De eerste 200 regels.
"The IT Crowd"
Hei.
Aku baru saja memenangkan 450 paun dengan bermain poker.
Bagus.
Aku sudah menduganya. Mikey 73.
Biaya sewaku beres bulan ini.
Aku bisa membeli...
Tidak. Aku kehilangan semua lagi.
- Jen? - Philip. Halo. Hai.
Ini Philip dari lantai enam. Ini Moss dan Roy.
- Hai. - Hai.
Hai.
Apa yang membawamu ke sarangku?
Tentu saja, aku bukan hewan.
Atau, aku memang hewan.
Astaga. Astaga. Astaga.
Aku hanya ingin tahu,
apa kau memiliki Heat terbaru?
Ya. Itu dia.
Terima kasih, dan...
Maaf. Aku tak yakin,...
...kau mau ke teater besok malam? Mungkin? Atau?
Dengan senang hati.
- Maksudnya aku, Moss. - Dia memandangiku.
- Tidak. - Menurutku, ya
Kau bahkan tak di garis pandangnya.
Philip, kau bicara dengan siapa? Aku atau Jen?
- Kau menyukai teater? - Belum pernah ke sana.
Tapi, aku selalu menyukai ide tentang teater,...
...aroma Grease, The Roar of the Paint.
Aku sering berpikir, bila tak bekerja di bidang komputer,
aku mungkin akan menjadi pemain teater.
Tapi, kau belum pernah menonton drama?
- Belum. - Kenapa tidak?
Tak pernah tertarik.
- Apa ada orang terkenal di sana? - Tidak.
Aku akan melewatkannya. Terima kasih.
Kau memang tak diundang.
Tunggu. Laura Knightly turut bermain.
Laura Knightly dari The Bill?
Dia cantik sekali. Kau tahu? Aku mau, Philip. Terima kasih.
Tak ada undangan untuk kalian. Tunjukkan undangannya.
Kalian juga bisa ikut,
bila mau. Aku kenal salah satu pendukungnya.
Jadi, tiket bukan masalah.
- Bagus. Kita sepakat. - Baiklah.
Aku akan menelepon kalian dan memberikan perinciannya. Ya?
Itu sempurna, Philip. Terima kasih telah turun, Bung.
Sampai jumpa.
Itu sebenarnya bisa menjadi kencan.
Kini, ini adalah...
...pesiar kantor.
- Maaf, aku melupakan The Heat. - Ya..
Itu...
Apa?
Dia benar-benar ingin meminjam CD Heat.
- Lalu? - Hanya saja, kau tahu,...
- Aku tak tahu. Apa? - Aku kaget.
Kenapa?
Aku hanya tak banyak mengenal pria normal yang membaca Heat.
Apa? Dia homo
hanya karena dia membaca majalah Heat?
Entah dia homo atau wanita saat berusia 20-an tahun.
Tidak.
Lalu, kenapa dia mengajakku pergi untuk berkencan?
Kau yakin, dia menganggap ini sebagai kencan sungguhan?
Kau yakin tak pergi hanya menjadi kawan wanitanya?
Bila kau membahas yang menurutku sedang kau bahas,
jawabannya, ya, dia seorang homo.
- Bagaimana kau bisa mengetahuinya? - Semua mengetahuinya.
Selain itu, dia telah menjadi homo sejak era Wham.
Kami membahas soal Philip.
- Dia meminjam Heat. - Dia meminjam Heat?
Dia mengenal orang-orang di teater.
Itu bukan ungkapan halus
Dia memang mengenal orang-orang di teater.
Lagi pula, aku yakin, ini kencan.
Kenapa dia mengajakku berkencan?
Jangan salah paham,...
tapi mungkinkah bila dia mengira kau seorang pria?
- Baiklah. Ayo kita memesan taksi. - Cuma sepuluh menit berjalan kaki.
Aku tak suka berjalan kaki.
Kenapa tak ikut saja?
Sehingga, semuanya berjalan kaki.
Tak perlu. Aku tak mau mengganggu
malam romantismu dengan pria homo itu.
- Dia bukan pria homo. - Dia membaca Heat.
Hei, kalian mau ke mana?
Lihat. Richmond masih hidup.
Kami akan ke teater. Mau ikut?
Tidak. Terima kasih.
- Lebih baik, kalian juga tak pergi. - Kenapa?
Angin buruk bertiup.
Semalam, aku dibangunkan dari tidurku
oleh seekor gagak yang bersuara tiga kali.
Kalian pasti mengetahui suara gagak.
