Specials

Release informatie

Joseon Shooter E12 LIMO
Een commentaar door leavest
kunjungi http://idfl.me, orang-gak-penting.blogspot.com

Tags

other
Gepubliceerd op: 2014-08-03
Downloads: 37
Slechthorend: No

Voorbeeld van Indonesian ondertiteling

De eerste 200 regels.

Apa yang terjadi?

Ya... Aku membawakanmu teh, tapi Kau tertidur.

Apa hanya itu?

Apa?

Apa Kau masih menganggapku sebagai Yoon Kang?

Tidak. Aku hanya kasihan melihatmu tertidur.

Selamat malam.

:: Episode 12 ::

Jalan!

Ini hari yang baik untuk berpuisi.

Berhenti!

Apa yang kalian lakukan? Hentikan dia sekarang!

Kuda ini tak mau mendengarkanku!

Dasar kuda...

Ini sungguhan. Aku juga hanya mengikuti perintah.

Siapa dia?

Siapakah yang memberimu perintah?

Katakan padaku.

Sekarang!

Ampuni aku.

Jika aku memberitahumu, kau akan mati.

Kau juga takkan bisa menangani mereka.

Jadi tolong hentikan sampai di sini. Jika Kau melepaskanku sekarang

akan kuanggap tak ada yang terjadi hari ini.

Kenapa begini tiba-tiba?

Jika Kau tak memberitahuku, Kau juga akan mati.

Buatlah keputusan.

Kau ingin mati di tanganku atau...

kau ingin mati di tangan mereka.

Tuan!

Kenapa kau begitu berisik?

Tuan Jung diculik oleh penembak itu!

Dan ini...

Kim Jwa Young?

Apa Dia memerintahmu untuk mencelakakan Kepala Pengawal Istana Park Jin Han?

Di satu sisi, itulah yang terjadi.

Karena dia yang mengendalikan Soo Ho Ge.

Lalu bagaimana dengan penembak itu?

Apa dia juga memerintah sang penembak membunuh Park Jin Han?

Mungkin seperti itu.

Siapa penembak itu?

Aku juga tidak tahu. Aku belum pernah melihatnya.

Hanya Tuan Kim Jwa Young yang mengenalnya.

Penembak itu menculik Tuan Jung?

Dia mengirimiku surat.

Dia mengatakan padaku untuk mengirim penembak yang membunuh Park Jin Han.

Pergilah ke sana sendiri dan singkirkan Dia.

Dan pastikan untuk menyelamatkan Tuan Jung.

Baik, Tuan.

Jika kau gagal kali ini, aku yakin Kau sangat tahu konsekuensinya.

Jatuhkan senapanmu!

Kepung Dia. Kita harus memastikan identitasnya hari ini.

Siap.

Bergerak!

Kejar mereka!

Maksudmu, kau yang asli?

Kau penembak yang membunuh Park Jin Han?

Benar, Tuan.

Nama saya Choi Won Shin.

Lalu siapa yang muncul tadi?

Dia bawahan saya.

Apa?

Hidupku dalam bahaya.

Tapi kau berani menempatkan bawahanmu di depan?

Bagaimana jika ada yang tidak beres?

Tuan...

- Demi menangkap orang yang menculik Anda... - Diam Kau!

Hidupku harus diutamakan!

Bukankah Tuan Kim Jwa Young sudah memerintahmu itu?

Beraninya kau coba main-main?

Lakukan saja seperti yang diperintahkan!

Saat beliau menyuruhmu menyelamatkanku, selamatkan saja aku!

Dan jika Kau harus mati dalam bertugas, matilah saja!

Itulah tugas bagi orang-orang sepertimu!

Tapi... Kau berani mempertaruhkan hidupku?

Demi menyelamatkan nyawa tak berharga, Kau berani main-main?

Tuan...

Akan kulaporkan hal ini pada Tuan Kim secara rinci.

Aku akan memberitahukan bahwa anjing pemburu lupa untuk setia pada tuannya.

Tuan...

Aku tak butuh alasan!

Ini akhir bagimu sekarang!

Bajingan...

Tuan, saya tidak mempertaruhkan nyawa saya demi hidup siapapun.

Sekalipun itu Tuan Kim Jwa Young...

juga akan seperti itu.

Tuan!

Larilah! Polisi ada di sini!

- Kejar mereka! - Siap!

Anda di sini!

Anda ke sini untuk menemui Tuan Hanjo?

Ya... Aku mampir dalam perjalanan.

Begitukah? Mari kita bersama-sama. Saya juga harus bertemu dengannya.

Masuklah duluan. Aku akan kembali lagi nanti.

Apa?

Tuan Hanjo!

Aku Soo In.

Ada apa?

Ada yang ingin kubicarakan mengenai bubuk mesiu.

Masuk.

Kita hampir kehabisan bahan mesiu.

