200 baris pertama.
Aku Uhtred, putra Uhtred,
terlahir sebagai orang Saxon dan pewaris benteng besar Bebbanburg.
Bertahun-tahun aku bertarung bagi Raja Alfred dari Wessex...
dan visinya akan banyak kerajaan sebagai satu kesatuan, Inggris.
Namun kesetiaanku tak pernah dihargai.
Kau bukan ayah terbaik.
Anak-anakku diambil dariku dan putraku diserahkan kepada Gereja.
Akhirnya kami berdamai...
walaupun perdamaiannya singkat.
Sang Raja telah mangkat, bersama kita akan mendoakan jiwanya
bagi penerusnya, Edward.
Raja baru harus banyak belajar.
Wessex tampaknya berada dalam kekacauan dan keraguan.
Tuhan beserta kita.
Tapi janda Alfred, Ratu Aelswith, mengasingkan mereka yang setia padanya.
Kau pendeta Raja, maka kau tak punya peran lagi.
Tuan Aethelhelm punya ambisi sendiri.
Kenapa aku tak diberi tahu Edward pernah menikah?
Perkawinan Aethelflaed juga tak membawa keharmonisan.
Aku mau dia mati.
Dia punya tempat di hatiku sendiri.
Kekasih Brida, Ragnar, sudah mati.
Dia membentuk sekutu baru dengan seorang Dane, Earl Cnut.
Kau seharusnya di bawah selimut, bersamaku.
Aku ingin menikmati dirimu selagi sempat.
Sedangkan Prajurit Haesten berencana mencari pengaruh.
Aku juga harus membalas dendam.
Sepanjang semua kemenangan, kekalahan, cinta dan kehilanganku,
aku tetap setia pada keyakinanku,
bahwa kelak aku akan kembali ke Bebbanburg dan menggulingkan orang
yang tak akan berhenti demi membunuhku.
Pamanku, Aelfric.
Takdir adalah segalanya.
BAMBURGH KERAJAAN NORTHUMBRIA
Skotlandia bajingan! Bunuh mereka!
Bantai semua! Jangan sisakan satu pun!
Anak-anak pelacur!
Mereka melemah. Maju!
Kita menang! Maju!
Jangan biarkan lolos!
Maju, pengecut! Bunuh semuanya! Jangan biarkan mereka lolos!
Demi Tuhan...
Mundur! Mundur ke Bebbanburg!
Buka gerbang!
Buka gerbang!
Buka gerbang!
Tutup gerbangnya!
Berapa yang tewas kali ini?
Lebih dari separuh, Tuan.
Kita butuh lebih banyak orang, atau kepala kita yang berserakan.
Mereka akan kembali?
Mereka akan kumpulkan bantuan di Skotlandia,
terus menyerang sampai kita habis.
Jika Bebbanburg direbut, mereka punya jalan ke selatan.
Mereka ingin seluruh Northumbria.
- Tuan, di mana kita kubur mereka? - Biarkan untuk pemakan bangkai.
Berdiri!
Yang masih bertahan.
Para petarung terbaikku.
Atau yang paling ketakutan, yang mengkerut, sembunyi, dan lari?
Pasukan Skotlandia akan kembali!
Mereka mau merebut tanah kita dan melenyapkan kita.
Kecuali kalian mau membusuk di kapal budak,
sebaiknya kumpulkan nyali untuk melawan.
Melawan!
Atau pergi!
Ayo, pergi sekarang!
Tak ada tempat untuk keraguan,
atau kelemahan.
Aku tak akan menyerah pada penyerbu!
Pasukanku boleh hancur! Desa-desa kelaparan!
Mereka bisa menggali parit lebar!
Tapi selama aku hidup, tembok ini tak akan ditembus.
Benteng ini tak akan jatuh!
Hak lahirku tak akan kuserahkan, atau berdamai dengan penyerang kita.
Kita terus bertarung, hingga mereka semua dibantai.
Saatnya kita ke selatan, Osferth.
Kita terus bertarung untuk Bebbanburg!
Untuk Bebbbanburg!
BERDASARKAN NOVEL KARYA BERNARD CORNWELL
COOKHAM TANAH UHTRED DI WESSEX
Apa?
Di luar.
Tak ada yang tahu aku di sini.
Mereka yang tahu tak akan berkhianat.
Tunggu.
Siapa itu?
Ini Aldhelm.
Nona Aethelflaed sedang dicari suaminya.
Sebaiknya dia pergi sebelum ketahuan.
Tetaplah denganku.
- Aku tak bisa. - Kau bisa.
Jika Aethelred mengirim prajurit, kita lawan.
Kumohon, dia sudah lama menyiksamu.
Aku tahu, tapi jangan ada yang mati agar aku bisa mencintaimu, Uhtred.
Banyak yang mati karena hal sepele.
Bukan yang melayaniku.
Aku tak mau jadi penyebab pertumpahan darah.
Aethelred akan minta bantuan Edward. Kita akan kalah jumlah.
Jadi, kau akan murni selama suamimu mengejar wanita lain?
Kita tahu itu berbeda.
Jangan kembali kepadanya dan dihina.
Kau lebih dari itu.
