De eerste 200 regels.
= Pengalih & Penyunting Bahasa oleh = * H@w-to-kiLL *
Kadang sulit membedakan mana yang hidup dan yang mati.
Kebanyakan orang tampaknya takut mati.
Bukan aku, aku sering melihat orang mati.
Kisah ini tidak memaparkan akhir yang sempurna.
Tidak semua orang yang hidup.
Dan yang kulihat setelahnya, aku tak yakin kematian...
...adalah hal yang kita duga.
Jadi ini tempatnya, ya?
Aku benci tempat ini.
Sial, kukira tempat ini lebih besar.
Sering mendengar rumor, ya?
Diam, tempat ini bukan lelucon.
Aku tak takut pada orang tua itu.
Maka kau seorang berandal bodoh.
Kau tak tahu apa pun yang terjadi di sana.
Kudengar dia memakan mereka. Seperti digoreng dan sebagainya.
Kau tahu kenapa mereka memanggilnya "Candy Butcher"?
Karena bagi dia, darah itu manis.
Bajingan itu telah berbuat keji selama tahunan.
Kudengar Terrance pernah bertemu dia.
Dia menyatukan orang dengan jahitan.
Seperti Frankenstein.
Ya, jadi hati-hatilah sebelum kau berbuat hal yang bodoh.
Halo.
Halo juga.
Aku mencari...
Aku mencari 'Butcher' (penjagal).
Siapa yang ingin tahu?
Bukan siapa-siapa.
Gloria.
Apa yang kukatakan soal menjawab tamu?
Kembali ke dalam.
Anak yang manis.
Putrimu?
Bisa kubantu?
Ya, aku punya sedikit limbah, perlu diurus.
Ya, maaf soal itu. Kau harus menelepon departemen sanitasi.
Tidak, Chino memberitahuku apa keahlianmu, dan ini perlu dibereskan.
Ini bukan "drive thru".
Sial, apa aku terlihat ingin makan kentang goreng?
Jadi...
Kita sepakat?
Ini punya Letnan. Kami usai membenahi pertikaian.
Jangan cemas, Pak tua. Takkan ada terjadi masalah.
Apa ini?
Maaf?
Anak kecil dilarang. Lihat dia. Dia masih kecil.
Dia bukan anak kecil.
Tidak, aku tak mau mengurusnya. Lihatlah dia.
Anak kecil dilarang. Itu aturannya.
Kita tahu aturannya.
Kau di sini, dan kau akan melakukan yang diperlukan.
Tak ada cara lain, Pak tua.
Tidak. ⁄ Tentu ada.
Lakukan demi putrimu.
Maaf?
Jika bukan untukmu, lakukan untuk putrimu.
Sudah kubilang, dia anak yang manis.
Dengar, Kawan. Jadi, kita sepakat?
Hei!
Jasadnya tetap di sini. Uangnya?
Ya, bisa untuk hal lain.
Kita berdua tahu kau tak punya pilihan.
Apa yang terjadi pada mereka?
Itu tidak penting.
Boleh kubantu?
Sudah cukup untuk malam ini.
Oke, aku ingin kau tenang. Tenang aja.
Jangan.
Jangan...
Jangan, jangan.
Jangan khawatir, akan kubereskan.
Kau akan berharap dia membereskan ini.
Ya, persetan kau.
Dia akan mengurusnya.
Bagaimana jika dia tak kembali?
Maka kita pergi mencarinya.
Sial!
* Aku terbangun dan semuanya tak terduga *
* Namun 'ku di sini sedang meneleponmu *
* Iblis itu... *
* ...di persimpangan itu, hari ini aku akan mencari *
Jika kau tak bisa tenang, jahitanmu akan terbuka.
Hentikan saja.
Kau justru memperburuknya.
Tenang, kau sudah kehilangan banyak darah.
Tenang... Tenang.
Santai... Santai.
Dia mengotori baju ibu.
Dicuci bisa bersih.
Takkan membuat perbedaan.
Ayah meninggalkan darah di lantai.
Ayah harus lebih berhati-hati.
Jadi, kita mesti apakan dia?
Cukup, pastikan dia baik saja.
Lalu apa?
Sebab aku tak menyukainya.
Dia hanya takut.
Ibu juga tak mau dia di sini.
Ya, benar.