Dia melalui jendelaku,
Aku menginjak potongan Lego.
Tepat di tumit.
Lalu, aku menyalakan televisi.
Kusadari, penerimaan sinyalnya kurang baik.
Tidak buruk, tapi kurang baik.
Dengarkan.
Kalian akan sial dalam perjalanan ke teater malam ini.
Amat sial.
Bila kalian bertanya,...
Mereka tak sopan sama sekali.
Di mana Heat-ku?
"Gay, Opera Homo"
Opera homo berjudul Gay.
Itu homo sekali.
Opera homo? Bukankah semua opera selalu homo?
Ini pasti opera paling homo yang pernah dibuat.
Ulasannya bagus.
"Penonton Bertepuk Tangan, The Evening Informer"
"Tak Cuma Bisa Dinikmati, The London Echo"
"Tak Sepanjang Opera Lain, The Banner"
Kisah seorang pria muda,
yang mencoba mencari seksualitasnya
di masa pemerintahan Thatcher yang tak peduli."
"Peringatan, berisi adegan erotis homo yang kentara."
Tidak.
Latar belakangnya tahun 1980-an..
Erotisme homo yang kentara.
Apa artinya, mereka akan menampilkannya?
Kau tak nyaman dengan seksualitasmu?
Aku amat nyaman dengan seksualitasku.
Aku hanya tak ingin tertampar di wajah dengan seksualitas mereka.
Lihat, Itu Philip.
Lihat. Dia melirik seorang wanita.
Syukurlah.
Dia hanyaplah pria biasa yang bebal.
- Hei, kau sudah di sini. - Ya.
Apa yang kita lakukan, Roy? Ini bukan kesukaan kita.
Ini terjadi di masa lalu.
Lupakan dramanya. Philip mengenal beberapa pemain.
Intinya adalah pesta balik panggung setelahnya.
Itu hebat.
Kau tinggal menemui mereka, bilang bahwa penampilannya bagus,
dan kau pun akan mendapat anggur putih semalaman.
Lagi pula, aku sungguh ingin menemui Laura Knightly.
Hei, kalian. Astaga.
Kelihatannya hebat, 'kan?
Ya, kita harus mengambil tiket kita.
Aku kenal seseorang yang suka digelitik.
Maaf, aku suka melakukan itu kepadanya.
Hei.
Ini Jerome. Dia humas acara ini.
Dia yang menyediakan tiket kita.
Bagus. Terima kasih.
Ini Jen, Moss, dan Roy.
- Halo, halo. - Halo. Apa kabar?
Astaga. Kau orang Irlandia. Aku suka orang Irlandia.
Mereka gila, 'kan? Mereka gila.
- Kami semua memang gila. - Kau akan menyukai pertunjukan ini.
Ini hebat.
Aku menyukai yang hebat.
Baiklah. Lekas, semuanya. Acara akan segera dimulai.
Kuharap, Laura Knightly
takkan berdandan seperti Toyah.
Dia memerankan siapa di The Bill?
Dia memerankan pecandu heroin yang ditusuk wajahnya.
- Dia cantik sekali. - Dia cantik, 'kan?
Astaga. Sudah mulai.
Mungkin, ini akan bagus.
Ya.
Memangnya, ini akan bisa seburuk apa?
Selamat datang...
...di Keratuan...
...Inggris.
Hebat.
Keratuan Inggris?
Dia seharusnya tak boleh mengatakannya, 'kan?
Hari ini adalah saatnya Para pembenci homo
- Dihajar - Ya.
Ya.
Ya, hajar mereka.
Aku kawannya Dorothy Aku kawannya Dorothy
Dia kawanku
Ini hebat sekali.
Pegang tanganku
Tidak
Itu bukan tanganku
Aku mencintai penis
Baiklah. Aku sudah puas.
Jangan pergi. Itu tak sopan.
Ini terlalu homo bagiku.
Kupikir aku akan tahan, ternyata tidak.
- Sebentar lagi akan jeda. - Aku menyukainya, Roy.
Tenanglah. Setidaknya, takkan lebih buruk lagi.
Baiklah. Nyalakan lampu gedung.
Mari kita lihat kalian.
Kau memakai kaos itu untuk bertaruh?
Partisipasi penonton. Ayo kita pergi.
Apa ini?
Halo.
Katakan, siapa yang jantan di hubungan ini?
Apa?
Baiklah. Bukan. Kami bukan homo.
Kami hanya sahabat dekat.
No comments yet. Be the first to leave one.