Informacje o wydaniu

Har Dil Jo Pyaar Karega (2000) DVDRip
Komentarz od Si Bolang Bunyu
Cuma bantu gabungin Subtitle Arihtakid 2CD menjadi 1 File, dengan sedikit resync di CD kedua...

Tagi

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
Opublikowano: 2015-03-03
Pobrania: 159
Dla niesłyszących: No

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 200 wierszy.

Hai aku Raj!

Orang selalu memanggilku Kid

Sebenarnya aku adalah yatim piatu.

Saat itu Nyonya Godinho datang dalam hidupku dan memberiku cintanya.

Sebuah pertanda bahwa aku Tidak lagi sendirian di dunia.

Beliau mengajariku kebaikan

Melakukan kebaikan pada orang lain juga bahwa kebaikan takkan berkurang

Ibu Godinho juga yang mengajari saya musik ...

Beliau ingin aku menjadi penyanyi yang terkenal nantinya

Ketika aku tumbuh, aku mulai memimpikan seseorang

Gadis impianku

Pertanda bahwa ada seseorang yang diciptakan hanya untukku

Tak bisa kujelaskan mengapa Tapi Mumbai adalah kota...

Dimana karir dan gadis impianku menungguku

Kau pasti bertanya-tanya 'pertanda' apa yang aku maksud

Menurut Ibu Godinho, Tuhan selalu memberi kita 'pertanda' yang tepat

Tapi kita yang tidak dapat melihatnya.

Aku selalu suka Fitness.

Itulah sebabnya aku menjauhi rokok dan alkohol

Jika ada yang ingin kuminum hanyalah teh hangat

Ini dia! pertanda untuk pergi ke Mumbai!

-Raja! -Aba!

Cepatlah kawan!

- Apa kabarmu? - Senang!

Akhirnya! kau dapat pertanda untuk datang ke Mumbai!

Tahu apa kata Ibu Godinho?

Di Mumbai, kau ciptakan hidupmu dan menemukannya juga

Dengarlah! kau akan jadi superstar dalam beberapa hari!

Kau akan menemukan gadis impianmu juga!

-Bagaimana pamanmu? -Jangan ucapkan nama itu

-Mengapa tidak? -Kikir sialan!

Lebih baik Tuhan menjadikanku Yatim piatu daripada memberiku paman seperti dia!

Kupikir kau dan pamanmu akrab

Dia takkan mau menampungku. Bagaimana mungkin kau bisa?

-Sungguh? -Ya tentu saja!

Jadi apa yang kau lakukan untuk hidup? Dan di mana kau tinggal?

Aku bekerja di toko jus pamanku oke!

-Tapi aku tinggal di rumahku sendiri -Apa?

-Oh ya! -Rumahmu sendiri?

Rumah di Mumbai!

-Kau suka ini? Hebat kan? -Tempat apa ini sebenarnya?

Dengar, aku tak punya apapun yang diberikan Dewa padaku.

Semua yang kumiliki kudapat dari kota itu!

Itu hadiah dari Kota Mumbai!

- Tak ternilai, menurutku. - Semua curian. Kerja keras, kataku.

-Kau namakan apa tempat ini? -Rumahku

Lebih baik dari pada trotoar.

Jika bukan karena atap dan dinding, ini lebih buruk dari trotoar!

Menurutmu kau bisa mandi tanpa air, kan?

Jadi, kau tak bisa menamakannya rumah.

Hidup sulit di kota ini. Kau akan segera tahu.

Itu aku tahu.

Ini adalah kota di mana Aku akan menemukan segalanya.

Sekarang katakan, langkah pertama apa yang harus kulakukan?

- Sederhana. Kau harus membeli motor. - Apa hubungannya dengan bernyanyi?

Ini adalah kota kepura-puraan

Mereka dengan kendaraan berangkat sebelum orang lain.

-Kita butuh uang untuk itu. -Tentu saja.

-Mari buka tabungan -Cepat.

-Ini dia! hitung lah! -Jangan aku. Hitung sendiri

-Ini 500 buks! -Bagaimana dengan deposito berjangka?

Ini 500 rupee lagi! jadinya 1000!

-Bagaimana bisa dapat motor dengan 1000? -Buka tabungan dulu.

Sumbat lama yang sama, maksudmu? Sialan!

