Pierwsze 200 wierszy.
Sebelumnya dalam "Revenge"...
Ayah!/ Saat aku masih kecil.
Ayahku dituduh melakukan kejahatan yang tak dilakukannya. /Kalian membuat kesalahan!
Amanda!
Amanda Clarke tidak ada lagi.
Sebelum ia meninggal...
...ayah meninggalkan peta untuk balas dendam.
Yang menuntunku pada orang-orang yang menghancurkan hidup kami.
Lydia koma.
Frank berusaha membunuhnya, Victoria./ Aaah!
Ide siapa membuat video itu?
Katakan aku bertepuk sebelah tangan, dan aku takkan mengganggumu lagi.
Aku pacaran dengan Daniel. Aku sangat minta maaf, Jack.
Menjauh dariku!
Uhh!
Kupikir kita semua dijebak.
Seperti yang dikatakan Hamlet pada Ophelia...
"Tuhan sudah memberimu satu wajah...
...dan kau sendiri yang membuat wajah lainnya."
Peperangan di antara kedua sisi identitas...
Siapa kita dan kita pura-pura jadi siapa, tidak bisa dimenangkan.
Conrad, bisa kau genggam tangan Victoria...
...untuk foto berikutnya?
Dan, Victoria, bisakah kau tunjukkan cincinnya?
Indah. Terima kasih.
Jadi jika kalian sudah lalui setengah abad perkawinan...
...apa sebenarnya rahasia kalian?
Apa yang membuat kalian tetap bersama?
Cinta dan rasa hormat.
Jika kau camkan itu baik-baik...
...mustahil akan melampaui 25 tahun...
...tanpa melalui beberapa hal...
...yang mempersatukan kalian...
...dan memperkuat kalian.
Apa yang mempersatukan kalian berdua selamanya?
Menurutku kelahiran putra kami Daniel.
Oh, dan Charlotte, tentunya.
Dan kalian akan sangat senang mendengar editorku...
...menjanjikan halaman utama dalam segmen Hidup dan Bersantai....
Dengan judul :
Usia perkawinan 25 tahun....
...dari pasangan paling sempurna di Hamptons.
Ashley.
Kau tak keberatan mengajak Nn. Andetson...
...jalan-jalan ke taman sebelum makan siang?
Tentu.
Aku akan kembali sebentar lagi.
Terima kasih.
Ayo beres-beres. Ayo.
Pasangan paling sempurna di Hamptons.
Aku tak tahu sampai berapa lama aku bisa tahan.
Waktunya... kurang ideal.
Tapi hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah jalani hidup kita.
Seakan tak ada yang terjadi.
Ada yang sudah terjadi.
Lydia hampir terbunuh.
Dan kita tak tahu di mana Frank atau apa yang ia rencanakan.
Yang kita tahu adalah Frank mengantungi uang pesangonnya.
Semoga, itu berarti kita takkan mendengarnya lagi.
Bagaimana dengan Lydia?
Aku tempatkan seorang penjaga di sisi ranjangnya.
Dan saat ia bangun...
...kitalah yang paling dulu tahu.
Halo.
Boleh kulihat kartu identitasmu?
Tak apa, Big Ed.
Dia cuma teman lama.
Oh, istirahatlah lima menit.
Jangan pergi jauh-jauh.
Kau menyewa pengawal pribadi?
Kau juga akan sewa, jika Frank nyaris ledakkan lututmu.
Tapi meski ini terdengar aneh...
...aku menyukai hidupku.
Oh, begitu juga ayahku.
Sampai keluarga Grayson merampasnya.
Di mana kesetiaanmu padanya?
Mungkin aku bisa mundur...
...lebih berperan sebagai penasehat.
Baik.
Aku ingin kau meretas data komputer rumah sakit.
Lydia sudah lewat masa kritis.
Tapi dia masih koma.
Aku tak bisa menahan diri.
Bagus.
Butuh waktu bagi kita untuk kembali ke jalur.
Dan ada takdir buruk yang sudah kau sediakan...
...untuk Daniel?
Daniel bukan target.
Kau tahu itu.
Kau tahu hidupmu akan lebih mudah...
...andai kau relakan saja semua ini.
Dan jalani hidup bahagia selamanya...
...bersama Jack?
Kecuali...
Tentu saja...
Kau benar-benar jatuh cinta pada Daniel?
Kau cuma penasehat, ingat?
Jadi siapa orangtua yang paling memanjakanmu?
