De eerste 200 regels.
KLUB TINJU MUGWAN
Kami sudah tutup.
Dulu kau bertinju, ya?
Pantas saja.
Permisi.
Siapa kau sebenarnya?
Kenapa kau membunuh mereka?
Keluargaku.
Kau akhirnya ingat?
Tapi tak adil
karena aku tak pernah melupakan keberadaanmu.
Aku mencarimu seumur hidupku.
Aku menjadi polisi agar lebih mudah melacakmu.
Wajah dan kepalan tanganmu.
Karena hanya itu yang kuingat,
aku kesulitan mencarimu.
Naiklah dan tunjukkan kemampuanmu.
ALKITAB
Mata dibalas mata.
Gigi dibalas gigi.
Itu karena kau memukul ibuku sampai tewas.
Ini untuk adikku yang terbakar sampai tewas.
Ini untuk perbuatanmu pada ayah tiriku.
MOUSE
EPISODE 17
Apa rencanamu sekarang? Katakan apa rencanamu!
Aku tak bisa lagi hidup dengannya.
Dia...
Dia mengubur adiknya sendiri.
Aku tahu dia gila saat dia membunuh ikan emas dan Choco kita.
Kelak dia akan membunuh seseorang.
Cukup. Dia bisa mendengarmu.
Sial.
Lihat tatapan itu.
- Berhenti menatapku. - Sayang.
Astaga.
Jae Hoon, kemarilah.
Kau harus mandi.
Kau pasti lapar.
Di mana Jae Min dan Jae Hee?
Ayahmu mengajak mereka ke taman hiburan.
Jangan salah paham.
Aku tak mencoba membunuh Jae Min.
Dia terus mengadukanku.
Aku hanya ingin memberinya pelajaran.
Hanya itu yang hendak kulakukan.
Aku serius, Ibu.
Baiklah.
Makanlah.
Ibu, sedang apa di sini?
Dasar monster. Matilah.
Matilah!
Jae Hoon.
Matilah!
Ibu.
Ibu.
Ibu.
Jae Hoon.
Maafkan ibu.
Maaf ibu tak memercayaimu.
Ibu.
Ibu
tak punya pilihan.
Kau terlahir
dengan gen istimewa.
Kenapa?
Kenapa hanya aku?
Tidak.
Ada lagi.
Ada satu anak lagi
yang terlahir sama seperti kau.
Anak ibu yang malang.
Ibu. Bertahanlah.
Ibu.
Putra ibu tersayang.
Kau putra yang baik, 'kan?
Semoga
kau hidup
dengan baik dan jujur,
anak ibu tersayang.
- Astaga. - Astaga.
Astaga.
Anak yang malang.
Apa yang terjadi?
- Apa yang akan dia lakukan? - Benar.
SATU KELUARGA DIBUNUH DI GURYEONG
Dia bahkan tak menangis meski keluarganya tewas.
Jangan melakukan itu pada anak kecil.
Kau menyaksikan sesuatu hari itu?
Tidak, aku tak melihat apa pun.
Beraninya dia membunuh keluargaku.
Aku akan mencari dia dan melakukan padanya seperti apa
yang dia lakukan pada keluargaku.
Pembunuhan balas dendam.
Aku membalas dendam.
Izinkan aku meminjam foto ini.
Kenapa? Untuk apa?
Aku harus menyelidiki sesuatu.
Akan kuberi tahu lain kali.
Apa Soo Ho terus bertinju?
Tidak. Dia berhenti bertinju
tak lama setelah kejadian yang menimpa kakaknya.
Pada saat itu, dia bekerja di sebuah perusahaan.
Perusahaan? Di mana?
Di perusahaan keamanan.
Dia sangat kesulitan
hingga menjalani konseling
di pusat layanan pemerintah.
Mereka merekomendasikannya untuk pekerjaan itu
di perusahaan.
Dia bekerja di sana selama sekitar sepuluh tahun.
Dia bekerja keras dan rajin.
Lalu suatu malam,
dia menangis semalaman.
Soo Ho. Ada apa?
- Baru kali itu - Ada apa?
dia menangis kencang sejak kakaknya meninggal.
Keesokan harinya, saat membersihkan kamarnya,
aku menemukan tanda terima dari gerbang tol Guryeong.
Setelah itu, dia berhenti
dan membantu temannya di sasana tinjunya.
Guryeong.
Dia tak pernah mengatakan apa yang terjadi?
Aku pernah bertanya, tapi dia tak mau bilang.
Beberapa hari setelah malam itu,
ada detektif datang.
Dia mengajukan beberapa pertanyaan,
lalu pergi begitu saja.
Detektif.
Ini Danau Guryeong, 'kan?
Dia tak pernah memberitahuku
alasan dia membunuh keluargaku.
Perampokan?
Tidak. Dia pasti membunuhku juga.
Kenapa dia mengeluarkanku dari rumah, lalu membakarnya?
Kenapa hanya aku?
Pria ini...
Dia tampak tak asing.
Harusnya biarkan aku mati!
Kenapa?
Kenapa?
Pantas saja. Dia tampak tak asing.
Kau harusnya membiarkan aku mati.
Maka, dia takkan pernah lahir.
- Kenapa dia hanya menyelamatkanku? - Kenapa dia hanya menyelamatkanku?
Sung Yo Han bersekolah di Guryeong.
Jadi, anak ini Sung Yo Han?
Baiklah. Itu menghubungkan dia dengan Song Soo Ho.
Ada yang bisa kubantu?
Aku polisi. Aku menyelidiki beberapa hal.
Apa yang polisi inginkan dari rumah ini?
Benar, 'kan? Putra Nasional, Petugas Jung.
Astaga.
Aku melihatmu di berita.
Kau sangat menderita karena si berengsek itu.
Kau kemari karena Sung Yo Han.
Sung Yo Han?
Aku hampir pingsan hari itu saat melihat berita
karena kupikir dia Jae Hoon.
Apa...
Pada hari itu, Sung Yo Han datang
dan menatap rumah ini sangat lama.
Sung Yo Han pernah kemari?
- Pada hari itu... - Kau tahu.
Pada hari dia tertembak.
Dia datang saat siang dan mengamati rumah ini.
Aku mencari tahu siapa dia
dan ternyata dia seusia dengan Jae Hoon.
Jadi, aku bertanya,
"Apa itu kau, Jae Hoon?"
Dia bilang bukan, dan aku keliru.
Lalu dia bergegas pergi.
Benarkah?
Ya.
Hampir lupa. Dia berhenti dan menanyaiku
tentang gadis kembar yang tinggal di sini.
Tentang Jae Hee?
Putri bungsu mereka menghilang.
Mereka hanya menemukan tiga mayat.
Semua orang bilang,
mungkin putra sulungnya membunuh mereka.
Dia mungkin membunuh adiknya dan menguburnya di suatu tempat.
Jae Hoon sangat aneh.
Aku penasaran di mana dia dan apa yang dia lakukan,
apa dia hidup secara layak.
Kuharap dia tumbuh menjadi orang baik seperti kau,
Putra Nasional.
Terima kasih.
Kenapa dia kemari?
Bagaimana dia mengenal Jae Hee?
Dia menghilang tahun 2005.
Kini dia pasti berusia 22 tahun.
Namanya saat menghilang adalah Jung Jae Hee.
Dia juga mengidap Sindrom Savant.
Dia ingat semua yang dia dengar.
Tak ada anak
dengan kondisi seperti itu dilaporkan hilang tahun 2005.
Aku akan memeriksa dengan Pusat HAM Difabel.
Terima kasih.
Tolong cari adikku.
No comments yet. Be the first to leave one.