200 baris pertama.
Kita perlu membicarakan apa yang terjadi dengan Ethan.
Aku sangat menyesal.
Itu sebuah kesalahan. Aku tak bermaksud menyakitinya.
Maaf. Kami tak nyaman lagi di sini.
Kemasi barangmu. Kau pergi besok.
Selamat tinggal.
Mereka ingin aku pergi.
Kau tidak memberitahunya, 'kan?
Tidak! Aku tak mengatakan apa-apa.
Baik.
Tak apa-apa.
Rumah ini juga menyebalkan.
Lain kali kita akan temukan yang lebih baik.
Tapi...
... aku tak ingin pergi.
Baiklah.
Tetap di sini.
Kau hanya akan membebaniku.
Follow My Instagram : IG @ abhimanyu_86
Sub ini direquest oleh Nina di Bekasi. Selamat menonton.
Allan, sayang. Jangan main bola di rumah.
Ini barang-barang kakek buyutmu. Kita harus berhati-hati.
Itu rumah kita sekarang, 'kan?
Ya. Nenek memang menyerahkannya pada kita.
Tapi kau tetap harus berhati-hati.
Suatu hari, rumah ini dan semua isinya akan jadi milikmu dan Caleb.
Dan kau akan mewariskan pada anak-anakmu setelah itu, 'kan?
Mm-hm. / Jadi kau harus menjaganya.
Baik. / Baiklah. Anak baik.
Hati-hati bolanya.
Whoa.
Wow.
Terlihat bagus, sayang.
Aku tahu.
Astaga. Aku suka tempat ini.
Aku masih tidak percaya nenekku menyerahkannya padaku, bukan ke yang lain.
Kupikir dia menyadari betapa pentingnya rumah dan keluarga itu bagimu.
Kupikir dia wanita yang sangat bijak. / Ya, yah...
Aku hanya berharap bisa tinggal di rumah sepanjang hari bersama anak-anak...
... bukannya harus cepat-cepat bekerja.
Begitu bisnisnya ditangani, kau akan bisa melakukannya.
Omong-omong, aku harus pergi. Prototipe diterima.
Ah. Baik.
Aku mencintaimu. / Baik.
Aku juga. Aku membutuhkan itu.
Ya.
Terima kasih banyak.
Baiklah, Allan. Sampai ketemu nanti malam? / Dah, ayah!
Sampai jumpa, sobat. Aku mencintamu. / Aku juga mencintaimu.
Selamat menikmati hari kerja, sayang.
Terima kasih. Sampai jumpa nanti malam.
Aku mencintaimu. Dah. / Aku mencintaimu.
Allan, sayang, kenapa kau tak pergi periksa rumah pohon itu?
Baik.
Allan, sayang. Jangan ke tepi, oke? / Baik.
Baiklah. "Dibutuhkan pengasuh anak."
Dibutuhkan pengasuh paruh waktu untuk dua anak yang luar biasa.
Oh, merokok. Tidak. Ini menjijikkan.
Gratis kamar dan tempat tinggal.
Ditambah uang saku kecil. "
Senang bertemu denganmu. Aku Jen Jennifer Russell.
Baik.
Oh, cepat sekali.
"Hai, aku melihat postinganmu..."
Mereka pindah ke luar kota.
Kedengarannya sempurna.
Tidakkah itu terdengar sempurna? Ya, memang begitu.
Akhir pekan depan.
Kita akan berpikir sebentar...
... tapi, um, senang bertemu denganmu...
... dan terima kasih banyak...
... sudah datang. Nanti kuhubungi.
Semoga harimu menyenangkan.
Dah. / Bagaimana menurutmu?
Aku tak suka wanita itu. Dia terus memanggilku Alex.
Selanjutnya.
Hah?
Aku selalu menginginkannya.
Hei, itu punyaku.
Baiklah, akan kukembalikan jika kau memberiku tos?
Itu dia.
Kurasa kau Wells?
Ya. Apa kau... / Jen Russell
Senang bertemu denganmu. / Hai. Apa kabar?
Senang bertemu denganmu juga. / Kenapa kau tak duduk?
Aku Fay. Ini suamiku Tim.
Ini Allan dan itu Caleb di kereta bayi.
Sepertinya kau punya banyak pengalaman diusia muda.
Ya. Aku suka anak-anak.
Aku tumbuh dengan banyak saudara laki-laki dan perempuan,...
... jadi aku selalu menjaga anak.
Lalu saat aku pindah ke sini,...
... rasanya sangat alami untuk melanjutkan sekolah.
Aku belajar psikologi di universitas setempat.
Oh. Wow. Itu hebat.
Dan kau bersama Harpers selama... / Tiga tahun.
Ya, aku pengasuh Ben dan Mark,...
... tapi mereka sudah pindah, jadi...
Yah, mereka tak bisa berbicara lebih tinggi darimu. / Aww.
Semua referensi sungguh menyukaimu.
Ya. Maksudku, sebelum kita akan mempekerjakan seseorang...
