200 baris pertama.
Aku Agen Hantu, K.
Bayangan tanpa nama maupun reputasi.
Aku sudah dapat ukiran kayu pertamanya.
Kuakhiri penyamaranku sebagai pengawal.
SURAT PENGUNDURAN DIRI
Kenapa tiba-tiba mengundurkan diri?
Kalau begitu, tarik lagi keputusanmu.
Kau harus temukan cincin Lelang Gelap untuk mencari ukiran kayu kedua.
Cha Myung-suk, ayah Cha Do-ha.
Bagaimana hubunganmu dengan Cha Do-ha?
Dia pasti memikirkanku seharian.
Aku tak bisa meninggalkanmu.
Ayah?
Kau pria yang mengencani putriku?
Ya.
Aku pacar putrimu.
Jadi, kau adalah…
menantuku?
Menantu?
Senang bertemu denganmu, Menantuku!
Akhirnya kita bertemu!
Senang bertemu.
Kau sangat tampan.
Kau benar-benar tampan, menantuku.
Tunggu. Kalian belum makan malam, bukan?
Kau suka makanan apa?
Mau makanan Tiongkok?
Ayah Cha Do-ha, Cha Myung-suk. Alias Goldfinger.
Kulihat ada di bawah sana. Mau minum-minum juga?
- Informan Agen Yoon yang hilang. - Bagaimana? Ayo.
KIM SEOL-WOO
Kudengar kau pengawal pribadi.
Kau pasti sangat tegas karena melayani para petinggi.
- Biar kutuangkan untukmu. - Baiklah.
Namun, kau tampak tak asing. Rasanya aku pernah bertemu denganmu.
Apa kau bekerja untuk Ketua Lee dari Konstruksi Youngmoon?
Kepala sekretaris di sana teman dekatku.
- Kalau begitu… - Profil Cha Myung-suk alias Goldfinger.
Apa kita bertemu di sana?
Seorang penipu yang hidup dari koneksi dan bualan.
- Bagi keluarganya… - Aku tahu restoran bagus.
Salah satu langganan para presdir.
Dia sungguh merepotkan.
Kau tak tahu? Ya, intinya begitu.
Benar. Putraku juga harus minum.
Berhentilah menyebutnya "putramu".
Dia tak boleh minum. Harus menyetir.
Akan kuminum, Ayah.
- Bagus. - "Ayah"?
Aku suka kepekaanmu. Minumlah dalam sekali teguk.
Selain itu, sebenarnya aku
menjalankan bisnis global.
Ini memalukan, tapi aku dipenjara karena masalah tukar mata uang
- sebentar. - Ayah, kumohon.
Itu wajar terjadi saat berbisnis.
Para direktur yang kulayani juga mengalaminya.
Sudah kuduga. Perspektifmu berbeda karena melayani para petinggi.
Bagus.
Omong-omong, Do-ha.
Soal barang yang Ayah titipkan padamu,
apa masih kau simpan?
Kubilang sudah kubuang.
Kau tak sungguh membuangnya, 'kan?
Di mana cincin Lelang Gelap-nya?
Tampaknya itu ada pada Cha Myung-suk yang dahulu bekerja untuk Robert Yoon.
Di mana dia sekarang?
Setahu kami, dia baru saja dibebaskan bersyarat.
Hubungi Pak Seo dan bilang padanya jangan sampai gagal kali ini.
Hei.
Bangunlah.
Ayo bangun.
Kau kacau sekali. Berapa banyak kau minum-minum?
Minum-minum adalah bagian dari strategi.
- Astaga. - Astaga.
Kau bau alkohol.
Kau terlalu mabuk.
Banyak sekali kau minum.
Apa kau menemukan sesuatu soal penembak jitu yang kabur itu?
Rumah sakit terdekat telah diperintahkan untuk melapor jika ada pasien luka tembak,
tapi masih belum ada kabar.
Dia tak mungkin ke rumah sakit.
Kurasa mungkin saja jika dia Agen Hantu yang berkhianat.
Agen Hantu pengkhianat?
- Kau sudah tahu identitasnya? - Ya. Kurasa Pak Jang tahu siapa dia.
Dia akan mengabari setelah menyelidikinya.
Apa kau sudah sampai?
Aku baru sampai.
Syukurlah kalau sudah sampai.
Aku khawatir.
Kau mengkhawatirkanku?
Aku merindukanmu.
Kami saling berhadapan, jadi, dia pasti mengenaliku.
- Ini sulit. - Aku juga.
Selamat tidur.
Ini hari pertama kita sebagai pasangan.
Hari pertama?
Itu bagus.
Selamat tidur juga untukmu, Seol-woo.
