De eerste 200 regels.
- Mereka masih mau berlatih lagi? - Kuharap begitu.
Terima kasih telah mengadakan pesta Midsommar untuk kami.
Itu keren, karena kami mengadakan pembubaran serikat pekerja.
Sama-sama.
Aku akan bisa bertemu ayah Sigrid. Aku belum bertemu dengannya.
- Kudengar tulang rusuknya patah. - Ya, jadi dia mungkin tidak akan hadir.
- Kudengar kau sedang cuti sakit? - Benar.
Aku menubruk tembok.
Aku dapat julukan "Petter Lengket" setelah beberapa kecelakaan.
Aku harus mengakui bahwa itu benar.
Kini kita dituntut begitu. Mengakui kesalahan sendiri.
Ya, itu benar.
- Namun, begitulah hidup. - Ayo pulang.
- Baiklah. Akan kubawa Sigrid. - Bagus. Kami harus berlatih.
PERNILLE
Kita akan makan kue smörgåstårta.
Ayah bisa pulih saat pesta?
Tentu saja. Aku menenggak banyak obat pereda nyeri.
Ayah akan jadi disjoki. DJ Dad.
Itu nama disjoki yang bagus.
Sigrid, bisa carikan vas bunga
dan belikan satu soda?
Aku tidak cerita kepada anak-anak kalau kau mabuk saat jatuh.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Lemari koktail Ibu juga ada di sana.
Aku terguncang atas penjelasanmu di tempat Nadina.
Aku sedih mendengar kau mencela Kejatuhan Ayah seperti itu.
Katamu, Ayah bisa saja mati mendadak, aku tak peduli.
Menyakitkan mendengarnya.
Kukatakan singkat saja sebelum Sigrid kembali.
Biasanya, aku harus memohon agar kau menemani anak-anak,
tetapi kini lakukanlah seperti biasa.
Buatlah alasan untuk tidak datang ke pesta Sigrid.
Tulang rusukmu, misalnya.
Tak bisakah aku hadir dan memupuk kepercayaan Sigrid?
Silakan memupuk kepercayaan, tetapi jangan di rumahku.
Aku hanya mau kita bicara saat terapi.
- Baiklah, tetapi akan bagus… - Tidak.
Aku tak mau bicara denganmu. Kita bisa bicara di tempat Nadina. Paham?
Kenapa kau duduk? Tidak sakit?
Tidak, aku boleh pulang, tetapi Iben pergi ke Kopenhagen.
Para perawat di sini ramah.
Kunjungan ini singkat, tetapi kau harus berpamitan kepada Ayah.
Kau harus kembali ke sekolah.
- Dah. - Dah, Sayang.
Dah, Sayang. Terima kasih atas bunganya.
- Sampai jumpa di pesta. - Ya.
Michaela dan aku membuat topi untuk Ayah yang bertuliskan "DJ Dad".
Ini akan jadi pesta musim panas paling keren.
Akan ada air mancur cokelat, tiang,
"Diggi-Loo Diggi-Ley," dan Leo akan datang ke Oslo.
Dia berjanji akan membuat daftar lagu Swedia.
Tak perlu. Ayah yang akan jadi disjoki.
Kuberi tahu semua, DJ Dad akan datang.
Pestanya akan luar biasa.
- Hai! - Hai!
Hai.
- Kau datang ke pesta, 'kan? - Tentu saja.
Mau lihat pakaianku? Aku pakai kostum nasional Swedia.
- Tor. - Hai!
Terima kasih sudah izinkan Emma menginap.
Sama-sama. Syukurlah Grete cukup sehat untuk melakukan perjalanan.
Benar. Dia ingin lihat pantai Jæren lagi.
- Dia cukup kuat untuk menyapa? - Tentu. Kondisinya sangat baik.
Kumasukkan tasnya.
- Hai. - Hai, Pørni.
Aku senang kalian melancong berdua.
Tor benci perjalanan jauh, tetapi kumanfaatkan kankerku.
- Aku suka Jæren. - Kau tak akan sakit karena bepergian?
Tidak, kondisiku cukup baik.
Terima kasih soal Emma.
- Sama-sama. - Maksudku, semuanya.
Kau menjadi ibu baginya selama tiga tahun ini dibandingkan aku.
Kau sudah menjadi ibu bagi Hanna selama 12 tahun terakhir.
Emma sudah nyaman dengan tas toiletnya yang seberat 4 kg.
- Itu bagus. - Yakin bisa tangani mereka?
Tentu. Dengan senang hati, selalu.
- Bersenang-senanglah. - Kau juga.
Datanglah ke pesta jika mau.
Dah.
Musim topi ember belum berakhir?
- Ayah membaca apa? - Soal keuangan.
Aku akan mulai berinvestasi.
Stephen tahu banyak.
Katanya, kripto sedang populer.
Ayah tak ingin memiliki hobi yang normal?
Golf atau semacamnya?
Hidup terlalu singkat untuk main golf. Aku mau pergi ke bursa saham.
Ayah sangat membuatku lelah.
Leo sudah menghubungimu?
Ya, aku akan menjemputnya.
Aku senang dia menginap di sini beberapa hari.
Apa Urørt terkenal? Aku belum pernah mendengarnya.
Sangat terkenal.
Namun, di P3, jadi Ayah bukan audiens sasarannya.
Aku senang Ayah makan makanan layak.
Aku sayang Ayah, tetapi Ayah gila.
- Ayah makan bersama kami? - Ya, jika kau bersikeras.
Namun, kau harus memberi tahu Sigrid bahwa Finn tak akan datang.
