Pierwsze 200 wierszy.
EPISODE 11
Kau lembur?
Besok ada pemotretan,
jadi aku harus siap-siap.
- Permisi, Ketua Kim. - Apa?
Kapan kira-kira kau ada waktu?
Kenapa memangnya?
Ini waktunya ganti foto profil.
Akhir-akhir ini kau sering muncul di media.
Kita bisa bahas itu lain kali saja!
KESALAHAN
Kode sandi keluarnya beda.
Seol-ah.
Kita harus keluar.
Benar.
Di sinilah tempatmu.
- Ayo pergi. - Oke.
Kapan pekerjaan itu akan selesai?
Bergegaslah.
Selesaikan sebelum perusahaan asuransi atau polisi menemukannya.
Kau tak apa-apa?
Apa kau menemukan
yang kau cari?
Semuanya ada di sana.
Karya milik Taemyung, karya yang Ketua Kim tukar,
dan bahkan lukisan ayahku.
Foto keluarga yang kumiliki hilang dalam kebakaran itu,
tapi kenangan terakhir keluargaku
terkurung di dalam brankas itu.
Aku tidak akan pernah memaafkan Ketua Kim.
Akan kubuat dia membayar perbuatannya.
Aku akan menemanimu
hingga akhir.
LELANG AKBAR KE-185 ROYAL AUCTION
Silakan masuk.
Semuanya sudah siap?
PERINTAH PENGGELEDAHAN DAN PENYITAAN PERINTAH PENANGKAPAN
Untitled karya Lee Soo-dam
terjual kepada penawar di ruangan seharga 400 juta won.
Selamat.
Mahakarya yang belum dipublikasikan ini konon merupakan karya terakhir
seniman Song Hwan-ju.
Estimasi nilainya melebihi tujuh miliar won,
dan diperkirakan akan melampaui karyanya yang paling terkenal, Cheong-myeong .
Namun,
saya tidak akan melelangnya hari ini.
Sebab, ini bukan karya asli.
- Apa? - Bukan karya asli?
Karya seni ini diserahkan melalui jalur tidak resmi
atas perintah Ketua Kim Sun-ae
di Royal Auction.
Saya meragukan keasliannya
dan meminta autentikasi profesional.
- Hasilnya menunjukkanโฆ - Sedang apa dia?
- โฆpemakaian resin sintetis skala industriโฆ - Nn. Han!
- โฆbukan lem alamiโฆ - Sedang apa kau?
Yang biasa seniman Song gunakan dalam karya kolasenya.
LAPORAN AUTENTIKASI KARYA SENI: PALSU
POLISI
Tanda tangannya pun berbeda.
ANALISIS PERBANDINGAN TANDA TANGAN PALSU/ASLI
Karakter "hwan", atau "bersinar",
salah tulis, memakai radikal "anak"
bukannya radikal "api" yang benar.
Dasar keparat!
Lembaga autentikasi telah memastikan
bahwa karya ini sepenuhnya palsu.
Tangkap dia. Seret dia turun.
Baik.
Bajingan.
Kami juga telah dapat bukti bahwa karya milik Taemyung yang hilang dalam kebakaran
juga merupakan karya palsu.
Hei, keluarkan dia dari sini! Apa yang kau lakukan?
Sialan! Jangan ambil foto!
Lalu di mana karya yang asli?
Bisa Anda lihat,
dia menukar dan menyimpannya di brankas rahasianya.
Di dalamnya ada koleksinya,
semuanya dikumpulkan lewat penggelapan, penyitaan, dan penukaran.
Hei!
Dari mana kau dapat video ini?
Kapan kau mempersiapkan untuk mengungkap ini?
Ketua Kim!
Apakah ada bukti tambahan
Ketua Kim melakukan kejahatan ini?
Bahkan Han Jin-woo, seniman yang melukis karya ini
dan dianggap anak ajaib di dunia seni,
terpaksa menjadi pemalsu karena Ketua Kim.
Saya berdiri di sini hari ini
untuk memulihkan kehormatan seniman yang meninggal dalam aib.
Bahkan di saat ini juga,
kemungkinan pemalsuan lain sedang dibuat di suatu tempat
atas perintah Ketua Kim.
Karena itu, polisi harus melakukan penyelidikan menyeluruh.
