Musim 1

Maklumat siaran

That Winter the Wind Blows S01E10 480p NF WEB-DL x264-Pahe in
Ulasan oleh Sub_Ritel
Netflix Retail

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
480p
480
Diterbitkan pada: 2019-12-29
Muat Turun: 78
Masalah Pendengaran: No

Pratonton sari kata Indonesian

200 baris pertama.

Lepaskan aku! Kenapa kau melakukan ini kepadaku.

Akan kuberikan padanya untukmu.

Kurasa dia menunggu…

Tolong berikan ponselku.

Kau boleh ambil yang lain. Berikan saja teleponnya.

Tunggu.

Berikan ponselku! Ponselku!

Ponselku!

Aku membutuhkannya!

Ponselku.

Ponsel.

Ponsel.

Ponsel.

Ponsel.

Ponselku.

Young.

Pasti mudah. Karena aku buta

pasti mudah

untuk menipuku, bukan?

Pil eutanasia?

Kenapa kau gagal membunuhku?

Kenapa kau tak membunuhku?

Itu sangat mudah.

Aku tak bisa melakukan apa pun sendiri!

Kenapa kau tak membunuhku? Kenapa?

Aku tak mengira dia akan datang.

- Hei, siapa ini? - Aku Oh Soo.

Kenapa bisa kau tak tahu Oh Soo itu gangster.

Hei.

Oh Soo kita yang imut lebih cepat dariku.

Ini semakin menarik.

Seperti kata Hee Sun

kau butuh uang.

Benar?

Itu sebabnya kau datang padaku.

Kau pasti senang.

Aku tak tahu.

Sebelum kau menyuruhku, aku menulis surat wasiatku.

Kau pasti sangat senang.

Mengapa kau mencegahku minum pilnya?

Aku sasaran empuk.

Apa?

Kau merasa punya hati nurani

sebagai manusia?

Aku mengerti kau menyukai uangku.

Tapi aku senang

kakakku kembali.

Aku melompat-lompat dan tertawa sepanjang waktu.

Kau kasihan padaku?

Jika tidak

kau takut jika

kau akan ditangkap setelah aku mati?

- Jika tidak... - Jika tidak benar

maka aku

sangat mencintaimu.

Pil itu... untukku.

Suatu hari aku menyadari

satu hal.

Untuk apa aku hidup?

Aku tak bisa memikirkan alasan

untuk hidup.

Mengapa aku...

berusaha hidup?

Jika aku mati

tak ada yang akan menangisiku.

Walau aku mati hari ini,

tak ada yang akan kusesali.

Tapi...

sejak aku bertemu denganmu

saat kita bersama...

Aku akan berhenti di sini.

Bagaimana dengan ini?

Aku meninggalkanmu.

Lalu semua akan berakhir.

Bukankah begitu?

Pergi?

Ya.

Mudah dan hebat.

Selamat tinggal.

- Kenapa kau ini? - Sepertinya dia buta.

Awas.

Young.

Apa ini akan berakhir jika kau meninggalkanku?

Kau pikir

ini berakhir jika kau pergi?

Aku akan ditinggalkan

dan ini berakhir?

Baiklah, silakan tinggalkan aku!

Aku ingin kau pergi.

Young.

Young.

Jin Sung, cepatlah kemari!

Di mana ruang gawat daruratnya?

Lewat sini.

Oh Soo berbahaya bagi Oh Young karena

utang 7,8 miliar itu?

Kenapa itu bisa terjadi?

Dulu dia penjudi dan kabur membawa uang sponsor.

Waktu untuk melunasi utang sudah tiba.

Dia tak bisa keluar dari masalah ini.

Aku ragu dia kakak kandung Young.

Aku lebih tertarik pada Soo satunya yang sudah meninggal.

Kau tahu bagaimana hidupnya?

Aku tak tahu.

Kudengar dia di panti asuhan.

Panti asuhan.

Panti asuhan apa?

Hee Mang...

katanya bernama Boram.

Aku akan memikirkan saranmu hari ini.

Aku harus pergi menemui seseorang.

Kenapa kau bertemu Jin So Ra?

Karena kau tak memercayaiku sepenuhnya

aku tak bisa ceritakan semuanya.

Ini dipenuhi tumor.

Tumornya kambuh lagi.

Kita jadwalkan operasinya segera.

Dr. Goo.

Ada apa?

Operasi tidak akan berhasil.

Kenapa?

Kau memberi mereka harapan palsu?

Karena inilah aku tak memercayaimu.

Lain kali kita minum.

Dia kakak Moo Chul, bukan?

Keduanya, sangat kasar...

Kumohon, tunggu.

Aku ingin kau mengoperasi dia.

Aku tak mau bertaruh di permainan yang kalah.

Permainan?

Menurutmu ini permainan saat seseorang sekarat?

- Apa kau sungguh dokter? - Jika bukan permainan

judi yang kau mainkan adalah permainan?

Atau apa yang Moo Chul lakukan adalah permainan?

Berengsek.

Kumohon!

Young sadar.

Aku bertemu Lee yang menghadiri rapat pemegang saham rahasia.

Lee Myung Ho mengakuisisi perusahaan Hyun Soo. Perusahannya tak berjalan.

Dan pemegang saham mengira kau yang bertanggung jawab.

Aku belum pernah dilaporkan.

Jika pernah, aku tak akan menghubungimu soal ini.

Sebagian pemegang saham

ingin menunjuk Myung Ho yang membantu Presdir sebelumnya Pak Oh

sebagai Presdir berikutnya.

Bagaimana dengan Young?

Kata mereka semua ini demi dia.

Dia ingin perusahaan berjalan lancar juga.

Sadarlah, Pak Jang.

Mereka berusaha menyingkirkanku dan mengatakan ini demi dia.

Tanpa aku, mereka bisa berkuasa penuh.

Siapa yang membantu Presdir sebelumnya?

Siapa yang sungguh setia padanya, selain aku?

Bukan main.

Katamu kau akan pergi.

Kenapa tidak pergi?

Kenapa?

Orang yang bisa melihat

mengancam akan pergi.

Mereka tak peduli bagaimana perasaanku setelah

ditinggal sendiri.

Benar?

Apa kata dokter?

Tumornya kambuh.

Itu yang kuharapkan.

Setelah operasi, kau akan sembuh.

Saat usiaku enam tahun, orang bilang,

"Usai operasi akan sembuh..

Dua puluh kali kemoterapi.

Jika tak kambuh, kau akan sembuh."

Begitu mudah mengatakannya.

Young.

Kau tak harus merasa baik saja, tapi…

kau mau menangis?

Tidak.

Tidak begitu.

Aku melihatnya menangis begitu

hanya sekali.

Saat dia memeluk jenazah kakakku di kamar mayat.

Aku ingat itu.

Rasanya aneh.

Aku tak kesal atau marah.

Ada apa denganku?

Kau mau kubangunkan mereka?

JIM SO RA PESAN BARU

Besok adalah hari ketiga yang kita sepakati.

Kau harus bersiap pergi dari sana.

Pasti tidak nyaman. Turun dan tidur lagi.

Mulai sekarang,

aku ingin tidur di sampingmu.

Sampai aku harus pergi,

aku ingin tidur denganmu.

Itu satu hal yang kusukai dari sakit.

Jika aku tak sakit

aku akan melarangmu.

Apa kau gila? Kapan waktu yang tepat?

So Ra dan Moo Chul mengancammu.

Waktumu 26 hari.

Buat kesepakatan dengan Myung Ho.

Mengirim foto-foto ini kepadanya

Komen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left