Pierwsze 200 wierszy.
Audrey: Kulihat sekarang bahwa saat Kebekuan membunuh semua yang kukenal,
aku salah mengira tiket untuk bertahan hidup sebagai kebebasan.
Keadilan tak pernah naik ke atas kereta,
dan Wilford menambah jumlah penjaga yang mengawasi kami
dan aturan yang mencurangi.
Kini, sebagian dari kami siap mengubah aturannya.
Akan jadi upaya yang berbahaya, kotor. Lebih banyak jiwa berharga akan hilang.
Clay, aku tak mau masalah. Aku cuma bekerja.
- Aku tak bisa terlibat. - Kau tinggal di Kelas Tiga. Kau terlibat.
Namun kami tak tiba sejauh ini, menderita sebanyak ini,
untuk menyerah ke dalam tirani yang menghancurkan kami sejak awal.
Bahkan di planet mati yang beku, manusia butuh harapan.
Karena ini adalah revolusi kami di Snowpiercer, 1.001 gerbong panjangnya.
Apa istrimu membuat itu?
Berapa lama kau menikah?
Siapa nama istrimu? Kalian bertemu di mana?
Selama ini di sini, kau masih tak mau bicara denganku?
Ucapanmu di sini tak bisa diterima.
Jadi?
Pengunjung yang cerdas tetap diam.
Pengunjung yang bersalah begitu. Aku tak ada rahasia.
Orang tuaku bertemu di Saint Moritz, di kursi gantung.
Aku kenal orang tuamu.
Tidak. Tetapi kau akan kenal.
LJ, Sayang, kau tak apa-apa?
Kami membawamu pulang.
Melanie.
- Sayang, kami amat merindukanmu. - Kau pulang dengan kami.
LJ, hari ini kau disidang atas pembunuhan.
Kau paham itu?
Ya.
Kau diharapkan bicara mewakili diri sendiri,
pengadilan penumpang bertiket akan beri keputusan. Semua jelas?
- Tn. Wilford akan mengamatinya. - Bagus.
Lalu dia bisa lihat betapa semua ini konyol.
Katakan ke Kelas Tiga, tempat tinggal ketiga korban.
Dia masih kecil. Pria pelaku kejahatan itu sudah tewas.
Kau hanya masukkan dia ke sel.
Kau tahu apa risiko ini di gerbong atas?
Kami terikat aturan kereta untuk menahannya sebelum sidang.
Itu saja, Lilah.
- Tenanglah. - Tempatku bukan di laci.
Antar mereka ke ruang mereka.
Aku ingin berterima kasih ke Tn. Wilford untuk peluang membuktikannya.
Apa kemungkinannya, menurutmu, pengadilan akan menghukumnya?
Akan ada masalah di Kelas Tiga jika dia dibebaskan.
Sudah ada.
Tampaknya infeksi mulai membaik.
Ekspresi wajahmu perlu dilatih, Dok.
Aku dahulu dokter hewan. Pasienku tak membantah.
Ada pesan!
Astrid kirim satu lagi.
"Hari ini." Dia ingin aku di gerbong atas hari ini?
Pasti ada kabar tentang Layton.
Kau siap, Tangguh?
Kutaruh cip di gelangnya.
Pastikan kau pakai dengan baik.
Gunakan cip di pad seperti orang lain.
Hati-hati.
Cip ini akan membawamu ke Kelas Dua.
Jinju Seong, sebagai penjamin untuk pemohon peningkatan ini,
kau bertanggung jawab atas perilakunya selama masa percobaan.
Paham?
Ya. Jika dia berbuat kesalahan, kami menderita.
Paham.
- Itu cukup, Bess. - Terima kasih, Dok.
Kau juga.
Baiklah.
Atas nama Wilford Industries, aku memberimu, Bess Francis Till,
akses ke Kelas Dua dan semua haknya.
Terima kasih.
Kami akan biarkan kalian merayakan.
Wah.
Lihatlah kita.
Tahan tiga bulan penuh sebelum hidup bersama.
Rekor terbaik bagiku.
Kau yakin soal semua ini?
"Kelas Dua dan semua haknya"? Tidak.
Tetapi aku yakin denganmu sejak kita bertemu.
Tak akan ada yang akan menghukumnya.
Pengadilan itu penumpang berbayar, Kelas Satu dan Dua. Kita kenal mereka.
Selama kau siap, Sayang.
Dia akan siap.
Kejadian bisa terjadi di mimbar.
- LJ. Ayo. - Perhatikan, Sayang.
Menurutmu bagaimana di Laci?
Kau tak harus cemaskan itu.
Malam ini, semua akan berakhir dan kau akan kembali dengan kami.
Ayah
apa aku boleh?
Tidak sekarang, LJ.
- Tetapi aku ingin. - Tak apa-apa.
Lihat.
Cukup. Keluarkan dari mulutmu. Bukan hari untuk tindakan konyolmu.
Kau hanya perlu mengucapkan ini:
"Dia memaksaku."
Dia memang memaksaku.
Kau tahu itu, bukan?
Kami tahu, Sayang.
Tristan, menataplah ke luar jendela saat tak bekerja.