Tak apa. ⁄ Kata Ayah, orang-orang ini jahat.
Bagaimana jika dia jahat, dan ingin menyakiti kita?
Dia sedang terikat.
Kalau dia berbahaya? Ayah bahkan tak mengenalnya.
Ibu tak akan mau dia...
Ya, ibu tak di sini, 'kan?
Seharusnya biarkan dia mati.
Hei! Gloria, ayah bukan monster.
Ayah melebur orang di ruang belakang.
Orang mati. Dengar, jika gadis itu tak diselamatkan...,
...kita sama buruknya dengan mereka.
Kau paham?
Ya?
Baik, Ayah.
Baiklah.
Jika kita selesai lebih awal, mungkin bisa makan es krim.
Gloria?
Dia di sini.
Tak ada apa-apa di sana.
Tak ada apa-apa di dalam.
Kau berhalusinasi lagi.
Mereka di sini. Aku bisa melihat mereka di mana-mana.
Bisa kau sedikit tenang?
Aku akan melepas sumpalanmu jika kau mau tenang.
Jangan tanya kau ada di mana, kenapa di sini, kapan kau bisa pergi.
Dan jangan teriak. Tak ada yang bisa mendengarmu.
Jika kau teriak, kau akan tetap disumpal, dan tak dilepas lagi.
Putriku tinggal di sini.
Jika kau menempatkannya dalam bahaya...,
...kau akan berharap lebih baik mati. Kau paham?
Kau paham?
Aku rasa belum.
Itu baju ibuku.
Jangan terlalu merasa nyaman.
Kita harus meluruskan beberapa hal.
Ini bukan rumahmu, dan kau bukan tamu kami.
Kau tak diizinkan di kamarku, kau tak diizinkan meminjam...
...pakaianku, buku-buku, atau boneka Cutie Pie-ku.
Kau tak diizinkan menyentuh pena berwarnaku...
...tanpa izin, dan yang paling penting...,
...kau jangan pernah menyentuh sikat gigiku.
Yang merah muda dan biru.
Angguk saja jika kau paham.
Boleh kusentuh itu? Anting-antingmu.
Terlihat cantik.
Dia tak bisa mendengarmu.
Kau bisa memilikinya.
Benarkah?
Tidak, aku tak bisa.
Tidak. Lanjutkan. Lanjutkan.
Astaga, ayahmu tak akan tahu. Jangan khawatir.
Bagaimana kau tahu?
Pria tak memperhatikan hal-hal seperti itu.
Ayo. Ayo, cantik, 'kan?
Itu akan terlihat cantik di telingamu.
Yang ini.
Benar.
Ya, keduanya cantik, ya?
Ya.
Jangan, tolong jangan disumpal dulu. Hanya sebentar.
Sulit bernapas.
Gadis kecil, bisa kau lepas ikatan tangan ini?
Terasa sangat sakit.
Namaku Gloria. Jangan panggil aku gadis kecil.
Gloria! Itu nama yang bagus.
Namaku Jackie. Bisa tolong lepas ikatan ini?
Kumohon?
Ayo, satu saja. Tolong.
Gloria, ayolah.
Terima kasih untuk anting-antingnya.
Tidak.
Ibu takkan mau dia di sini. Aku tak mau dia ada di sini.
Kuharap dia akan pergi.
Dia tak berhak di sini.
Dia hanya bisa menangis dan menjerit.
Lagi pula, dia pikir menyogokku akan membuatku menyukainya.
Dia salah.
Tapi anting ini cantik.
Tak apa. Kau akan terbiasa di sini. Aku janji.
* Oh, lampu padam dan gordennya terangkat *
* Dua kekasih saling bertatapan *
* Dan bunyi petikan gitar Spanyol yang selaras *
* Di pesta bulan madu *
* Dia bajingan yang tampan *
Gloria!
Sarapan!
* Seperti pangeran pencuri *
* Dia yang terbaik yang pernah terlihat *
Gloria!
Bukankah mereka cantik, Ayah?
Gloria.
Apa yang sudah kaulakukan?
Dari mana kau dapatkan ini?
Jackie yang memberiku.
Siapakah Jackie...? Jackie.
Apa-apan kau, memberi anak usia 12 tahun, itu...
Jackie.
Gloria!
Ayah ingin kau mengambil alat P3K...
No comments yet. Be the first to leave one.