Mudah. Ayahku.
Itu terlihat jelas.
Bagaimana dengan kakakmu?
Ada persaingan antar saudara?
Kakakku selalu terbebas dari masalah.
Sadar dia tak hadir pagi ini?
Harusnya dia ada di sini sekarang.
Aku tak tahu apa yang menahannya.
Daniel sedang melakukan beberapa kerja amal...
...di dermaga di Montauk.
Tyler Barrol, teman Daniel di Harvard.
Melissa Andetson. Dari Koran "Times."
Tyler tinggal bersama kami selama musim panas.
Bahkan, dia seperti anggota keluarga ini.
Kau harus datang...
...ke pesta ulang tahun pernikahan besok malam.
Tentu.
Apa kau akan mengadakan makan malam kecil...
...ketimbang mengadakan pesta mewahmu yang legendaris?
Oh, itu semacam tradisi tersendiri.
Hanya teman dekat dan keluarga.
Tanpa ingin kurang sopan, tapi boleh kuajak Ashley sebagai teman kencan?
Oh, Tyler, aku yakin keluarga Grayson...
...sudah mengundang cukup orang.
Itu ide bagus.
Hebat.
Kalau begitu aku ajak teman kencan juga.
Terakhir kudengar, kau dan Adam putus.
Tetaplah jaga tradisinya.
Hei, kawan.
Lihat siapa yang datang.
Ibumu siap membunuhmu.
Dia tidak sendirian, omong-omong.
Aku tahu. Aku harus lakukan wawancara bodoh...
...yang aku...
Tunggu.
Kenapa kau marah padaku?
Kau benar-benar tak ingat?
Oh, ya Tuhan.
Apa aku pelakunya?
Kau benturkan kepalaku ke tembok, Danny.
Kau serius?
T-ty, aku tak ingat apapun semalam.
Apa yang terjadi?
Sepertinya, aku tak bisa sebutkan nama Emily...
...tanpa membuatmu mengamuk padaku.
Ada apa denganku?
Tak ada. Malam yang berat.
Begitulah yang kudengar.
Lalu kenapa kau abaikan telponku?
Maaf. Malam seolah cepat berlalu bagiku...
...dan akhirnya aku mengacau di tempat kerja.
Boleh kami dapat sedikit privasi, Tyler?
Yeah, tentu.
Ah, waktunya pas.
Hei, Ibu. Apa kabar Rio?
Maafkan aku.
Koran "Times" sedang meliput ayah dan ibuku...
Dan aku harus menemani reporternya.
Hei, kenapa kau tidak ikut denganku?
Aku benci yang semacam ini./ Aku juga begitu.
Aku tak pernah percaya reporter. Mereka bisa...
Memutarbalik kata-katamu untuk menjual cerita semau mereka.
Kutelpon kau begitu selesai.
Aku ingin kau tidak menyebut tentangku.
Yeah. Tak masalah.
Kau cari ini?
Ini senjata api yang sangat serius, Nn. Thorne.
Tampaknya tak perlu.
Itu tergantung apa yang aku hadapi.
Kau bekerja untuk keluarga Grayson, kan?
Tidak, tidak lagi.
Kehilangan pekerjaanku.
Gara-gara beberapa peristiwa aneh.
Banyak hal terjadi...
...sejak kau datang ke kota ini.
Kau dan temanmu Nolan Ross.
Harusnya kau pergi sebelum aku panggil polisi.
Lakukan.
Meski aku curiga...
...kau tak mau polisi ikut campur, benar?
Dua tahun di Lapas anak-anak Allenwood.
Dihukum karena menyerang dengan senjata mematikan.
Data itu disegel.
Tak diragukan, dengan biaya besar.
Saat itu aku masih anak-anak.
Aku tidak seperti itu lagi.
Kau tahu tidak?
Kau bisa membersihkan dirimu.
Tapi sifat asli tidak dapat berubah.
Berapa banyak yang kau mau?
Selalu tentang uang bagi orang sepertimu, ya?
Awalnya, kukira Victoria cuma paranoid kepadamu.
Tapi tidak lagi.
Masih ada lagi kisahmu, nona kecil.
Dan akan kucari tahu apa itu.
Kepala sipir, Amanda Clarke menelpon.
Amanda.
Aku berharap takkan pernah mengangkat telpon darimu.
Aku berharap tak pernah menelponmu.
Tapi aku punya firasat aku akan butuh bantuanmu.
Lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.