Maaf. Aku dahulu bermimpi akan melihat Amazon kelak.
Kini tak ada apa pun di sana kecuali bongkahan beku.
Setelah semua pergi, kau harus menata pengadilan,
sesuai rencana lantai biasa.
Ya, Bu.
Layanan sudah usai. Apa itu?
- Apa ini? - Nikmatilah. Hadiah dari Gerbong Malam.
Tn. Sharma, tunggu!
- Astaga! Aku... - Panggil Melanie, sekarang.
Perbuatanmu tadi sangat rendah, Audrey.
Sebenarnya tidak.
Aku turut berduka soal Nikki. Sungguh.
Tetapi satu tersangka tewas dan satu lagi disidang untuk pembunuhan.
Aku melewatkan apa?
Kau tahu pengadilan itu pura-pura.
Ini gerbong atas delapan kilometer, juri Kelas Satu dan Dua
harus menghakimi kaum mereka karena bunuh tiga kaum kami.
"Kami"?
Gerbong Malam harusnya jadi Swiss.
Kenapa kau jadikan ini politik?
Kelas Tiga berhak ajukan petisi ke Wilford
dalam perselisihan buruh dan masalah yurisprudensi.
Kami ingin bentuk pengadilan baru.
Perwakilan dari tiap kelas dan delegasi untuk mengamati pengadilan.
Astaga, Audrey...
Kau jadi keras karena lakukan perintah Wilford.
Dahulu kau coba buat perbedaan juga.
Aku berdiri di sini saat kau berbagi visimu soal Gerbong Malam.
Wilford melihat bordil, dan kau lihat tujuan lebih tinggi.
Kau meyakinkan mereka aku benar.
Aku minta kau tetap setia dengan visimu.
Kau beri kami tempat untuk mengatasi kesedihan,
dan kereta mengandalkannya.
Kami mengandalkanmu. Suaramu ke telinga Wilford.
Rekomendasikan pengadilan baru.
Atau apa?
Jangan buat aku mengancammu, Melanie.
Kelas Tiga menyentuh tiap sistem di kereta ini. Kami akan didengar.
Apa akibat suspensi jangka panjang terhadap Nikki?
Aku bisa katakan efek psikologisnya.
Kebusukan jaringan adrenal, kurangnya hepatik. Tetapi
kondisi kejiwaannya?
Aku tak bisa katakan dia bisa membaik atau tidak.
Tak cukup waktu untuk hilangkan racun sepenuhnya.
Kita anggap mereka mengalami semacam gejala pengurungan?
Mungkin. Kita harus mulai membangkitkan mereka lebih perlahan.
Ada 400 laci.
Kelak, mungkin ada 400 Orang Ditidurkan. Mereka tak bisa bangkit alami trauma.
Katakan ke Tn. Wilford, aku berupaya.
Terima kasih.
Kau tak apa-apa?
Kudengar Kelas Tiga minta tempat di pengadilan.
Kau mempertimbangkannya?
LJ mungkin dapatkan yang layak baginya.
Kau mempertimbangkannya.
Kelas Tiga di pengadilan? Mel, itu tak akan populer di Kelas Satu.
Perwakilan setara dengan Kelas Satu dan Dua. Itu permintaannya.
Apa kalian gila?
Folger berkuasa di Kelas Satu. Mereka akan panik.
Kau pikir ada pemecahan kelas sekarang? Ini bisa memperburuk semua.
Kita bisa bicara sebentar?
Ya.
Javi, kau bisa kendalikan kereta?
Tentu.
Kita belum lakukan ini sejak lebah mati.
Aku merasakan sedikit pola.
Astaga, andai aku bisa buka jendela.
Kau ingat udara segar?
Apa kau ingat
berjalan-jalan?
Hujan.
Aku rindu suara hujan.
Aku rindu banyak hal.
Apa kau akan lakukan ini?
Membuat pengadilan baru?
Aku cuma ingin bernapas.
Perhatian, para penumpang.
Tn. Wilford menerima petisi Kelas Tiga
membentuk ulang pengadilan untuk sidang hari ini.
Satu nama dipilih secara acak dari tiap kelas.
Jika namamu dipanggil,
harap segera melapor ke perwakilan Penjamuanmu.
Dari Kelas Satu, juri kita Edith Gusterfeld.
Dari Kelas Dua, guru SD Mary Elizabeth Gillies.
Dan mewakili Kelas Tiga, pembuat kertas Walter Flemming.
Edith Gusterfeld, Mary Elizabeth Gillies...
- Ayo. - Dan Walter Flemming...
- Ini dia. - Harap melapor ke Penjamuan.
- Terima kasih. - Kita berhasil.
Kembali ke Sanitasi lima menit lagi.
Ayo. Aku juga ingin istirahat.
Itu dia.
Syukurlah, kau berhasil.
Kau temukan apa?
Tak ada kabar jelas, tetapi jika dia tak di Ekor...
- Dia pergi ke mana? - Kutemukan orang yang bisa membantu.
Siapa?
Pemelihara. Namanya Terence.
- Ini, cepat. Kau bisa. - Celana.
Penjaga itu tak bisa membedakan kita.
No comments yet. Be the first to leave one.