De eerste 200 regels.
Di bulan November 2012, Profesor Jonathan Venkenheim memimpin kru film dokumenter pergi ke lingkaran Artik dalam rangka untuk menyelamatkan reputasi akademiknya dan nama keluarganya.
Kemana kau ingin aku lihat, ke kamera atau padamu?
Lihat aku saja, Nah, jangan pedulikan kameranya.
Baik. Kita lihat dulu. Besar di Washington D.C.
Orang tuaku dulu seorang diplomat.
Aku pengurus GDS, itu sekolah swasta di kota.
Aku lulus SMA saat usiaku 16 tahun.
Itu mengagumkan.
Tidak juga. Aku mulai lebih awal dan melewatkan kelas 8.
Kuliah di Columbia.
Dua gelar, di bidang Sejarah dan Kimia.
Kombinasi yang jarang.
Tidak, tidak juga.
Tidak, saat kau mengingat pekerjaanku.
Setelah kuliah aku menerima...
...gelar Master Sejarah Eropa dari Oxford.
Aku suka Oxford, aku sangat menyukainya.
Disanalah aku bertemu Annie.
Dan... Kemudian disini di LA, untuk gelar Ph.D.
Kenapa Los Angeles?
Kepala Bagian, Paul Zelevansky.
Dia...
Dia sejauh ini yang terbaik ahli pemikiran untuk
...bagian keahliannya.
Yaitu...
Ya, baiklah, itu bukan suatu masalah, bukan?
Surat ini... Sudah mengubah hidupku.
Kakekku memperlihatkan padaku saat aku...
...berusia 10 tahun.
Dan sejak itu, pembahasan di dalam surat itu...
...sudah menjadi pokok permasalahan selama hidupku.
Apa pembahasannya?
Baiklah, ini dia.
Di dalam novel Frankenstein.
Narasi pembukanya sudah mengatakan...
...melalui setiap seri surat ialah Kapten Walton...
...menulis untuk istrinya, Margaret Saville.
Walton adalah penjelajah Samudera Artik.
...kapalnya terperangkap dalam es...
...disuatu tempat di lingkaran Artik...
...dan disana ia bertemu dengan Dr. Victor Frankenstein.
Dia menceritakan pada Walton, tentang sejarah hidupnya.
Walton kemudian menceritakan kisah yang sama pada adiknya...
...melalui setiap seri suratnya.
Dan surat ini dibuat sebagai dasar dari Novel..
Semua surat ini adalah dasar dari sebuah novel.
Tepatnya apa yang ingin kau katakan?
Yang aku katakan...
Yang aku ingin katakan bahwa Mary Shelley adalah Frankenstein...
...novel itu, hasil dari Non-Fiksi.
Yang aku katakan hasil dari Non-Fiksi yang disamarakan sebagai fiksi.
Atau, lebih akurat lagi, ini adalah pemfiksian dari...
...salah satu yang paling menakjubkan, peristiwa sesungguhnya dari sejarah manusia.
Annie, ada apa?
Bisakah aku bicara denganmu, kumohon?
Ya.
Bisakah aku bicara denganmu sekarang, kumohon?
Bisakah aku permisi sebentar saja, kumohon?
Ya, tentu saja. Bukan masalah.
Kau ingin aku menguping?
Ya.
Teman yang baik.
Mereka akan disini selama yang mereka butuh.
Bilang pada mereka untuk pergi, tolong.
Kita sudah pernah membahas ini.
Kau tahu mereka harus disini...
...selama mereka perlu mendokumentasikanku.
Jadi terserah apa yang kau mau...
...dan aku harus menerimanya?
Kau bisa membiarkan apa yang mereka ingin kerjakan...
...dan mereka akan pergi.
Aku bahkan tidak tahu apa yang mereka kerjakan.
Haruskan kita pergi?
Mungkin aku harus menunda perjalananku.
Ya, itu pasti bagus.
Kurasa, itu jadi tidak penting bagimu.
Ini tentu saja apa yang kau kerjakan setiap waktu lenggangmu.
Jangan memohon padaku.
Ini tak ada kaitannya apa yang kita bahas sekarang.
Baiklah. Kau tahu? Sialan kau.
Lakukan apapun yang kau mau.
Itu tidak bagus.
Oke. Semuanya baik saja?
Ya, maafkan soal tadi.
Kami hanya mencoret jadwal kami.
Tentu, itu... Haruskah kami...
...pergi dan mungkin kembali lagi besok?
Tidak, tidak usah.
Ya. Mungkin itu bukan ide buruk.
Tentu saja, kami pasti mau. Baik.
Baiklah.
Luke, Luke.
Hai. Namaku Brian...
...dan aku bertugas di bagian suara dari kru film dokumenter.
...pembahasan terbaru kami adalah si...
Frankenstein.
Apa kau bercanda, Vicky?
Sama-sama.
Oh, terima kasih. Kau punya teman yang sangat hebat.
Aku tidak sabar kemana akhirnya nanti, teman.
Jangan mengacau. Teman-teman, jangan mengacaukan ini.
Aku baru saja menghabiskan sejam berbicara dengannya.
