera.
Tempat apa ini?
Ini namanya rest area, mirip tempat singgah zaman dulu.
Ada tempat makan, jamban, dan lainnya.
Bisa beli oleh-oleh juga...
Mau lihat-lihat?
Tidak usah, kami akan menemani Yuru.
Kalian tidak makan dulu?
Biar kami yang jaga Yuru.
Baiklah kalau begitu.
Hana, ayo makan.
Oke.
Jangan sentuh kursi pengemudinya, ya.
Kuda di dalam sini tidak diberi makan?
Nanti kuberi minum minyak.
DERA DAN HANA
KASIR
Kamu bilang apa saja padanya?
Baru tahu bahwa selama ini adiknya palsu saja,
dia sudah cukup panik.
Aku tidak mau membebaninya lagi.
Kamu baik sekali.
Dia masih anak-anak, lo.
Entahlah, soalnya aku benci anak-anak.
Terima kasih makanannya.
Jadi, aku harus apa?
Mengantar kalian ke tempatmu?
Duh, wajah dan namaku sudah ketahuan,
terpaksa harus pindah tempat.
Jadi gelandangan bareng bocah, ya.
Kasihan sekali.
Jangan cuek begitu.
Sebagai sesama Abdi Desa Higashi, kamu harus membantu.
Yah, bakal kuusahakan.
Baiklah.
Ayo menikah, Hana.
Nih, cincin pernikahannya!
Kamu selalu membawa benda itu?
Kenapa aku harus menikah dengan Senior?
Hus! Hus! Cuma pura-pura!
Demi melindungi Yuru, kita harus berbaur di masyarakat.
Gosip cepat menyebar di pedesaan.
Jadi, lebih baik di kota besar.
Tapi aku ragu kalau cuma sendirian.
Tinggal bareng cukup, 'kan? Tidak usah nikah!
Status keluarga lebih tepercaya, sewa rumah juga bakal mudah.
Kalau harus keluarga,
lebih baik aku jadi kakaknya Yuru saja!
Dan kamu jadi ayah tunggal!
Papa tunggal yang istrinya minggat?
Istrinya minggat.
Wah, apa karena KDRT?
Atau selingkuh?
Papa tabah yang istrinya meninggal, lalu mengasuh anak sendirian?
Malang sekali.
Pasti sulit.
Ayo bantu dia.
Keduanya pun bakal jadi buah bibir.
Terlalu mencolok.
Yuru anak bawaanku, dan aku nikah lagi dengan gadis muda.
Ini cuma bohongan. Mohon kerja samanya.
Kerja saja sendiri.
Mau pakai marga siapa?
Pilih.
Tidak mau!
Aku cuma mau menikahi Jason Statham!
Kok kuda bisa masuk ke kotak kecil ini?
Teknologi baru dataran rendah luar biasa.
Penjaga Ilahi Sayuu, maaf.
Aku malah makan sendirian, kalian tidak lapar?
Tuan baru kita baik sekali.
Tenang saja, kami tidak makan makanan manusia.
Jadi, masing-masing dari kalian harus kupanggil apa?
Terserah kamu.
Panggilan baru juga boleh.
Tuan Migi dan Nona Hidari?
Kaku sekali! Kamu itu tuan kami, lo.
Bawa santai saja.
Kalau begitu...
Migi
dan Hidari.
Langsung saja, ceritakan semua yang kalian tahu tentangku dan Asa.
Kamu harus tahu dulu.
Selama 400 tahun terakhir,
kami terus duduk di pintu masuk Desa Higashi.
Jadi cuma bisa lihat orang keluar masuk.
Kami tidak tahu pasti peristiwa dalam desa.
Saat warga bilang ada anak kembar terlahir,
tidak lama kemudian kami melihatmu.
Sejak kecil, kamu sering diajak berburu oleh ayahmu, 'kan?
Iya.
Ayah mengajarkanku berburu sejak dini.
Tapi kembaranmu tidak pernah terlihat.
Kami sempat mengira dia mati selepas lahir akibat penyakit atau lainnya.
Tapi, sekitar sepuluh tahun lalu...
Kami melihat orang tuamu kabur dari desa membawa gadis kecil.
Bau darah gadis itu sama denganmu.
Lalu dia tumbuh besar dan menyerang desa.
Kukira Ayah dan Ibu meninggalkan kami berdua.
Ternyata cuma aku yang ditinggal.
Berarti, orang yang mengaku Asa asli itu
mungkin tahu sesuatu soal Ayah dan Ibu.
Oke.
Oke!
Maaf lama.
Hana, kamu kenapa?
Karena berbagai alasan, aku akan jadi walimu.
Mohon kerja samanya.
Wali?
Orang yang bertanggung jawab kalau kamu berulah.
Yuru, perjalanan kita masih jauh.
Kamu enggak buang air dulu?
Sudah, di sekitar situ.
Dia langsung berulah!
Selain itu, jangan duduk di atap mobil.
Nanti mencolok.
Tidak boleh?
Penjaga Ilahi Sayuu duduk di atap terus, lo.
Orang biasa tidak bisa melihat Tsugai.
Benarkah?
Tapi pengguna Tsugai sepertimu bisa melihat kami.
Tsugai juga bisa sengaja menampakkan diri ke orang tertentu.
Kadang, makhluk yang peka juga bisa melihat kami.
Ada apa?
Dia menggonggongi apa?
Klan Kagemori itu
pengguna Tsugai juga?
Iya, jumlahnya banyak pula.
Mereka seperti apa?
Klan yang merepotkan.
Mereka pergi dari Desa Higashi dan sukses di dataran rendah.
Mereka semacam klan cabang di desa.
Karena beda pandangan, mereka berpisah dengan desa.
Jujur, malas berurusan sama mereka.
Kata jaringan keturunan Desa Higashi di dataran rendah...
Maksudnya, kata relasiku...
No comments yet. Be the first to leave one.