Hei.
Kau pikir orang-orang akan memercayai video yang dimanipulasi?
Nn. Kim Sun-ae.
Kau ditangkap atas penggelapan, penipuan, pelanggaran
Regulasi dan Hukuman atas Penyembunyian Hasil Kejahatan.
- Polisi tampaknya percaya. - Ketua Kim.
Tidak, jangan.
Aku tidak salah. Berani sekali kau?
Kau keliru!
Apa-apaan ini?
Galeri seni tak ada apa-apanya dibanding tempat ini.
Berapa banyak yang dia gelapkan?
Kami sudah kumpulkan bukti di kantormu.
Apa?
Kau pikir kau siapa, masuk ke sana seenaknya?
Jangan sentuh apa pun!
Tak satu pun!
Jangan sentuh apa pun! Itu semua milikku!
Jangan sentuh apa pun!
Awas kau!
Itu semua milikku!
Jangan sentuh apa pun!
Hei, Han Seol-ah!
Kau!
Han Seol-ah!
Lepaskan aku!
Han Seol-ah!
Mereka akan menutup lokasi dan mengendalikan aksesnya.
Ada begitu banyak karya bernilai tinggi
dan pintunya harus diamankan
sampai semua bisa dipindah.
Dokumen darimu harus dibandingkan dengan barang bukti.
Bisakah kau melakukan peninjauan awal sebelum autentikasi profesional?
Lukisan ini tidak akan kau temukan di dokumen-dokumen itu.
Nama seniman aslinya adalah Han Jin-woo.
Dia ayahku.
Karya ini bisa dikembalikan, 'kan?
Bantu Seol-ah mendapatkannya.
Baik.
Apa ini?
Masih terbungkus.
Ini karya Stiller.
Yang nilainya lebih dari 15 miliar won itu?
Apa dia juga menukar yang ini?
Ini karya asli yang dipajang di aula pameran.
Apa itu berarti pemalsuan karya ini juga sedang dibuat?
- Woo-seok. - Nanti kukabari lagi.
Kau masih di kantor?
Kita perlu bicara.
Semua keluar dari bengkel.
Pokoknya keluar. Biar kuurus.
Turuti saja ucapanku, Bangsat!
Apa-apaan?
Kenapa kau belum pergi juga?
Siapa itu?
Sudah lama tak jumpa,
Ju Hyun-su.
Sial.
Kau investigator yang menangani karya Taemyung?
Kau tak bisa kabur lagi, Bajingan.
Bersiaplah membusuk di penjara.
Kau tak punya apa-apa jika kubakar semua buktinya.
Kau juga mau mati, Keparat?!
Sialan.
Itu tadi pengakuan, 'kan?
- Sialan. - Bahwa kau yang membunuh Woo-hee.
Hidupku hancur gara-gara jalang itu! Takkan kudekati jika tahu kakaknya polisi.
Tutup mulutmu, Bajingan!
Dia bahkan mau naik truk dan memohon untuk ikut di perjalananku.
Dia haus kasih sayang dan sangat manja.
Kubilang tutup mulutmu, Bangsat!
Bangun.
Dia masih muda, tapi bilang kami harus menikah
supaya dia tidak menjadi beban bagimu.
Kau tahu itu?
Dia mati karena salahmu.
Tidak.
Itu tidak benar!
Kau salah!
Dasar bajingan!
- Mati kau! - Woo-seok!
- Hei, Cha Woo-seok! - Woo-seok!
Stop!
- Stop! - Woo-seok, hentikan.
Stop.
Kumohon hentikan.
Ayo.
Ayo pergi.
Sekarang semua sudah berakhir.
Relakanlah.
Itu salahku.
Akulah yang membuat Woo-hee terbunuh.
Semua gara-gara aku.
Ingat ucapanmu kepadaku?
Kau bilang itu bukan salahku.
Sekarang aku akan mengatakan hal yang sama kepadamu.
Itu bukan salahmu, Woo-seok.
Kauโฆ
Selalu melakukan yang terbaik.
POLISI
Tolong jangan sampai terluka.
Kau satu-satunya keluarga yang kupunya.
SELAMAT ULANG TAHUN
Dia mati karena salahmu.
Nama?
Tentu saja, Ju Hyun-su.
No comments yet. Be the first to leave one.