Sedang apa kau?
Strategi "selamat tidur".
Cha Do-ha sudah takluk.
Kau juga mau?
Untuk besok karena kini kau sudah punya pacar.
Aku mau mandi dahulu.
Kau masih belum mandi?
Ini dia!
Sudah lewat tengah malam!
Apa?
Ini hari kedua kami berpacaran.
Kupikir kau akan memegang ponsel semalaman,
tapi sepertinya dia bukan tipe begitu.
Ayolah.
Kami bukan anak remaja.
Kau sesenang itu?
Jadi, kau dan Un-gwang sudah berakhir?
Un-gwang berbeda dengan pacar.
Namun, aku harus beri tahu dia
agar dia tak salah paham.
Omong-omong, untung ayahmu bebas sebelum cuaca makin dingin.
Maaf membuatmu tidak nyaman.
Tampaknya dia akan tinggal beberapa hari.
Tak masalah.
Suruh ayahmu makan siang di restoranku.
Terima kasih.
Namun, kau tahu, 'kan?
Jika ayahku menyuruhmu berinvestasi atau meminjam sejumlah uang,
segera laporkan padaku.
Tidak mungkin ayahmu begitu padaku.
Bisa saja dia begitu padamu.
Aku tengah melacak lokasi dari ukiran kayu itu.
Aku akan segera merebutnya.
Untuk cincin Lelang Gelap, mungkin keluarga Goldfinger…
Aku tak peduli prosesnya. Tunjukkan saja hasilnya.
Baik.
Bawa kembali Infanteri Baek ke dalam kendalimu.
Pilih yang akan bekerja dan yang akan tinggal dalam bayangan.
Baik.
Seharusnya aku tak percaya Anggota Dewan Baek yang menginginkan sorotan.
GUKBAP
Apa rasa gukbap ini masih sama dengan dahulu?
- Bibi, aku pesan seporsi gukbap . - Baik.
Astaga, restoran ini kacau. Kenapa ada tikus berkeliaran?
Selamat makan. Aku akan pergi.
Duduklah.
Aku ingin bicara denganmu.
Kudengar kau cekcok dengan Mo Seung-jae, tapi aku tak berniat memihakmu.
Astaga. Kau sudah dengar soal itu?
Baiklah.
Kuakui kemampuanmu bagus.
Kira-kira berapa lama kau akan bertahan?
Tentu selama mungkin.
Ketika tak ada yang bisa kau percaya, musuh sejati lebih aman
daripada teman yang meragukan.
Ayo bertransaksi.
Pria yang terlibat baku tembak denganmu memang Seo Ki-chul.
Bilang saja jika butuh berkasnya.
Akan kuberikan.
Sebagai gantinya,
kau pasti tahu betul apa yang kubutuhkan.
Ini tampak lezat.
Apa tidurmu nyenyak?
- Kenapa kau di sini? - Untuk menemuimu lebih cepat.
Kenapa ingin menemuiku lebih cepat?
Karena kau cantik.
Astaga.
Kenapa mengatakannya semudah itu?
Kau pasti mahir berkencan seperti kata Song-yi.
Bagaimana kondisi ayahmu? Dia minum banyak sekali.
Dia masih tidur.
Omong-omong, semalam kau pasti kesulitan karena ayahku.
- Maafkan aku. - Tidak.
Sifatnya baik dan dia cukup menghibur.
Benar juga.
Untuk sementara, mari rahasiakan hubungan kita.
Pekerja industri ini sering bergosip. Bisa gawat jika ada rumor tentang kita.
Kuikuti keinginanmu.
Jangan bersedih meski tak bisa makan bersama.
Jika harus bicara di kantor atau lokasi syuting, kirim pesan saja.
Sama seperti dalam film James Bond,
anggap saja kita mata-mata yang sedang menyamar.
Diam-diam dan tak mencolok.
Kau bisa, 'kan?
Apa tak masalah jika aku mahir melakukannya?
Tentu.
Jangan makan terlalu banyak. Ini semua makanan kalian.
Do-ha, kau sangat cantik hari ini. Mau ke acara pernikahan?
Tidak. Jelas-jelas dia berdandan. Pasti akan menemui pria.
Mau kencan buta, 'kan?
Apa maksud kalian?
Aku sama saja seperti biasanya.
Dia sama seperti biasanya.
Benar, bukan?
Berengsek.
Dengan jumlah 1,5 juta…
Nona Cha, sebentar.
Kenapa berdandan sangat memukau? Kau punya pacar?
Ya?
Aku sama sekali tak berdandan.
Jika wanita berdandan habis-habisan,
itu pasti karena pria.
No comments yet. Be the first to leave one.