Dia bertingkah seakan-akan pesta ini untuk Finn.
Finn saja. Sigrid bertahan tanpanya sejak lama.
Dia bisa menerimanya.
Yang terpenting adalah rasa ingin tahu
dan bertanya kepada anak.
Kalian harus selalu bertanya kepada kami jika meragukan sesuatu.
Terima kasih.
KAU TIDAK AKAN MELIHATNYA SEBELUM KAU PERCAYA
Indah. Terima kasih.
- Hai. - Hai.
Mau tanya sesuatu yang malu kau katakan tadi?
- Ya, jika kau punya waktu. - Ya, ada waktu sepuluh menit.
Aku harus ke The Balloon Company dan jemput keponakanku.
Baiklah.
Tentu, jika ada dugaan KDRT, kau harus melaporkannya.
- Apa kabar, Guru? - Ada kabar, Kawan? Masuklah ke kelas.
Menurutku,
alasan kau meminta pendapatku
karena kau ingin tahu atau kau ingin aku memberitahumu jangan berbuat apa-apa.
- Namun, pendapatku tidak begitu. - Ini dilema besar.
Ketakutan utamaku, jika kuberi tahu seseorang, dia ketakutan.
Tentu, tetapi kau hanya melakukan tugasmu.
- Kau wajib melaporkannya. - Tentu, tetapi…
Aku juga punya kewajiban terhadap muridku. Mereka memercayaiku.
Jika tak bisa memercayaiku, siapa yang bisa dia percaya?
Kau ingin jadi teman atau orang dewasa?
Itulah pertanyaannya.
Bersosialisasilah, Hanna.
Bersosialisasilah.
"Aku tak mau hidup, tetapi tak mau mati."
Apa katamu? Kau masih patah hati?
Kukira Ibu bertanya lagu yang kudengarkan. Ini TIX.
Baiklah. Kau masih memikirkan Jan Fuentes?
Apa Ibu bodoh?
Kau mendengarkan lagu pesta itu
dan berkata kau tak mau hidup atau mati.
Aku harus tanya perasaanmu. Jika tidak, aku akan jadi ibu yang buruk.
TIX bukan orang yang suka lagu pesta.
Aku suka mendengarkannya sebelum membuat keputusan besar.
Keputusan besar apa yang kau buat?
Seharusnya jangan ingatkan Hanna tentang Jan Fuentes.
Pørni, aku masih muda dan rentan.
Jika Ibu peduli, Ibu akan membawaku ke psikiater
agar aku bisa memahaminya.
Kurasa kau jatuh cinta kepadanya,
tetapi jika kau butuh psikiater, boleh saja.
Aku tidak butuh psikiater.
Aku hanya harus lebih membela diri.
- Itu Leo! - Astaga! Lihat dia!
Kini kau sudah jadi bintang pop, boleh minta tiket ke P3 Gull?
- Namanya Urørt, dasar kutu buku. - Namun, kau kenal mereka, 'kan?
Senang bertemu denganmu.
- Kubawakan. - Boleh.
- Hai. - Halo.
- Bagaimana ujianmu? - Baik-baik saja.
Kau harus lebih seperti TIX. Berikan yang dibutuhkan,
lalu kau bisa mulai berbeda, setelah menghasilkan uang.
Serius? TIX itu jelek. Kami membuat musik yang kami suka.
Ya, karena siapa yang mau penonton?
- Kenapa dinamai Urørt? - Kenapa?
Karena itu musik yang tak boleh disentuh siapa pun.
Benar.
- Pada dasarnya itu roti lapis. - Bukan, itu kue.
Terbuat dari roti lapis. Smörgåstårta.
Namun, intinya roti putih dan selada Skagen.
Aku akan mengirimkan resepnya.
Anders dan aku bisa membantumu.
Kudengar ayah Sigrid akan menjadi disjoki.
Tulang rusuknya patah, jadi dia tak hadir.
Kasihan Sigrid.
- Dia sering membahasnya. - Benarkah? Seperti apa?
Kalian berteman dan itu keren.
Akhirnya, dia akan bertemu teman sekelasnya.
Benar. Hidup memang penuh kekecewaan.
Lihatlah itu. Para calon juara.
- Kalian senang? - Ya, sangat.
Baguslah.
Lena memberikan resepnya.
Bukankah menyenangkan mengadakan pesta lintas generasi?
Tidak wajar ada orang tua hadir di pesta kelas.
Luar biasa.
Kau yang membuatnya?
Bagus atau jelek?
Haruskah tertulis "DJ Farsan" saja karena temanya Swedia?
Kurasa kita harus bahas soal Ayah dan pesta.
Kau tahu dia sangat kesakitan, jadi dia mungkin tidak bisa datang.
Kenapa? Dia bisa minum obat pereda nyeri saja.
Tidak sesederhana itu.
- Kalau begitu, batal saja. - Karena Ayah tak datang?
- Ibu tidak mengerti. - Kau terlalu berlebihan.
Tidak. Teman sekelasku tak percaya aku punya ayah.
Mereka menyangka Ibu melakukan inseminasi buatan
karena mereka tak pernah bertemu ayahku.
- Bukankah pestanya akan menyenangkan? - Tidak!
Semua jadi menyebalkan, selalu!
Tak ada yang sesuai keinginanku! Sama sekali!
Sigrid!
Siggen!
Tolong, boleh aku masuk?
Sigrid, kumohon. Bisa kau keluar?
Kenapa Ibu berteriak? Emma sedang belajar.
No comments yet. Be the first to leave one.