Daemons of the Shadow Realm

Daemons of the Shadow Realm (黄泉のツガイ)

Muat Turun Sari Kata Indonesian

Musim 1

Maklumat siaran

Yomi no Tsugai - S01E05
Ulasan oleh jambuijo

Tag

webdl
Diterbitkan pada: 2026-05-14
Muat Turun: 44
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

163 baris pertama.

Kamu bawa sinyal asap kecil itu, kan?

Benda untuk bicara dari jauh,

tadi kamu memakainya.

Oh, maksudmu ponsel?

Suruh Asa datang kemari.

Aku ingin bicara dengannya.

Cuma bicara?

Kamu bukan menginginkannya?

Desa Higashi tidak tertarik memiliki kedua kembar?

Persetan tentang mereka, ini kehendakku sendiri.

Kalau begitu, datanglah ke wisma Kagemori.

Asa juga ingin bertemu denganmu.

Siapa juga yang mau kena jebakan beruang.

Panggil dia kemari, kalian tidak berhak tawar-menawar.

Tunggu dulu.

Izinkan aku membalut luka Jin.

Dia bisa mati.

Aku cuma menyayatnya sedikit, tapi ya sudahlah.

Kamu sengaja?

Soalnya kamu, eng... Jin, kan?

Kamu tidak punya niat membunuh.

Kalau memang punya...

Sudah kupenggal dari tadi.

Orang gunung yang tidak kenal dunia luar ngeri banget!

Terlebih, dia bisa saja membunuhku sejak awal.

Ikan itu milik si Kacamata.

Kelinci dan kura-kura, milik orang itu.

Seharusnya ada sepasang lagi.

Milikmu, kan?

Iya, aku juga punya.

Kenapa tidak dipanggil?

Bukan tipe petarung?

Tidak.

Mereka ada, kok.

Tapi tidak muat masuk ke sini.

Bisa aku paksa masuk, sih.

Asa tidak akan kupanggil kemari.

Kalau Abang mau ikut ke wisma Kagemori,

kami janji tidak akan macam-macam.

Kamu sadar bahwa aku tidak berniat membunuh, kan?

Kelinci, kura-kura, dan makhluk itu

bakal berat buat Penjaga Ilahi Sayuu.

Baiklah, aku akan ikut.

Tapi jangan lancang pada Penjaga Ilahi Sayuu!

Tentu saja.

Kalian akan kami sambut sebagai tamu.

Ya sudah, cepat bawa aku ke Asa.

Tunggu.

Tempat ini harus dibereskan dulu.

Ai, tolong satu pekerjaan lagi.

Kalau Pengais yang bikin berantakan, ironis juga.

Penga... Apa?

Pengais, tukang bersih-bersih.

Ai bisa menelan apa saja.

Dan Makoto bisa memuntahkannya.

Untuk jaga-jaga, aku memberinya makan benda yang mungkin berguna.

Sebagai pembersih, dia juga memakan orang yang perlu disingkirkan.

Sangat berguna.

Untuk penyergapan, pembajakan, dan terorisme,

Makoto jaminan lolos pemeriksaan.

Banyak kata yang asing.

Tapi aku tahu dia berguna.

Tsugai milikmu...

Iya?

Berapa kan berat kura-kura itu?

"Kan"? Kalau ke kilogram jadi berapa, ya?

Aku tidak pernah menimbangnya.

Tapi dia masih bisa lebih berat lagi, lo.

Aku harus berlatih lebih keras.

Si Mbak disiplin banget!

Yuru, kamu jago berburu kelinci?

Hah? Biasanya pakai jebakan, sih.

Kelinci cocok dibuat kaldu.

Dasar barbar!

Memangnya Tsugai bisa dimakan?

Ada orang?

Halo, Pak Satpam?

Kami terkejut tiba-tiba mati lampu.

Wah, apa ini?

Lampunya rusak semua.

Mungkin korsleting? Soalnya mendadak pecah.

Oh.

Tangga ini lampunya hidup, silakan keluar lewat sini.

Baik, terima kasih.

Gabuchan, Gabuchan, Gabuchan!

Ada musuh?

Gawat!

Jin membawa Kakak kemari!

Serius? Kerjanya cepat juga.

Bagaimana ini? Aku harus pakai apa?

Mana kutahu, dasar anak gadis.

Ini Jin, maaf menghubungi malam-malam.

Perihal kembar Desa Higashi...

Iya, setelah sepakat dengan Yuru, sekarang kami menuju wisma.

Guanya panjang sekali.

Benarkah? Kerja bagus!

Bisa tunggu sampai aku pulang?

Bos sedang berada di mana?

Hm, onsen!

Tadinya mau berendam dulu sehabis bekerja.

Aku pulang saja, deh!

Bersikaplah ramah pada Yuru.

Kita sampai di kediaman Kagemori.

Kudengar Klan Kagemori punya banyak pengguna Tsugai.

Kok tidak terasa?

Ada banyak, kok.

Tapi area ini masih untuk umum.

Area?

Kawasan.

Di sana batas pelindungnya.

Wah.

Ini...

Banyak sekali.

Saking banyaknya, entah berapa jumlah mereka.

Sepertinya kakakmu tiba.

Sudah tiba?

Kamu mau ikut ke sana?

Ogah banget ketemu orang yang melubangi tubuhku dua kali.

Jalan juga masih susah.

Aku pergi dulu.

Semangat!

Aku mau tidur.

Bangunannya besar.

Lahannya luas sekali.

Kayaknya dia tertangkap.

Kukira itu mustahil karena ada Penjaga Ilahi Sayuu.

Ya sudah.

Waktunya ayah menjemput putranya.

Mau pakai mobil?

Jangan, mereka tidak boleh tahu kalau kamu terlibat denganku.

Aku naik taksi saja.

Pulangnya?

Naik kereta.

Kami akan pulang sambil belajar tentang kehidupan.

Pintu masuknya gede banget!

Mirip kastel tanah datar.

Kerja sampai selarut ini.

Kamu rajin sekali, Jin.

Halo, Asuma.

Kenapa kamu di sini?

Katanya si kembar datang kemari, aku mau menyapanya.

Aku tidak ingat pernah memberitahumu.

Pendengaranku tajam.

Lo? Kamu terluka?

Ini cuma luka ringan.

Hasil bertarung dengan mereka, ya?

Wah, Tsugai yang hebat.

Jadi, kamu kakaknya Asa?

Aku Kagemori Asuma, salam kenal.

Ka-Kakak!

Kakak...

Kamu masih hidup, kan?

Salam macam apa itu?

Aku boleh memelukmu?

Enggak!

Maaf, aku bingung harus apa.

Aku juga.

Aku datang buat bertanya padamu, bukan bercengkerama.

Tanya saja apa pun!

Kalau sudah, boleh kupeluk?

Mana boleh!

Duh, sikap cuek Kakak keren banget.

Khawatirkanlah dia daripada diriku.

More Indonesian subtitles for Daemons of the Shadow Realm

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left