200 baris pertama.
Siapa kau?
Bagaimana dengan kakakmu?
Aku rasa dia sudah kembali ke Korea sekarang?
Itu mungkin bukan bunuh diri.
Apa menjadi miskin itu salahku?
Apa itu sebuah kejahatan untuk memimpikan menikah saat aku tidak punya uang?
Mereka bilang kalau Hong Tae Seong itu, putranya, ada disana.
Apa sebaiknya kucoba rayu dia?
Tae Ra, Mo Ne... Keluarga?
Kenapa ada nama keluarga grup Haeshin disini?
Apa kau ingin aku menunjukkan padamu seberapa mudah membunuh seseorang?
Hei, apa yang salah dengan ini? Bukankah sudah kau set chanelnya?
Tidak, papaku adalah papa yang asli.
Tidak, tidak.
Mulai sekarang, kau akan dipanggil Hong Tae Seong.
Mama! Mama!
Dia ingin kita membelikan dia alat bantu dengar.
Alat bantu dengar?
Apa tempatnya sudah ditetapkan?
Ya, sekarang kami tinggal memutuskan tanggal pembukaan.
Madam Shin akan senang kan?
Terima kasih atas bantuan anda.
Aku sangat senang karena karya seniku akan dipamerkan.
Itu kehormatan bagi kami.
Pimpinan, selamat datang.
Kakek.
- So Dam ku, apa kau senang? - Ya.
Kenapa ada banyak orang disini?
Pergi dan kerjakan kerjaanmu.
Suamimu tidak kemari hari ini?
Tidak, ada sesuatu yang penting di pengadilan.
Aku yakin kau tahu kalau dia selalu sibuk.
Pasti ada sesuatu yang salah kalau siapa yang bekerja bagi negara datang kemari.
- Kekhawatiranmu tak beralasan. - Aku tahu.
Hanya saja kita tidak bertemu jaksa Park selama beberapa waktu, jadi aku ingin menemui dia.
Bagaimana dengan Mo Ne? Apa dia bersama GM Eom?
Ya, dia seharusnya sudah kembali sekarang.
Mo Ne sangat bahagia setelah menerima hadiah itu kan?
Ya.
Tapi Mo Ne kelihatan tidak enak badan hari ini.
Tidak enak badan? Bagaimana bisa?
Gun Wook!
Gun Wook!
Gun Wook!
Gun Wook.
Apa yang terjadi?
Apa kau yakin kau tidak butuh ambulans?
Tidak perlu.
Ini bukan pertama kalinya.
Sebagai saudara, aku mengkhawatirkanmu.
Apa yang terjadi? Apa talinya tersangkut?
Mungkin talinya sudah lapuk.
Hei! Apa yang kau bicarakan?
Bukankah kau orang terakhir yang memeriksa peralatan?
Jadi maksudmu kau bilang aku memotong taliku sendiri?
Aku tidak bermaksud seperti itu.
Apa kau tahu aku berteriak-teriak saat kau jatuh?
Tenggorokanku sangat sakit sampai aku harus mengobatinya.
Ambil kesempatan ini dan ganti semua perlengkapan.
Asuransinya juga sudah habis.
Lihat saja kalau ada cara lain untuk mendapatkan kompensasi.
Kita berencana kembali sekarang. Bagaimana denganmu?
Pergilah dulu. Aku akan pergi setelah aku beristirahat sebentar.
Aku sedang membuat perjanjian dengan restoran Cina disana.
Pastikan kau makan tepat waktu.
Anggota staff dan tim peralatan akan berkemas dan pergi sekarang!
Berkemas!
Kalian berdua masih hidup.
Maafkan aku.
Ini semua karena aku.
Apa kau senang sekarang?
Eh?
Aku dengar Choi Hye Joo senang menyiksamu.
Apa kau senang sekarang?
Ya.
Apa kau pikir itu akan selesai kalau dia mati?
Tidak. Aku terlalu tergesa2 barusan. Tanpa berpikir, aku...
Itu benar.
Bukankah kita semua masih hidup?
Terima kasih.
Bantu aku sampaikan ini pada dia.
Pada siapa?
Choi Hye Joo?
Bukankah aku katakan padamu aku benci dia?
Bukankah kau juga benci dia?
Ya, Won In.
Aku akan kembali ke Seoul sekarang.
Apa kau menghadiri pesta ulang tahun?
Tidak.
Namanya Hong Tae...
Lagipula, bukankah kau bilang kau ingin bertemu putra dari grup Haeshin?
Tidak semudah itu.
- Bukan hari ini saja. - Halo, tuan Hong Tae Seong? Ini mobilmu.
