Informacje o wydaniu

진심이닿다 • Touch Your Heart • E07 WEB-DL
진심이닿다 • Touch Your Heart • E08 WEB-DL
Komentarz od Drafeir
VIU Retail.

Tagi

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Opublikowano: 2019-03-01
Pobrania: 67
Dla niesłyszących: No

Podgląd napisów Indonesian

Pierwsze 200 wierszy.

Aku khawatir.

Sama seperti kamu mengkhawatirkan dan menghiburku,

aku juga berharap

bisa melakukan hal yang sama untukmu.

Apa itu berarti

aku telah menjadi agak lebih

istimewa untukmu

daripada sebelumnya?

Ya.

Ya, ini Kwon Jung Rok.

Halo, Hakim.

Anda tidak perlu mengirim laporan putusan kepadaku.

Baik.

Omong-omong, terima kasih sudah bekerja keras membantuku

memenangkan sidang yang berat.

Kamu harus beristirahat untuk besok.

Tunggu.

"Untuk besok"?

Apakah besok hari yang istimewa?

Apa dia akan mengajakku berkencan?

Dia mungkin akan mengajakku kencan jika tidak menerima telepon tadi.

Astaga!

Astaga. Dia akan mengajakku berkencan besok.

"Episode 7"

- Selamat pagi! - Selamat pagi.

- Halo. - Selamat pagi.

Selamat pagi!

Apakah ada hal positif yang terjadi padanya?

Entahlah.

Apa dia pergi ke suatu tempat?

Ada apa dengan bunga ini?

Apa ini dari Pak Kwon?

"Dingin yang tampaknya tidak berniat menyingkir akhirnya sirna,

dan hari-hari musim semi yang hangat hampir tiba."

Astaga, dia sangat romantis.

"Walau bukan sesuatu yang hebat,

hadiah ini dipilih dari hati,

jadi, kuharap kamu menerimanya dengan senang hati."

Apa maksudmu bukan sesuatu yang hebat? Ini sangat berharga!

"Pertarungan ini berat, tapi kamu tidak pernah menyerah."

"Karena itu dia tidak dijadikan kambing hitam."

Kambing hitam?

"Terima kasih sudah menerima kasus Im Yun Hee."

"Dari Presdir Lee Yeong Ok dari Asosiasi Wanita Korea."

Kamu sudah datang.

- Ini... - Bunga?

Asosiasi Wanita Korea mengirimnya.

Aku tidak suka bunga, kuletakkan di sini agar bisa kamu nikmati.

Begitu rupanya.

Pak Yeon memanggil semua orang untuk memeriksa kasus mereka.

Baik.

Mari bersiap dan keluar.

Sebelum kita memulai rapat,

mari kita berikan tepuk tangan untuk Pak Kwon,

harapan

dan permata firma hukum kita,

atas kemenangannya dalam kasus Im Yun Hee.

Cukup, semuanya. Terima kasih.

Tidak ada alasan untuk merasa malu.

Walaupun itu yang menjadikanmu memesona.

Mari kita lanjutkan rapatnya.

Firma hukum kita akan menangani Kasus Sangji-dong.

Karena ini kasus besar,

Pak Kwon akan menguraikannya dan kita akan berbagi ide.

Tentu saja.

Sebelum mulai, aku akan menunjukkan foto terdakwa.

Apa yang terjadi?

Kenapa ada foto Yun Seo, dewi alam semesta?

Kejahatan apa yang dia lakukan?

Kejahatannya?

Dia melakukan pencurian yaitu mencuri hatiku.

Dia melakukan penyerangan dengan membutakanku dengan kecantikannya.

Dia bahkan mencoba melakukan pembunuhan dengan mematahkan hatiku

jika aku tidak melihatnya sehari saja.

Menurutku Jin Sim layak menerima hukuman seumur hidup

dan mendampingiku seumur hidupku.

Jin Sim,

maukah kamu berkencan denganku?

Bawa aku. Borgol aku. Cepat bawa aku pergi!

Nona Oh?

Apa yang kamu lakukan?

Apa ini?

"Kasus Pembunuhan Ayah Sangji-dong"

Dia! Dia pasti

akan dipenjara.

Pak Kwon akan berusaha sebaik mungkin

untuk mewujudkan itu.

Nona Oh, terkadang kamu sangat konyol.

Itu yang membuatnya sangat memesona.

Penampilannya menawan, tapi dia punya sisi yang konyol.

Terima kasih sudah berpikir positif tentangku.

Intinya, dia pria yang jahat.

Aku akan memulai penguraiannya.

Apa kamu sudah gila? Ada apa denganmu?

Fokuslah.

Kamu aktris, jadi, tunggu dia dengan elegan.

Kamu harus jual mahal.

Sudah pukul 18.00.

Astaga, apa itu hati?

