Pierwsze 200 wierszy.
Jinju: Beradaptasi.
Begitulah tindakan manusia, bukan?
Keuntungan kita yang hebat.
Kita berfungsi. Meretas.
Membanting tulang dan berubah.
Bahkan Snowpiercer itu adaptasi.
Itu tindakan khas Wilford.
Selagi dunia membeku dan orang kaya lain bersembunyi di bungker
atau memuat kesadaran mereka,
Tn. Wilford membersihkan keretanya.
Snowpiercer adalah sistemnya.
Sistem bertahan atas perubahan, bahkan tanpa penciptanya.
Aku cuma ilmuwan. Aku di sini selamatkan dunia, bukan mengubahnya.
Aku tahu peluang kita bertahan hidup sangat kecil.
Aku cuma bisa menyediakan saat kebahagiaan yang kecil,
di Snowpiercer, 1.001 gerbong panjangnya.
Ya?
Hei.
Aku tahu kau bangun.
Tiada istirahat bagi yang lelah. Ada apa?
Kau harus urus dirimu, Mel.
Kami tak mampu jika kau sakit.
Ada masalah rantai persediaan,
kini kau urus penyelidikan pembunuhan sendiri?
Kuhargai kepedulianmu.
Sungguh.
Ada lagi?
Ya.
Aku ingin kau minta tolong.
Tolong.
Layton, bangun. Kami membutuhkanmu.
- Ada apa? - Lihat saja nanti.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Jadi
sudah dapat cara mengatasi masalah kurangnya metana?
Ya. Kentut kambing.
Bagus.
MIT.
Aku tahu itu ada untungnya.
Melanie Cavill.
Aku tak takut dilihat bersama.
Kau cuma tak mau berjalan bersamaku di pagi hari?
Jinju, sudah banyak gunjingan tentangku saat ini.
Kau harus tingkatkan dirimu untuk ini.
- Bukankah itu yang kulakukan tadi? - Sungguh?
Akan kulakukan. Hanya... Beri aku waktu sebentar.
Kelas Tiga ini aneh soal berkencan dengan gerbong atas.
Apa bedanya berkencan dengan gerbong atas atau bawah?
Kau dari Kelas Dua.
Kau berkeuntungan memandangnya begitu.
Sayang, aku tahu kau tak tertarik oleh semua ini sebab kau dari Detroit.
Hei.
Aku dari San Francisco.
Semua tempat itu sudah lenyap.
Kini tergantung kita untuk memulai lagi.
Petugas Pertanian.
Nikki Genêt tewas.
Aku prihatin.
Aku tahu kau peduli dengannya.
Baik. Hentikan sekarang.
Hentikan, Henry.
Aku akan memberimu peluang memperbaikinya dengan Tn. Wilford.
Terima kasih.
Aku sungguh menyesal.
Kau ambil ranjang dorong dan seprai.
Jangan biarkan orang melihatnya. Kita perlu data pascakematian.
- Paham permintaanku? - Ya.
Bisa tolong lakukan itu, Henry?
Terima kasih.
Dari mana kau?
Aku memberimu deskripsi pembunuh Kelas Satu.
Kau lakukan apa dengan itu?
Aku menunggu hingga pagi.
Kelas Satu menunggu hingga pagi.
Dia tewas, pembunuh kita dapat babi asap dan telur.
Diam, Layton. Kita semua mengecewakannya.
Perbatasan ditutup.
Aku datang dari Kelas Dua. Sudah ditutup sejak perkelahian.
Pembunuh dari Kelas Satu.
Jika dia mengikutimu, dia pergi lebih awal.
Tak ada waktu ke gerbong atas.
Dia masih di Kelas Tiga.
Bagaimana?
Berubah ke sarapan. Dia berkeliling.
- Mau satu Railman lagi? - Tidak.
Ada kabar berapa lama perbatasan tetap ditutup?
Ditutup semalaman jika mereka mau. Perkelahian itu kacau.
Kau dari mana? Kelas Dua?
Ya.
Hei, ini koin alkohol Kelas Satu.
Terima kasih.
Berapa banyak petugasmu di gerbong atas?
Ada banyak.
Kirim regu penyapu gerbong atas dari Ekor.
Waspada. Kami urus dari sini.
Tn. Layton tak harus melihat ini, bukan?
Mereka tak tahu yang mereka buru. Aku harus ke Kelas Satu.
Dia tak boleh masuk ke Kelas Satu.
Dia lakukan apa pun keinginan Tn. Wilford, ya?
Bangunkan tiap penumpang Kelas Satu yang hadiri perkelahian.
- Itu tak akan populer. - "Populer"?
- Kalian ada pembunuh berantai. - Baik.
Tenangkan dirimu.
Aku harus tahu pencarian akan dilakukan,
lalu... kita akan ke Kelas Satu.