Anda memberiku cek pasca-tunai terima kasih.

Sekarang untuk formalitas terakhir. tanda tangan dan ambil motornya.

Ayolah, nak Tanda tangan.

-Ada yang menggigit seseorang? -Bukan aku.

Di luar sana!

Itu empat lawan satu!

Dengar nak... itu jarang terjadi.

Orang-orang yang mengeluarkan cek palsu dipukuli seperti itu.

Orang-orang itu dari lembaga pembiayaan.

Mereka punya cara sendiri untuk menarik uang.

-Cara berbahaya! -35 cek dari 36 berharga.

- Tapi cek terakhir tidak. Mengapa? - Pemukulan itu untuk satu cek kadaluarsa?

Tentu...tapi jangan khawatir.

-Mengapa tidak? -Kalian datang dari keluarga baik-baik.

Bisa kan?

Lupakan ceknya. Kami bawa uang tunai!

-Dia tidak, maksudnya. -Benar!

Itu penaku!

-Bukan begitu caranya duduk -Ini adalah Mumbai.

Kau takkan pernah tahu kejadian di belakangmu

Majulah. aku akan mengawasi belakang!

Tahan! Itu studionya!

Satpam menghormati kita karena datang dengan motor.

Kalau tidak, mereka cuek!

Studionya besar.

-Tak ada siapapun di sini. Nona... -Tak ada pertemuan tanpa janji dulu!

Abdul! Tangan kosong! Tak ada jus untukku?

Tak ada jus. Aku bawa penyanyi hari ini. Raju. Kawanku dari Goa.

Penyanyi apa! ...apa Tuan Mishra ada?

Pegang blazer ini. Kita akan menemuinya.

Punk! aku tak bisa menemui tuan rumah dalam 10 tahun aku di sini.

Dan kalian yang baru datang mau menemuinya!

Dengar, kurus! dia akan meniupmu terbang!

Jangan! jangan bernafas! Masuklah!

-Apa masalahmu? -Mereka sudah masuk. Aku juga.

-Takkan kubiarkan! -Aku akan memaksa!

-Apa yang akan kau lakukan? -Yah? Apa yang akan?

-Mengapa aku di sini, tuan? -Untuk bertanya di mana?

-Alamat ini, benar? -Ya, naiklah bus no.80

Berhenti di halte terakhir. Di sanalah rumahnya.

Terima kasih banyak

Manusia linglung! Dia lupa bernyanyi sampai di sini...

Dan pulang ke rumah. Sudah Terjadi selama 10 tahun!

Mr Mishra, teman yang saya bicarakan Dia seorang penyanyi yang hebat.

Beri dia kesempatan, Tuan. Itu akan mengubah hidupnya.

Semua yang datang ke sini mengaku penyanyi hebat.

Apa ada orang yang mengatakan dia tak bisa bernyanyi?

-Kapan Tuan Sonu Nigam datang? -Sebentar lagi tuan.

Namaku Raju dari Goa. Aku ingin menjadi penyanyi.

-Keluarkan dia bung! -Tenanglah, aku ingin menjadi penyanyi.

Mainkan sebuah Lagu. Jauh dari Goa Dari lubuk hati terdalam.

Penyanyi hebat! Kau luar biasa!

Kau penyanyi top! Sungguh!

-Aku akan jadi penyanyi kan? -Kau mau?

Siapa yang mengorbitkan Udit Narayan? Aku!

Dan siapa yang mengorbitkan Kumar Sanu? Aku!

-Dan Mohammad Rafi? -Rafi juga?

Tidak! dia yang mengorbitkan aku!

Sekarang cepat rekam lagumu dan bawa kasetnya padaku.

Bukankah perusahaan musik yang merekam lagu-lagu, Pak?

Aku akan jelaskan padamu.

Aku mendengar lagumu.

Tapi bagaimana boss perusahaan bisa mendengarnya?

Aku mau lagumu direkam sehingga dia bisa mendengarnya.

Berapa biaya rekamannya?

Mungkin 100 atau 150 ribu.

-150.000? -Mungkin juga 200.000

200.000?

Kau punya bakat kau akan bisa dapat uang itu!

200.000! itu uang tak kita punya!

Karirku akan habis gara-gara 200.000

Kita tak punya uang membeli 2 liter minyak dan dia malah minta 200,000!

