A Young Doctor's Notebook

A Young Doctor's Notebook

Pobierz napisy Indonesian

Sezon 2

Informacje o wydaniu

A Young Doctors Notebook REPACK S02E02 HDTV x264-iOM
Komentarz od boi9000
last episode, rate and comment please

Tagi

HDTV
hdtv
x264
HD
Opublikowano: 2014-01-24
Pobrania: 29
Dla niesłyszących: Yes

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 200 wierszy.

- Ini bagus. - Ya.

Kita punya semua yang kita butuhkan disini.

Mika.

Kau tidak apa-apa?

Aku luar biasa.

Jangan katakan padaku kau menemukan agama.

Aku telah menemukan kedamaian.

Tutup pintunya.

jadi, berapa persen larutan itu?

Tapi aku belum menggunakan sebanyak itu,

Bahkan kadang aku tak menggunakannya sama sekali.

Tidak ada gunanya. Aku perlu seperempat morfin. Semudah itu.

Itu morfin yang banyak.

Bolsheviks itu.

Telah terjadi banyak perkelahian.

Apa yang kau lakukan?

Orang lain memerlukannya lebih dari yang dia butuhkan.

Ini dia. Terima kasih.

Aku benci pecandu morfin.

jadi, Aku... dia... temanku Bukan saja morfin...

ada halaman yang hilang

Aku makan banyak borsch.

Oktober, November...

borsch yang buruk.

kau membersihkan dosamu dengan Natal?

Kokain adalah setan dalam botol.

Maksudku, ya, gemerlap dan hayalan.

Tapi untuk apa? satu menit? dua menit?

Dan kemudian hilang, tanpa jejak.

Apa tujuanmu dengan memiliki rumah sakit sendiri

Jika yang kau mau hanya kokain.

Sialan...

Para Bolsheviks. Jika saja aku berjumpa lagi dengan mereka...

Aku kira kau sudah disini.

Mika kau sudah merapikannya?

Ya, ya, sudah.

Dan aku meletakkan meja kecil disebelah sini didekat jendela

karena aku rasa akan membuat kamarnya sedikit lebih luas.

Aku rasa tidak.

Disana, disana, itu hanya meja

di posisi yang salah.

Apa kau yakin tak ada morfin tersisa?

Kau tahu itu sudah tidak ada.

Anna, Anna.

Apa yang selalu dikatakannya?

Leopold Leopoldovich selalu menekankan stok obat harus selalu terisi

Apa yang kau pikirkan sebenarnya?

Pergilah kesana,kekamarnya.

periksa kamarnya untuk morfin.

Katakan padanya kau hamil.

tapi itu bukan untukku.

Pergi, pergi pergi pergi, sekarang.

Mika, tidak ada morfin lagi.

Baik, aku lakukan sendiri.

- Mika, aku mohon. - Lepaskan.

Mika.

Mika.

Mika.

Apa?

Aku tak bermaksud.

Aku pergi.

Terima kasih.

Bukan ke kamar Anna.

Ke kamarku.

Pilihan bagus.

Tidak pergi ke kamar Anna.

Dan satu lagi, dia tidak punya stok morfin lagi. atau yang lainnya,

Sangatlah tidak sopan membangunkan perawan tua tengah malam.

Khususnya oleh lelaki buas.

Ya Tuhan.

- Kau punya morfin? - tidak.

Tapi, kurasa, aku tahu yang kau perlukan.

- Morfin. - sebuah pelukan.

Diam disana.

- ayolah. - jangan sentuh aku.

Jadi, bukan sebuah pelukan?

Aku hanya ingin sendiri.

Aku rasa kita bisa lakukan sesuatu untuk menjernihkan pikiranmu.

Tapi aku benci kokain.

tunggu, kau punya kokain?

- Oh, tidak. tidak. tidak. - Ah, ya. Ya.

- Itu lebih baik. - tidak, ini buruk, bahkan lebih buruk.

- tidak, ini bagus. aku bisa merasakannya. - tidak. itu kokainnya.

aku merasa buruk, tak bisa tidur sama sekali tadi malam.

Tak apa, Mika. itu hanya kecelakaan.

Ya, benar, Hmm...

ketika kau tak sengaja terjatuh ke atas meja

Aku melihat beberapa prajurit di sisi bukit.

Sangat aneh, aku baru saja mulai menggali parit

aku akan mengambil bendera.

Mereka tidak bisa hanya datang dan meminta obat-obatan.

Semoga saja mereka hanya terluka kecil.

Atau mati.

Sebenarnya, mereka adalah Bolsheviks,

Mereka datang kemari,

Mereka menganggap tempat yang mereka kunjungi seperti hotel,

Mereka tidak punya rasa hormat terhadap properti orang lain.

Ah ya, bendera. Sepotong kain yang rendah hati,

dan yang mengkristalisasikan ideologi.