Untukmu.
baiklah. Ok.
Dimana Mo Ne?
Dia belum kembali?
Kau meninggalkan dia dan datang kemari sendirian?
Dia naik mobil sendiri.
Apa kalian berdua bertengkar?
Tidak.
Apa yang terjadi?
Beri aku nomornya Mo Ne.
Apa yang kau lakukan?
Tidak ada.
Gun Wook oppa.
Kau hari ini terjun kan?
- Ya. - Kau dengan siapa?
Seorang aktris.
Choi Hye Joo?
Ya.
Sangat menjengkelkan.
Siapa?
Aku?
Orang dewasa.
Hari ultahku jadi hancur.
Hari ini hari ultahmu?
Apa ini?
Bukankah ini hari ultahmu?
Aku tidak yakin soal umurmu.
Apa dua cukup?
Ini pertama kalinya aku melihat lilin kelas rendahan.
Bukankah kau akan meniupnya?
Apa yang kau lakukan disana?
Oppa.
Siapa kau?
Apa yang kau lakukan dengan saudariku?
Oppa, maafkan aku.
Aku harus pergi dulu.
Ayo pergi.
Tae Seong, apa yang kau lakukan?
Ya, Pa.
Oppa, kenapa kau ada disini?
Bukankah ini hari ultahmu?
Selamat ulang tahun, Mo Ne. Selamat ulang tahun.
Apa kau tahu seberapa kuatirnya semua orang?
Mo Ne sekarang sudah dewasa.
Sekarang, kau tidak boleh buat orang dewasa khawatir lagi.
Ya.
Kalau terjadi lagi dimasa depan, jangan salahkan kalau aku memarahimu.
Kenapa tidak ada yang makan?
Kau bahkan tidak boleh ganggu anjing saat mereka makan.
Ada masalah apa denganmu?
Kau tidak katakan padaku sebelumnya.
Kau tidak katakan apapun sebelum datang. Ini tiba-tiba.
Akulah yang menelpon dia untuk datang.
Kau?
Bukankah Tae Seong adalah bagian keluarga kita?
Kenapa kau selalu memperlakukan dia seperti orang asing?
Aku katakan pada dia ada kumpul-kumpul keluarga.
Ayo makan.
Apa dia tunanganmu?
Halo.
Pa, kau sudah keterlaluan.
Meskipun grup Chungsoo sangat ternama,
kau tidak bisa memberikan Mo Ne pada seorang ahjussi.
Apa kau tidak kuatir kalau Mo Ne akan lari?
- Kau tidak punya pemikiran itu. - Tae Seong.
Apa yang salah denganmu?
Bertingkah seperti berandalan yang tidak punya aturan.
Kau terlalu rendah.
Dengan darah rendahan didalamku, mana mungkin aku lari?
Diam.
Tutup mulutmu dan makan atau pergi. Pilih sendiri.
Aku berpikir hal yang sama.
Aku pergi.
Selamat ulang tahun.
Ayo pergi bersama, Oppa.
- Selesaikan makanmu sebelum pergi. - Jangan menyentuhku.
Mo Ne.
Menjijikkan.
Jangan pernah melakukan kumpul-kumpul saat ulang tahun lagi.
Aku minta maaf. Aku pergi dulu.
- Mo Ne... - tidak apa2. Silahkan.
Apa kau tidak curiga mengenai Tae Seong? Itu sebabnya aku menelpon dia.
Apa kau lihat? Dia sama sekali tidak berubah.
Biarkan saja dia.
Apa kita akan membiarkan dia seperti itu selamanya?
Bukankah dia putraku?
Itu akan membaik kalau dia dewasa!
Kapan dia akan jadi cukup dewasa?
Kelihatannya kau masih punya harapan tinggi padanya.
Jangan melihat dia.
Dia memberiku perasaan buruk.
Ya. Terima kasih. Ok.
Ini penerbangan yang datang ke Seoul.
Lihat baik-baik.
Wajah ini. Jangan sampai terlewatkan.
Ya.
Ah, apa itu dia?
Benar?
- Ayo pergi. - Ya.
Ini kamu kan?
Apa?
Tolong ikut bersama kami.
Gun Wook, Aku kirimkan materi yang kau minta lewat email.
Grup Haeshin menyuruh perusahaan minyak Aramkum di Kuwait
untuk membuat konstruksi dasar dalam kolaborasi dengan kelistrikan umum.
Kalau kau ingin mencoba kelistrikan umum. Telepon aku kembali.
[Hong Tae Seong - Lahir tahun 82 - Keluar dari universitas Hae Song di tahun kedua]
No comments yet. Be the first to leave one.