200 baris pertama.
Periosteal elevator.
Retraktor
Air.
Tekanan lebih.
Matikan lampu, masukkan mikroskop.
- Hai. - Hai, selamat pagi.
Ini paman Chung, usia 73 tahun. Pasien penyakit jiwa.
Dia terjatuh dan mengalami luka pingsan, cedera di kepala.
Kami sudah lakukan "CT Scan"
Dan menemukan pembengkakan dalam otak kiri dengan efek banyak pergeseran.
Kami sudah lakukan operasi. Hari ini, hari kelima sesudah operasi.
Anggota tubuh masih berfungsi, tanda vital stabil.
Berjalan dengan baik dan akan pulang setelah jahitannya di lepas.
Iya, bagus. Terima kasih banyak.
- Apa kita melakukan "CT Scan" ulang? - Iya, pada hari pertama.
Ada luka memar di dalam bagian otak kiri.
- Pindai dia lagi sebelum dia pulang. - Baik.
A, B, C, D!
- Satu, dua, tiga, empat... - Nikmati makanannya, sampai jumpa.
Gembira. Selamat Natal.
Pasien ini tetap dalam keadaan kerusakan otak. Tanda-tanda Vital normal.
- Bisa kita pindahkan dia ke pemulihan? - Berapa lama daftar tunggunya?
Nomor empat, dia masih harus menunggu.
Tuan Hung, usia 27 tahun. Lima hari lalu, kaki-kakinya lemah.
Dan tangan-tangannya menunjukkan tanda-tanda kelumpuhan.
Hasil MRI menunjukkan sumsum tulang belakang terdapat tumor.
Kami melakukan operasi untuk menghilangkan tumornya...
Kau begitu percaya diri.
Saat kau membujuk ku untuk di operasi.
Operasi menimbulkan resiko. Dokter sudah pelajari kondisi mu.
Dan sudah membuat keputusan.
Haruskah kita?
Bagian beku apa yang ditunjukkan pewarna intrabedah?
Tumor Otak.
- Apa bagiannya jelas? - Sedikit, tapi belum selesai.
Aku merasa itu dapat di bedah.
Apa kau pertimbangkan menutupnya setelah biopsi...
Dan gunakan radio terapi setelah itu?
Radio Terapi hanya bisa memperlambat perkembangan Tumor.
Tapi gejala-gejala akan muncul.
Kualitas hidupnya kompromi. Hanya akan menjadi lebih buruk.
Dia masih muda.
Operasi akan beri dia kesempatan lebih baik untuk hidup normal.
Hidup Normal? Aku tak bisa bergerak.
Aku lumpuh. Aku lumpuh.
Ini baru 3 minggu.
Dalam beberapa kasus, butuh 3 sampai 4 bulan.
Atau bahkan sampai 6 bulan untuk melihat kemajuannya.
Bagaimana dengan fisio terapi?
Aku ingin membentuk tangkai ototnya untuk membantu dia duduk lebih baik.
Tapi semangatnya lemah, dia bahkan tidak mau berusaha.
Masih ada harapan.
- Memang tak akan mudah. - Kami tahu bagaimana perasaanmu.
- Tapi tolong tunjukkan rasa hormat. - Dasar dokter sampah.
- Ini semua salahmu. - Tenanglah.
Dia juga tidak mau melihatmu seperti ini. Dia sama kesalnya.
Aku bisa saja hati-hati dan tak mengambil resiko.
Tapi itu takkan menyelesaikan masalah.
Aku mengambil kesempatan demi kebaikanmu sendiri.
Berikutnya.
Permisi!
Berapa banyak penjahat yang kabur? Apa operasinya gagal?
Permisi!
Polisi, minggir.
A 228
Kategori Dua. Dokter Shek.
Petugas, tolong lepaskan borgolnya.
Pindahkan dia. Satu, dua, tiga, ayo.
Tuan, siapa namamu?
Siapa namamu?
Bagaimana kau terluka?
Luka tembus.
- Dia tertembak. - Antar dia ke ruang operasi.
Sakit? Sakit?
- Kaki tak apa-apa, tekanan darah? - Tekanan 136/80, nadi 76
- NSQ1 (1 tetes) - Shan, siapkan.
Bersiap untuk dibalikkan. Bedah syaraf.
Luka tembak di kepala. GCS10.
ICU
Kami sudah siap. Periksa kepalanya. / Oke.
- Sudah siap? - Oke
Satu, dua, tiga.
Luka di dalam tempurung otak kanan.
Tidak ada luka tembus.
Tak ada mata rakun, tak ada warna hitam belakang telinga.
- Lakukan "CT Scan" - Kerjakan.
Wanita gendut minta dokter menurunkan berat badannya.
Dokter sarankan menunggang kuda.
Seminggu kemudian, turun 100 pon dari kuda.
Aku baik-baik saja. Terima kasih.
Kau ini sangat mampu. Kau asosiasi konsultan pada usia muda.
- Hanya nasib buruk dengan pasien ini. - Aku tidak percaya nasib.
Umur 17 tahun, aku datang ke Hong Kong.
Aku belajar bahasa Kanton dan Inggris, masuk sekolah kedokteran...
Dan menjadi dokter bedah syaraf.
Tidak ada itu nasib.
Aku tahu kau pekerja keras. Tenang saja.
Nyawa berada di tangan kita.
Itu masalah hidup dan mati.
Kita ini profesional, tapi tidak semuanya dalam kendali kita.
- Kita hanya bisa lakukan yang terbaik. - Orang-orang bilang itu setiap waktu.
