Release informatie

Surga Yang Tak Dirindukan 3 2021 DSNP WEB-DL
Een commentaar door Putra14
Disney Retail.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Gepubliceerd op: 2021-04-15
Downloads: 38
Slechthorend: No

Voorbeeld van Indonesian ondertiteling

De eerste 200 regels.

Selamat ulang tahun, Mei Rose

Selamat ulang tahun, Mei Rose

Selamat ulang tahun

Kurang ajar!

Maafkan Mama. Mama bukan mama yang baik buat kamu.

Kamu yang kuat, ya.

Cari laki-laki yang tulus mencintai kamu.

Jangan seperti papa kamu.

Ibu? Bu?

Sudah jam 9.

Nanti Mas Akbar mengambek.

Astagfirullah. Ponsel saya mana, Mbok?

Ini.

Mbok, tolong bereskan.

- Tas saya di mana, Mbok? - Di atas.

- Assalamualaikum, Mei. - Wa'alaikumsalam, Mas.

- Nanti datang, 'kan? - Iya.

Jangan lupa Nadia diajak untuk dukung adiknya.

Iya. Ketemu di sana, Mas?

Oh, ya, Mei. Tolong perhatikan bajunya Nadia.

- Jangan sampai... - Aman.

Rapi dan sopan.

Kenapa kacanya belum dinaikkan?

Kacanya tertahan di Semarang, Pras.

Apa? Sampai kapan?

Hartono!

- Hei, Hartono! - Apa?

Sini!

- Apa sih teriak-teriak? - Kaca gimana? Kaca?

Ini gue baru telepon mereka. Katanya kepala bea cukai diganti.

Jadi harus nunggu. Biasa itu.

Sekarang masih tertahan di pelabuhan di Semarang.

- Lusa baru keluar. - Bisa molor proyek ini.

Berhenti!

Nad, gerakan lo salah terus.

Besok kita sudah mulai syuting untuk kanal kita.

Sudah dipromosikan di Instagram . Gimana sih?

Iya, iya.

Aduh.

Bunda?

Nadia, dengarkan, dong!

Maaf, gue harus nonton adik gue tanding hari ini.

Kata untukmu adalah "happiness" (kebahagiaan).

Happiness. H-A-P-P...

...I-N-E-S-S.

Jawabanmu benar.

Telat sekali! Akbar sudah mencari Bu Mei.

- Mima pesan dua kursi untuk Ibu dan Pak Pras. - Ya, terima kasih.

Terus juga ada titipan...

Ini. Nomor tiga dan enam, tidak bagus.

- Yang lainnya, oke. - Siap laksanakan!

Terima kasih.

- Ya sudah, Mima kembali ke butik dulu. - Ya. Terima kasih, ya, Mima.

Selanjutnya.

Alberto.

Kata untukmu adalah "heavenly" (surgawi).

H-E-A-V-E-N-L-Y.

Jawabanmu benar.

Kamu pantau terus, Har. Aku akan coba telepon temenku di pelabuhan.

Kalau kacanya gak segera naik, bisa kacau semuanya.

Aku pergi dulu, ya. Akbar tanding hari ini.

Hei, Pras! Kasih tahu Akbar cetak gol yang banyak. Itu ane yang mengajarinya menggocek.

Bukan tanding bola, Ran. Lomba mengeja ( spelling bee ).

Apa? Lomba menangkap tawon?

- Mengeja! - Orang dia bilang itu...

Pakai bahasa Inggris!

Sudah, ya!

- Apa? - Lo gak pintar-pintar, ya.

- Mengeja? - Sudah berapa lama gue gaul sama lo?

Ane sarjana!

Nadia.

- Kenapa sendirian? - Desi ada di dalam.

- Mau jemput dia, 'kan? - Nggak.

Aku ke sini mau ngantar kamu pulang.

Aku bisa pesan taksi. Nggak perlu.

Mobilnya ada. Sopirnya ada. Teman mengobrol juga ada.

Kenapa malah disia-siakan? Ayo.

Kata untukmu adalah "collaboration" (kolaborasi).

C-O-L-L-A-B-O-R-A-T-I-O-N.

Jawabanmu benar.

Kata untukmu adalah "loyalty" (kesetiaan).

L-O-Y...

...H-A-L-T-Y.

Maaf, jawabanmu salah.

Baiklah, Akbar.

Kata terakhir untukmu...

...adalah "perfection" .

Perfection .

Sepertinya Akbar mulai nggak konsen, Bu. Coba telepon papanya.

Ini perwakilan dari sekolah satu-satunya, Bu.

- Cepat. - Sudah, Bu.

Ya.

P-E-R-F-E-C-T-I-O-N.

Jawabanmu benar.

- Semua digabung jadi satu, Yah. - Hebat kamu.

Akbar.

- Selamat, ya, Akbar. - Terima kasih.

- Selamat, Bapak. Selamat, Ibu. - Terima kasih.

Pak Pras, Bu Mei Rose.

Perkenalkan ini Bu Angela, kepala sekolah Mutiara Persada.

- Pras. - Angela.

Maaf, Pak Pras dan Bu Mei, kalau saya mengganggu.

