Pierwsze 200 wierszy.
Terserah kau.
Selamat datang di dunia terbalik.
Kami akan membacakan horoskop bulan ini untukmu sekarang.
Venus dan Mars terletak saling berseberangan pada 180 derajat.
Itu daya tarik yang tak ada harapan dan fatal.
Semua yang tak mungkin, menjadi mungkin.
Berbaliklah, dan itulah keindahan saat pergantian abad.
Dan sekarang, sudah terbalik.
Kenapa aku minum banyak sekali?
Selamat pagi.
Ayo.
Kenapa diam?
Tunggu sampai aku melewati gunung ini.
Aku menang.
Sakit perut.
Jika bisa,
aku hanya mau diam di kamar ini
sendirian.
Xiaotian, Ini telur mata sapimu.
Ibu.
Mau lebih matang.
Sebenarnya, kita bisa coba...
Coba apa?
Coba lebih dekat.
Baiklah...
Ibu buatkan satu lagi untukmu.
Xiaowang.
Cepat, makanlah sarapanmu.
Terima kasih, Bibi.
Tak perlu begitu formal.
Ini, makan buburnya.
Aku buatkan telur mata sapi lagi.
Sudah ada telur ini.
Hei, kau...
Ini dia.
Telur mata sapi.
Aku harus pergi lebih awal.
Kau...
Tunggu, Xiaotian.
Kau tak makan? Tak menunggu Xiaowang?
Tak perlu.
Bukannya kau bilang mau digoreng lagi?
Aku sudah kenyang, Bibi.
Pergi dulu.
Aneh.
Dia makan yang mentah, tapi yang ini...
Bukannya ini lebih enak?
Masih mau lurus?
Kau lupa tentang semalam?
Semalam?
Apa maksudmu mau lurus?
- Aku pulang. - Rumah di arah sana!
Aku tahu itu.
Aku hanya mau mengujimu.
Itu benar!
Jika tak percaya, rekam saja dengan ponselmu.
Aku masih bisa jalan lurus.
Kau sebenarnya mau apa?
Keluarkan dan rekam!
Aku akan mulai jalan.
Kau merekam, 'kan?
Jadi? Apa tadi jalan lurus?
Apa kau bisa?
Aku tak mau.
Jalan ke sini.
Coba kau jalan lurus.
Aku tak mau.
Cepat!
Kau bisa juga.
Terima kasih.
Hei, bagaimana aku bisa merekam?
Aku tahu.
Hei, kau...
Ini!
Jika kau bisa jalan lurus, jalanlah pulang.
Sana, aku rekam.
Ayo!
Ayo!
Jangan bergoyang!
Dalam perjalanan.
Jalan lurus!
Jangan bergoyang.
Jadi?
Kau ingat sekarang?
Jalan lurus.
Tidak.
Jika aku tahu...
lebih baik aku benar sakit perut.
Jadi, aku bisa izin sakit.
Bukan racun.
Buah sanca bantu pencernaan. Supaya tidak diare.
Walau tak sakit perut,
kau baru makan masakan mentah ibuku.
Jadi, perlu minum satu.
Bibi Jiang memberimu ini?
Kita baru makan sarapan yang dibuatnya,
lalu dia memberimu ini?
Dia sangat baik.
Kemarin...
kenapa kau bilang
kau ingin coba kita lebih dekat?
Jadi, kau tak mau kita
saling mengenal?
Bukan itu maksudku.
Jadi, kau mau atau tidak?
Aku mau.
Coba kau jalan lurus.
Hei, bisakah kau berhenti menyuruhku berjalan lurus?
Jalan lurus.
Kau perlu dipukul.
Jalur memukul itu lurus.
Kecepatan nol percepatan 50.
Menurut hukum gerak Newton F=Ma.
Hentikan!
Kenapa kalian terlambat?
Cepat ke tempat duduk kalian.
Kenapa Bu Jin pagi sekali...
Cepat duduk.
Kalian berdua, keluarkan kertas ujian kalian.
Tak kukerjakan.
- Aku juga... - Ada dua jenis
- nilai Inggris yang bagus. - Bu Jin pagi sekali.
Pelajaran pertama belum dimulai.
Kenapa banyak yang berdiri?
Seseorang mengadu.
Dia datang periksa siapa yang menyalin.
Jika aku tahu siapa,
aku pasti kutuk...
Hei...
Cinta dan perdamaian.
Maka akurasinya bisa ditingkatkan.
Berdiri.
Untuk beberapa siswa,
tak perlu Ibu periksa untuk tahu mereka tak melakukannya.
Gao Tianyang.
Kau seharusnya
lebih inisiatif.
Berdiri!
Di mana kertas ujianmu?
Beberapa siswa berbeda.
Tak perlu Ibu periksa untuk tahu mereka melakukannya.
Ayo, Sheng Wang.
Jadi contoh baik untuk semuanya.
Sheng Wang.
Kau memberi Ibu tamparan yang menyakitkan.
Kau merasakannya?
Berdiri!
Siapa lagi yang tak mengerjakan kertas ujiannya
seperti mereka ini?
Ambil kertas dan pena kalian,
dan kerjakan di luar.
Kembali saat selesai.
Kalian semua harus lebih teliti.
- Jiang Tian, kertasmu? - Kenapa kita pergi makan kemarin?
Benar, jadinya kita kemalaman.
Sudah tengah malam saat aku sampai rumah dan mandi.
Lumayan.
Lumayan.
Yang lainnya mengerjakan dengan baik.
Jangan lihat. Lakukan sendiri.
Bu Jin akan lihat.
Tian berdiri.
Jiang Tian?
Oh, tidak, Tian keluar juga.
Aku merasa lebih baik sekarang.
Berhenti membandingkan dirimu dengan Tian.
Bu Jin bilang kapan boleh masuk?
Tentu saja setelah selesai.
Setelah selesai?
Saat 150 soal selesai,
menurutku itu sudah waktunya
untuk pulang.
Tunggu sebentar.
Ini belum lama, dan kau sudah di soal ke-58?
Soal ke-59 sekarang?
Butuh berapa lama sampai selesai semua 150 soal?
- Kurang dari satu jam. - Sapi.
S-A-P-I.
- Kenapa kau tak selesai? - Coba tebak.
Kenapa lebih awal?
Aku harus pergi lebih awal.
Tak menunggu Xiaowang?
Pilih A untuk soal ini.
Kata kerja progresif.
Apa?
Kau pikir murid andalan begitu hebat?
Kudengar kelas kita jadi objek wisata.
Banyak yang datang khusus untuk lihat murid yang disebut andalan itu dihukum.
Bapak punya permintaan.
Bisakah kau bertindak normal?
Bisakah kau lebih berusaha dalam pelajaranmu?
Bisa, tidak?
Ya.
Baiklah, masih ada hal untuk diumumkan.
Ada pemilihan Siswa Teladan.
Semuanya tahu
siswa teladan kota akan dapat poin bonus
di ujian masuk perguruan tinggi.
Ini seperti dapat tiket pilihan pertama.
Kelas kita ada empat kandidat.
No comments yet. Be the first to leave one.