De eerste 200 regels.
Hai cantik.
Tenanglah cantik.
Tenang ya...
Ya begitu.
Ini akan terasa enak.
DIA DARI PLANET LAIN
t e r j e m a h a n m a h s u n m a x
Hey sikat saja.
Ups... kamu gila ya?
Kamu ini...
Tadi itu kenapa, apa kau sebut itu latihan?
Jika kau terus begitu
kau harap bisa memainkan pertandingan?
Dalam beberapa bulan ini, Pertandingan pemuda akan dimulai.
Kuharap kalian nggak usah ikut.
Mengerti?
Sekarang, pergi sana.
Dan bersihkan kolam renang.
sampai tak ada daun satupun terlihat.
Tak boleh ada 1 daunpun.
Paham!
Kamu akan dapat 1 kesempatan terakhir di latihan besok.
Jika sampai nggak beres, lebih baik kalian menghilang saja.
Paham?
Kakek, apa yang kakek lakukan disini?
Kamu siapa?
Aku? Ups...
Maukah kakek pulang saja? Aku mau membersihkan kolam renang.
Itu hampir membunuhku. Tapi untung saja sudah beres.
Amy, apa menurutmu
pelatih akan mengeluarkan kita dari tim bola-pantai?
Tentu saja tidak. Jika kita keluar
kemana lagi dia mencari pemain tengah depan dan belakang yang handal?
Tapi dia kali ini tampak serius.
Ups, dia memang selalu saja begitu.
Dia memang banyak bicara, tapi tak pernah melakukannya.
Biar kuceritakan sebuah kisah.
Dulu ada seorang siswi main di tim renang sekolah.
Lalu gadis ini suatu malam berlatih sendirian.
Kemudian
dia tenggelam.
Semenjak itu
setiap malam
dia berenang kesini.
Berenang dan cuma berenang.
Dan setiap orang yang melihat dia
tanpa kecuali, semuanya
menghilang.
Disini?
Menyeramkan.
Kau mau kemana? / Aku?
Kau...
berhati-hatilah.
Hey!
Amy, tunggu aku!
Amy?
Amy?
Amy, jangan coba-coba menakut-nakutiku!
Gadis-renang maafkan aku...
Dasar penakut.
Amy, dasar kau kurang ajar!
Penakut.
Oh, jangan marah.
Ada apa?
Amy...
Aku tadi melihat sesuatu.
Apa? Ada apa?
Ah!
Qiqi!
Qiqi!
Qiqi!
Qiqi!
Qi...
Qiqi?
Qiqi, ini aku, ini aku.
Ini aku, Amy. Ini aku, Amy.
Amy.
Apa yang mesti kulakukan?
Aku sudah melihat gadis itu. Tadi aku melihatnya.
Nyawaku akan diambil. Apa yang mesti kulakukan?
Apa yang sebenarnya kamu lihat?
Aku melihat rambut menutup kepala muncul.
Apa yang mesti kulakukan? Nyawaku akan diambil. / Rambut?
Tak mungkin. Aku harus kesana melihatnya.
Aku tak mau pergi sendirian.
Aku tak mau kesana. / Aduh...
Kamu ini takut apa?
Apa yang bisa menyakitimu?
Tak ada apa-apa.
Apa ini?
Sudah kubilang 'kan.
Kapan, sejak kapan jejak ini ada?
Amy. / Aduh...
Aku tak percaya ada monster.
Jangan kesitu.
Lihat, airnya menuju kesitu.
Cepat.
Kau terus ikuti ini?
Jejaknya masuk kesini. Ruang bahan-percobaan.
Ya ampun, apa yang kamu takutkan?
Aku bawa senter.
Amy, tempat apa ini?
Kenapa gelap sekali?
Aduh, jangan menakuti dirimu sendiri.
Apa ini? Ini...
Bagaimana bisa rubah cantik ini ada disini?
Apa kau sentuh sekarang sebenarnya benda mati.
Ah!
Apa? Benda mati apa?
Kamu mau apa?
Ayo pergi, rasanya menyeramkan.
Ya ampun, tak akan terjadi apa-apa.
Aku takut... hantu.
Amy.
Apa yang baru saja kau lihat?
Aku sudah merekam videonya.
Sudah kurekam.
Qiqi!
Amy aku ingin pulang.
Ah!
Qiqi!
Amy!
Qiqi.
Qiqi.
mahsunmax
Qiqi.
Qiqi.
Bangun.
Apa kau melihatnya?
Kau melihatnya?
Aku harus bagaimana?
Ayo kita periksa.
Mana?
Kata pelatih
kita akan ada pertandingan hari ini. / Aduh!
Ini dia.
Pelatih, aku...
Dengar.
Kalian pikir kalian ini TF-Girl?
Ha? Keluar!
Amy, sekarang bagaimana?
Ayo kita pergi ke ruang sampel.
Ke sana lagi?
Hey.
Kita kesini untuk mencari seseorang.
Hey.
Kamu 'kan yang menakuti-nakuti?
Aku...
Hey, lihat itu.
Ayo berdiri.
Hai, kek.
Ayo.
Amy.
Kau yakin akan meninggalkan dia disini?
Jika tidak, lalu bagaimana?
Bagaimana kalau ini memang untuk bahan sampling.
Tapi
apa yang bisa kita lakukan?
Ya, kamu bisa bicara atau tidak?
Hai, kalian.
Aku Sunny.
Hey, bisakah kau merubah kakimu jadi ekor ikan sesukamu?
Hey. / Secara teori bisa.
Cuma kalau kaki ini menyentuh air saja akan berubah jadi ekor ikan.
Lalu Atlantis itu apa memang ada?
Atlantis? Itu cuma dongeng.
Kalian manusia, jangan bilang kalian tak bisa membedakannya.
Bukankah putri duyung legendanya memang ada?
Kamulah yang terlihat hidup.
Aduh, Hey!
Untuk apa kau kesini, di daratan?
Gini... terlalu bikin stress di lautan.
Aku harus ujian sambil duduk.
Membaca teks.
Berusaha lulus ujian SIM naik lumpa-lumba.
Disaat istirahat hari Sabtu Minggu
aku dipersiapkan untuk kencan buta oleh orangtuaku.
Yang lebih parahnya
jika aku tak bisa menemukan pacar
aku akan digolongkan sebagai ikan sisa.
Ikan sisa? Itu sebabnya kamu keluar dari air?
Sebenarnya, karena aku mencuri paus bungkuknya kakek.
Dan ingin menghirup udara segar di atas air.
Siapa yang mengira
aku tertangkap secara tak sengaja. / Tak sengaja?
Aku berpapasan dengan perahu nelayan.
Kalau begitu itu bukan tak sengaja.
Apa kau terluka?
Aku berharap terluka.
Lebih baik dari pada kehilangan sepotong sisik.
Sisik? Itu hal sepele.
Yang benar saja.
Itu sangat berarti bagi putri duyung. Masalah besar...
Tanpa sisik
kami tak akan bisa temukan jalan pulang.
Dan orangtua kami tak bisa menemukan kami.
Lalu dimana sisik yang haling itu?
Sisik...
itu yang aku tak tahu.
Aku mendapatkannya!
No comments yet. Be the first to leave one.