186 baris pertama.
Ada yang ingin aku bicarakan.
Setelah ini, aku berniat ke tempatnya Leila,
untuk meminta Theresia menjadi rekan party secara resmi.
Aku ingin mengembalikan Theresia ke wujud manusianya.
Apakah memang ada caranya?
Ya.
Jika status setengah manusianya hilang, dia bisa kembali ke wujud semula.
Kasus mereka yang kembali semula,
kemungkinan pernah terjadi di masa lalu.
Meski caranya masih belum diketahui.
Maaf, saya juga tidak tahu secara detailnya,
tapi untuk kembali semula,
kabarnya harus pergi ke Kuil Agung di Distrik 4.
Kuil Agung?
Hanya saja, itu tidaklah mudah.
Penjelajah yang mampu ke Distrik 4 dari Distrik 8 ini,
jumlahnya sangat sedikit.
Aku sendiri pun hanya sampai ke Distrik 5.
Berarti kalau mau ke Distrik 4...
Bahayanya jauh lebih besar daripada di Distrik 8 ini.
Jadi jika kalian tak bisa ikut, aku tidak akan memaksa.
Aku ingin mendengar pendapat kalian.
(Garda Belakang Terkuat di Dunia ~Penjelajah Pemula di Negeri Labirin~)
Ini masalah hidup dan mati.
Aku tak bisa memaksa mereka.
Tapi, aku...
Aku akan ikut.
Aku juga sudah banyak ditolong oleh Theresia.
Igarashi.
Lagi pula, kau bukan orang yang gegabah
sampai membahayakan orang lain, 'kan?
Saat bekerja dulu pun,
kau tak pernah memaksakan rekan kerjamu.
Justru kalau dibiarkan, malah kau yang akan memaksakan diri.
Ja-Jadi, karena itu...
Harus ada seseorang yang mengawasimu.
Maaf jika saya menambahkan,
tapi dengan kemampuan Tuan Atobe,
saya rasa cepat atau lambat,
kalian akan bisa mencapai Distrik 4.
Aku juga mau ikut!
Soalnya terus berada di tempat yang sama itu membosankan.
Selain itu...
Berdasarkan intuisi sebagai penjudi,
kalau ikut Abang rasanya aku bakal panjang umur.
Berarti aku harus pastikan intuisimu benar.
Aku juga.
Aku ingin ikut membantu.
Hanya saja,
Yang mengajakku bergabung adalah Elitia.
Jadi, aku akan menunggu jawaban Elitia dulu.
Seperti yang kalian ketahui,
aku memiliki masalah tersendiri.
Pedang ini bernama Scarlet Emperor.
Senjata ini ditemukan dalam peti dari monster bernama.
Senjata ini mengubah penggunanya menjadi kelas senjata unik.
Itu artinya, gara-gara pedang itu...
Pekerjaanku adalah pendekar pedang
dan berubah menjadi Curse Blade.
Kemampuan Berserk milikku,
aktif secara paksa saat aku terkena darah musuh.
Dan pedang ini tak bisa dilepas dari perlengkapanku.
Apa tak bisa diperiksa dulu sebelum memakaikannya?
Byakuya Rhodan, tempatku dulu,
kami memperkuat diri dengan senjata yang didapat dari peti monster bernama.
Karena tak peduli dengan kutukannya, kami jadi tak memeriksanya.
Kami bahkan tak bisa menolak memakainya.
Apa pun dilakukan untuk menjadi kuat, ya.
Meskipun ada alasannya, menurutku itu sudah berlebihan.
Aku juga dulu hanya memikirkan ingin menjadi kuat.
Tapi sekarang aku menyesal.
Aku seperti dikendalikan pedang itu,
dan berubah menjadi sesuatu yang bukan diriku sendiri.
Karena itu...
Aku merasa masalah Theresia sama seperti diriku.
Aku juga akan membantu.
Terima kasih.
Sebagai gantinya, aku juga butuh bantuan.
Aku juga memiliki alasan untuk mencoba melangkah kembali.
Dan itu adalah sesuatu yang tak bisa kulakukan sendiri.
Aku juga sama.
Kutukan senjatamu perlu dihilangkan.
Untuk caranya, kita cari tahu pelan-pelan.
Aku juga setuju dengan hal itu.
Rencana kita ke depan sudah diputuskan, ya.
Kalau begitu, kita sepakat.
Semuanya, terima kasih.
