175 baris pertama.
ars ars
strea strea
ming ming
down down
sor sor
row row
face face
a a
long long
and and
pain pain
ful ful
road road
gave gave
your your
self self
a a
way way
saw saw
e e
very very
thing thing
hea hea surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka surga dan neraka heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell heaven to hell
ven ven
to to
hell hell
say say
you you
need need
a a
self self
re re
demp demp
tion tion
mend mend
the the
bro bro
ken ken
wings wings
ning ning
in in
the the
dark dark
place place
to to
be be
I I
am am
by by
your your
side side
not not
a a
lo lo
ne ne
day day kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya kilauan cahaya daylight daylight daylight daylight daylight daylight daylight daylight
light light
shed shed
a a
light light
you you
won’t won’t
di di
sap sap
pear pear
I I
know know
where where
you you
be be
long long
your your
sad sad
dened dened
heart heart
a a
flash flash
back back
screa screa
ming ming
out out
still still
we’re we’re
hold hold
ing ing
on on
ing ing
for for
the the
bre bre
ak ak
of of
dawn dawn
a a
new new
day day
to to
be be
gin gin
light light
day day
light light
stay stay
a a
lit lit
tle tle
while while
pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna pupus sirna longer longer longer longer longer longer longer longer
Hei, Sensei.
Aku tahu kamu khawatir pada Master ...
... tapi kita harus bergegas.
Aku harus menurunkanmu ...
... dan melawan para pak tua di sana.
Mereka tak boleh dibiarkan mengganggu Master.
Biarkan aku membantumu!
Meski terlihat begini ...
... tapi manaku setara dengan pahlawan, Amanogawa-kun.
Aku tak punya pengalaman bertarung ...
... tapi aku bisa mendukungmu, Tio-san!
Sejujurnya, aku takut melawan manusia.
Tapi tak ada pilihan lain!
Punya ideal saja tidak cukup!
Agar semuanya selamat dan kembali ke Jepang ...
... akulah yang paling tidak boleh kabur!
Tio-san!
Jika sudah memutuskannya, silakan saja.
Master takkan mengeluh jika itu keinginan Sensei.
Baiklah.
Mari hancurkan para idiot itu bersama.
Ya!
Mana apa itu?
Limit Break?
Apa maksudnya ini?
Mananya tak berkurang sama sekali.
Aku saja ada batas waktu buat Limit Break ...
Gimana, nih?
Jika aku bisa menjauh ...
Meledaklah!
Kamu ingin mengajakku mati bersama, ya?
Mati bersamamu?
Leluconmu buruk.
Katakan itu setelah kau menjadi wanitaku!
Malah menyerang begini?
Sudah kehabisan cara ...?
Padahal selemah ini? Kok, bisa?
Apa?!
Coba tahan ini kalau bisa!
Irregular ...
Taring Irregular tidak buruk, 'kan?
Astaga.
Hebat banget, nih.
Oh, Sensei, kau nggak kabur, ya?
Dia bersikeras ingin membantu Master.
Uh ...
Aku cuma ingin membantu Tio-san ...
Yah, yang jelas kalian baik-baik saja, ya.
Y-Ya!
Syukurlah kamu juga baik-baik saja, Nagumo-kun.
Aku sangat senang ...
Untuk sesaat, kukira bakal mati ...
... tapi ternyata masih hidup.
Sensei Master memang hebat, dah.
Eh?
Tak kusangka semburanku akan diperkuat ...
... sampai bisa menghancurkan gereja.
Benar-benar luar biasa.
Sensei, apa yang kau lakukan, sih?
Bukan begitu! Aku tak bermaksud begini!
Penghalang gereja agak kuat ...
Penghalangnya kuat?
Aku meningkatkan daya semburan Tio-san,
cuma buat hancurin penghalangnya, tapi ...
Tapi?
Jadi begitu.
Kau memakai skill Petani "Percepatan Fermentasi" ...
No comments yet. Be the first to leave one.