Dalam hal ini,

Merahnya darah tertumpah demi suatu kebebasan.

manggambarkan apa yang Bolshevik cari.

Dokter, aku harus mengatakan,

itu menunjukkan suatu keberanian

Untuk menunjukkan bahwa simbol ini .

Berani, tapi ditutupi oleh kelicikan.

Ya, kita punya bel pintu..

Bukan hewan.

Maafkan kami,tamu tak diundang.

Ini rumah sakit , bukan?

Benar,ini rumah sakit.

Aku dokternya.

Hah.

Dan aku Feldsher.

Hah.

Tapi kau tidak bisa mendapatkan morfin.

karena sudah habis.

Tunggu. kau punya morfin?

Tidak.

Kau aman sekarang , saudaraku.

Feldsher, dia boleh ke bangsal sekarang.

Permisi.

Apa kau juga tertembak?

Oh, tidak. aku tertimpa lampu gantung.

maaf, dan kau?

tolong, kau bisa memanggilku Natasha.

Tentu saja.

Aku akan mengingatnya.

Sekarang, aku permisi dulu.

sebentar,lebih baik aku memeriksanya.

tentu saja.

Dulu, aku pernah mengamputasi seorang gadis bernama Natasha.

Jangan bilang jika dia hanya luka di bagian bahu.

Oh, ya, ya, dia jatuh ke mesin bubut.

Dia berusia 8 tahun.

Untungnya, dia tidak mati.

Setelah itu dia mematahkan tiga kaki lagi.

Berapa banyak kaki gadis itu?

Bukan, bukan. Tiga kaki orang lain.

- Dia seorang petani... - Dokter,

Aku bercanda.

Ya, aku sudah tahu.

Dia bukan seekor kuda.

Walaupun kami membunuh seekor kuda, minggu lalu.

Cepat, cepat, jangan banyak diam.

Kau tak tahu perang sedang berlangsung?

Sebentar, sebentar, berhenti.

Ini rumah sakit, bukan tempat peristirahatan musim panas.

dan aku ingin berterima kasih kembali karena telah diizinkan masuk.Aku sangat berterima kasih.

Bahkan, aku ingin mengundang anda untuk makan malam ringan.

Oh, tidak,tidak,tidak.

Kau sedang dalam perjalanan kau harus menghemat persediaan makananmu.

Omong kosong, aku masih punya banyak.

Jam berapa?

Aku bahkan tak ingin makan malam ringan.

- Aku akan mengatakan apa yang kuinginkan. - Ya. Ya.

Kau telah mengatakannya beberapa kali.

Aku hanya mau larutan 1%.

Dan lagi.

Ayolah.

Aku takkan bertahan.

Dan apa yang harus kukatakan kepada mereka? Sipilis?

Ya, kau pembicara yang ahli.

Kita berbeda.

Kalian membenci Bolsheviks.

Walau alasannya berbeda.

Bisakah kau lepaskan aku, aku tak apa-apa.

Tidak. dengarkan aku. Aku tak bisa membiarkanmu seperti ini.

Sekarang, yang ada di otakmu hanya morfin.

Kau harus menyadari, masih banyak yang bisa kau lakukan selain morfin.

Kau dokter.

Kau mendapat nilai 155 di ujian negara.

Dan kau punya ambisi, kau suka menulis.

Kau merasa bebas.

Ketika aku memikirkan novelku, ya, sebenarnya itu bukan novel.

Tapi ketika aku memikirkan permainanku...

permainan?

Ya, Kau suka Teater, ingat kan?

di fakultas kedokteran dan kedokteran gigi Universitas Moskow

Kau menulis ulasan yang menyindir.

Ya, tentang Moscow Quacks.

Dia pasti Bonkers(gila).

Ya, aku Dokter Bonkers (gila).

Ayolah, ini pasti menyenangkan.

- Aku rasa aku melihat balalaika. - Ya Tuhan.

Dan kau tak mau mengecewakan Palegaya?

Dia akan mengenakan pakaian terbaiknya.

Dia membuatnya sendiri.

Aromanya enak.

Oh, terima kasih, ini sup kuda.

Dia pergi ke kota dan membeli bahan-bahan yang tak biasa

Bahan pakaian,

Sepasang celana panjang yang paling bagus. saking bagusnya, sehingga dia harus...

Aku menyebutnya "rantang kecil".

- Oh, Lelucon yang lucu. - tunggu, masih ada lagi.

Dia membuka tengkorak kepalanya, di pos penjagaan

dan mati karena gegar otak.

- Menyedihkan. - Hmm. Ya.

Sekali lagi, terima kasih atas kebaikanmu.

Aku belum pernah merasakan keramahan seperti ini, sejak...

More Indonesian subtitles for A Young Doctor's Notebook

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left