Pierwsze 200 wierszy.
Terjemahan Indonesia: RED_dahLIA & Charmed4ever
Aku tak bisa melakukannya, dokter!
Tak apa-apa, Harry.
Tak usah kesal. Kau hampir berhasil.
Kadang aku merasa begitu bodoh.
Lakukan saja semampumu.
Apa aku menyela sesuatu?
Max! Tidak, tidak, tidak.
Aku hanya sedang menjalankan tes dasar.
Subyek yang punya IQ di bawah 60.
Dia hampir tidak fungsional.
Ini, apa ini yang kau ingin aku melihatnya?
Sambil jalan.
Aku sedang mengerjakan sesuatu yang sangat revolusioner,
Aku tak bisa mengerjakan semuanya sendiri.
Kupikir mungkin kau mau membantu.
Ini bagian dari studimu
Mengenai evolusi dari intelegensi?
Oh, tidak, jauh lebih besar.
Ayo, akan kutunjukkan sedikit.
Harry, teruslah mencoba.
Aku akan segera kembali.
Aku menyimpannya di balik selubung.
Sampai aku bisa lebih jauh.
Bahkan musium saja tidak tahu apa yang kukerjakan.
Apa ini?
Otak dari gorila dataran rendah.
Jantan, kira-kira berumur 37 tahun.
Itu dihubungkan ke dalam komputer ini.
Berhubungan langsung sepenuhnya.
Apa?
Max, aku telah menemukan cara untuk mentransfer intelejensi
Ke sebuah chip komputer.
Aku sudah berhasil menyambungkan otak itu secara langsung ke komputer,
Meningkatkan impuls
dan memprogram ulang ke dalam otak itu.
Aku bisa membuatnya menjadi lebih pintar!
Ya Tuhan, Vincent, itu menakjubkan.
Itu adalah langkah pertama
Dalam penciptaan kecerdasan buatan.
Apa ini hasil tesnya?
Uh-huh.
Berdasarkan ini, otak itu sama pintarnya dengan subyekmu tadi.
Lebih pintar!
Oh, otak Harry berada di skala terendah.
Aku terkesan.
Sudah kukira demikian.
Itulah kenapa aku minta bantuanmu.
Aku ingin kau mengembangkan manipulator untukku.
Tangan untuk otak itu.
Tentu, tapi aku harus pergi ke London selama sebulan.
Well, itu akan memberi kita sedikit waktu.
Aku ingin mengajak orang terbaik bergabung bersamaku,
Dan kau berada dalam daftarku yang teratas.
Vincent, ini hebat.
Maksudku, proyek seperti ini bisa mengubah dunia.
Aku tahu.
Itulah kenapa ini harus tetap dirahasiakan.
Bibirku terkunci.
Oh, itu bagus.
Hey, dengar, kau punya waktu sebentar?
Ada sesuatu yang ingin kutunjukkan.
Satu lagi mesinmu?
Aku tahu kau akan tertarik dengan ini.
Ini adalah sebuah Trephinator.
Dari semua benda yang sudah kukoleksi selama bertahun-tahun,
Mungkin ini yang paling tak berguna.
Dulunya ini digunakan untuk mengeringkan cairan otak dan cairan tulang belakang.
Tepat.
Untuk mengurangi tekanan.
Tapi yang satu ini sudah dimodifikasi.
Bagaimana bisa?
Well, beberapa orang
Mengklaim kalau itu bisa mentransfer intelejensi
Dari satu orang ke orang lain melalui cairan tulang belakang.
Siapa yang mau melakukan hal semacam itu?
Well, para pasien sekarat yang berpikir kalau mereka meletakkan
Pikiran mereka, kepribadian mereka ke dalam tubuh yang lain,
Mereka tak akan pernah mati.
Semacam transplantasi otak tanpa otak.
Yeah, semacam itulah.
Bagaimana cara kerjanya?
Vincent: Oh, sangat mudah.
Pendonor duduk di sana, si penerima duduk di sini.
Saat tuas itu ditarik,
Lengan-lengan ini akan mengayun turun.
Jarum-jarum itu akan menembus dasar tengkorak.
Dan, menuju ke otaknya,
Dan kompresor ini akan menghisap
Cairan tulang belakang melalui pipa itu.