Tapi mereka bahkan tidak tahu apa artinya itu.
Aku sedang ditunggu pasien.
Tanda-tanda vital dan GCS stabil, bola mata normal.
- Tunjukkan padaku hasilnya. - Baik.
Hasil CT Scan, ada benda asing di kiri tempurung otak.
Menurut catatan dokter Chow..
Dan hasil dari scan nya, ini kemungkinan peluru.
Ada patah tulang dekat jalur masuk.
Dan jaringan lunak bengkak disini dan di sebelah sini.
Ada pendarahan di jalur yang terkena peluru.
Beruntung dia, cairan otak tidak signifikan atau bergeser.
Benar-benar beruntung.
Pukul 11, polisi mengepung tersangka di Kwun Tong.
Dan terjadi tembak-menembak.
Tayangan ini memperlihatkan inspektur yang menembak meninggalkan TKP.
Selama operasi, tersangka mengalami luka.
Dan dikirim ke rumah sakit Victoria untuk dirawat.
Diyakini tersangka itu berhubungan dengan perampokan bersenjata bulan lalu.
- Nona, tolong tidak boleh foto. - Masyarakat punya hak untuk tahu.
Apa tak ada lagi kebebasan Pers di Hong Kong?
- Terlalu ramai. - Kalian naik tangga.
HN 157399034 ID UJ8742387
Operasi seperti apa?
Operasi untuk membuang benda asing.
Kami punya ijin dari 2 petugas medis. Mereka telah menanda-tangani.
- Baiklah. - Terima kasih.
Pasien C5 sudah di sini.
- Oke. - Permisi.
Bangsal satu, ayo ambil pasiennya.
Kami akan membiusmu sekarang. Berusahalah untuk santai.
Ambil napas dalam-dalam.
- Mengapa kau biarkan mereka masuk? - Mereka memaksa mau melihat.
Aku tak mau siapapun mengganggu.
Ambil napas dalam-dalam.
- Lepaskan borgolnya dan keluar. - Aku harus terus mengawasinya.
Dia pembunuh.
Dia dibawah sadar.
Lepaskan borgolnya. Keluar.
Pak, kau tak boleh lakukan ini.
Pak, kau tak boleh lakukan ini. Jangan berikan kami waktu yang sulit.
Pak, kau tak boleh masuk. Tolong keluar.
Aku tak mau di operasi.
Maaf.
Kau perlu di pindahkan ke Lorong dan ruang ini untuk pasien lain.
Sudah 6 bulan kau berada di sini.
Dokter bilang kau tak apa-apa. Jangan menguasai tempat tidur.
Jangan lihat belakang. Itu nasib buruk.
Aku belikan makanan untuk semuanya Mereka belum makan.
Tak tahu berapa lama operasi itu berlangsung. / Omong Kosong.
- Buang itu. - Baik, pak.
Gendut.
Pergilah.
Kau beruntung.
Peluru masuk ke kepalamu, tapi tidak merusak bagian kritis apapun.
Fungsi tubuhmu tidak terpengaruh.
Tapi pelurunya masih di dalam.
Jika kita tidak membuangnya, mungkin menimbulkan pendarahan dan infeksi.
Dan mungkin kau akan mati.
SIG P250, 9mm, titik berongga. Tidak terlalu tembus, tapi merusak.
Bang!
Aku seharusnya mati.
Bagaimana aku bisa bertahan hidup?
6 jam berikutnya masa kritis.
Kondisimu mungkin akan memburuk tiba-tiba.
Pada saat itu, akan terlambat untuk di operasi.
Aku sarankan kau dioperasi sekarang.
Ada ayam di peternakan.
Setiap pagi, peternak memberi makan ayam itu...
Sampai ayamnya menjadi gemuk.
Ayam itu mengira peternak itu orang yang baik.
Suatu pagi, peternak itu datang seperti biasanya..
Tapi dia tidak memberi makan. Dia membunuhnya.
Karena hari itu hari ucapan syukur.
Ayam itu menjadi imbasnya. Akibatnya, ayam itu mati.
Aku tidak mengarang cerita.
Seorang filsafat bernama Bertrand Russel yang menulis itu....
Dalam bukunya tahun 1917 Masalah Filosofi.
Sebagai dokter, sudah tanggung jawabku mengingatkanmu.
Tapi terserah padamu.
Pikirkan baik-baik.
Malam ini, kita makan ayam? / Tidak / Ayam Rusia?
Tidak! / Buah labu, malam ini? / Tidak. / Tidak?
Kalo gitu aku mati.
Aku akan menuntut mu. Aku pasti akan menuntut mu.
Aku akan menuntut mu. Aku akan menuntut mu.
Tenanglah. Ada apa?
Tenang dulu... Tenanglah.
Tidak bagus untukmu.
Sedang apa kau?
- Mengapa menarik tirainya? - Kami perlu menanyai dia.
Mengapa kau harus menarik tirainya?
Maaf. / Saat pasien dalam pengawasan...
Itu artinya perawat harus bisa melihatnya sepanjang waktu.
Maaf. Ada yang penting ingin ku tanyakan padanya.
Seperti apa? Kondisinya tidak stabil.
Apa kau tak bisa menanyainya di pengadilan?
- Apa ini hari pertamamu bekerja? - Aku tidak mengambil pernyataannya.
Komplotannya lepas dan mereka berbahaya. Aku hanya melakukan tugasku.
Terima kasih dokter.
No comments yet. Be the first to leave one.