Nona Igarashi.
Mau mengobrol denganku lebih lama lagi?
Boleh.
Apalagi malam ini masih panjang.
Mereka benar-benar akrab.
- Ayo, berdua saja. - Ayo.
Kau mau ke penyalur tentara bayaran, 'kan?
Biar aku saja yang mengantar mereka ke tempatmu.
Ya, terima kasih.
Aku juga mau ikut Dik Eli.
Dik Eli?
Ini pertama kalinya aku dipanggil begitu.
Kalau cuma Eli sih pernah.
Kalau begitu,
aku boleh memanggilmu Eli?
Suzu juga mau ikut, 'kan?
Ini pertama kalinya aku mampir ke rumah laki-laki.
Asalkan bersama-sama...
Baiklah, ayo.
Ayo minum!
Waktunya babak kedua.
Oh, datang juga.
Kalau datang terlambat, ke depannya kunjunganmu bisa dibatasi.
Untunglah tepat waktu.
Aku sudah siapkan seratus tiket perunggu.
Apa sekarang Theresia sudah bisa masuk party secara resmi?
Untuk pemula sehebat dirimu,
aku pikir paling cepat butuh waktu satu bulan.
Ternyata langsung datang sehari setelah menyatakannya.
Banyak hal yang berjalan lancar. Ditambah faktor keberuntungan.
Ke depannya aku juga tak boleh lengah.
Demi mengembalikan Theresia menjadi manusia.
Aku merasa tugasku adalah memberikan tempat untuk para setengah manusia.
Tapi sebenarnya ada alasan lain.
Aku ingin mengembalikan hati mereka.
Namun, aku tidak mampu.
Penjelajah hebat dan jujur sepertimu,
bagiku adalah sebuah harapan.
Ti-Tidak, aku tidak seperti itu.
Hanya saja, bagiku Theresia adalah
rekan pertamaku.
Jangan merendah.
Ini adalah pendapat jujurku.
Meski tidak bicara,
rasanya ada saat-saat di mana aku bisa mengerti perasaannya.
Entah itu hanya perasaanku atau bukan,
aku akan memastikannya langsung.
Aku tak bisa serta-merta mengatakan mereka punya perasaan.
Tapi dibanding kemarin,
Theresia tampak lebih membuka hatinya kepadamu.
Setidaknya, begitulah menurutku.
Terima kasih.
Aku juga berharap seperti itu.
Tolong jaga Theresia.
Baik.
Theresia, kau tak harus berjalan di belakangku.
Berjalanlah di mana pun kau suka.
Kau ingin berjalan di depanku seperti biasa?
Sebagai garda depan?
Nah, kau bisa berjalan di mana pun.
Tapi, saat bertarung,
majulah sedikit di depanku.
Dengan begitu, aku bisa membantumu seperti biasa.
Kau ingin kita cepat pulang?
Bagaimana kalau kita memutar sebentar?
Mulai sekarang mohon bantuannya ya, Theresia.
Eh? Dia tidur?
Iya.
Misaki sudah telanjur memakai tempat tidurnya.
Berani juga dia.
Dia pasti kelelahan.
Apalagi banyak hal yang terjadi.
Maaf.
Yah, kalau sudah tidur nyenyak, sebaiknya biarkan saja.
Tuan Atobe.
Selamat datang kembali.
Kami mau pergi mandi.
Sisanya tolong, ya.
Kalau kita pulang ke penginapan sekarang,
kita takkan sempat ambil jam mandi.
Bagaimana kalau mandi bersama?
Bisa pinjam baju ganti, kok.
Arihito.
Kalau peringkatmu naik, kau harus pikirkan soal tempat tinggalmu.
Benar juga.
Berkat penjelajahan hari ini, peringkat Tuan Atobe di Distrik 8
naik hingga ke peringkat 7.
Gila!
Atobe memang hebat.
Kalian bisa pindah ke Royal Suite,
tapi karena batasnya delapan orang,
tempat tinggal Nona Suzuna dan Nona Elitia akan dibatalkan secara otomatis.
Kenapa aturannya begitu?
Pertama, jumlah anggota party dibatasi maksimal delapan orang.
Jadi, kapasitas tempat tinggal yang bisa disewa
untuk satu party hanya boleh delapan orang.
Soalnya jumlah penginapannya terbatas.
Begitu, ya.
Tapi, tempat yang bagus
No comments yet. Be the first to leave one.