100 baris pertama.
PARA PEMBUNUH
Berdasarkan cerpen karya ERNEST HEMINGWAY
Skenario A. GORDON, A. TARKOVSKY
Sutradara M. BEIKU, A. GORDON, A. TARKOVSKY
Sinematografi A. RYBIN, A. ALVARES
Kelas Penyutradaraan PROFESSOR M. I. ROMM
Kelas Sinematografi PROFESSOR. V. GALPERIN
Pemain:
Nick Adams - YULI FAIT
George - ALEXANDER GORDON
Al - VALENTIN VINOGRADOV
Max - VADIM NOVIKOV
Pelanggan pertama - YURI DUBROVIN
Pelanggan kedua - ANDREI TARKOVSKY
Ole Andreson - VASILI SHUKSHIN
Pesan apa?
Entahlah.
- Mau makan apa, Al? - Entahlah.
Aku mau daging dengan saus apel dan kentang tumbuk.
Dagingnya belum ada.
Lalu kenapa kau mencantumkannya di menu?
Itu menu makan malam. Nanti jam 6.
Sekarang baru jam 5.
Jamnya menunjukkan pukul 5 lewat 20.
Jamnya kecepatan 20 menit.
Oh, persetan dengan jamnya. Apa saja menunya?
Ada sandwich, telur dan bakon, telur dan ham, hati...
Berikan aku kroket ayam dengan saus kacang polong serta kentang tumbuk.
Itu menu makan malam.
Semua yang kita pesan adalah menu makan malam, ya?
Ada telur dan bakon, telur dan ham, hati dan bakon, stik.
Aku mau telur dan ham.
Aku telur dan bakon.
Sam, telur dan ham, telur dan bakon.
Ada minuman?
Soda, jus buah, wedang jahe.
Maksudku, kau punya minuman?
Hanya itu.
Ini kota yang panas. Apa namanya?
- Summit. - Pernah dengar, Max?
Tidak.
Apa yang kau lakukan di sini saat malam?
Makan malam. Mereka datang ke sini untuk makan malam.
Benar.
Jadi menurutmu itu benar?
Ya.
Kau pintar, kan?
Ya.
Kau tak pintar. Bukan begitu, Al?
Dia dungu.
Siapa namamu?
Adams.
Bocah pintar. Bukan begitu, Max?
Kota ini penuh dengan bocah pintar.
- Yang mana pesananmu? - Kau tak ingat?
Telur dan ham.
Benar-benar pintar.
- Lihat apa? - Tidak.
Itu tak sengaja, Max.
Tak perlu tertawa. Sama sekali tak perlu, mengerti?
Baiklah. Terserah kau saja.
Kau dengar itu, Al? Dia setuju semuanya terserah kita.
- Bagus. - Oh, dia seorang pemikir.
Siapa nama orang yang ada di pojokan itu?
Hei, kawan. Pindahlah ke dalam.
- Kenapa? - Cepat. Jangan banyak cakap.
Apa maksudnya?
Bukan urusanmu. Siapa yang ada di dapur?
Koki negro.
- Suruh dia ke sini. - Kenapa?
- Suruh dia ke sini. - Memangnya kalian ini siapa?
Jangan cemas. Kami tahu.
Masuk ke dapur dan suruh negro itu ke sini.
Apa yang akan kalian lakukan dengan negro itu?
Tidak ada.
Memangnya apa yang akan kami lakukan pada negro itu?
Sam. Kemarilah.
Ada apa?
Baiklah negro. Berdiri di sana.
Baik, Tuan.
Aku akan masuk ke dapur...
..bersama dengan bocah pintar ini dan si negro.
- Masuk ke dapur, negro. - Baik, Tuan.
Ikut dengannya, bocah pintar.
Kenapa diam saja?
Sebenarnya ada apa ini?
Hei, Al, si pintar ini ingin tahu tentang semua ini.
Kenapa tak bilang padanya?
Menurutmu semua ini apa?
- Aku tak tahu. - Menurutmu apa?
Aku tak tahu.
Hei, Al, si pintar ini tak bisa menduga semua ini tentang apa.
Tak perlu teriak. Aku bisa mendengarmu.
Dengar. Geser sedikit.
Geser ke kiri sedikit, Max.
Bicaralah padaku, bocah pintar.
Menurutmu apa yang akan terjadi?
Akan kukatakan padamu.
Kami akan membunuh seorang Swedia.
Kau kenal orang Swedia kekar bernama Ole Andreson?
No comments yet. Be the first to leave one.