... kita perlu periksa latar belakangnya. Tidak apa-apa, 'kan?
Oh, tentu. Kau tak usah terlalu berhati-hati.
Ya. / Meski aku perlu tahu dengan cepat.
Harpers sudah pindah.
Itu pekerjaan yang sangat baik untuk kita.
Kita butuh seseorang sebelum mulai bekerja minggu depan.
Aku tak tahu jika Nn. Harper menyebutkannya,...
... tapi kita hanya butuh seseorang paruh waktu.
Jadi kami menawarkan gaji kecil dan kami menggantinya dengan kamar gratis.
Oh.
Kukira aku bisa bekerja dengan itu.
Ya. / Bagus. Baik...
Akan kuhubungi nanti.
Baik. Kedengarannya bagus.
Terima kasih banyak. / Semoga harimu menyenangkan.
Dah, Allan.
Dah. / Dah.
Terima kasih. / Terima kasih.
Bagaimana menurutmu?
Aku suka dia.
Ya.
Baiklah. Ayo lihat.
Hei Jen! Masuklah. / Hei!
Biar kubawakan.
Terima kasih.
Oh, Fay.
Pemandangannya luar biasa.
Rumah ini menakjubkan. Ini semua yang pernah kuimpikan.
Terima kasih. Ya.
Kami juga mengira begitu.
Kau tahu, sebelumnya ini rumah nenekku.
Dan orang tuaku tinggal di sini.
Kami baru di sini selama beberapa minggu tapi sudah mulai kerasan.
Kemari, mari kutunjukkan kamarmu?
Hei Jen, senang bertemu denganmu lagi.
Semoga kau menyukai rumah ini.
Terima kasih. / Apa kabar?
Baik, bagaimana kabarmu? / Aku akan tunjukkan kamarnya.
Oh bagus. Ya.
Rumah ini indah. Apa kau menghiasnya sendiri?
Semacam itu.
Sebagian oleh ibuku.
Sebagian lagi olehku.
Tapi kukira itu berhasil.
Jadi ini kamarmu.
Dan kita akan tambahkan beberapa barang, tapi...
Indah sekali.
Dan tempat tidur ini. Semuanya luar biasa.
Ya, tentu.
Tim ingin menyingkirkan beberapa barang ini.
Tapi, aku membuat noda baru di atasnya.
Dan kurasa akan kusimpan.
Aku suka itu.
Berikan kesempatan kedua.
Ayolah, Jenjen. Kemari dan lihat kamarku!
Baik!
Di mana itu?
Itu di lantai atas. / Baik. Lewat sini?
Ini akan baik-baik saja. / Baik.
Jangan cemas.
Selamat pagi.
Jadi, aku sudah periksa. Caleb masih tidur.
Tapi dia mungkin akan terbangun dalam waktu satu jam. Jadi pastikan...
Beri dia botolnya, siapkan keperluan Allan dan bawa dia ke sekolah.
Aku tahu. Aku tahu aku seorang ibu yang sibuk. Tapi, aku hanya...
Mungkin aku bisa kembali mulai satu atau dua hari.
Serius, Fay. Kau harus meninggalkannya suatu saat.
Ini takkan menjadi lebih mudah.
Maksudku ingin bertanya, apa yang sebenarnya kau lakukan?
Oh. Pengarsipan digital. Aku bekerja untuk museum, perpustakaan, tempat semacam itu.
Dan kami menyimpan materi mereka dalam bentuk digital.
Kau tahu, aku cukup yakin aku bisa mulai bekerja besok.
Serius, Fay, jangan cemaskan apapun.
Aku punya semua nomor penting dan jadwal anak-anak.
Dan jika aku butuh sesuatu, Allan akan membantuku. Benar sobat?
Uh-huh, Jenjen. / Ya.
Baik.
Jangan ragu untuk menelepon.
Dan kau, bersenang-senang hari ini, oke?
Oke. / Oke.
Baiklah, kau lapar? Kau ingin beberapa telur?
Tidak? Bagaimana dengan sereal? Buah?
Kayla. / Ya?
Ini Wells. Fay Wells, Kayla Rapp.
Fay akan membantu kami dalam proyek folio.
Luar biasa. Senang bertemu denganmu, Fay.
Ya, Kayla. Aku sangat bersemangat untuk memulainya.
Jadi jika wanitamu tak membutuhkanku untuk hal lain, aku akan keluar dari sini.
Hei! Aku perlu berbicara denganmu tentang berkas Manchuria. / Tentu, ya.
Baik. Aku segera kembali. Silahkan duduk. / Ya.
Ada apa? / Dengarlah, jadi dokumennya...
Aku mengira, itu salah. / Apa?
Kena kau.
Oh, maaf, aku hanya...
Pertama kali meninggalkan anak-anak di rumah dengan pengasuh?
Ya. / Jangan cemas.
Nanti akan terbiasa.
Jadi, aku punya informasi tentang semuanya.
Allan?
No comments yet. Be the first to leave one.