Apa dia mengirimnya untukku?

Dia memberitahuku bagaimana perasaannya dengan isyarat kecil.

Apa dia hanya menyeka kaca?

Aku terlalu sibuk untuk menyadari, tapi kantor ini berantakan.

Kurasa aku harus mengeluh pada pesuruh.

Aku akan melakukan itu, jadi, jangan khawatir.

Selamat malam.

Tunggu.

Hanya itu saja?

Tidak ada hal lain yang ingin kamu katakan?

- Maaf? - Terserah.

Bukan apa-apa.

Aku akan pulang lebih dahulu.

Sia-sia aku berdandan hari ini.

Kamu melakukannya lagi.

Kamu berjanji kamu akan menunggu.

Sekarang, nyalakan mode aktris yang jual mahal.

Aku akan menunggunya dengan tenang.

Dengan tenang.

"Sekretaris Oh Jin Sim"

- Jin Sim... - Aku tidak bisa menunggu.

- Maaf? - Aku tidak bisa menunggu lagi.

Aku tidak akan jual mahal.

Aku lebih suka mengatakan semua yang ada di benakku.

Aku hampir gila

menunggumu untuk mengajakku berkencan.

- Apa maksudmu? - Kamu tidak mau melakukannya?

Baiklah.

Aku akan mendekatimu lebih dahulu.

Astaga. Setelah harus mengatakannya...

Tunggu sebentar.

Aku menyukaimu, Pak Kwon.

Kamu ingat apa yang kukatakan kepadamu?

Aku bilang ada sesuatu

yang ingin kukatakan kepadamu.

Aku tidak bisa mengatakannya sekarang,

tapi aku berjanji akan memberitahumu suatu hari nanti.

Apa kamu ingat itu?

Astaga.

Omong-omong, itu...

Aku mencintaimu.

Begini...

Kamu sudah mengambil tempat

di hatiku.

Maksudku...

Di hatiku yang bersih, jernih, dan murni,

kamu datang dan membuat tempat untuk dirimu sendiri.

Itu maksudku.

Karena itu

saat kamu mengatakan semalam

bahwa aku menjadi lebih istimewa untukmu,

aku merasa sangat bahagia.

Dan aku menunggu seharian agar kamu mengatakan hal lain.

Tapi kenapa kamu mempermalukan aku seperti ini?

Aku Oh Yun Seo!

- Pak Kwon, kamu sangat jahat! - Jin Sim.

Jin Sim?

Apa yang kamu lakukan?

Ada apa? Apa ada masalah?

Apa kasus yang kamu kerjakan membuatmu mengalami masalah lagi?

Lupakan saja.

Ada apa dengannya? Astaga.

Aku hanya akan menyatakan faktanya, jadi, dengarkan baik-baik.

Seorang pria mulai menyukai seorang wanita.

Jadi, katanya, "Kamu telah menjadi orang yang istimewa untukku."

Ini yang dia katakan.

Sang pria berpikir itu sudah cukup.

Dia pikir mereka bisa menjalaninya perlahan karena mereka saling suka.

Tapi sang wanita memiliki pemikiran yang berbeda.

Dia ingin sang pria melakukan sesuatu, tapi saat tidak terjadi,

dia menjadi sangat marah.

Benarkah ini salah sang pria?

Benarkah ini tentang sebuah kasus? Bukan tentangmu?

Ini bukan tentang aku!

- Ini tentang klienku. - Kamu pasti bercanda.

Apa kamu membuka agensi kencan?

Astaga.

Lupakan. Tidak ada gunanya bertanya padamu.

Ini bukan salah sang pria.

Perkataanmu tidak salah.

- Bukan begitu? - Tetap saja,

aku ingin memihak sang wanita.

Siapa yang memandang kencan selogis perkataanmu tadi?

Biasanya kita saling mengenal saat berkencan.

Sang pria sudah melakukan pendekatan pertama.

Dia mengatakan hal penting dengan menyatakan sang wanita istimewa.

Tapi jika dia tiba-tiba menjauhinya, siapa yang akan menyukai itu?

Kamu masih belum paham?

Dengar. Anggaplah kamu di sidang.

"Yang Mulia, mempertimbangkan semua bukti tidak langsung,

terdakwa tidak bersikap seperti itu secara sengaja,

dan alibinya pada hari insiden telah dikonfirmasi."

"Karena itu, aku..."

Bagaimana perasaanmu jika sidang berakhir begini?

- Rasanya tidak nyaman. - Bukan begitu?

Kamu mengatakan hal-hal penting, tapi tidak ada kesimpulan.

Karena itu kamu...

Bukan, klienmu telah melakukan itu

terhadap wanita itu. Paham?

Jin Sim, maafkan aku.

Aku pikir kita masih berada dalam tahap saling mengenal.

More Indonesian subtitles for Touch Your Heart

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left