Pierwsze 200 wierszy.
BIG MOUTH
ACARA INI ADALAH KARYA FIKSI
PERISTIWA DAN ENTITAS YANG MUNCUL DI SINI ADALAH FIKSI
Kita tak akan mencoba kabur. Apa-apaan ini?
Kalian tak bisa meninggalkan area yang ditentukan
dan tak bisa keluar di malam hari.
Jika menghancurkan gelang kakinya, kalian akan dipenjara tujuh tahun
dan harus membayar denda hingga 20 juta won.
Jadi, berhati-hatilah.
Ini menyenangkan.
EPISODE 7
Mari tetap berkomunikasi. Kerja bagus.
Astaga.
INFORMASI
Kau memakainya, bukan?
Ya, Pak.
Ayo pergi.
HUKUM TEPERCAYA, GUCHEON BAHAGIA
Mengakulah di persidangan.
Kenapa kau ikut dipenjara?
Kau adalah kaki tangan. Dan Gong Jihoon yang menganjurkannya.
Tak ada orang baik di sini. Semuanya orang jahat.
Mau bertaruh?
Siapa di antara kita yang bebas lebih dahulu.
Astaga. Salahku. Itu salahku.
- Bola. Itu bola. - Hei.
Sebuah bola terbang kemari.
Kau mau pulang?
Pastikan
Park Changho tak mendekati dr. Han selagi aku tak ada.
Hubungi aku jika ada masalah.
Baik, Pak.
Selamat berakhir pekan.
Aku tak berniat mengkhianatimu.
Ketua Yang. Kau mengenalku.
Lihat perlindungan yang kau berikan padaku.
Aku tak akan pernah mengkhianatimu.
Jadi, kau ingin aku membujuk Pak Gong, bukan?
Ya.
Tolong luruskan kesalahpahaman ini.
Aku mengandalkanmu. Kumohon, Pak.
Hanya kau yang bisa kuandalkan.
Bagaimana dengan kameranya?
Kameranya akan mati sampai lampu padam.
Kau tahu lokasi restoranku, bukan? Ajak semua kolegamu
dan lepaskan stres di sana.
Baik, Pak.
Hei. Pasang plastiknya.
- Baik, Bos. - Baik, Bos.
Apa yang kau lakukan?
Jangan membenciku.
Aku melakukan ini atas suruhan Gong Jihoon.
Apa? Pak Gong?
Di sini. Selesaikan dalam satu pukulan.
Jika memeleset, akan sangat berantakan.
Akan sulit dibersihkan.
- Di sini. - Jangan khawatir, Bos.
- Kau bisa mengandalkanku. - Tunjukkan pada kami caranya.
Jangan bergerak.
Ayo.
Pergilah ke pelukan Tuhan.
Jangan bergerak. Diam.
Apa yang terjadi?
KEPALA SIPIR
Aku tak akan bertele-tele.
Serahkan Han Jaeho kepadaku dan menghilanglah dengan tenang.
Aku tak bisa melakukan itu.
Kalian harus pergi selagi aku masih berbaik hati. Mengerti?
Tak ada gunanya bermusuhan denganku.
Astaga.
Kau terus mencuri kata-kata dari mulutku.
Jika kau ingin membawanya,
bunuh aku dahulu.
Hajar mereka!
BIG MOUTH
Aku bersumpah akan membalas budi untuk kejadian hari ini...
Apa isi makalah Profesor Seo?
Jika Gong Jihoon mencoba membunuhmu,
artinya dia ingin menyalahkanmu atas segalanya di persidangan ini.
Kenapa kau masih menyembunyikannya?
Jika Ketua Yang membunuhku,
menurutmu siapa yang akan dijebak Gong Jihoon?
Kau akan mendapatkan tuduhan pembunuhan lagi.
Seperti katamu,
rupanya kita berbagi takdir.
Aku harus hidup agar kau bisa hidup. Benar, bukan?
Sial.
Kepalamu besar, tapi tak punya otak.
Kau pikir aku membantumu karena takut?
Haruskah aku pergi saja? Mau lihat tindakan mereka?
Kau akan ditemukan tewas besok pagi.
Begitu aku mengaku,
hidupku akan seperti di neraka.
Gong Jihoon? Dia bukan apa-apa.
Ada orang-orang yang jauh lebih menakutkan terlibat.
Begitu rupanya, jadi, ada seseorang di belakangnya.
Siapa?
Aku tak bisa bicara lagi.
Jangan mencari tahu soal makalah itu.
Aku akan melakukan semua permintaanmu selain itu. Kumohon?
Pelan-pelan.
Sakit. Pelan-pelan.
Kau sengaja melakukannya.
Dasar cengeng.
Kau sudah ditikam berkali-kali.
