Wonderful Town

Wonderful Town

Pobierz napisy Indonesian

Informacje o wydaniu

Wonderful Town 2007-DVDRip x264 AC3-SeeingMole
Komentarz od Robandit
http://bandit-iseng.blogspot.com

Tagi

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
x264
AC3
Opublikowano: 2013-10-17
Pobrania: 21
Dla niesłyszących: Yes

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 186 wierszy.

Lima ratus.

Penutupnya tidak bisa dibuka.

Tarik sedikit.

Apakah itu hotel?

Ya.

Halo.

Kalian masih punya kamar?

Tempat tidur ukuran besar.

Lemari hias.

TV, hanya menayangkan saluran yang biasa.

Kamar mandi, putar kerannya dengan keras.

Kerannya sedikit bocor.

Ini kuncinya.

Jika butuh sesuatu, kamarku di lantai atas.

Terima kasih.

Permisi.

Dimana Laem?

- Siapa? - Mandornya.

Di dalam.

Kliennya selalu datang?

Di sana-sini, walaupun dia sering tinggal di Phuket.

Tapi dia tahu keterlambatannya.

Jika ada masalah, kau bisa menemuinya di Phuket.

Pukul berapa aku harus ada di sini besok?

Aku mulai bekerja pada pukul 8:00. Kau bisa datang kapanpun yang kau inginkan.

Di mana kau tinggal?

- Di kota. - Hah?

Mengapa kau tidak tinggal di dekat sini?

Terlalu mahal.

Kau sepertinya cukup mapan. Seorang pria kota seharusnya tidak mengeluh tentang uang.

Kota ini cukup membosankan. Kau tidak bisa melakukan apa pun di sini.

Aku suka ketenangan.

Lihat, itu Yai. Dia anak lokal,...

... dan bahkan dia pun sudah gila.

Aku tidak berpikir kau akan bertahan lama.

Yai! Dasar bajingan!

Ada apa ribut-ribut?

Jangan jadi orang brengsek!

Permisi. Aku akan datang lagi nanti.

Oh, maaf. Sebentar.

Aku membawakan handuk yang baru. Yang lama sudah berlubang.

Terima kasih.

Kau membersihkan kamarku?

Maaf karena berantakan. Ini kebiasaan buruk karena hidup sendirian.

Itu memang sudah tugasku.

Siapa namamu?

Na.

Namaku Ton.

Aku tidak akan mengganggumu lagi.

Ah Jeck, kau lupa sapunya lagi.

Oh, maaf.

Kakak, aku sudah dewasa sekarang

Dan semua gadis di kota naksir denganku.

Awas kepalamu.

Pindahkan ubin-ubin itu. Matahari mengeringkan mereka.

Pindahkan ubin-ubin itu.

Hei!

Bagaimana perkembangannya?

Oke.

- Sudah lapar? - Belum.

- Beritahu aku kalau kau butuh sesuatu. - Terima kasih.

Hei!

Apa itu?

Puing-puing.

Menjauhlah dari tempat itu. Tempatnya berhantu.

Ton, kau dimana?

Posisiku dekat.

Bisakah kau menandatangani beberapa desain?

Oke, Aku akan segera kembali.

Na, kau dari mana?

- Dari pasar. - Apa yang kau beli?

Jeruk. Ah Ma suka jeruk saat sore hari.

Bukankah itu semangka?

Jeruk yang dijual tidak bagus hari ini. Jadi aku membeli semangka.

Semangka yang bagus.

Kau tidak pergi bekerja?

Aku akan pergi, tapi aku mau makan dulu.

Mau makan bersamaku?

Aku harus mencuci pakaian.

Mungkin lain kali.

h

ht

htt

http

http:

http:/

Halo?

Ah Jeck.

Ah Jeck?

Kau menghabiskan makan siangmu?

Kau memberikannya untuk anjing?

Tidak ada sup?

Mau makan mie?

Berhenti memukulku dengan keras!

Halo, Na.

Apa kabarmu?

Baik.

Aku tadi merokok di sana.

Rasanya menyenangkan di sini.

Menyenangkan bisa melihat matahari terbenam.