Kau harus minta izin Tn. Wilford, atau itu keputusanmu?
Bila kau siap, aku akan bicara dengannya.
Petugas Remku akan bekerja dari sini.
Kita akan buka tiap pintu. Periksa lemari.
Temui orangku di tengah, di Bagian Tani.
Mulai tim penyapu gerbong atas dari Ekor.
Dari situ kita menjangkau semua
mengenali korban berikutnya berdasarkan informasi.
Bawah kereta bagaimana?
Masih ditutup untuk personel tak penting.
Aku tetap akan tambah patroli.
- Dia tak diskors? - Kita kurang orang.
- Kita perlu tiap orang. - Dia pengedar Kroney.
Dia mitramu.
Rampungkan masalah sekarang, atau nanti. Lakukan saja kerjamu.
Aku prihatin atas kehilanganmu.
Jika pembunuh dari Kelas Satu, kau tak bisa periksa terlalu jauh.
Tak akan ada keadilan bagi Nikki.
Bagaimana Kelas Tiga menerima itu?
Kedua korban dari Kelas Tiga.
Itu masih harus dibuktikan, Detektif.
Kini aku mulai menebak tindakanmu di sini,
kurasa kau mungkin berperan.
Kau kenal orang, di berbagai tingkatan. Kau tahu rahasia mereka.
Kerahasiaan ketat. Dipastikan di Gerbong Malam.
Aku hargai itu.
Melanie Cavill pernah dapat sesi?
Itu rahasia, jika jawabannya bukan tidak.
Dia tak pernah tunjukkan diri.
Mungkin kini harus.
Kau kira kematian Nikki menjadi pemicu?
Pemicu untuk apa?
Dari yang kudengar, banyak pekerja di Kelas Tiga muak.
Kau harus hati-hati melangkah, Detektif.
Banyak dari kami ingin perubahan.
Kita membangunkan Kelas Satu.
Audrey, aku berjanji, kulakukan segalanya...
Sudahlah, Melanie.
Kau kudukung, Detektif.
Aku menjaga bawah kereta.
Tak banyak gerbong bawah yakin bahwa penguasa
ingin selesaikan ini, kini tersangka dari Kelas Satu.
Aku ingin ini diselesaikan.
Tak penting tersangka itu dari kelas mana.
Ayo.
Aku belum pernah lihat cip biru.
Mungkin Kelas Satu, buka banyak pintu.
Layton berkata, "Hanya pintu di antara kita."
Tak bisa pakai cip untuk keluar dari Ekor.
Tidak, tetapi bisa dipakai untuk keluar dari kru Sanitasi.
Pintu di ruang istirahat ada pad kunci. Mereka kira tak bisa kita gunakan.
Kau sembunyikan persediaan di sana?
- Ya, yang kami curi saat jam kerja. - Ada baju?
Jika kita dapat orang di koridor, lalu bagaimana?
Kita buat kontak dengan Astrid.
Sejak dia magang tahun pertama
kita dengar kabarnya berapa kali? Dua kali?
Astrid masih kaum kita. Dia ada kerabat di sini.
Jika dia bisa cari Layton, kita bisa atur komunikasi.
Berikan aku cipnya. Kucoba malam ini.
John, kau pemberani, tetapi mereka tak lihat wanita Pengekor di gerbong atas.
Aku lebih berpeluang membaur.
Benar.
Kemari.
Hanya ini kunci kita.
Sanitasi.
- Hei. Ada apa dengan temanmu? - Terlalu sakit.
Baik.
Buka bajumu.
Biadab.
Yang benar saja. Kini karya seni milik Kelas Satu?
Mereka memanaskan Bumi, lalu membekukannya.
Kini mereka gantung curian di dinding.
Layton, aku dilahirkan di pertanian kotor di Pennsylvania timur.
Aku orang miskin. Aku tahu satu dua hal soal kelas.
Kemarahan yang kaurasakan saat melihat semua ini,
itu benar.
Mari kita gunakan.
Siapa pun pembunuhnya, Kelas Satu akan lindungi kaum mereka.
Maka, kau mimpi terburuk mereka dari Ekor.
Kulakukan sisanya.
Pengekor.
Baik, dua hal dahulu.
Aku tak peduli siapa kalian.
Seseorang di sini punya hobi memotong kelamin Kelas Tiga.
- Lihat... - Ya. Aku melihat.
Begini
Ruth,
aku tak lihat semua orang yang hadir di perkelahian.
Ini sudah semuanya.
Melanie, ini konyol.
Tak ada penumpang Kelas Satu pernah dituduh lakukan kejahatan.
Berterimakasihlah kepadanya.
Dia menjaga perbatasan ketat, rakyat jelata tetap di pinggir,
Kelas Satu tetap melampaui hukum. Namun...
No comments yet. Be the first to leave one.