Saya sebenarnya ingin mengajak Akbar beserta peserta lomba dan sekolah kita untuk jalan-jalan ke Jakarta.

Bertemu dengan pemilik yayasan baru sekolah kita.

- Yayasan baru? - Iya. Betul.

Pemilik yayasan baru, Bapak Wardoyo, ingin sekali ajak anak-anak murid yang berprestasi dari sekolah kita...

...untuk bertemu dengan beliau. Dan saya berharap Akbar bisa ikut serta.

Maaf, Bu. Harus ke Jakarta, ya, Bu?

Iya. Bapak Wardoyo sendiri yang mengundang anak-anak kita ke Jakarta.

Pengin, dong, Bunda, Ayah. Kumohon. Pengin banget ikut ke Jakarta sama teman-teman.

Pasti seru banget. Ya?

- Nadia, mau temani adiknya? - Mau, dong.

Nadia ada banyak PR, Yah.

Mas, kamu yakin? Anak-anak nggak pernah ke luar kota tanpa kita.

Kenapa nggak? Ini kesempatan berharga buat Akbar.

- Kapan lagi? - Iya.

Tapi tolong jaga Akbar dari segala macam cokelat.

- Dia alergi. - Tentu saja.

Termasuk cokelat putih, Bu.

Sama, Akbar nggak tahan kena angin, apalagi angin malam.

Mei. Tenang. Kamu mau Akbar jadi anak mandiri, 'kan?

Lagian Bu Welas dan Bu Angela pasti akan menjaga anak-anak.

- Ya, 'kan, Bu? - Iya, Pak.

Saya wali kelasnya. Masa saya menelantarkan anak-anak?

Bapak.

Baik, kalau begitu, terima kasih banyak sudah mengizinkan Akbar untuk ikut.

Pak Wardoyo pasti akan sangat senang bisa bertemu dengan Akbar.

Kenapa rasanya beda, Mbok?

Tolong, Mbok, buku resepnya Mbak Arini.

Mbok pasti lupa masukkan mentega.

- Ya ampun. Saya lupa. - Beda makanya.

- Bu. - Ya?

- Ini tasnya Mas Akbar. - Taruh di kamarnya saja, Mbok.

Baik.

- Mbok. - Ya, Bu?

Mbok, tolong.

Terima kasih.

Mas Akbar. Makan dulu.

Jangan main gim terus.

Bun, kalau peringkat Akbar bagus, boleh nggak beli GameBox?

Memang gim yang sekarang kenapa?

Ada yang lebih baru lagi, Bun.

Nadia.

Kemarin waktu acara lomba mengeja...

...Ayah lihat kamu diantar sama anak laki-laki.

Siapa dia?

Dia Keenan, Yah. Anak kelas 10.

Kamu berdua saja di mobil sama dia?

Nggak. 'Kan ada sopirnya.

Dia di depan, aku di belakang.

Nadia, 'kan, sudah besar. Hati-hati kalau bergaul.

Apalagi sama yang bukan mahram.

Akbar.

- Akbar. - Ya, Bun?

Makan di sini aja, yuk.

- Ya, Bun. - Ayo.

Ayo sini, Akbar.

- Ini enak banget. - Benar, Mas?

Hati-hati, ya!

Akbar, hati-hati! Kamu nanti masuk angin. Hati-hati, ya!

Anak-anak, lihat! Pemandangannya bagus!

Dihirup udaranya!

Itu lihat.

Sudah mau sampai.

Bu?

Bu Welas, tidak apa-apa?

Oke, Bu. Oke banget.

Bapak keren banget nyupirnya, Pak.

- Seru banget! - Halo. Hai.

- Hai! - Hati-hati.

Hati-hati.

Oke. Sini, Sayang.

Bu, tidak apa-apa?

- Tidak apa-apa? - Sini, Sayang.

Anak-anak semua, Ibu perkenalkan ini Bapak Ray Sastrowardoyo.

Kepala Yayasan Bina Sejahtera yang menaungi sekolah kita, Mutiara Persada.

Kalian bersenang-senang?

- Ya! - Oke. Sekarang kita makan dulu.

Pasti semua sudah lapar, ya.

- Ayo. - Oke.

- Ayo. - Ayo.

- Ibu. - Ya, Bapak?

- Bisa jalan, nggak? - Saya kuat, Bapak.

- Kuat? - Kuat.

Oke.

Gak kuat?

Nanti jangan lupa, sebelum memberikan hadiahnya, bilang apa dulu?

"Selamat pagi, Oma Nungki." Dia ibu saya. Ya?

Oke.

Hai.

- Selamat pagi. - Hai.

Selamat pagi, Oma Nungki.

Selamat pagi, Anak-anak.

Ternyata ini tamu-tamu rahasia yang diundang anakku untuk hari spesialku?

Mereka anak-anak Mutiara Persada. Sekolah kita yang baru.

Terima kasih, Sayang. Nama kamu siapa?

- Nabil. - Terima kasih, ya.

- Si cantik. Kamu siapa namanya? - Aurel.

- Terima kasih, Cantik. - Iya.

Oma.

The Heaven None Missed 3 subtitles in other languages

Opmerkingen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left