-Aku tak sanggup lagi -Minta pamanmu membelikan minyaknya.

Kalau aku pergi. dia akan marah aku bahkan tak datang ke toko.

Kita akan membeli minyak dengan uang yang kubawa darinya.

Siapa yang membuat toko keluar dari halte bus nya?

Hei Pak...siapa yang membuat toko pakai ini?

Ini masih halte bus, pak Sebuah perusahaan mempercantiknya.

Masih halte! aneh! tampak seperti sebuah toko!

-Ini toko, Aba -Ini halte.

-Ini sebuah toko! -Halte!

Perhatikan baik-baik. Ini adalah toko baru pamanmu.

Kau terlihat senang Apa kau pernah punya pacar?

-Tidak, paman. -Mengapa kau telat. Idiot!

-Aku kena macet paman! -Tapi mengapa paman makan ampas?

-Ampas ya? Dengar...

Ini adalah jeruk manis. Jus di dalamnya adalah pemasukan utama.

Yang lainnya adalah bunga uangnya.

Dan kau tahu, aku tidak pernah melepaskan bunga uang!

Paman telah menerima banyak bunga uang. Setidaknya paman makan yang baik.

Dewa begitu baik. Aku akan makan ampas jeruk manis dan orange.

Aku menjual air tebu ketika pertama kali datang ke Mumbai.

Selama dua tahun aku hidup hanya dengan ampas tebu!

-Aku senang, paman tidak menjual kelapa -Diam kau!

Kau datang setelah jadwal makan siang. Kupotong setengah gajimu!

Aku punya berita, paman. Temanku dari Goa mau menjual tokonya.

Apa urusannya? dia takkan memberikan secara cuma-cuma kan?

Sebagus gratisan paman!

Berapa harga tempat seluas 6x3 meter di daerah Jl.Carter, Banda?

Mungkin sekitar 1,5 atau 2 juta.

Dia menjualnya hanya 200.000!

200.000?

Tapi mengapa dia menjualnya begitu murah?

Dia tinggal di Goa. Bagaimana bisa tahu harga di Mumbai?

Dia menjualnya dengan harga Goa!

Aku akan membelinya! Aku akan beli!

-Mana temanmu itu? -Di luar sana...kupanggilkan?

Tidak! jangan panggil dia! Biarkan saja di sana

Aku akan memberinya jus asli.

Pergilah...cepat nak!

Si kikir berhasil dikelabui. Apakah kau ingin 2.000.000 sekarang?

Jangan serakah. Kita perlu 200.000. Hanya itu yang kita ambil.

Ini adalah Raju, paman. Dan itu pamanku. Tak perlu dipuji.

Duduklah. Dan minumlah jus ini.

Kamu teman keponakanku, tentunya.

Keponakanku bilang kau dalam masalah dan ingin menjual tokomu.

Jangan khawatir. Takkan ada masalah selama ada aku!

Aku akan membeli tokonya!

Tidak mudah, paman. Pemuda ini ada hari ini, dan kesempatan hampir habis.

-Namun kesepakatan belum terjadi. -Tidak! Kita hanya bicara!

-Belum ada kesepakatan. -Mengapa belum?

Dia ingin membayarku dengan cek. Aku mau tunai sebab aku mau pulang ke Goa.

-Dia mau uang tunai, mengerti. -Aku mengerti.

Kau tidak pernah mengelabui orang ini Kau harus selalu dibayar tunai!

Aku akan bayar tunai Ikut aku! ayo!

Dia benar-benar tidak pantas dipuji!

Ini dia 200.000!

200.000? atau ini dua buah semangka?

Saat yang berbahaya, tahu kan. Aku harus menyembunyikan uangku!

Aku simpan dalam buah yang aku dapat dari penjualannya..Bukalah!

Paman dengar, Kalau saja aku tahu ...

Aku akan mulai jualan besok dan memberi kalian jus pertama!

Pasti, paman! Tokonya sudah jadi!

-Mengapa tertawa banyak sekali? -Dia senang, kau lihat?

Dia akan pulang ke Goa dan berbahagia.

Luar biasa! kau punya uangnya! kita akan buat kaset yang bagus!

Har Dil Jo Pyar Karega... subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Har Dil Jo Pyar Karega...

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left