Apa mungkin kau ingin bicara dengan pacarnya?
Oh, ayolah.
Apa kau melihatnya? Apa yang dia pakai.
Hei, hentikan.
Dia dan aku...
Memandangku.
Tersenyum padaku.
Baiklah, dengar, teman-teman.
Aku tidak tahu apa yang terjadi padanya sekarang...
...karena dia tidak biasanya marah besar.
Tapi kita hanya punya dua hari...
...sebelum kita ke Kanada dan dia tidak ikut bersama kita.
Jadi simpanlah itu sampai saatnya.
Karena aku tidak tahu denganmu...
...tapi aku butuh pekerjaan ini.
Baiklah, jadi kita kembali lagi ke rumahnya Jonathan.
Semoga hari ini akan berjalan sedikit lebih halus...
...dari yang kemarin.
Sudah jelas, ada semacam ketegangan...
...di antara Jonathan dan Anne setelah teorinya Jonathan.
Tapi yang bisa kubilang. Aku sudah mengenal onathan sejak kuliah.
Dia selalu mengerjakan tugasnya sebagai prioritas...
...daripada kehidupannya, kurasa dalam hal ini...
Maaf, sampai dimana tadi?
Kau berbicara tentang...
...obsesi aneh temanmu...
...yang berpikir jika Frankenstein itu nyata.
Brian, dan aku katakan ini dengan rasa sayang...
...tolong hargailah Jonathan.
Dia temanku.
Dan jika itu kurang cukup...
...apa aku perlu mengingatkanmu, dia yang membiayai ini semua.
Dia sudah punya penghargaanku... Seperti halnya pacarnya.
Oh, tuhan.
Apa yang...?
Maafkan aku.
Keluar dari mobil.
Aku minta maaf, aku tidak melihatmu.
Keluar dari mobil.
Maaf.
Keluar dari mobil./ Cepat pergi.
Tuhan.
Sial.
Baik, sudah sampai. Ayo kita kerjakan.
Yakin kau baik saja?
Ya. aku baik saja. Hari yang sibuk.
Kaum Iluminasi adalah masyarakat tertutup...
...yang telah ditemukan di Universitas Ingolstadt.
...dalam abad ke-18.
Sekarang pusat pekerjaan mereka adalah menemukan kehidupan yang asli...
...yang mana mereka merasa kunci menuju keabadian.
Mereka bekerja tanpa belas kasihan...
...dan mereka meneruskan informasi dan percobaan.
Jadi, apa yang kau punya, jika kau bisa membayangkannya...
...adalah karya ilmiah pemikirian terhebat di Eropa...
...terbangun di setiap generasi.
Puncak dalam penciptaan...
...apa yang orang-orang sebut dengan Monster Frankenstein.
Pencipta sesungguhnya adalah Johann Venkenheim...
...dia adalah kakek buyutnya kakek, kakekku.
Ini lab-nya Johann.
Jadi, apa yang sesungguhnya membuktikan ini?
Apa itu...? Baiklah, ini lab yang asli.
Itu dari album foto keluargaku.
Hanya itu satu-satunya. Maksudku, persetan dengan Mendel.
Johann adalah ayah dari keturunan zaman modern.
Hasil kerjanya mendahului Mendel lebih dari setengah abad.
Selagi Mendel sedang membelah-belah kacang dan bermain-main dengan bunga...
Johann sudah membawa sesuatu yang ajaib ke dalam dunia.
Sesuatu yang belum pernah diselesaikan sebelumnya, belum pernah sama sekali.
Dan apa perlu aku membaca buku bacaannya lagi?
Di setiap bacaan ini, lab ini...
Disinilah ia menciptakannya.
Bisakah kau menjelaskannya?
Tekniknya?
Tidak, aku tidak bisa. Sayang sekali. Tekniknya sudah menghilang.
Catatannya, penelitiannya dimusnahkan.
Kelihatannya bahwa Johann dan siapapun yang membantunya...
...mereka merasa sangat ketakutan dan mengerikan dengan apa yang mereka ciptakan.
Mereka memusnahkan semuanya...
...jadi percobaan itu tidak pernah di ciptakan ulang.
Memang sial.
Memang sial?
Ya, memang sial. Sial karena itu artinya...
...tidak peduli berapa banyak bukti yang sudah ku kumpulkan...
...tidak peduli berapa banyak berkas yang sudah ku kumpulkan...
...teoriku tidak akan pernah diterima sampai aku temukan dia.
Dan aku bisa katakan dengan kepercayaan diri yang tinggi...
...bahwa Monster Frankenstein adalah nyata.
Dia memang ada, dia masih hidup sampai sekarang...
...dan kupikir aku akan menemukannya.
Kau tahu, teorinya Jonathan adalah...
...lebih banyak yang menerima.
Jadi aku tidak ingin orang-orang menganggap salah persepsi padanya.
Tapi kau mempercayainya?
Apa yang sesungguhnya kau tanyakan padaku?
Apa kau percaya bahwa ada Monster Frankenstein?
Ambil saja dan kesinilah.
No comments yet. Be the first to leave one.