Apa yang terjadi pada pendonornya?
Well, mereka akan mati dalam beberapa jam.
Semua fungsi otonom berhenti.
Vincent, kau tak pernah berhenti membuatku kagum.
Uh, lihat,
Harus buru-buru.
Akan kutelpon kau saat aku kembali, dan,
Terima kasih sudah memikirkan aku.
Harry!
Apa yang kau lakukan di sini?
Kau tahu kau tidak boleh meninggalkan ruanganmu.
Hey!
Aku tak mau jadi bodoh lagi!
Harry, apa... Apa yang kau lakukan?!
Harry!
Harry, tidak!
Jangan!
Harry!
Tidak!
Sekarang ini giliranku jadi pintar.
Kau menyakitiku.
Ada surat.
Tagihan, tagihan, tagihan...
Hey, kawan-kawan, kupikir kita dapat sesuatu di sini.
Cap posnya Tanganyika.
Ooh!
Ada yang salah?
Hanya peti kayu
Dari Singapura.
Sedikit lebih berat dari yang kukira.
Tidak membebaniku sedikitpun.
Kau mengangkut satu peti berisi jerami.
Tidak sama seperti saat aku muda dulu.
Tentu saja, Jack.
Aku bisa merasakan perbedaannya, Ryan.
25 tahun lalu, aku bermain sepak bola sepanjang hari, menari sepanjang malam.
Micki: oh, kutebak
Kau masih bisa.
Tentu tidak.
Kawan-kawan, kalian ingat sebuah Trephinator dari manifes?
Sebuah Treph...? Oh, alat medis dari abad ke-19, yeah.
Itu dibeli oleh seorang dokter, kan?
Dr. Vincent Robeson.
Sesekali kita akan melakukan perjalanan keluar dari tempat ini.
Ke tempat yang eksotis... Afrika.
Tak sabar untuk mulai berkemas.
Oh...
Apa masalahnya?
Mereka kehilangan Trephinator itu?
Tidak. Tidak, lebih buruk.
Dr. Robeson pindah kembali ke markasnya.
Di mana itu?
Museum Sains dan Sejarah,
Di sudut Luxor dan nomor enam.
Sepuluh blok dari sini.
Pikirkanlah ini, Ryan.
Kau bisa mengangkut yang lebih ringan.
Ada yang salah?
Robeson mati sekitar sebulan yang lalu.
Bagaimana?
Tertabrak mobil tepat di luar musium.
Dia berjalan begitu saja ke jalan raya.
Aku tak percaya!
Ada apa?
Vi?
Benarkah itu kau?
Jack?
Jack marshak.
Masih sama.
Aku tak percaya.
Sedang apa kau di sini?
Hanya melihat-lihat.
Bagaimana denganmu?
Well, aku akan bekerja di sini untuk sementara waktu.
Kau terlihat hebat.
Kau juga.
Kau belum berubah sedikit pun.
Oh...
Aku mengenali janggut itu.
Sedikit beruban sejak terakhir kau melihatnya.
Banyak uban.
Tapi itu masih tetap beruban.
Aku ada rapat sekarang.
Um, apa yang kau lakukan nanti malam?
Maksudku, bisa aku menemuimu?
Aku ingin tahu.
Semua hal yang kau lakukan sejak terakhir aku melihatmu.
Vi, itu adalah 20 tahun yang berharga.
Well, mungkin tidak semua hal.
Dengar,
Aku tinggal di Hotel Newford.
Kau bisa menelponku di sana.
Apa aku bisa bilang tidak kepadamu?
Kau pernah satu kali.
Kau tak tahu.
Senang sekali melihatmu.
Aku sering memikirkanmu.
Dan aku juga begitu.
Sial, aku terlambat lagi, seperti biasa.
Kuharap bisa ngobrol denganmu nanti.
Pasti.
Whoa! Kau ingin membicarakannya?
Namanya Vi; Viola Rhodes.
Kami pernah bertunangan...
20 tahun lalu.
Dia adalah salah satu Anthropolog Linguistik top.
Di dunia.
Dan dia menginginkan aku
Menyerah dalam segala hal dan pergi bersama dia ke Kenya.
Kubilang tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.