Persediaannya hanya tersisa untuk tiga hari.

Baiklah. Aku akan memesan lagi.

Silahkan pergi.

Ya, tapi...

Apa Kau sedang tak enak badan? Kau berkeringat dingin...

Ini bukan apa-apa. Pergilah sekarang.

Baik.

Tuan Hanjo!

L 3 4 v 3 5 t

Saat saya tiba, Tuan Jung sudah tewas.

Dia menyerang kami menggunakan mayat Tuan Jung sebagai umpannya.

Dan?

Pada akhirnya polisi datang mengejar kami dan menghalangi tugas kami.

Lalu bagaimana dengan identitas penembak itu?

Saya tidak bisa memastikannya.

Jadi, Kau tak bisa menyelesaikan apapun.

Kau tak bisa menyingkirkan Jung Hwe Ryung

dan Kau juga tak bisa menyelamatkan Tuan Jung.

Maafkan saya.

Maka, serahkan semuanya sekarang.

Aku akan menghubungi Hansung*...

* Saat ini adalah Seoul

dan memberitahu mereka untuk menunjuk Ketua Kelompok Pedagang Gyeonggi yang baru.

Tuan...

- Pergilah sekarang. - Tuan!

Sekarang!

Jadi dia mulai menjalankan rencana yang berbeda.

Bagaimana kau bisa begini? Bagaimana?

Kenapa Kau di sini...

Kau tiba-tiba pingsan.

Kau baik-baik saja?

Ya.

Tampaknya Kau berdarah terlalu banyak.

Pendarahannya sudah berhenti sekarang.

Terima kasih.

Kau tak bertanya kenapa aku bisa terluka.

Kau pasti punya alasan...

Suatu situasi yang tak dapat dihindari.

Aku akan mampir lagi.

Lukanya perlu dibersihkan dan diobati setiap hari.

Tak apa-apa. Aku bisa sendiri.

Biar aku saja.

Jangan khawatir. Aku akan berhati-hati.

Akan kupastikan orang lain tak mengetahui hal ini.

Permisi.

Harap berhati-hati. Kumohon.

Sebenarnya kenapa?

Apa yang ingin dia periksa?

Ayah datang.

Apa yang terjadi?

Senapan itu...

Aku memilikinya hanya sebagai hobi.

- Untuk pergi berburu sesekali... - Tolong hentikan.

Memangnya aku akan tertipu kata-kata itu lagi?

Ayah adalah... penembak itu.

Jangan berasumsi seperti itu.

Ya, itu memang ayah.

Ayah terdaftar sebagai prajurit sewaan di tahun 1866

dan berjuang sebagai penembak jitu.

Ayah cukup hebat hingga menerima penghargaan dari pemimpin pasukan kerajaan.

Sejak saat itu, berhari-hari ayah menghilang secara tiba-tiba.

Dan Ayah menjadi sangat sukses di kelompok pedagang Gyeonggi.

Pertanyaannya akhirnya terjawab.

Siapa dia?

Siapa yang memerintah ayah sebagai penembak dan berada dibalik ini?

- Sudah cukup. - Apa dia juga menyuruh Ayah untuk menembak ayah Soo In?

Tolong beritahu aku!

Apakah Ayah juga membunuh Kepala Pengawal Istana Park Jin Han?

Itulah kenapa Ayah membawa Yeon Ha.

Karena Ayah harus mengetahui apakah Tuan Hanjo adalah Park Yoon Kang.

Jika dia adalah Park Yoon Kang...

Ayah harus menyingkirkannya.

Pergilah sekarang.

Ada hal-hal yang tak bisa kukatakan sekarang.

Aku ingin memberitahu satu hal.

Tolong biarkan Tuan Hanjo.

Ini akan tetap sama kalaupun dia Park Yoon Kang.

Jangan sentuh Dia.

Jika Tuan Hanjo meninggal...

Ayah juga akan kehilangan putri satu-satunya.

Aku tak mengatakan omong kosong.

Jika Ayah mengenalku... setidaknya ayah harus tahu hal itu.

Hye Won...

Saatnya akan tiba.

Waktu dimana aku bisa memberitahukan semuanya.

Lalu Kau akan bisa memahamiku.

Jika itu yang Ayah harapkan, tolong berhentilah sekarang!

Jika Ayah tak berhenti...

Ayah juga akan menghadapi akhir yang menyedihkan.

Seorang penembak seperti Ayah tak lain hanyalah anjing pemburu.

Setelah perburuan berakhir, Ayah hanya akan diabaikan.

Tak masalah...

apapun akhir yang kuterima nanti.

Yang kukhawatirkan adalah... hanya Kau.

Apapun yang telah kulakukan

atau apapun yang kulakukan nanti

itu hanya... hanya untukmu.

Ketahui saja itu.

Itu dia.

More Indonesian subtitles for The Joseon Gunman

Opmerkingen

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left