Lagi pula, aku sudah selesai.
Apa yang akan kita lakukan dengan patung Perawan Maria?
Kepala Sipir akan mengamuk.
Benar. Kenapa Big Mouse tiba-tiba merusak patung itu?
Kau ingin itu terlihat nyata agar dr. Han tak menyadarinya.
Itu bisa terjadi saat kau terlalu mendalami peran.
Sudah selesai.
Omong-omong, kau yakin bisa bertarung dengan baik?
Tadi kau tampak sangat ketakutan, meringkuk seperti ini.
Dasar berandal. Kau ingin aku menghajarmu?
Aku hanya menepati janjiku. Kau mau berkelahi?
Semua orang tahu kau tak bisa berkelahi.
- Beri aku satu lagi. - Hei. Dia datang.
Aku harus menjadi mata-mata untuk pertama kalinya dalam hidupku karenamu.
Terima kasih, Ketua Yang.
Kau tahu aku akan dibebaskan dalam tiga bulan, bukan?
Jika kau tak bisa keluar dari sini lebih dahulu,
aku akan membunuhmu karena menipuku.
Keluar saja.
Aku akan menjagamu seumur hidupmu.
Begitu aku bebas kali ini,
aku akan meninggalkan kehidupan ini.
Jaga saja anak-anakku.
Mereka alasanku melakukan ini.
Selamat siang, Ketua.
- Ketua akan pergi. - Ketua.
- Semoga harimu menyenangkan. - Semoga harimu menyenangkan.
Bos. Apa rencanamu dengan dr. Han?
Karena mereka meninggalkannya di sini,
mereka mungkin tak akan membiarkannya datang ke persidangan.
- Bos! - Hei. Kau baik-baik saja?
Bos!
GEREJA KATOLIK
Sekarang giliranmu,
Big Mouse.
Profesor Jang!
Bu Jang Hyejin.
Ayah rasa dia bersembunyi.
Dia tak datang ke sekolah atau acaranya.
Ponselnya juga mati.
Ayah tak berpikir Gong Jihoon menculiknya, bukan?
Untuk apa? Dia tak tahu soal kalung itu.
Hanya kau yang tahu.
Periksalah rumah orang tuanya dan tanya teman-temannya.
Kode biru RJP. Bangsal kanker kamar 704.
- Sampai nanti, Ayah. - Kode biru, RJP. Bangsal Kanker kamar 704.
Kode biru, RJP.
- Kita masih bisa menyelamatkannya. - Apa yang kau lakukan?
Dia sedang koma.
Dia pasien dengan larangan resusitasi.
Ikuti aturannya. Jangan ikut campur.
Tanggal 16 November 2021, pukul 10.37.
Nam Kisung dinyatakan meninggal.
Sayang!
Sayang!
MENDIANG NAM KISUNG
Bu Ko?
Kau datang untuk memberi hormat?
Kenapa kau mengkremasinya, padahal dia punya lahan pemakaman?
Apa karena rumah sakit membayarmu?
Di formulir larangan resusitasi tak ada larangan untuk menguburnya.
Bukan di dalam formulirnya,
tapi ada klausul kerahasiaan.
Katanya kita tak bisa melakukan autopsi
dan dia harus dikremasi.
Seharusnya kau bilang lebih awal. Kami sudah memilih lahan pemakaman.
Kisung yang malang.
Dia mengidap penyakit mematikan di penjara dan tak bertahan hingga dua bulan.
Mereka melarang autopsi dan menuntut kremasi.
Pasti ada yang mereka sembunyikan.
Jika mereka punya klausul kerahasiaan,
maka mereka menyembunyikan sesuatu.
Bukankah Ayah punya teman di Badan Forensik Nasional?
BFN? Kenapa?
Aku akan mengambil darah Nam Kisung.
Kita bisa menganalisis apakah itu diambil dalam waktu 12 jam setelah kematian.
Hei. Bagaimana jika kau ketahuan?
Aku akan mengurusnya. Sampai nanti.
KEAMANAN
KAMAR MAYAT
PERINGATAN, MAYAT DENGAN PENYAKIT MENULAR DILARANG MASUK
NAM KISUNG
Tak apa-apa. Kau sudah melihat banyak mayat.
Kau pasti bisa. Percayalah pada dirimu.
Maafkan aku.
Akan kubuktikan bahwa kau dibunuh secara tak adil.
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS GUCHEON
KAMAR MAYAT
Sekarang kau bahkan menggeledah mayat?
Ini bukan area terlarang.
Apa ini juga melanggar peraturan?
Serahkan tasmu.
Haruskah kuambil secara paksa?
Kau tahu menggeledah tas seseorang tanpa izin dianggap ilegal.
Kalau begitu, laporkan aku.
No comments yet. Be the first to leave one.