Pierwsze 28 wierszy.
(Inilah sosok kuat dari Alam Langit yang legendaris itu)
Sudah puluhan ribu tahun.
Sebelum sisa terakhir dari jiwaku menghilang,
tak disangka aku masih bisa menunggu kalian bertiga.
Satu sisa jiwa,
ternyata bisa bertahan selama puluhan ribu tahun.
Tak disangka ada orang luar yang menerobos masuk ke ruang kesadaranku.
Karena kamu bisa sampai di sini, berarti kamu berjodoh denganku.
Kamu ternyata menerima warisan Kristal Unguku.
Bocah,
siapa namamu?
Menjawab Leluhur,
junior adalah Ji Ruyue.
Bagus.
Benda ini adalah harta karun yang kudapatkan di Alam Langit.
Di dalamnya terdapat seluruh warisan hidupku.
Di masa depan, pencapaianmu mungkin akan melampauiku.
Aku akan membantumu mencapai pencerahan sekali lagi.
Kamu ternyata belum melewati penyucian Cairan Ungu.
Jika begitu,
aku juga akan memberimu warisan.
Sejauh mana kamu bisa melangkah, itu tergantung dirimu sendiri.
Terima kasih, Leluhur.
(Segel Pemusnah Jiwa milik Ji Hongchen telah dihapus)
Bocah,
kamu bahkan berani memperbudak keturunanku.
Nyalimu besar juga.
Mohon jangan salahkan saya, Senior.
No comments yet. Be the first to leave one.