Jarang bisa melihatnya di Bangkok.

Kau pasti bosan berada di sini.

Tidak, aku menyukainya.

Apa nama gunung itu?

Aku tidak tahu.

Pekerjaanmu sudah selesai?

Dua bulan lagi.

Maafkan aku, tapi aku tidak tahu apa pekerjaanmu.

Aku seorang arsitek. Mengawasi proyek di pantai.

Salah satu dari resor baru itu?

Ya. Mereka bergegas menyelesaikan sebelum akhir tahun ini.

Itu semua hotel yang besar. Mengapa kau tinggal di sini?

Aku hanya orang biasa.

Bosku yang mendesain hotel. Aku hanya mendesain bagian toiletnya.

Lebih besar tidak selalu lebih baik.

Aku merasa nyaman di sini.

Semuanya masih belum terselesaikan di sini. Dan pantainya masih kosong.

Biasanya kami hanya mendapat pengunjung tetap. Tidak banyak tamu singgah sepertimu.

Aku bukan tamu singgah lagi. Tolong anggap saja aku pengunjung tetap.

Terima kasih.

Oh, aku membelikan permen untuk anakmu.

Jika dia sakit gigi, kau bisa mengirimkan tagihan dokternya padaku.

Dia keponakanku, anak dari kakak laki-lakiku.

Tapi aku menganggapnya seperti anakku sendiri.

Kau sendiri punya anak?

- Apakah aku terlihat setua itu? - Bukan itu maksudku.

Aku tidak punya anak.

Aku selalu ada di jalanan.

Belum siap untuk menjadi seorang ayah.

Aku akan membantumu.

Kebanyakan ini barang-barang pribadi.

Tidak apa-apa.

Punya siapa ini?

Warnanya sama dengan wajahmu.

Aku akan membantumu.

"Ramalan cuaca hari ini...

... berawan dengan peluang hujan yang tinggi."

- Na! - Ya?

- Ambil cuciannya. - Oke.

Kau sudah tidur?

Kau butuh sesuatu?

Ini untukmu.

Aku melihat jeruk yang bagus di Phuket.

Mungkin Ah Ma akan menyukainya.

Terima kasih.

Aku akan pergi besok.

- Besok? - Ya.

Aku akan pergi selama seminggu. Tapi aku akan kembali.

- Kembali ke sini? - Ya.

Bisakah kau menjaga kamarku?

Kau bisa meninggalkan barang-barangmu. Aku akan menjagakannya untukmu.

Terima kasih. Aku tidak akan merepotkanmu lagi.

Kau benar-benar datang lagi. Aku tidak berpikir kau akan kembali.

Bagaimana bisa?

Semua orang bilang mereka akan kembali, tapi mereka tidak pernah kembali lagi.

Mungkin mereka menemukan tempat yang lebih baik.

Seminggu di kota.

Aku merasa sangat bosan.

Terlalu banyak mobil.

Terlalu banyak manusia.

Bangkok.

Semua orang memimpikan kota itu. Kau malah datang ke desa.

Menunggang kerbau di ladang.

Aku hanya seorang anak pedesaan yang jelek

Mengapa kau datang untuk bekerja di sini?

Kantor memiliki sebuah proyek,...

... dibutuhkan seseorang untuk mengawasi.

Bos meminta sukarelawan.

Hanya aku yang mengangkat tangan.

Kenapa tidak ada yang mau datang?

Tidak banyak yang dilakukan.

Kebanyakan hanya mengamati.

Aku di sini hanya untuk menyenangkan klien.

Tapi aku suka kebebasan.

Tidak ada orang lain yang ingin membuang waktu dua bulan.

Bagaimana dengan akhir pekan?

Di Bangkok, aku tidur di rumah kakak perempuanku.

Tidak begitu nyaman.

Aku bisa tinggal di mana saja, semuanya sama.

Kau suka tinggal sendirian?

Aku tidak berpikir kalau aku bisa tinggal sendirian.

Aku tidak keberatan.

Tidak ada orang atau ada banyak orang,...

... bukankah itu sama saja?

Kau tidak pernah merasa kesepian?

Tidak.

Wonderful Town subtitles in other languages

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left