Aku tahu.
Semoga kelak situasi berubah bagi kita.
Aku akan menghibur ibuku di Winchester
dan kembali kemari secepatnya.
Pasukanmu akan segera kembali dari utara.
Nona, kau tahu aku tidak iri, tapi tolonglah.
Suamimu akan senang menghukummu atas zina,
bila kau memberinya alasan.
Dia senang menghukumku atas apa pun perbuatanku.
Jadi, aku harus mencari sedikit kebahagiaan.
Lagi pula, ada orang baik melindungiku.
Aku tahu kau bukan bicara karena iri.
- Ada kabar dari Finan? - Tidak, Tuan.
Mau korbankan dewa-dewamu demi nyawamu?
Kau mau kuampuni?
Tidak!
Tidak. Ampun itu bagi orang Kristen. Apa tindakanmu?
Anak pintar. Jika ditangkap, kau lakukan ini.
Hati-hati, Cnut!
Artinya mereka menyukaimu.
- Mereka anak baik. Kau diberkati. - Ya...
Ayo, perkemahan bisa direbut tanpa kita.
Ke perkampungan sampai musim dingin.
Kau harus sembunyi selama para pria berperang.
Yang ketahuan meniduri orang Saxon akan dieksekusi saat kami kembali.
Jalan!
Penjilat Pantat. Kau yang bernama Penjilat Pantat?
Aku Eardwulf dari Mercia, komandan pengawal Raja Aethelred.
Komandan terbarunya.
Kudengar kau merayap kembali dari aib keluarga.
Lalu ayahmu kehilangan tanahnya karena meniduri kudanya?
Kudengar ada orang Dane yang rela mengkhianati kerabatnya demi uang.
Kau gigih sebagai kotoran.
Mungkin kita ditakdirkan bekerja sama, Tuan Penjilat Pantat.
Mereka memuat kapal selama tiga hari.
Meninggalkan negeri yang mereka perjuangkan?
Kaum Dane tak biasa mengendap-endap.
- Cnut bawa pasukannya ke mana? - Irland.
Sepupu Sigtryggr ditawan penduduk asli.
Itu butuh seluruh musim dingin. Mereka akan kembali?
Para wanita ke perkampungan, agar ada kehangatan saat pulang.
Kenapa beri tahu kami?
Karena tak seperti dirimu, pengabdianku tak dihargai.
- Jilatlah lebih banyak. - Mungkin.
Lalu...
aku tak mau perang lagi.
Aku terlalu tua untuk tidur di tanah.
Aku mau perak, dan Tuan Aethelred punya?
Membuat koinnya sendiri?
Sungguh ambisius.
- Bagaimana si licik itu? - Masih bijak dan terhormat.
Mengangkat prajurit ambisius. Berani.
Yang menghargai kesetiaan.
- Kudengar adikmu jadi pelacurnya. - Kau salah dengar.
Adikku bukan pelacur, dia tak menidurinya.
- Ini kerja bagus. - Terima kasih, Tuanku.
Ada perahu di sungai, Tuan.
Para wanita Coccham!
Kami kembali!
Mereka tahu, Finan. Kau bisa tercium dari sini.
Kau tampak kacau.
- Kau apakan kapalku? - Itu salah Osferth.
- Ada kabar dari Bebbanburg? - Kabar baik, Tuan.
Pamanku Aelfric mati dan kau punya bukti testikelnya?
Tidak, tapi dia diserang Skotlandia yang maju ke selatan.
Separuh pasukannya tewas dalam serangan terakhir.
- Jadi, Bebbanburg lemah? - Ya, saat ini.
Hingga pasukannya bertambah.
Atau dibantai orang Skotlandia.
Bisa kita rebut.
Dengan pasukan, bisa kita rebut.
Mungkin. Tidak akan mudah.
- Berapa pasukannya? - Kurang dari 40.
- Dia bisa kumpulkan pasukan? - Tidak. Dia dianggap...
Kotoran, ya. Mereka benar.
- Jangan menunda. - Benar.
Pergi sebelum dia dapat pasukan.
Kita ke Bebbanburg sebelum orang Skotlandia kembali.
Para dewa menyuruh kita menyerang dan merebut milikku.
Tuan, butuh banyak kapal dan pasukan.
Upaya ini bisa menghabiskan perakmu.
Finan, jika merebut Bebbanburg,
kita akan dapat semua perak yang pernah diimpikan.
Pengabdian kalian akan dihargai, kau juga, biarawan.
Amin.
- Berapa orang tersisa di sini? - Tak cukup.
Kita ke Winchester dan kumpulkan pasukan.
Saatnya Wessex membayar kembali semua yang kuberikan.
WINCHESTER KERAJAAN WESSEX
Buku-buku Ayah mau diapakan?
Tuan Aethelhelm perlu ruangan ini untuk rencanakan pertahanan.
Rupanya pencahayaannya yang terbaik.
Hati-hati!
Itu riwayat hidup suamiku.
Bawa ke kamarku.
Warisannya, semua pengetahuan ini. Apa tak ada yang mencatat masa kita?
Mereka menyimpan catatan tentang membangun benteng.
No comments yet. Be the first to leave one.